Anda di halaman 1dari 36

PART : IX

(KEWAJIBAN JK. PANJANG)

MATERI STANDAR :

1.

PENGERTIAN WESEL JK PANJANG & PROSES PENCATATANNYA.

2.

PENGERTIAN UTANG OBLIGASI & ALASAN MENGAPA


PERUSAHAAN MENGELUARKAN OBLIGASI?

3.

4 MACAM KARAKTERISTIK OBLIGASI.

4.

PROSES AKUNTANSI PENERBITAN OBLIGASI.

5.

TINGKAT BUNGA OBLIGASI.

6.

OBLIGASI DIJUAL DIANTARA DUA TANGGAL BUNGA.

PENGERTIAN KEWAJIBAN KEUANGAN

Menurut PSAK 50 (Revisi 2006) Instrumen Keuangan : Penyajian


& pengungkapan dinyatakan bahwa, Kewajiban Keuangan
adalah setiap kewajiban yg berupa :
a.

b.

Kewajiban kontraktual u/ menyerahkan kas /aset keuangan lain


kepada
entitas
lain
atau
untuk
mempertukarkan
aset
keuangan/kewajiban keuangan dg entitas lain dg kondisi yg berpotensi
tidak menguntungkan entitas tsb.
Kontrak yg akan/mungkin diselesaikan dg menggunakan instrumen
ekuitas,
yg
diterbitkan
entitas
&
merupakan
suatu
nonderivatif/derivatif.

Salah satu bentuk kewajiban keuangan adalah utang jk


panjang,
merupakan
jenis
kewajiban
/liabilitas
yg
pembayarannya melebihi satu periode akuntansi umumnya
5th/lebih.
Seperti : utang obligasi, utang wesel jk pjg, utang sewa guna usaha-2
modal, hutang hipotik dll.

PENGERTIAN WESEL JK PANJANG & PROSES


PENCATATANNYA

Utang wesel jk panjang dikeluarkan u/ memperoleh


pinjaman uang spt halnya wesel jk pendek, hanya
periode waktunya lebih dari satu tahun.
Perbedaan antara utang wesel jk pendek dg utang
wesel jk panjang adalah jk waktu pelunasannya.
Utang wesel jk panjang mirip dg obligasi, keduanya
mempunyai tgl jatuh tempo lebih dr 1 tahun &
tingkat bunga secara implisit yg telah ditentukan.
Perbedaaanya, tidak spt obligasi, wesel ini tdk dpt
diperdagangkan di Bursa efek. Wesel biasanya
digunakan sbg instrumen utang o/ perusahaan
kecil / perusahaan yg tidak berbentuk perseroan.

Akuntansi u/ utang wesel tidak berbeda dg obligasi.


Utang wesel jk panjang dinilai sebesar nilai sekarang
aliran kas dimasa YAD (termasuk pokok & bunga).
Premium & diskon yg timbul harus diamortisasi
selama umur wesel.
Penentuan tingkat bunga yg tepat u/ penilaian utang
wesel jk panjang lebih sulit, terutama apabila tingkat
bunga yg ditetapkan tidak realistis. Apabila utang
wesel mempunyai tingkat bunga yg tdk realistis,
pengelompokan berikut ini penting diperhatikan :
1. Wesel dikeluarkan semata-mata u/ memperoleh kas.
2. Wesel dikeluarkan u/ kas & memberikan hak
istimewa kpd kreditur.
3. Wesel dikeluarkan dg penukaran non kas.

1.

Wesel dikeluarkan semata-mata u/ memperoleh


kas.
Apabila tingkat bunga efektif pd wesel = tingkat
bunga yg ditetapkan, wesel akan terjual sebesar nilai
nominal. Apabila tingkat bunga yg ditetapkan
berbeda dg tingkat bunga efektif, maka jumlah kas yg
diterima jg akan berbeda dg nilai nominal wesel.
Perbedaan antara nilai nominal dg penerimaan
kas disebut diskonto/premium. Diskonto /premium
harus diamortisasi sepanjang umur wesel dg tingkat
bunga efektif. Apabila wesel dikeluarkan sematamata u/ memperoleh kas, biaya bunga adalah tingkat
bunga yg ditetapkan ditambah/dikurangi amortisasi
diskonto/premium.
5

2.

Wesel dikeluarkan dg kas & Pemberian hak istimewa.


Kadang-kadang wesel dikeluarkan dg memberikan hak
istimewa kpd kreditur (penerima wesel). Misalnya
perusahaan mengeluarkan wesel tidak berbunga dg harga
sebesar nilai nominal berjangka 5 th & sebagai tambahan
disetujui u/ menjual BD kpd Kreditur dg harga dibawah
harga pasar.
Selisih antara nilai tunai utang dg jumlah uang yg diterima
harus dicatat sbg diskonto wesel (Debit)& pendapatan
diterima dimuka (kredit).
Pendapatan diterima dimuka yg jumlahnya sama dg
diskonto wesel, merupakan pembayaran sebagian dari harga
jual transaksi penjualan kpd kreditur yg bersangkutan
selama 5 tahun yg akan datang. Pendapatan diterima
dimuka ini harus diakui sbg pendapatan penjualan pd saat
penjualan dilakukan kpd kreditur yg bersangkutan.
6

Contoh
Dikeluarkan wesel tak berbunga berjangka 5 th dg nilai nominal Rp
100.000. Dengan wesel tsb, Pemegang wesel dpt membeli BD seharga Rp
500.000 dg harga 88% dari H.Jual reguler selama 5 th yg akan datang.
Tingkat bunga efektif 10%.
pengeluaran wesel tsb menimbulkan diskonto Rp 37.908 yaitu selisih
antara nilai nominal (Rp 100.000) dg nilai tunai wesel sebesar Rp 62.092
(Rp 100.000 x 0,62092), dg demikian perusahaan penerbit akan
mengkredit pendapatan diterima dimuka atas pengeluaran wesel tsb
sebesar Rp 37.908.
Jurnal u/ mencatat pengeluaran wesel ;
Kas Rp 100.000
Diskonto Wesel Rp 37.908
Utang Wesel
Rp 100.000
Pendapatan diterima dimuka Rp 37.908
Diskonto wesel tsb akan diamortisasi sbg biaya bunga dg menggunakan
metode bunga efektif.
Pendapatan diterima dimuka akan diakui dr pendapatan penjualan 7
dibagi rata pd masing2 periode penjualan kpd kreditur yg bersangkutan.

3.

a.
b.
c.

Wesel dikeluarkan dg penukaran non kas.


Pengeluaran wesel ditukar dg Aktiva, barang atau
jasa. Apabila hal ini dilakukan dlm transaksi yg bebas,
tingkat bunga yg ditetapkan dianggap wajar, kecuali :
Tidak ada tingkat bunga yg ditetapkan,
Tingkat bunga yg ditetapkan tidak rasional,
Nilai nominal wesel secara material berbeda dg harga
jual tunai barang/jasa yg diterima.
Apabila demikian, nilai tunai wesel diukur dg harga
wajar kekayaan, barang-barang atau jasa yg diterima.
Elemen biaya bunga selain yg telah ditetapkan,
termasuk juga perbedaan antara nilai nominal wesel
8
dg nilai wajar aktiva.

Contoh
PT. Abadi menjual tanah yg mempunyai harga jual tunai Rp 2.000.000
kepada PT. Jaya dg penukar sebuah wesel tak berbunga nominal Rp
2.938.600 berjangka 5 th. H.Jual tanah sebesar Rp 2.000.000 merupakan
nilai tunai wesel nominal Rp 2.938.600 yg didiskontokan dg tingkat bunga
8%. Jika kedua pihak mencatat wesel tsb sebesar nilai nominal, baik
penjualan maupun tanah akan terlalu besar dicatat sebesar Rp 938.600,
yg jumlah tsb merupakan bunga selama 5 th dg tingkat bunga 8%.
Jurnal u/ mencatat pertukaran wesel PT. Jaya ;
TanahRp 2.000.000
Diskon Utang Wesel
Rp 938.600
Utang Wesel
Rp 2.938.600
Jurnal u/ mencatat pertukaran wesel PT. Abadi;
Piutang Wesel
Rp 2.938.600
Diskon Piutang Wesel
Rp 938.600
Penjualan Rp 2.000.000
Selama 5 th umur wesel, PT. Jaya mengamortisasi diskon Rp 938.600 sbg
biaya bunga. PT. Abadi mencatat pend. Bunga total Rp 938.600 selama 5 th
jg dg cara mengamortisasi diskon tsb.
9

PENGERTIAN UTANG OBLIGASI & ALASAN


MENGAPA PERUSAHAAN MENGELUARKAN
OBLIGASI?

Utang obligasi (Bonds Payable) adalah surat tanda


berutang, sebesar jumlah yg tercantum dalam surat tsb, dari
pihak yg menerbitkan /mengeluarkan surat itu kpd
pemegangnya, dg disertai waktu pelunasan, dlm jk waktu
lebih dari 1 th (jk panjang), & disertai dg tingkat bunga
tertentu & tgl pembayarannya.
Perjanjian surat obligasi meliputi : nilai nominal obligasi,
tingkat bunga obligasi, & hari pembayaran bunga/hari kupon.

ALASAN MENGAPA PERUSAHAAN MENGELUARKAN


OBLIGASI?

Karena perusahaan membutuhkan dana u/ modal kerja yg


cukup besar, sementara dana sendiri sudah tidak dpt lagi
mengeluarkan emisi saham baru. Sehingga dlm mencari
10
dananya perusahaan menerbitkan surat obligasi.

4 MACAM KARAKTERISTIK OBLIGASI

Karakteristik Utang Obligasi sbb:


1.
2.
3.
4.

Terdiri dari nilai individual yg bermacam-macam,


Bunga yg dibayarkan menurut jk waktu tertentu, bisa
setengah /setahun penuh,
Dapat berpindah kepemilikannya,
Pada kondisi tertentu dapat dikonversi dg surat berharga yg
lain misalnya saham.

Bentuk2 Obligasi dlm prakteknya dpt berupa :


a.
b.
c.
d.

Utang obligasi dijamin aset tetap & utang obligasi tidak


dijamin,
Utang obligasi berseri & utang obligasi berjangka,
Utang obligasi atas unjuk & utang obligasi atas nama,
Utang obligasi yg dpt dikonversi & utang obligasi yg dpt
ditarik sebelum jatuh tempo.

11

Jenis -Jenis Obligasi sbb:


1.

Registered Bond adalah Obligasi yg hanya dpt dijual /ditempatkan dg endorsement pd kertas
obligasinya sehingga perseroan terbatas yg boleh mengeluarkannya. Obligasi ini harus dituliskan nama
& alamat pemegang obligasi, & bunga obligasi hanya akan dibayarkan kpd nama2 yg tercantum dlm
obligasi tsb.

2.

Bearer Bonds / Coupon Bonds adalah Obligasi yg dpt dijual dg tidak perlu mengadakan
endorsement(pengesahan/persetujuan) pd obligasinya, tetap cukup dg hanya dg menyerahkan
obligasinya saja. Perseroan yg memiliki obligasi tsb tidak perlu mengetahui nama & alamat dr pembeli
obligasinya & akan membayar obligasi kpd pemegang terakhir dr obligasi tsb.

3.

Term Bond adalah Obligasi yg dikeluarkan dg tgl pelunasan yg sama u/ seluruh obligasi yg diterbitkan
o/ perusahaan.

4.

Serial Bonds adalah Obligasi yg dikeluarkan dg tgl pembayaran yg berbeda-beda antara satu obligasi
dg obligasi lainnya.

5.

Convertible Bond adalah Obligasi dpt ditukarkan dg surat2 berharga lainnya, misalnya dpt ditukar dg
saham.

6.

Collable Bonds adalah Obligasi yg dpt dilunasi sebelum tgl jatuh tempo.

7.

Secured Bonds adalah Obligasi yg memberi hak kpd pemegangnya menuntut asset tertentu, apabila
perseroan terbatas yg menerbitkan obligasi tdk dpt melunasi obligasi tsb, pd tgl jatuh temponya.

12

8.

Debenture Bonds adalah Obligasi dikeluarkan dg sifat yg sama dg pinjaman biasa.

PROSES AKUNTANSI PENERBITAN OBLIGASI

Saat penerbitan utang obligasi diakui & dicatat sebesar


nilai pasar.
Perhitungannya menggunakan kurs saat penerbitan/
menggunakan nilai tunai dr nilai nominal obligasi + dg
nilai tunai dr sejumlah bunga yg dibayar selama periode
obligasi.

Penerbitan Utang Obligasi dihitung dg Kurs,


Penerbitan Utang Obligasi dg Diskon,
Penerbitan Utang Obligasi dg Premium,
Penerbitan Utang Obligasi dihitung dg Nilai Tunai (present
value),

13

PenerbitanUtang Obligasi dihitung dg Kurs.


PT. Krakatau menerbitkan utang obligasi tgl 1 jan 2010
dg nilai nominal Rp 4.000.000 dg bunga utang obligasi
10%, utang obligasi akan dijual dg kurs 100 jk waktu 5th
dg pembayaran bunga dilakukan setiap setengah tahun,
yaitu tgl 1 Jan & 1 Juli, amortisasi diskon dilakukan dg
menggunakan metode garis lurus.
Nilai pasar obligasi saat penerbitan,

14

PenerbitanUtang Obligasi dihitung dg Diskon.

PT. Krakatau menerbitkan utang obligasi tgl 1 jan 2010 dg nilai nominal Rp 4.000.000 dg bunga
utang obligasi (Coupon) 10%, utang obligasi akan dijual dg kurs 98 jk waktu 5th dg pembayaran
bunga dilakukan setiap setengah tahun, yaitu tgl 1 Jan & 1 Juli, amortisasi diskon dilakukan dg
menggunakan metode garis lurus.
Nilai pasar obligasi saat penerbitan,

15

PenerbitanUtang Obligasi dihitung dg Premium.

PT. Krakatau menerbitkan utang obligasi tgl 1 jan 2010 dg nilai nominal Rp 4.000.000 dg bunga
utang obligasi 10%, utang obligasi akan dijual dg kurs 105 jk waktu 5th dg pembayaran bunga
dilakukan setiap setengah tahun, yaitu tgl 1 Jan & 1 Juli, amortisasi diskon dilakukan dg
menggunakan metode garis lurus.
Nilai pasar obligasi saat penerbitan,

16

PenerbitanUtang Obligasi dihitung dg Nilai


Tunai (Present Value).
Nilai pasar utang obligasi yg diterbitkan, dpt dihitung dengan
nilai tunai (present value) sbb :
Nilai tunai atas nilai nominal utang obligasi
xxx
Nilai tunai atas bunga tengah tahunan
xxx
Nilai pasar utang obligasi saat diterbitkan
xxx
Terkait penerbitan utang obligasi, ada 2 tingkat bunga yg perlu
dipertimbangkan, yaitu :
1. Tingkat bunga utang obligasi tercetak pd lembar
2. Tingkat bunga pasar yaitu merupakan tingkat bunga yg diinginkan
investor.

17

Penerbitan Utang Obligasi dihitung dg Diskon.

PT. Halimun menerbitkan utang obligasi tgl 1 jan 2010 dg nilai nominal Rp
200.000 dg bunga utang obligasi 10%, tingkat bunga pasar 12% , jk waktu
5th dg pembayaran bunga dilakukan setiap semester, yaitu tgl 1 Jan & 1 Juli,
Nilai pasar utang obligasi saat penerbitan, sbb :

18

Penerbitan Utang Obligasi dihitung dg Premium.

PT. Malabar menerbitkan utang obligasi tgl 1 jan 2010 dg nilai nominal Rp
200.000 dg bunga utang obligasi 10%, tingkat bunga pasar 8% , jk waktu
5th dg pembayaran bunga dilakukan setiap setengah tahun, yaitu tgl 1 Jan &
1 Juli, Nilai pasar utang obligasi saat penerbitan, sbb :

19

Akuntansi selama Utang Obligasi beredar

Metode amortisasi premium / diskon dilakukan dg menggunakan 2 metode,


yaitu :
1. Metode garis lurus
2. Metode tarif bunga efektif

1. Amortisasi Diskon dg menggunakan Metode Garis Lurus.


Misalkan dr contoh sblmnya terdapat diskon Rp 40.000, maka tabel/daftar
amortisasi diskon utang obligasi dg garis lurus sbb :

20

2. Amortisasi Diskon dg menggunakan Metode Tarif Bunga


Efektif.
Utang obligasi sebesar Rp 200.000 , tingkat bunga 12%, jk waktu 5 th, ti tingkat bunga pasar 13%.
Diskon utang obligasi sbb :
Nilai tunai dr tingkat bunga efektif 13% Rp 192.811
Nilai nominal utang obligasi 12%, 5th
Rp 200.000 Diskon utang obligasi
(Rp 7.189)
Daftar amortisasi diskon utang obligasi dg metode tarif bunga efektif sbb :

21

22

23

3. Amortisasi Premium dg menggunakan Metode Tarif Bunga


Efektif.
Utang obligasi sebesar Rp 200.000 , tingkat bunga 12%, jk waktu 5 th, ti tingkat bunga pasar 11%.
Diskon utang obligasi sbb :
Nilai tunai dr tingkat bunga efektif 11% Rp 207.538
Nilai nominal utang obligasi 12%, 5th
Rp 200.000 Premium utang obligasi
Rp 7.538
Daftar amortisasi premium utang obligasi dg metode tarif bunga efektif sbb :

24

25

26

Akuntansi u/ Penebusan Utang Obligasi


Penghentian utang obligasi dpt dikelompokkan menjadi beberapa cara :
1.

Penarikan utang obligasi saat jatuh tempo

2.

Penarikan utang obligasi sebelum jatuh tempo

3.

Penarikan utang obligasi dg cara dikonversi dg saham, &

4.

Penarikan utang obligasi melalui cadangan dana pelunasan obligasi.

1. Penebusan Utang Obligasi pd Saat Jatuh Tempo


Jika utang obligasi dilunasi saat jatuh tempo, harga pelunasan sama
dengan nilai jatuh tempo sehingga tidak terdapat laba (gain) atau rugi
(loss) disebabkan pelunasan utang obligasi.
Contoh : Obligasi senilai Rp 200.000 dilunasi saat jatuh tempo.

27

2. Pelunasan Utang Obligasi Sebelum Jatuh Tempo


Jika utang obligasi dilunasi sebelum jatuh tempo, nilai tercatat ini akan
dibandingkan dg nilai pelunasan u/ menghitung berapa laba/rugi dr
pelunasan tsb.
Contoh : Tgl 1 Juli 2010 PT. Merapi mempunyai utang obligasi nilai nominal
Rp 200.000 & diskon belum diamortisasi saat itu sebesar Rp 2.652.
Hitung & susunlah jurnal jika utang obligasi tsb ditarik senilai : a). Rp
202.000, b). Rp 193.000, c).Rp 197.348

28

29

3. Pelunasan Utang Obligasi dg Konversi Saham


Dalam hal terjadi pelunasan utang obligasi dg cara konversi saham biasa,
maka nilai pasar utang obligasi & nilai pasar saham tidak diperhatikan
saat terjadi konversi tsb. & tidak ada pengakuan laba/rugi dr konversi
tsb, cara ini dinamakan dg Carrying (Book) value method.
Contoh : Tgl 1 Juli 2010 PT. Baju Barat mempunyai utang obligasi nilai
nominal Rp 400.000, penerbitan obligasi sebesar nilai nominalnya. Nilai
pasar utang obligasi & nilai pasar saham sebesar Rp 440.000. utang
obligasi tsb dikonversi dg 12.000 lembar saham biasa dg nilai nominal Rp
20,-.

30

4. Penarikan Utang Obligasi dg Dana Cadangan Utang Obligasi.


Dana cadangan pelunasan utang obligasi (bonds sinking fund) adalah
sejumlah kas yg dibentuk u/ tujuan pelunasan utang obligasi saat jatuh
tempo. Dg adanya dana cadangan tsb, investor akan merasa terjamin.
Karena ada kepastian pd saat jatuh tempo utang obligasi tsb dpt terbayar
oleh penerbit.
Contoh : PT. Barat Ketiga menerbitkan utang obligasi dg nilai nominal Rp
4.000.000, jk waktu 5 th pada tgl 1 jan 2010. dalam perjanjian tsb PT. Barat
Ketiga diwajibkan u/ mencadangkan dana sebesar Rp 860.000, setiap tahun
dimulai sejak akhir th 2010.

31

TINGKAT BUNGA OBLIGASI

Investor menilai obligasi sebesar nilai tunai aliran kas


dimasa YAD, yg terdiri dari bunga & pokok. Tingkat
bunga yg digunakan u/ menilai tunaikan adalah tingkat
bunga yg menghasilkan rate of return yg dpt diterima
dari investasi sesuai dg karakteristik resiko perusahaan
yg mengeluarkan obligasi.
Tingkat bunga yg tercantum dalam sertifikat obligasi
disebut tingkat bunga nominal. Tingkat bunga ini
ditetapkan o/ perusahaan penerbit & biasanya
dinyatakan dlm bentuk % tertentu dr nilai nominal.
Jika tingkat bunga yg digunakan o/ pembeli berbeda dg
tingkat bunga nominal, nilai tunai obligasi yg dihitung
o/ pembeli akan berbeda dg nilai nominal.

32

TINGKAT BUNGA OBLIGASI

Perbedaan antara nilai nominal dg nilai tunai obligasi


disebut premium/diskonto. Jika obligasi dijual dibawah
nilai nominal, berarti obligasi tsb telah dijual dg diskonto.
Jika obligasi dijual lebih besar dari nilai nominal, berarti
telah dijual dg premium.
Jika obligasi dijual dg diskonto atau premium, bunga yg
sesungguhnya dari obligasi tsb lebih besar/lebih kecil dr
bunga nominal.
Tingkat bunga yg sesungguhnya diperoleh oleh pemegang
obligasi disebut tingkat bunga efektif/tingkat bunga pasar.
Jika obligasi dijual dg diskonto, tingkat bunga efektif
lebih besar dari bunga nominal. Sebaliknya, jika
obligasi dijual dg premium tingkat bunga efektif lebih
33
rendah dr bunga nominal.

OBLIGASI DIJUAL DIANTARA DUA TANGGAL BUNGA

Pembayaran bunga obligasi biasanya dilakukan


secara tengah tahunan pd tgl yg ditetapkan dlm
sertifikat obligasi. Jika obligasi dikeluarkan pd tgl
selain tgl pembayaran bunga, pembeli harus
membayar kpd perusahaan penerbit, bunga
(berjalan) dari sejak tgl pembayaran bunga terakhir
s.d tgl penjualan.
Dengan demikian, pembeli membayar dimuka
sebagian dari bunga setengah tahun u/ bunga
semasa pembeli belum bertindak sebagai pemegang
obligasi. Pembeli akan menerima pembayaran bunga
enam bulan penuh pd tgl pembayaran bunga
berikutnya.

34

OBLIGASI DIJUAL DIANTARA DUA TANGGAL BUNGA

Contoh :
Obligasi tertanggal 1 januari 2000 berjangka 10 th, nilai
nominal Rp 500.000 dengan bunga tahunan 10%
dibayar tiap tanggal 1 januari & 1 juli, pada tgl 1 maret
dijual dg harga sebesar nilai nominal ditambah dg
bunga berjalan s.d 1 maret.
Jumlah kas yg diterima o/ penerbit obligasi dr transaksi
tsb adl :
Harga jual (sebesar nilai nominal)
Rp 500.000
(+) Bunga berjalan dari sejak 1/1 s.d 1/3
(2/12 x 10% x Rp 500.000)
Rp 8.333+
Jurnal saat pengeluaran obligasi
Rp 508.333
35

Jurnal saat pengeluaran obligasi :


Kas

Rp 508.333

Utang obligasi

Rp 500.000

Biaya bunga obligasi (Rp 500.000x10%x2/112) Rp

8.333

Pembeli membayar terlebih dahulu bunga selama 2 bulan (1/1 s.d 1/3), karena 4 bulan
berikutnya yaitu pd tgl 1 juli 2000 pembeli obligasi akan menerima pembayaran
bunga selama enam bulan penuh dari perusahaan penerbit.
Jurnal yg dibuat 1 juli
Biaya bunga obligasi

Rp 25.000

Kas Rp 25.000
Dari kedua jurnal tsb, rekening biaya bunga obligasi akan bersaldo Rp 16.667. jumlah
tsb merupakan biaya bunga u/ 4 bulan (Rp 500.000x10%x4/12).
Tapi apabila obligasi tsb dijual dg kurs 120, perusahaan penerbit akan menjurnal
sbb :
Kas {(1,2xRp500.000)+(10%x2/12xRp500.000)}
Utang obligasi

Rp 518.333

Rp 500.000

Premium Utang Obligasi (0,2 x Rp 500.000)


Biaya bunga ObligasiRp

8.333

Rp 10.000

36