Anda di halaman 1dari 14

Kesusastraan Modern

Kelompok
Nur Halimah Rahayu
Selly Amalia Ramadhani
Nessya Wanda Putri
Muhammad Yasser
Rangga

KESUSASTRAAN ZAMAN MODERN PERIODE AWAL


(1868-1918)

Restorasi Meiji -> westernisasi->banyak


menerima pengaruh dari budaya luar.
Mencerminkan kehidupan manusia modern yang
borjuis.
Pada zaman ini terdapat banyak aliran-aliran
beserta sejarahnya. Berikut aliran-alirannya:
1. Periode Zaman Pencerahan

Kesusastraan Tradisional
Kesusastraan peralihan
pengarang : kanagaki Robun,Takebatake
Ransen,Somezakinobufusa

- Kesusastraan Zaman Pencerahan


Terjadi pada saat jepang melancarkan
Bunmei kaika (revolusi kebudayaan)
pengarang yang terkenal:
Fukuzawa Yukichi->Gakumon no Sisume
dan Katawa Musume
Nishi Amane-> Hyakkugakku Renkan

Kesusastraan Terjemahan
Kesusastraan yang diterjemahkan dari karya barat
Novel Politik
Novel yang memasukan pendapat dan gagasan politik

2. Aliran Realisme
menceritakan potongan kehidupan dan representasi akurat dari kenyataan, yang
berfokus pada tokoh biasa dan keeharian nya
tda penulis penulis yang menolak cara berpikir pada cerita yang bertemakan Kanzen
Chooaku
Kesusastraan Shinzui
Dipelopori oleh Tsubouchi Shooyoo -> Shosetsu Shinzui

Shoosetsu Sooron( kesimpulan tentang teori novel )-> Futabatei Shimei

3. Aliran Pseudoklasik
menentang dan kritik westernisasi
dipelopori oleh kelompok Seikyousha dan Kenkyuusha
disebut masa kooro kooyo ( Ozaki kooyo) dan rohan ( kooda rohan)
muncul pengarang wanita Higuchi Ichiyo - > Takekurabe Nigorie
4. Aliran Romantisme
mencertitakan kisah percintaan secara romantis
pengarang : Moori Oogai -> Maihime, Utakata no Ki dan Fumizukai
Bungaku Kai
Dipelopori oleh Kitamura Tokoku
Pengarang yang terkenal :
Shimazaki Tooson -> Haru ( musim semi) , Ie ( rumah ), Shinsen ( hidup baru),

Tayama Katai -> Futon ( kasur)

5. Aliran Naturalisme
Menggambar sesuatu secara natural
Pengarang :
Kosugi Tengai ->Hatsu Sugata (wajah pertama) dan Hayari Uta
(lagu populer).
Nagai Kafuu ->Jigoku no Hana (bunga neraka), selain itu
Tayama Katai -> Juuemon no Saigo (akhir hidup Juuemon).
Masamune Hakuchoo -> Doko e ( mau kemana )
Tokuda Shuusei -> Arakure ( gadis binal )
6. Aliran Kiseki
melukiskan sesuatu tersembunyi yang berhubungan dengan
unsur psikologis seseorang.
7. Aliran Shirakaba
adalah suatu grup yang menganut paham humanisme yang
menentang pandangan naturalisme.
Pengarang -> Mushanokooji, Shiga Naoya, Arishima Takeo,
Nagayo Yoshiro, dan Satomi Ton.

PUISI

Pada Zaman Meiji, timbul keinginan untuk membuat puisi yang berbeda dengan sebelumnya.
Sehingga tercipta kumpulan puisi Shintaishisho (buku puisi baru) oleh Toyama
Masakazu, Inoue Tetsujiro, Yatabe Ryokichi. Sebagian besar berisi terjemahan dari puisi-puisi
eropa dan puisi baru ciptaanya sendiri. . ditulis dalam gaya bersukukata 7-5 seperti puisi klasik
Kumpulan puisi terjemahan berjudul Omokage(bayangan hati) beraliran romantisme bernilai
sastra tinggi, diterbitkan oleh grup Shin Sei Sha dengan Mori Ogai sebagai pemimpinnya. Karya
sastra yang diterjemahkan diantaranya puisi Goethe, Byron.
Penyair lain pada masa ini ada :
- Shimazaki Tooson
Puisi Tooson banyak menggambarkan kehalusan perasaan bercinta dan kesedihan, bersifat liris
sentimentil dan kewanitaan. Karyanya yang terkenal adalah wakanashuu( sayuran wakana),
hitihabune(perahu), natsukusa (rumput musim panas)(,rakubaishuu (pohon plum yang rontok)
yang kemudian dibukukan menjadi Toosonshishuu (kumpulan puisi tooson).
- Doi bansui
Banyak menggambarkan cita-cita masyarakat dalam bentuk syair kanshi, bersirat liris factual
dan jantan. Kumpulan puisi Bansui yang terkenal, di antaranya Tenchi Ujoo ( langit dan tanah
berperasaan) dan Gyooshoo (lonceng fajar) .
- Yosano Tekkan
Gaya puisinya mula-mula bersifat jantan tetapi kemudian berubah menjadi bersifat keindahan.
- Susukida Kyuukin
Puisi yang terkenal Yamato-ni Shiaramashikaba yang terdapat dalam Hakuyookyuu.

- Penyair aliran bunko


Penyair aliran ini tidak terlalu terkenal, tapi karya mereka rapi dan berkualitas tinggi. penulisnya Kawai
Suimei dan Iroha Seihaku, menerbitkan kumpulan puisi KUJAKUBUNE (perahu merak) di majalah Bunko tahun
1895.
- Puisi simbolis dan kaichoon
perintis aliran ini adalah ueda bin dengan karyanya novel umazaki yang banyak menekankan nilai estetik, dan
Kanbara Ariake dengan karyanya Shuunchooshuu (kumpulan puisi burung-burung musim semi) dan
ariakeshuu (kumpulan puisi Ariake).
Gerakan puisi bebas
Penulisan puisi pada aliran ini bergaya bebas dan tidak terikat pada peraturan-peraturan penulisan. Penyair
yang terkenal diantarannya:
- kitahara hakushuu
karya hakushuu bersifat mewah dan meriah. salah satu karyanya adalah jashuumon (agama menyesatkan)
yang melukiskan keadaan diluar negeri dan kegembiraan yang aneh serta aneh bagi orang jepang. Contohnya
ware wa omou, masse-no jassu, kirishitan- de uso-no mahoo. Kurobone-no kapitan-o, koomoo-no ukashigi
kuni-o, iro akaki biidoro-o, nioki toki anjiyabeiiru, nanban-no santomejima-o, hata, araki, chinta-no sake-o.
Artinya Aku berpikir,agama menyesatkan diakhir zaman budha ini, agama Kristen dan lumping bersihirnya
membawa yang aneh-aneh seperti kapal hitam dengan kaptennya, negeri aneh dengan orang-orangnya yang
berambut merah, kaca yang berwarna merah, bunga carnation yang baunya menusuk hidung.
- kinoshita mokutaro
karya mokutaro bersifat intelektual dan menceritakan keadaan kota dan kesukaan-kesukaan orang-orang
diluar negeri. Contohya Shokugo-no (nyanyyian sesudah makan).
- mikki rofuu
karya rofuu bersifat tenang dan mantap. Karyanya diantarannya berjudul haien (taman terlantar) dan
shirokite-no-kariudo (pemburu bertangan putih).
- Nagai kafuu
Sangoshu (bunga karang) merupakan kumpulan puisi karya nagai kafuu yang memuat terjemahan puisi-puisi
perancis.
- Takamura kootaro
Puisinya bersifat sederhana tapi mantap,jantan. Salah satu karyanya berjudul dootei (perjalanan)
- Hagiwara Sakutaroo
Karyanya ialah Aoneko (kucing biru), Hyootoo (gunung es) dan Tsuki-ni Hoeru (meraung kepada bulan) yang
memiliki daya pengaruh besar dunia puisi zaman Taishoo.
- Satoo Haruo
Puisinya bersifat klasik yang berjudul Junjooshishuu (kumpulan puisi demi cinta) dan puisinya yang terkenal
Samma-no Uta (nyanyian ikan samma).

Kesusastraan Drama
Tradisi Kabuki
Drama kabuki yang pada mulanya berkembang di zaman edo,
samapai permulaan zaman meiji yaitu akhir abad XIX.
Penulis terkenal drama ini yang berhasil menyajikan lakon tentang
kehidupan kehidupan realitas masyarakat zaman edo adalah
Kawatake Mokuami. Salah satu karyanya yang berjudul Shimachidori
2. Katsurekimono
Menceritakan kejadian-kejadian yang sesungguhnya terjadi dalam
sejarah. Karya yang terkenal adalah Yoshino Shuui Meika-no Homare
karangan Yoda Gakkai dan Kasuga-no Tsubone karangan Fukuchi Ouchi.

1.

3. Tsubouchi Shooyoo
melakukan pembaharuan dalam bidang drama dengan Menitik
beratkan sifat-sifat tokohnya serta uraian-uraian yang mendalam
mengenai kejadian sejarah itu sendri.

4. Lahirnya aliran drama baru


Drama aliran baru ini mengambil tema tentang
pemuda-pemuda yang cenderung kepada politik dan
keadaan orang-orang terpelajar pada waktu itu.
Pada aliran ini terdapat tokoh-tokoh yang sangat
berperan, yaitu:
Mori oogai membuat drama puisi epik berjudul
tamakushige futari urashima dan nichiren shoonin tsuji
seppoo
Shimamura hoogetsu membentuk grup kesenian
bernama shimamura hoogetsu adalah seorang perintis
aliran naturalisme,membuat drama modern hendrik
ibsen yang berjudul ningyoo-no uchi (rumah boneka)
Osanai kaoru dan Theater bebas pada meiji 41(1911)
ia bergabung dengan ichikawa sadanji generasi II
membentuk teater beraliran bebas dengan
menampilkan drama-drama ibsen,chehov,hawptman
dan lain-lain.

5. Meluasnya drama-drama baru


Berkat rangsangan yang diberikan oleh drama drama terjemahan, maka timbul banyak
penulis - penulis drama, ada yang berasal dari
penulis - penulis novel, seperti :
ookamoto kidou -> shuzenji monogatari(kisah
kuil shuzen)
tsubochi shooyoo -> nagori no hoshizukio
( malam kelam)
Kubota Mantaroo menulis Amazora (langit
hujan) dan lainnya.

TANKA ( Puisi Pendek)

Didalam Tanka memiliki banyak ciri ciri yg bersifat tradisional.


Namun , pantun pada waktu ini masih berbau pantun lama yg
mempunyai nada rendah sehingga menimbul kan pembaharuan
kearah pantun yg menuturkan perasaan serta pemikiran baru
dengan bahasa dan gaya yg baru pula. Terdapat penyairpenyairnya:
Ochiai Naobumi
Yosano Tekkan ( penyair Toraken)
Contoh : Tenchi Genkoo
Yosano Akiko
Sasaki no Butsuna
Onoe Saishuu dan Kaneko Kun-en
Masaoshiki
Itoo Sachio
Nagatsuka Takashi

Aliran Tanbi

Aliran Tanbi bisa disebut juga dengan


aliran Taitoo yg berarti dekadensi. Paham
Tanbi(menghayati keindahan) muncul
setelah masa jayanya naturalisme. Penyairpenyair yang mewakili aliran ini:
Kitahara Hakushuu
Yoshii Isamu

Aliran Araragi

Penyair aliran araragi merupakan pemeran penting


pada kira kira pada tahun Taishoo 5 atau 6 ( 1916 )
di bidang pantun pada tahun teersebut. Pantunnya
bersifat realisme dan bergaya manyooshuu.
Pemimpinnya adalah Shimagi Akahiko dan Saitoo
Shigekichi. Penyair-penyair pada aliran ini:
Shimagi Akahiko
Saitoo Shigekichi
Tsuchiya Bunmei
Kinoshita Rigen
Oota Mizuo
Shakuchookuu

Paham Naturalisme

Munculnya kesusastraan naturalisme, pengaruh


ini juga ada di bidang pantun. Aliran naturalisme
menolak cara cara penulisan sesuatu secara
berlebihan dan cenderung kepada pelukisan
keadaan pribadi seseorang atau kehidupan yg
nyata dengan jelas. Penulis pada paham ini, yaitu:
Wakayama Bokusui
Maeda Yuugure
Ishikawa Takuboku
Toki Aika
Kubota Otsubo