Anda di halaman 1dari 24

Laporan Studi

Kasus ISPA Family


Folder
Welly Surya
102013368
FF28

Identitas pasien

Nama: Wanda
Umur: 48 tahun
Jenis kelamin: Laki-laki
Pekerjaan: Tukang parker
Pendidikan: SMA (tamat)
Alamat: Jalan Tanjung Duren Timur 17 RT 07/01
Telepon: 083806545655

Anamnesis
Keluhan utama : Panas dingin 1 hari yang lalu
Keluhan tambahan: Batuk, nyeri badan, pegal-pegal
Riwayat penyakit sekarang: Pasien demam sejak 1 hari
yang lalu yang disertai batuk dan nyeri pada sekujur
tubuh (pegal-pegal). Batuk yang diderita hilang timbul,
kering, tidak berdahak. Demam yang diderita pasien tidak
terlalu tinggi.

Anamnesis
Riwayat penyakit dahulu: Nyeri kepala yang sudah dirasakan sejak
lebih dari 1 tahun yang lalu, hilang timbul. Nyeri yang dirasakan
seperti ada beban yang sangat berat pada leher pasien. Pasien minum
jamu bintang tujuh dan mengikat kepalanya untuk menghilangkan
nyerinya tersebut. Pasien sudah berobat dan dirujuk untuk rontgen,
namun pasien menolak karena takut jika mengetahui dirinya memiliki
penyakit yang berat.
Riwayat penyakit dalam keluarga: Winda (anak ke-2 pasien) sakit
lambung, ayah pasien meninggal di usia 60-an karena kanker hati.
Mertua pasien meninggal karena gagal ginjal.

Anamnesis
Riwayat kebiasaan sosial: Pasien suka minum kopi kirakira sebanyak 5x sehari. Dahulu pasien suka minum bir
bersama teman-temannya jika ada lembur kerja. Pasien
merokok setiap hari sebanyak 1-2 bungkus per hari.
Rekreasi dilakukan oleh pasien bersama keluarganya kirakira 1 minggu 1x. Pasien tidak suka minum atau
makanan yang dingin yang mengandung es. Pola makan
pasien 3x 1 hari. Pasien sering bergadang karena
pekerjaannya sebagai tukang parker mulai dari malam
hari.

Anamnesis
Hubungan psikologis dengan keluarga: baik, hampir setiap minggu
jalan-jalan keluarga.
Aktivitas sosial: Tidak mengikuti organisasi sosial apapun. Pasien
sering ikut gotong royong dalam membersihkan lingkungan sekitar
RT. Pasien sering membantu tetangga yang membutuhkan
pertolongan, contoh saat ada tetangga sakit, pasien mengantarkan
tetangganya tersebut ke puskesmas, klinik, ataupun rumah sakit,
Kegiatan kerohanian: Pasien jarang beribadah, dia akan rajin
beribadah saat pikirannya sedang lurus kepada Tuhan.

Keluarga
Riwayat biologis keluarga: Isteri sedang terkena ISPA
juga, anak ke2 menderita sakit lambung. Ayahnya
meninggal di usia 60-an karena kanker hati dan ibunya
meninggal di usia 60-an tidak tahu penyebabnya. Mertua
pasien meniggal karena gagal ginjal. Cucu pasien
menderita ISPA beberapa hari yang lalu. Anak ke3 pasien
meninggal 7 bulan dalam kandungan.
Keadaan kesehatan sekarang: sedang, pasien dan isteri
sedang menderita ISPA. Pasien tidak bekerja karena harus
beristirahat.

Keluarga
Kebersihan perorangan: baik, pasien dan isteri berpenampilan rapi dan tidak

kotor, mandi 2x dalam 1 hari, dan selalu mengganti pakaian setiap hari.
Penyakit yang sedang diderita: Isteri sedang terkena ISPA.
Penyakit keturunan: Kanker hati
Penyakit kronis.menular: Kanker hati
Kecacatan anggota keluarga: Tidak ada
Pola makan: Baik, pasien makan 3x dalam sehari
Pola istirahat: Kurang, pasien istirahat kurang dari 6 jam dalam 1 hari
Jumlah anggota keluarga: 6 orang terdiri dari pasien, isteri, 2 anak, 1 menantu,
1 cucu

Psikologis Keluarga
Kebiasaan buruk: Pasien merokok 1-2 bungkus rokok

setiap hari
Pengambilan keputusan: Suami
Ketergantungan obat: Pasien minum puyer bintang tujuh
setiap hari.
Tempat mencari pelayanan kesehatan: klinik Hijau Putih
dan Puskesmas Tanjung Duren Selatan
Pola rekreasi: baik, setiap 1 minggu pasien dan keluarga
berekreasi.

Identifikasi keadaan
rumah/lingkungan

Jenis bangunan: permanen, tembok dari bata dan semen


Lantai rumah: keramik
Luas rumah: 6x5m2
Penerangan: baik, sinar matahari dapat masuk ke dalam
rumah. Terdapat 1 lampu di tiap ruangan rumah.
Kebersihan: sedang, bagian atas lemari tidak dibersihkan,
ventilasi rumah juga berdebu, sedangkan untuk lantai,
kamar mandi, dapur cukup bersih.

Identifikasi keadaan
rumah/lingkungan
Ventilasi: baik, terdapat ventilasi pada pintu masuk, kamar tidur,

kamar mandi, dan dapur. Namun, kawat ventilasi pintu masuk terlihat
kotor dan berdebu. Terdapat exhaust fan pada ventilasi pintu masuk.
Dapur: Ada, terdapat dapur dalam rumah
Jamban keluarga: Ada, jarak ke sumber air minum cukup jauh.
Sumber air minum: Air isi ulang, pasien menggunakn air isi ulang
untuk minum dan masak, untuk mandi dan mencuci menggunakan air
tanah.
Sumber pencemaran air: tidak

Identifikasi keadaan
rumah/lingkungan
Pemanfaatan pekarangan: ada, digunakan untuk parkir
motor.
Sistem pembuangan air limbah: ada
Tempat pembungan sampah: ada, menggunakan plastik di
depan rumah.
Sanitasi lingkungan: baik, pasien bersama tetangga lain
gotong royong membersihkan selokan dan lingkungan
sekitar saat ada kerja bakti RT.

Spiritual Keluarga
Ketaatan beribadah: pasien jarang beribadah, isteri rajin
beribadah 5x sehari sesuai dengan agamanya, yaitu Islam.
Keyakinan tentang kesehatan: Keluarga tahu ketika ada
gangguan pada tubuhnya unutk mencari pelayanan
kesehatan. Keluarga juga berusaha mencegah untuk tidak
sakit. Namun, pasien kurang begitu mau untuk pergi ke
dokter langsung.

Keadaan Sosial Keluarga


Tingkat pendidikan: sedang, pasien tamat SMA, isteri

tamat SMP, 2 anak tamat SMA.


Hubungan antar anggota keluarga: baik
Hubungan dengan orang lain: baik
Kegiatan organisasi lain: kurang
Keadaan ekonomi: sedang, kebutuhan sehari-hari
tercukupi tidak kekurangan.

Kultural keluarga
Adat yang berengaruh: tidak ada
Lain-lain: tidak ada

Daftar anggota keluarga

Pemeriksaan Fisik

TTV, status gizi, dan pemeriksaan yang relevan


Keadaan umum: tampak sehat
Kesadaran: compos mentis
TD: 110/80 mmHg
Nadi: 82x/menit

Sklera tidak ikterik, konjungtiva tidak anemis


Tonsil: T1 T1
Faring: kemerahan
Leher: tidak teraba pembesaran kelenjar getah bening

Pernafasan: 17x/menit

Pemeriksaan penunjang yang dilakukan : tidak ada


Diagnosis
D/Biologi: Infeksi Saluran Pernafasan Akut (faringitis)
D/Psikologi: Normal
D/Sosial: Normal

Penatalaksanaan penyakit
dan edukasi
Health promotion: Memberikan pengertian kepada keluarga untuk
mencuci tangan setiap setelah menggunakan kamar mandi,
sebelum dan setelah makan, setelah batuk atau bersin, menutup
mulut saat batuk, menggunakan masker supaya tidak
menularkan penyakitnya, memberi tahu pasien untuk menyapu dan
mengepel rumahnya 2x sehari, membersihkan bak mandi 1x
seminggu, tidur menggunakan repellant atau kelambu,
membersihkan saluran air di luar rumah, membersihkan
dispenser 1x seminggu, dan membawa cucu ke posyandu tiap
bulan untuk diperiksa tumbuh kembangnya.

Penatalaksanaan penyakit
dan edukasi
Spesific protection: Mengurangi makanan gorengan dan
makanan yang pedas, jangan merokok, istirahat yang
cukup, dan tidak minum-minuman yang dingin.
Early diagnosis and prompt treatment: Mengedukasi
pasien dan keluarga untuk cek tekanan darah, gula darah,
kolesterol, dan asam urat ke puskesmas. Jika merasa tidak
enak badan atau terasa sakit pada bagian tubuh tertentu
segera memeriksakan diri ke puskesmas atau klinik
terdekat.

Penatalaksanaan penyakit
dan edukasi
Disability limitation: Minum obat secara teratur, antibiotik
dihabiskan, dan istirahat yang cukup.
Rehabilitation: Minum air perasan jeruk nipis atau madu
dengan air hangat.

Prognosis
Penyakit: dubia ad bonam
Keluarga: dubia ad bonam
Masyarakat: dubia ad bonam

Resume
Bapak Wanda datang ke puskesmas dengan keluhan
demam 1 hari yang lalu dan batuk serta nyeri dan pegal
sekujur tubuh. Isteri Bapak Wanda juga mengalami hal
yang sama, cucu mereka juga menderita hal yang sama
beberapa hari yang lalu. Diduga Bapak Wanda dan
isterinya tertular dari si cucu. Bapak Wanda memiliki
kebiasaan buruk yaitu merokok tiap hari dan bergadang
karena kerja. Keluarga Bapak Wanda sehat secara
biopsikososial. Keadaan rumah Bapak Wanda juga terlihat
baik, namun kurang bersih pada ventilasi dan atas lemari.