Anda di halaman 1dari 56

RENTAL OFFICE

STUDIO PERANCANGAN ARSITEKTUR

P E N G E RT I A N R E N TA L O F F I C E

Kantor sewa atau Rental Office berasal dari kata kantor dan sewa yang
masing-masing memilikipengertian, yaitu:
Kantor Bangunan yang dipakai untuk bekerja yang berkenaan dengan urusan
administrasi (Santoso,2002:297).
Wadah segala

sesuatu tentang penerimaan (receiving). Pendokumentasian

(recording), dan fasilitas informasi serta perlindungan aset perusahaan yang


menjamin bahwa bisnis atau usaha perusahaan itu dapat dipantau dan
diperhitungkan (receiving). (Guedes, 1979, hal 107)
Dari definisi suku kata diatas maka dapat disimpulkan bahwa pengertian dari
kantor sewa adalah ruang atau bangunan/gedung sebagai tempat untuk
melaksanakan kegiatan administrasi bagi setiap perusahaan atau pengguna, yang
pengadaannya dimaksudkan untuk disewakan kepada perusahaan/pemakai dalam
jangka waktu tertentu pula sesuai kesepakatan bersama antara pemakai
(penyewa) dan pemilik (pengelola). Ataudapatjugakamiartikansebagai:
Bangunan atau wadah bagi kegiatan pekerja kantor yang dapat
dipergunakan oleh siapapun yang berminat dengan cara membayar

L ATA R B E L A K A N G R E N TA L O F F I C E
Arusglobalisasisecarasignifikanmempengaruhipersainganusahamasyarakat
yangpadaakhirnya mengakibatkan perubahan dalam berbagai hal. Salah satunya
adalah peningkatan kegiatan perkantoran sebagai aktifitas pendukung usaha.
Peningkatan tersebut memicu lahirnya diversifikasi usaha sebagai upaya
pemenuhan tuntutan penghasilandalam rangka meningkatkan kesejahteraan
individu. Diversifikasi usaha ini menuntut adanya wadah yang dapat menampung
kegiatan tersebut, yang semakin lama semakin meningkat secara signifikan.
Peningkatan kebutuhan ruangusaha ini merupakan salahsatu latar belakang
Di dalamkantor
kota terdapat
kegiatan
yang
tumbuhnya
sewa ( Rental
office
). meliputi perdagangan, jasa pendidikan,
kesehatan, perkantoran dan pemerintahan. Suatu kotamemiliki kepadatan cukup
tinggi, serta harga jualtanah yang cukup tinggi pula mengakibatkan pusat kota
terkonsentrasi pada area yang cukup sempit. Hal ini didasarkan pada pemikiran
bahwa kegiatan perkantoran merupakan sebagian besar sumber nafkah masyarakat
kota pada umumnya. Guna menanggulangi kebutuhan akan sarana perkantoran
yang memadai di pusat kota, maka dengan seiring perjalanan waktu dan
perkembangan jaman suatu kota sudah memerlukan kantor sewa dengan segala
fasilitasnya yang disesuaikan dengan kebutuhan perkantorantersebut.

Sebagaiwadah untukmenampung beberapa


perusahaanyang belum mempunyai kantor
sendiri
Sebagai tempat melakukan transaksi bisnis
dengan pelayanan professional serta lembaga
dalam bentukusaha komersial.

FUNG
SI
RENT
AL
OFFIC
E

Sebagai tempat menampung perusahaan yang


bergerak dibidang industri pemasaran dan
bukan untuk memproduksi atau mengolah
barang mentah atau setengah jadi menjadi
barang jadi, tetapi untuk memasarkan hasil
industri yang sudah jadi.
Mempermudah para konsumen (pengguna
jasa) karena lokasi kantor yang sudah jelas dan
terdapat beberapa jenis kegiatan yang dapat
sekalian dilakukan.

J E N I S K L A S I F I K A S I R E N TA L
OFFICE

Berdasarkan
untuk
pelayanan
BERDASARK
AN BENTUK
P E L AYA N A N

Berdasarkan
ke g u n a a n
untuk
pelayanan

Industri (Manufacturing)

Asuransi (Insurance)

Periklanan (Advertising)

Keuangan (Financial)

Bursa dagang (Trade association)

Publikasi (Publishing)

Bank (Banking)

Akuntan (Accountant)

Konsultan (Consultant)

Kantor Pusat (Head Office)

Kantor Cabang (Branch Office)

Kantor Perwakilan (Liason


Representatif Office)

J E N I S K L A S I F I K A S I R E N TA L
OFFICE
S i n g l e Te n a n c y B u i l d i n g
Bangunan kantor yang disewakan
kepada satu penyewa/perusahaan
dengan jangka waktu tertentu.
S i n g l e Te n a n c y F l o o r

BERDASARKA
N SASARAN
KELAS
PEMAKAI

Luas kotor ruang satu lantai bangunan


dikurangi ruang-ruang fasilitas antara
lain:elevator umum, ruang mesin, dan
tangga umum disewakan kepada satu
penyewa/perusahaan.
M u l t i Te n a n c y F l o o r
Satu lantai kantor yang disewa oleh beberapa
penyewa. Luas ruang yang disewakan tidak
termasuk fasilitas umum seperti: Lift,
Elevator, ruang mesin, dll

P E R A N A N D A L A M R E N TA L
OFFICE
Pekerjaan kantor terdiri dari kegiatankegiatan membantu pimpinan dalam
BANTUAN BAGI
PIMPINAN
( STAFF FUNCTION)

merencanakan dan mengendalikan


kegiatan organisasi. Dalam
mengambil tindakan dan keputusan
agar tepat pada sasaran.

PERANAN
PEKERJAA
N
KANTOR
P E L AYA N A N
BAGI
M A S YA RA K AT
( PUBLIC SERVICE)

Melayani segenap kegiatan operatif,


baik yang bersifat intern maupun
ekstern (pelayanan public).

1 . B e r s i f a t P e l ay a n a n
Pekerjaan kantor adalah melayani pelaksana
pekerjaan operasional (tugas-tugas pokok kantor)
dalam pencapaian tujuan organisasi.
CIRI-CIRI
PEKERJA
AN
KANTOR

2. Merembet Segenap Bagian


Organisasi
Oleh karena pekerjaan kantor bersifat pelayanan
terhadap semua pekerjaan operatif.
3. Dilakukan Semua Pihak
Sebagai akibat perembetan pekerjaan kantor ke
segenap bagian organisasi, maka pekerjaan itu akan
dilakukan oleh semua orang yang ada dalam
organisasi tersebut.

Menerima pesanan-pesanan mengantarkan dan


mengirimkan dengan kapal
Membuat rekening
Menyimpan warkat
Menyampaikan utang dan mengumpulkan perhitungan
yang belum selesai.
Mengurus, membagi-bagi, mengirimkan dan menyurat
pos.

PERINCIA
N
PEKERJA
AN
KANTOR

Pekerjaan memperbanyak warkat dan membutuhkan


alat (duplicating and addressing work)
Macam-macam pekerjaan seperti penelepon, menerima
tamu, pekerjaan pesuruh
Tugas-tugas khusus dengan maksud untuk
menyederhanakan sistem, menghapuskan pekerjaan
yang tidak perlu.
Surat menyurat, mendikte, mengetik
Membuat warkat, mencatat data yang diinginkan

RENCANA KEBUTUHAN DAN


PERSYARATAN RUANG
Jenis Ruang :

a. Ruang Utama
Ruang utama harus mempermudah individu untuk berkonsentrasi, dan
kelompok untuk berinteraksi. Terdiri dari:
Ruang untuk bekerja sendiri, dimana kerahasiaan sangat penting, dan bukan saja
dari bahaya diintip, namun juga dari penyadapan.

b. Worksation
Workstation menyediakan tempat bagi para pekerja, perabotan, dan peralatan.
Ruang yang dimaksud adalah untuk membawa tugas
-tugas, akses langsung untuk penyimpanan, dan kebebasan bergerak. Kursi
harus nyaman untuk semua orang, apapaun bentuk dan ukurannya. Juga
menyediakan tipe dudukan yang disukai kebanyakan pekerja yaitu terlihat cantik
namun santai (malas).

c. Ruang Transisi
Penerapannya pada ruang yang hanya terdiri dari satu meja yang dipakai bersama
- sama,
misalnya oleh para sales yang bekerja free-lance, jadi hanya datang sesekali saja.
Keperluan fisik untuk telepon, komputer dan paper work mungkin samadengan
workstation yang permanent, akan tetapi, keadaan sosial dari ruangan sama sekali

RENCANA KEBUTUHAN DAN


PERSYARATAN RUANG
d. Ruang Privat
Dalam sejarahnya, kantor personal disediakan untuk semua level pada
susunan hirarki manajemen yang tentunya menyediakan tempat yang privat untuk
bekerja, dan disesuaikan menurut jabatannya
e. Ruang Kelompok
Adalah tempat dimana orang bertemu untuk berbicara, mendengarkan, dan
bersamasama membuat solusi terbaik untuk pekerjaan yang sedang ditangani.

f. Ruang Tambahan
Tempat pemrosesan kertas (fotokopi, printer, dll)
Tempat menyimpan file
Tempat bersantai
Toilet
d. Ruang Pendukung

1) Ruang Resepsionis
Resepsionis adalah tempat dimana sebuah perusahaan menyambut dunia, itu
adalah bagian pertama yang dapat langsung dilihat oleh masyarakat umum.
Dalam perancangan, resepsionis dituntut filosofi perusahaan (corporate
identity/image

RENCANA KEBUTUHAN DAN


PERSYARATAN RUANG
2) Ruang Sosial
Ruang sosial adalah bagian dari Kantor dimana aktivitas orang-orang tersebut
lebih banyak tidak terkait dengan pekerjaan.
3) Ruang Servis
-atria dan teras,
-Gudang
-workshop,
- Ruang Mesin
-Ruang staff,

4) Ruang Sirkulasi
Rute sirkulasi seperti sungai dan cabang
-cabangnya, akan tetapi justru semakin banyak aliran pergerakan itulah yang penting
untuk kelangsungan hidup sebuah kantor.
-lifts dan lift lobby,
Lift lobby asalah tempat untuk berinteraksi dan beraksi. Melengkapi desain lobby
dengan bagian desain tempat kerja yang memberikan kenyamanan sirkulasi.
-escalator,
-tangga,
-refuge,
-koridor,
-passages,
-Area pengiriman barang

DATA
PRIMER

STUDI
BANDING
PROYEK
SEJENIS

STUDIO PERANCANGAN ARSITEKTUR 4

1 . M E N A R A PA L M A

Nama Objek

: Menara Palma,

Jakarta
Lokasi

: Jl. Rasuna Said, Jakarta

Pemilik

: PT. Wanamitra Permai

Arsitek

: Budiman Hendropurnomo,

Dicky Hendrasto
Luas Tapak

: 4720 m2

Total luas bangunan

: 28,700 m2 (24

tingkat).
Fungsi bangunan

: Rental Office

M E N A R A PA L M A
Seperti terlihat pada
denah, menara palma

DENAH

memiliki bangunan yang

TAMP
AK

secara geometri 2D
terlihat seperti persegi
panjang.
Begitu pula pada tampak
dan potongan, bangunan
ini terlihat seperti bentuk
persegi panjang yang
telah ditransformasikan
sedemikian rupa sehingga
Secara 3D, menara palma ini memiliki
tampak seperti Huruf A
bentuk dasar balok yang telah
bertansformasi melalui pengurangan
dan

penambahan

bentukan

massa

hingga terbentuk seperti yang terlihat


pada gambar di samping

POTONGAN

M E N A RA PA L M A
TEMA BANGUNAN

ARSITEKTUR

MODERN
Kesan yang timbul dari bentuk bangunan ini adalah
monumental karena menjulang ke atas lebih tinggi
secara visual dari pada 24 lantai yang ada, sebagai
suatu simbol tentang kekuatan yang terus maju
menjulang ke atas. Kesan ini lebih di perkuat lagi
karena permainan bidang bidang kaca yang lebih
gelap pada sisi timur

dan barat bangunan, yang

berada di antara kedua lempengan lempengan


miring

tersebut,

sehingga

mempertegas

renggang
kedua
bidang
Bentuk citra yang muncul
berupaantara
abstraksi
dari
dua miring
bidangtersebut.
setebal 6 m yang pada suatu kemiringan, mendekati satu
dengan dengan yang lainnya. Tetapi
sehingga tampak seperti huruf A

tidak bersentuhan

secara asimetris. Bentuk

seperti huruf A ini sebenarnya berkaitan dengan kondisi


lahannya yang sempit.

jarak

P R O G R A M R UA N G
NO.

RUANG

JUMLAH

KAPASITAS

STANDAR

LUAS ( m2 )

PENERIMA
1.

Lobby Utama

330 orang

0,65 m2/org

207,36

2.

Ruang Informasi

6 orang

9 m2/org

51,84

3.

Ruang Security

1 orang

4.

Lobby Lift

4 orang

4 m2 /org
6 m2/org

TOTAL

3,24
24,48
286,92

KANTOR SEWA
2.

R.Tunggu

5 orang

3,75 m2/org

20

3.

R.Kerja

11 orang

6 m2/org

64,48

4.

R. Manajer

2 orang

20 m2/org

30,24

5.

R.Sekertaris Manajer

2 orang

12 m2/org

20,16

6.

R.Direktur

3 orang

15 25 m2/org

43,2

7.

R. Wakil Direktur

2 orang

15 - 25 m2/org

30,24

8.

R.Sekertaris Direktur

2 orang

12 m2/org

30,24

9.

R. Arsip

1 orang

24 m2/org

24,96

10.

R.Meeting

19 orang

2 m2/org

37,44

11.

Locker Karyawan

7 orang

2 m2/org

14

12.

Smooking Area

2 orang

8 m2/ruang

10

13.

Toilet Direktur

1 orang

3 m2/org

3,24

NO.

RUANG

JUMLAH

KAPASITAS

STANDAR

SUMBER

LUAS ( m2 )

PENGELOLA
1.

Lobby / Resepsionis

15 orang

2 m2/org

Asumsi

31,05

2.

R.Tunggu

5 orang

3,75 m2/org

Data Arsitek

20

3.

R.Kerja

11 orang

6 m2/org

Asumsi

64,48

4.

R. Manajer

2 orang

20 m2/org

Asumsi

30,24

5.

R.Sekertaris Manajer

2 orang

12 m2/org

Data Arsitek

20,16

6.

R.Direktur

3 orang

15 25 m2/org

Data Arsitek

43,2

7.

R. Wakil Direktur

2 orang

15 - 25 m2/org

Data Arsitek

30,24

8.

R.Sekertaris Direktur

2 orang

12 m2/org

Data Arsitek

30,24

9.

R. Arsip

1 orang

24 m2/org

Data Arsitek

24,96

10.

R.Meeting

19 orang

2 m2/org

Data Arsitek

37,44

11.

Locker Karyawan

7 orang

2 m2/org

Asumsi

14

12.

Smooking Area

2 orang

8 m2/ruang

Asumsi

10

13.

Toilet Direktur

1 orang

3 m2/org

Asumsi

3,24

NO.

RUANG

JUMLAH

KAPASITAS

STANDAR

LUAS ( m2 )

SERVIS
1.

Toilet

8 orang

3m2 / org

22,8

2.

Pantry

3 orang

2 m2 / org

6,48

3.

Core Lift

3 lift

8m2 / lift

20,25

4.

R.Janitor

1 ruang

3m2 /ruang

5.

R.A.H.U

1 ruang

32m2 / ruang

34,2

6.

R.M/E

1 ruang

8m2 / ruang

9,5

7.

R.Mesin Lift

4 ruang

9m2 / ruang

36

8.

R.PABX

9.

Koker Sampah

3,5m2 / ruang

2,4

10.

R.Chiller

2 ruang

64m2 / ruang

155,52

11.

R.Genset

2 ruang

64m2 / ruang

155,52

24 m2/ ruang

BUBBLE DIAGRAM
P ODIUM
CAFE
WC

LOBBY

LIFT

KANTO
R

BUBBLE DIAGRAM
TYPIKAL
KANTO
R

KANTO
R

LIFT

KANTO
R

KANTO
R

2. ALAMANDA TOWER
Alamanda Tower merupakan gedung perkantoran di Jalan Tb. Simatupang Jakarta
Selatan yang dirancang oleh arsitektur kelas dunia dengan sentuhan yang elegan
untuk menonjolkan gaya hidup professional namun dinamis.
Lokasi : Jalan Tb. Simatupang Kav. 23 - 24,
CIlandak Barat, Kota Jakarta Selatan

Gedung berketinggian 30 lantai ini merupakan


kantor dengan skema campuran sewa dan strata
title, terdiri atas low zone dan high zone. Gedung
kantor ini memiliki biaya pengembangan yang
tinggi, dikarenakan faktor desain dan konstruksi
yang memang direncanakan untuk mendukung

ALAMANDA TOWER
Alamanda

Tower

memiliki 29 lantai,
dilengkapi dengan 8
lift

untuk

penumpang
ditambah
service

sebuah
lift

untuk

membawa
keperluan
perkantoran.
Gedung ini didukung
oleh

infrastruktur

kantor yang cerdas


dengan

system

ALAMANDA TOWE
Pengembangan dan pengelolaan serviced office pada Gedung Alamanda
Tower, dilakukan pihak provider dengan menyewa lantai gedung, di awal
pengembangan sekitar tahun 2013. Ruang kantor konvensional pada lantai
25 yang merupakan area high zone dengan pembagian 6 unit sewa,
dikembangkan menjadi serviced office dengan 33 unit ruang kerja sewa.
Berikut ini perubahan
konvensional
menjadi serviced
Unit sewalayout
ruang lantai sewa
Unit
sewa serviced
konvensional
office
office seluas + 1280m;

Inti Core

Inti Core

ALAMANDA TOWER
LAYOUT DENAH DAN
ZONING

ALAMANDA TOWER
Terlihat pada denah,
alamanda tower terdiri dari
core berbentuk segitiga
tumpul yang dikelilingi oleh
luasan lantai sehingga
terbentuk seperti sebuah
bentuk geometri trapesium.
Meskipun alamanda tower
memiliki denah yang berbentuk
seperti sebuah trapesium,
namun secara 3D alamanda
tower ini sekilas akan terlihat
seperti sebuah balok yang

ALAMANDA TOWER
Bangunan ini memiliki desain yang hi-tech dan futuristik ini
melambangkan semangat untuk bergerak ke arah dunia
modern. Sementara pada bagian yang sedikit terlihat miring
melambangkan kreativitas yang tak terbatas.
Selain itu, menara palma memiliki fasad yang dapat
merefleksikan
warna bangunan
yang dapatiniberubah-ubah
Sebagai pendukung,
menerapkan konsep
green building. Hal ini dapat terlihat pada bagian yang
tampak seperti hutan abstrak dan lobby terbuka yang terlihat
unik.

P R O G R A M R UA N G

BUBBLE DIAGRAM
H A L L L A N TA I
B AWA H
CAFE
WC
ATM
CENTE
R
LIFT
HALL
RESE
PSIO
NIS

BUBBLE DIAGRAM
TYPIKAL
KANT
OR

WC

LIFT

KANT
OR

KANT
OR

KANT
OR

Foto Dokumentasi

STUDI
LAPANGAN
PEMILIHAN SITE

STUDIO PERANCANGAN ARSITEKTUR 4

SITE PILIHAN 1

SITE INFO
TA PA K 1
Lokasi

: Cawang, kecamatan

Kramat Jati, Jakarta


Timur
Luas Tapak : 15.050,82
Lebar Jalan : 20m
GSB
GSJ

: 10m
: 5m

KDB

: 80% = 12.040

KLB

Timur laut : 90 m
Barat daya: 100 m
Barat Laut : 160 m

GSB

GSJ

Tenggara

: 145 m

ANALISA MAKR
LEGENDA:
Hotel, Apartemen
Masjid
Gereja
Pusat perbelanjaan
Restaurant, Cafe
Commercial
Building
Dapat terlihat pada gambar, bahwa lokasi site berada pada kawasan
yang ramai oleh berbagai macam jenis bangunan penunjang
aktivitas.
Lokasi site yang strategis memberikan keuntungan berupa

ZONASI SITE TERHADAP


P E R D A R D T R D K I J A K A RTA

SITE

K.1
Pada Perda RDTR
DKI JAKARTA, site
terpilih berada
pada zona K1 atau
yang dapat disebut
juga sebagai Sub
Zona Perkantoran

B ATA S - B ATA S D I M E N S I TA PA

Pada bagian Barat site,

Pada bagian

terdapat sebuah

sebelah utara site,

apartemen yang

terdapat jalan raya

sedang berada dalam


proses pembangunan

Pada bagian timur


Pada bagian selatan
site, terdapat
pemukiman dan
toko toko kecil

site, terdapat jalan


raya dua arah
selebar 20m dan
jembatan

PERMASALAHAN DAN POTENSI


PA D A TA PA K
POTENSI TAPAK
Site berada pada posisi
yang strategis karena
berada pada jalan utama,
selain itu disekitar site
juga terdapat banyak
bangunan yang akan
mendukung kebutuhan
dari pengguna site ini

PERMASALAHAN
Site berada pada lokasi yang mudah
TAPAK

seperti tempat makan,

diakses

dan

dsb.

Namun

sayangnya,

memiliki

banyak

terdapat

potensi.
beberapa

bangunan tak berizin, bahkan diantaranya


merupakan rumah permanen.

tempat tinggal, hotel,

Jalur yang dilalui :


Angkutan umum
(04 ,06, 16, 29)
Metro mini 53
Taksi
Kendaraan pribadi
(motor dan mobil)
Jalur yang dilalui :
Angkutan umum
( 06, 16, 28)
Metro mini 53
Taksi
Bajaj
Kendaraan pribadi
(motor dan mobil)
Jalur yang dilalui :
Kendaraan pribadi
(mobil dan motor )
Jalur pejalan kaki

A K S E S I B I L I TA S D A N J E J A K
TA PA K
D I LUA R S I T E

A K S E S I B I L I TA S D A N J E J A K
TA PA K D I D A L A M S I T E

Pintu keluar
kendaraan

Pintu keluar
masuk
kendaraan

Arah pejalan
kaki

A K T I V I TA S
Terdapat
lampu merah
di perempatan
sehingga
sering terjadi
kemacet

Banyaknya
pedagang
di sisi jalan

KO N T U R

TA N A H

Kontur tanah relatif tidak


stabil
Besar kemungkinan tanah
turun/ longsor
Drainase dibawah trotoar
Kontur tanah relatif
sejajar dengan jalan
Kontur tanah curam
Kontur tanah lebih
rendah dibanding jalan
Potensi Gerakan Tanah
Rendah
Daerah yang mempunyai potensi rendah untuk terjadi gerakan tanah. Pada
zona ini jarang terjadi gerakan tanah jika tidak mengalami gangguan pada
lereng, dan jika terdapat gerakan tanah lama, lereng telah mantap kembali.
Gerakan tanah berdimensi kecil mungkin dapat terjadi, terutama pada

UTILITAS EKSISITING

AIR KOTOR
LISTRIK
TELEPON

SITE PILIHAN 2

ANALISA SECARA GEOGRAF


Lokasi
: Jl. Biru Laut X, Kav.9, Cawang,
Jakarta Timur
Luas Tanah : 1.1 HA
Luas max Terbangun : 8.800 m
GSJ
: 5 meter

Jl. Biru Laut X, Kav.9, Cawang,


Jakarta Timur

Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur

KDB
: 80%
KLB
: 25 lantai
GSB
: 10 meter
Luas Max Terbuka : 2.200 m

Jakarta

Pulau Jawa

S A R A N A P E N D U KU N G S I T E

LEGENDA:
Hotel, Apartemen
Masjid
Gereja
Pusat
perbelanjaan
Restaurant, Cafe
Commercial
Building

B ATA S - B ATA S D I M E N S I TA PA

Tampak Dalam Site

Tampak Depan
Site
Tampak Sebelah
Kiri Site
Tampak Sebelah
Kiri Site
Tampak Depan
Site

A K S E S I B I L I TA S TA PA K

Akses menuju site: Dari jalan D.I. Panjaitan ada 2 alternatif


- Utara; masuk ke jalan BiruLaut IX, kemudian belok kiri kearah jalan Biru Laut
X mengikuti jalan hingga sampai disite
Selatan; masuk ke jalan BiruLaut IX, kemudian langsung belok kiri kearah
jalan Tri Karya
Di Luar Tapak :
Di Dalam Tapak :
- Kendaraan Roda 2 (Motor)
- Kendaraan Roda 2 (Motor)
- Mobil Peribadi
- Mobil Peribadi
- Mobil Bus dan Pengangkut barang
- Mobil Bus dan Pengangkut barang

KO N D I S I TA PA K

12.00
Dipagi dan sore hari site tidak terpapar langsung
dengan matahari karena terhalang dengan 2
gedung
08.00

16.00

Analisa Matahari

U
B

T
S

Analisa Angin
Analisa Kebisingan
Kebisingan datang dari arah Selatan dan Utara site:
- karena Utara terdapat jl. Biru Laut X
- Dan selatan terdapat Jl. Tri Karya dan Jl.Tol Cawang
Gerogol yang menambah kebisingan karena

V E G E TA S I L I N G KU N G A N TA PA K

Pohon
Terembesi

Pohon
Beringin

Pohon Sawo

SUB ZONA PERUNTUKAN

Bangunan Sudah diperuntukan sebagai


- Sub Zona Perkantoran

KELEBIHAN & MASALAH SITE


KEKURANGAN
Site berada di dalam kawasan yang tidak berhadapan langsung dengan
jalan besar
Akses jalan yang kurang memadai karena site tidak berada pada jalan
utama
Dikarenakan akses yang kecil alat berat sulit untuk masuk wilayah site
Disekeliling site merupakan area gedung bertingkat yg berarti banyak
tahap izin yg harus dilaksanakan
Pungli
Tidak ada akses kendaraan umum yang melintasi site
Gedung tidak ter ekspose untuk umum
Kelebihan site
Site tidak berkontur
Site tidak terekspose selama pembangunan, kurangnya asumsi negatif
masyarakat,wartawan dan longgarnya pengawasan dari pemda setempat
lahan tidak habis oleh rencana jalan karena gsb pada daerah tsb hanya 3
meter
Zonasi site untuk lahan perkantoran,perdagangan dan jasa

PERBANDINGAN SIT

N
o

Tapak

Eksisting Batasan
Tapak
Tapak

Aksesibil
itas

Potensi

Masalah

Hidrolo
gi

Tapak
1

Luas
Lahan 1,5
Ha

Batasan
tapak
berdampinga
n dengan
jalan raya
dan
pemukiman
kumuh

Mudah
dicapai
oleh
pejalan
kaki,
kendaraa
n umum,
maupun
kendaraa
n pribadi

Berdekat
an
dengan
jalan
utama

Terdapat
Terdapat
pemukim saluran
an kumuh drainase
pada
tapak

Tapak
2

Luas
Lahan 1,1
Ha

Tapak
berbatasan
dengan
gedung PT
indra karya
dan hostel

Tidak
berada
pada
jalan raya
sehingga
sulit
untuk
dicapai

Tanahnya Sulit
tidak
diakses
berkontu
r, mudah
diolah

Terdapat
saluran
drainase
pada
tapak

N A M A A N G G O TA

KELOMPOK PAK YUDI:


-Syerly Budiman
-Nurul Azmi
- Restu Lustika
-Kori Agustina
- M Reza
- M. Novri

- Raka
Rahmandika
- Satriya Aji S
- Septian A
- Titis Wahyu
- Yusuf
Ramadhan
- Zhaki
Darmawan