Anda di halaman 1dari 30

HOMEOSTASIS

SIRKULASI DAN EKSKRESI

HOMEOSTASIS
MERUPAKAN SUATU KECENDERUNGAN
MAHLUK HIDUP UNTUK MEMELIHARA
LINGKUNGAN INTERNAL AGAR TETAP
KONSTAN DALAM BATAS-BATAS TERTENTU

HOMEOSTASIS
HOMOIOS = SAMA
STATIS = TETAP

LINGKUNGAN
EKSTERNAL

LINGKUNGAN
INTERNAL (KONSTAN)

MANTAP
STEADY STATE

FEEDBACK
POSITIF & NEGATIF

TERORGANISIR
(HIDUP)

REGULASI SUHU TUBUH


POIKILOTHERM
(BERDARAH DINGIN )
HEWAN YANG SECARA
FISIOLOGIS TIDAK
MENGATUR SUHU
TUBUH-NYA SAMPAI
PADA TINGKAT
TERTENTU
EFISIENSI MENYIMPAN
PANAS HASIL
METABOLISME TIDAK
ADA
SUHU TUBUH
TERGANTUNG PADA
SUHU LINGKUNGAN

HOMOITHERM
(BERDARAH PANAS )
TEMPERATUR TUBUH
KONSTAN PADA
SUHU TERTENTU
(TERMOSTAT PADA
HIPOTALAMUS)
PANAS TUBUH
DIPEROLEH DARI
HASIL METABOLISME
GOLONGAN AVES
DAN MAMALIA.

SISTEM
FUNGSI UTAMA
- MENGANGKUT
GAS,
- BAHAN
MAKANAN,
- UNSUR
MINERAL,
- ANTIBODI &
- PENYEBARAN
SUHU

SIRKULASI
KOMPONEN SISTEM
SIRKULASI
DARAH ( SEL DARAH
& PLASMA DARAH )
JANTUNG ( POMPA ).
PEMBULUH DARAH
- NADI = AORTA,
ARTERI & KAPILER )
- VENA = VENA CAVA,
VENA & VENULA )

JANTUNG

PEMBULUH VENA

DETAK JANTUNG

JENIS SISTEM SIRKULASI


SISTEM SIRKULASI TERBUKA (DARAH
KELUAR DARI KAPILER)
SISTEM SIRKULASI TERTUTUP (DARAH DLM
PEMBULUH DARAH)
LINTASAN SIRKULASI MANUSIA & MAMALIA

SISTEM PEMBULUH DARAH TERTUTUP (4 KAMAR)


TERDIRI ATAS 2 LINTASAN UTAMA

LINTASAN
LINTASAN

PULMONER
SISTEMIK & KORONER

KATUB TRIKUSPID (Terbuka bila atrium kanan


berkontraksi )
KATUB PULMONER (Terbuka bila ventrikel kanan
berkontraksi )
KATUB BIKUSPID ( Terbuka bila atrium kiri berkontraksi )
KATUB AORTA (Terbuka bila ventrikel kiri berkontraksi )

SIRKULASI ANNELIDA (CACING)


SISTEM PEMBULUH DARAH TERTUTUP
P. D. DORSAL
VENA

VENULA

P. D.
VENTRAL
GELUNG
AORTA

PERTUKARAN
PERTUKARAN
ZAT
ZAT

ARTERI

KAPILER

SIRKULASI INSEKTA (BELALANG)


SISTEM PEMBULUH DARAH TERBUKA
KONTRAKSI
OTOT

SINUS
HOMOSOEL

SINUS DORSAL

OSTIA
(JANTUN
G)

KONTRAKSI
OTOT BADAN

PERTUKARAN
ZAT

AORTA
JARINGAN
JARINGAN

SIRKULASI PISCES
SIRKULASI TERTUTUP (POMPA TUNGGAL)
P. D. VENA

PARU-PARU

VENULA

INSANG

JANTUNG

PERTUKARAN ZAT

P. D. SISTEMIK

KAPILER

SIRKULASI AMPHIBIA
SIRKULASI DARAH AMPHIBIA (TERTUTUP 3 KAMAR )

JANTUNG AMPHIBIA
(2 ATRIUM & 1
VENTRIKEL)
DARAH YANG KAYA
O2 DAN CO2
TERCAMPUR TIDAK
SEMPURNA
TERDIRI DARI 2
LINTASAN UTAMA
(PULMONER &
SISTEMIK)

SIRKULASI REPTILIA
SISTEM SIRKULASI REPTILIA ( 4 KAMAR )
JANTUNG ( 2
ATRIUM & 2
VENTRIKEL)
ANTARA VENTRIKEL
KANAN & KIRI
TERDAPAT LUBANG
TERDIRI DARI 2
LINTASAN UTAMA
(PULMONER &
SISTEMIK)

SIRKULASI MAMALIA & AVES


SIRKULASI MAMALIA (TERTUTUP : 4 KAMAR )

SIRKULASI
SIRKULASI
SIRKULASI

PULMONER
KORONER
SISTEMIK

SISTEM EKSKRESI
AMPAS METABOLISME ( LIMBAH SEL )
AMUBA & PROTOZOA = DIFUSI /
OSMOSIS
PROTOZOA (AIR TAWAR)= VAKUOLA
KONTRAKTIL
CACING TANAH = NEFRIDIA
VERTEBRATA = GINJAL

PENANGGULANGAN MASALAH
HEWAN AIR LAUT
AIR
HEWAN AIR
TAWAR
KONSENTRASI
MINERAL TUBUH
DARI AIR
(MEDIUM
HIPOTONIS)
KELEBIHAN AIR
DIBUANG
MELALUI ORGAN
SEKSRESI
AMPAS
METABOLIK

KONSENTRASI
MINERAL DARI
AIR (MEDIUM
HIPERTONIS)
KEHILANGAN AIR
MELALUI
OSMOSIS
GLOMEROLUS
KECIL
INSANG TEMPAT
MEMBUANG
LIMBAH
NITROGEN

OSMOREGULASI
Gain of water and
salt ions from food
and by drinking
seawater

Excretion of
salt ions
from gills
Uptake of
water and some
ions in food

Uptake of
salt ions
by gills

Osmotic water loss


through gills and other parts
of body surface

IKAN AIR LAUT

Excretion of salt ions


and small amounts
of water in scanty
urine from kidneys
Osmotic water gain
through gills and other parts
of body surface

IKAN AIR TAWAR

Excretion of
large amounts of
water in dilute
urine from kidneys

GINJAL MANUSIA
GINJAL MANUSIA & MAMALIA (SEPASANG)
UMUMNYA TERDIRI ATAS 1 JUTA NEFRON
TERDIRI ATAS 3 BAGIAN :
KOTEKS
MEDULA
PELVIS
GLOMERULUS ( A. R. AFERENS & A. R. EFERENS )
KAPSULA BOWMAN, TUBULUS PROXIMAL
TUBULUS KOLEKTIVUS DISTAL & TUBULUS
KOLEKTIVUS
LOOP HENLE (JEKALAN HENLE)

LETAK GINJAL

BAGIAN-BAGIAN
GINJAL

EKSKRESI PLANARIA

EKSKRESI CACING

ORGAN EKSKRESI INSEKTA (BELALANG


Digestive tract

Rectum

Hindgut

Intestine

Midgut
(stomach)

Malpighian
tubules

Feces and urine

Salt, water, and


nitrogenous
wastes

Anus

Malpighian
tubule

Rectum

Reabsorption of H2O,
ions, and valuable
organic molecules
HEMOLYMPH

BAGIAN-BAGIAN NEFRON & FUNGSINYA


GLOMERULUS
MENYARING (FILTER)
DARAH YANG BERASAL
DARI ARTERI RENALIS
AFERENS

KAPSULA BOWMAN
MENERIMA FILTRAT
(FILTRAT NERFIK) DARI
GLOMEROLUS

TUBULUS PROKSIMAL
REABSORBSI GLUKOSA,
AS. AMINO, Na+, K+, Ca++,
Cl-, HCO3-, PO4, SO4
(MELALUI TRANSPOR
AKTIF)

LOOP HENLE
REABSORBSI Na+ SECARA
TRANSPOR AKTIF,
PERMEABLE TERHA-DAP AIR
DAN MOLEKUL KECIL
( CAIRAN DALAM LOOP
HENLE BER-SIFAT
HIPOTONIK)

TUBULUS KOLEKTIVUS
DISTAL
REABSORBSI AIR & NaCl
( DINDING PERMEABLE )

TUBULUS KOLEKTIVUS
REABSORBSI AIR ( OSMOSIS
) DIKONTROL OLEH ADH

BAGIAN NEFRON

TUBULUS PROKSIMAL

GLOMEROLUS & C.
BOWMAN

LOOP HENLE

TUBULUS DISTAL

DUKTUS KOLLEKTIVUS

LIMBAH NITROGEN
HEWAN DARAT (MAMALIA)
PROTEI
N

ASAM AMINO

SE
L

GLUKOSA
NH2

CO2

HEPAR
URE
A

IKAN AIR TAWAR


PROTEI
N

ASAM AMINO

SE
L

GLUKOSA
NH2

INSEKTA, AVES & REPTIL


PROTEI
N

ASAM AMINO

SE
L

GLUKOSA
NH2
HEPAR

ASAM
URAT
(PASTA
PUTIH)

Nucleic acids

Proteins
Amino acids

Nitrogenous bases

NH2
Amino groups

Most aquatic
animals,
including
most bony
fishes

Many reptiles
(including
birds), insects,
land snails

Mammals, most
amphibians, sharks,
some bony fishes
O
C
NH2

NH3

Ammonia

C
NH2

Urea

HN

N
C

N
H

N
H

Uric acid

HORMON YANG BERPERAN DALAM EKSRESI


ALDOSTERON
ANTIDIURETIK
HORMON
INSULIN