Anda di halaman 1dari 18

Struktur Mikroskopis Pembuluh

Darah yang Memvaskularisasi


Organ OKF
Oleh Desandra Puspita Nugraha dan Widi Marsha Fadila

Pembuluh darah
Pembuluh
darah
berfungsi
mengangkut
dan
mendistribusikan darah yang dipompa oleh jantung
untuk memenuhi kebutuhan tubuh akan O2 dan
nutrient, menyingkirkan
zat zat sisa, dan
penyampaian sinyal hormon.
Semua pembuluh darah terdiri dari tiga lapis sel kecuali
pembuluh darah kapiler hanya terdiri atas selapis sel
yaitu sel endotel.

Sel pada Pembuluh Darah


1.Sel endothelial
-tebal : 0,2 m
-inti menonjol ke lumen
-sitoplasma :
>> vesikel pinocytic.

Organella & filamen berkumpul dekat inti


Membran : -caveolae [+]
-junctional complex
Organella :
* mitokhondria, RER, SER, Ribosom,
* microfilament : actin
* intermediate filament : vimentin
* (khas) : Weibel-Palade bodies
vesikel dengan struktur tubular
sintesa Faktor VIII.
fungsi:
productionofawiderangeoffactorsthatregulatevasculartone,cellularadhesion,thromboresistance,smoothmusclecellprolifera
tion,andvesselwallinflammation

Sel pada Pembuluh Darah


2. Seladventitia = pericyte
Merupakan sel mesenchymal kecil, tersebar sepanjang kapiler
melekat ke permukaan kapiler melalui prosesus sitoplasma,
dengan adheren junction
dapat bersifat kontraktil
dapat berdifferensiasi menjadi sel lain
Dapat berfungsi fagositosis

Sel pada Pembuluh Darah


3.Vascular Smooth Muscle Cell
-membentuk tunica media

Tiga Jenis Pembuluh Darah


Dalam sistem kardiovaskuler terdapat :
1. Arteri
2. Vena
3. Kapiler

1. Arteri
Darah diangkut dari jantung ke kapiler dalam jaringan
oleh arteri.

Arteri Elastis (Besar)


Merupakan golongan arteri terbesar (misalnya aorta).
Sifat lentur areteri ini berfungsi untuk mempertahankan
tekanan darah arterial antara kontraksi jantung.
Dindingnya tampak kuning dalam keadaan segar akibat
banyaknya elastin. Dinding arteri besar terlalu tebal
sehingga memiliki mikrovaskulator sendiri yang disebut
vasa vasorum, untuk mendapat nutrisi dari lumen.

Arteri Muskular (Sedang)


Arteri muscular mengantar darah keberbagai bagian
tubuh, sehingga disebut sebagai arteri penyalur. Bersifat
kurang elastin dan lebih banyak otot polosnya.

Arteriol (Kecil)
Pembuluh darah Arteriol adalah pembuluh resistensi
utama, merupakan jenis arteri terkecil. Tekanan arterial
diatur melalui derajat tonus otot polos dalam dinding
atriol. Mempunyai diameter antara 20 mm sampai 40
mm.

Arteri Khusus
A.Duramater& cerebral :
-Serabut elastik[-]
-T.Adventitia kurang berkembang, hanya bundel
kolagen
-LEI berkembang baik
A. pulmonalis: dinding tipis, otot polos sedikit
A. Umbilicalis: 2 lapis T.Media, LEI tidak jelas
A. penile*pudic: T.Intima hiperplasi setelah pubertas

2. Vena
Pembuluh darah Vena berfungsi sebagai reservoir darah
sekaligus jalan untuk kembali ke jantung.

Vena Besar
Golongan vena ini adalah : v. Cava inferior, v. Linealis, v.
Portae, v. Messentrica superior, v. Iliaca externa, v.
Renalis, dan v. Azygos.

Vena Sedang
Pada umumnya vena ini berukuran 2 9 mm. Yang
termasuk vena ini misalnya : v. Subcutanea, v. Visceralis,
dan sebagainya. Serabut kolagen dan anyaman serabut
elastis. Kadang terdapat serabut otot polos yang
longitudinal pada perbatasan dengan tunica medianya.

Venula
Beberapa kapiler yang bermuara dalam sebuah
pembuluh dengan ukuran 15 20 mikron yang disebut
venula. Dindingnya terdiri atas selapis sel endotil yang
diperkuat oleh anyaman serabut retikuler dan fibroblas.
Venula juga berperan dalam pertukaran zat.

3. Kapiler
Pembuluh darah kapiler sebagai pembuluh darah
penukar

Referensi
Anatomy & Physiology, Connexions Web site
http://faculty.montgomerycollege.edu/wolexik/205_histol
ogy__page.htm
http://
www.vetmed.vt.edu/Education/Curriculum/VM8054/Labs
/Lab12b/Lab12b.htm
http://blogs.unpad.ac.id/histologi/2010/07/18/11-kardiov
askular
/
Essential Clinical Anatomy; Keith L Moore, 2002