Anda di halaman 1dari 18

PERBEDAAN POLIP NASI DENGAN

ANGIOFIBROMA NASOFARING
JUVENIL
dr. Wisnubroto, SpTHT

Indra Rukmana Tri


P
2007.04.0.0079

DEFINISI
Polip Nasi
Penonjolan mukosa kavum nasi
Panjang
Bertangkai
Bukan neoplasma

ANJ
Tumor jar. Ikat yg
banyak mengandung
pembuluh darah pd
posterolateral
nasofaring
Klinis: ganas
Histopatologi:
jinak

ETIOLOGI
Polip Nasi
Belum
diketahui
secara pasti
Diduga:
Alergi
Radang
kronis
3

ANJ
Belum
diketahui
Diduga :
ketidakseimbangan
hormonal

INSIDEN
Polip Nasi
>>
Dewasa
muda, anakanak jarang

ANJ
>>
Usia 10-17
tahun

PATOFISIOLOGI

Polip Nasi
Bakterial alergi
berulang

Aliran kembali cairan


interstisiil terhambat

Oedema

Penonjolan mukosa

Panjang, bertangkai

polip

ANJ

Tumor di
mukosa bagian
postero lateral
nasofaring
Tumor tumbuh
besar dan
meluas

Polip Nasi
Masa lunak, licin
Bening/pucat
Kekuningan, abuabu atau
kemerahan
Bentuk:
Multiple: dari selsel etmoid
Soliter: dari sinus
maksilaris koane
(polip koanal)
6

ANJ
Bentuk oval
Padat kenyal
Warna merah
keabu-abuan
atau merah
keunguan

Polip Nasi
Terdiri dari jaringan
ikat yang diregangkan
cairan interstitial,
dengan saluran limfe
yang melebar,
miskin pembuluh
darah dan saraf
Terdapat tumpukan
limfosit, plasma sel,
eosinofil.

ANJ

Terdiri dari jaringan


ikat oedematous
Didapatkan
pembuluh darah
yang lebar
Dinding pembuluh
darah dilapisi satu
lapis endotel tanpa
tunika muskularis

LOKASI
Polip Nasi
Cavum nasi,
sinus
paranasal
Bilateral/
multiple

ANJ
Atap
nasofaring
Unilateral
jarang pada
garis tengah

GEJALA KLINIS
Polip Nasi

1. Buntu hidung
2. Rinorea encer
atau
mukopurulent bila
ada infeksi
3. Suara bindeng,
batuk, sakit
kepala, hiposmia
4. Lambat dan
progresif

ANJ

1. Epistaksis berulang dan hebat


2. Tumbuh ekspansif:
.Lat: tuba oklusi
.Ant: cavum nasi obstruksi nasi
unilateral, mendesak septum nasi
obstruksi hidung sehat, keluar
dari vestibulum nasi, pansinusitis,
hiposmia s/d anosmia, frog face,
ggg nervus opticus
.Bawah: bombans pallatum mole,
kesukaran bernapas, ggg
menelan
.Atas: mendesak basis cranii dan
masuk vavum cranii

PEMERIKSAAN
Polip Nasi
1. Inspeksi: dorsum nasi
melebar, hidung gepeng
2.Rhinoskopi ant: polip
tampak massa putih
keabu-abuan, mudah
digerakan tidak nyeri,
tidak mudah berdarah
3.Rhinoskopi post: polip
dapat tampak di koane

10

ANJ
1. Inspeksi: muka frog face
2. Rhinoskopi ant: tumor di
bagian posterior rongga
hidung, fenomena
palatum molle negatif
3. Rhinoskopi post: tumor di
nasofaring warna merah
keunguan

Polip Nasi

11

ANJ
>>
Usia 10-17
tahun

Polip
Nasi

12

ANJ

PEMERIKSAAN PENUNJANG
Polip Nasi
1. Endoskopi
Nasal
2. Radiologi : CT
scan dan MRI

13

ANJ
1. Foto waters
dan skull lateral
2. CT scan
3. Angiografi

DIAGNOSA
Polip Nasi
1. Umur: dewasa muda
2.Ax: Buntu hidung, rinorea,
suara bindeng, batuk,
sakit kepala, hiposmia
3.Pemeriksaan:
Inspeksi: dorsum nasi
melebar
Rhinoskopi ant: polip
multiple/soliter
Rhinoskopi post: polip
dapat tampak di koane
4. Penunjang: Endoskopi
14
nasal

ANJ

1. Umur: 10-17 tahun


2. Ax: sering epistaksis, gx yg
berhubungan dgn pertumbuhan
tumor
3. Pemeriksaan:
Inspeksi:frog face
Rhinoskopi ant: tumor di bagian
posterior rongga hidung, fenomena
palatum molle negatif
Rhinoskopi post: tumor di
nasofaring warna merah keunguan
3. Penunjang: Foto waters dan skull
lateral, CT scan, Angiografi
4. Dx pasti: biopsi

TERAPI
Polip Nasi

1. Terapi kausal belum ada


2. Polip kecil: terapi medikamentosa:
antibiotik, steroid oral atau intranasal
3. Polip besar/multiple:

Ekstraksi polip intranasal (anestesi lokal efedrin 1%


--dijerat sedekat mungkin pd dasar tangkai
dicabut ditampon boorzalf)
Ethmoidektomi kalau polip berasal dari sinus
etmoidalis
Bedah sinus maksilaris kalau polip berasal dari
sinus maxillaris (Caldwell Luc)

15

TERAPI
1.

2.
3.

16

ANJ

Hormonal
# Estrogen : tumor mengecil, resiko
perdarahan berkurang
# zytonal (dimethyl-diaethyl stilboosterol)
Radiasi : u/ tumor besar, residif, sisa tumor
post op
Pembedahan

KOMPLIKASI
Polip Nasi
Jarang terjadi

ANJ
Perdarahan
Anemia berat

17

SEKIAN DAN TERIMA


KASIH
18