Anda di halaman 1dari 18

VERTIGO SENTRAL

Rabu, 19 Oktober
2016

RIFQI RAHMADHAN
1608437709
PEMBIMBING:
DR. ASMAWATI ADNAN SP. THT-KL

DEFINISI
Vertigo: halusinasi gerakan lingkungan
sekitar serasa berputar mengelilingi
pasien atau pasien merasa sensasi
berputar

Vertigo

Sentral
Perifer

SSP

ANATOMI SISTEM KESEIMBANGAN

Gerakan perpindahan cairan endolimfe


hair cells akan menekuk ion Ca menerobos
masuk kedalam sel (influx) depolarisasi
saraf aferen (vestibularis) pusat-pusat
alat keseimbangan tubuh di otak

EPIDEMIOLOGI
Frekuensi

USA 500.000 orang menderita stroke


85% stroke iskemi
1.5% stroke di serebelum
Gejala vertigo dan ketidakseimbangan 10% pasien infark

Jenis Kelamin
Penyakit serebrovaskuler Pria > Wanita
Infark serebelum Pria : Wanita = 2 : 1

Usia
Populasi berusia tua hipetensi, diabetes melitus, atherosklerosis,
dan stroke.
Infark serebelum: 65 tahun
Pasien dengan hematoma serebelum: 70 tahun

ETIOLOGI
Insufisiensi Vetebrobasiler
Penyebab tersering vertigo sentral pasien lebih dari 50 tahun.
Terdapat penurunan aliran darah secara sementara atherosklerosis.
Dipicu oleh hipotensi/ gerakan leher ketika osteofit servikal menekan arteri
vetebral
Gejala neurologi yang menyertai vertigo.

Sindrom arteri posteroinferior serebelum (Wallenberg syndrome)


Trombosis arteri posterior inferor serebelum aliran darah ke area medulla
lateral terputus.
Terdapat vertigo hebat disertai gejala neurologis.
Terdapat juga nistagmus vertikal atau rotasi pada sisi bagian lesi.

Migrain
Migrain arteri basiler nyeri pada bagian oksipital dan aura.
Durasi vertigo: 5-60 menit
Membaik dengan terapi yang digunakan untuk migrain

Penyakit pada Serebelum


Tumor tumbuh secara lambat dan menghasilkan gejala klasik
penyakit serebelum.

PATOFISIOLOGI

Vertigo : ketidakcocokan antara posisi tubuh (informasi aferen)


dengan persepsi oleh susunan saraf pusat (pusat kesadaran).

Susunan
Aferen

Vestibular

Visual

Propriosepti
k

Respon
penyesuaian
terganggu
Gangguan fungsi
alat keseimbangan

Sistem
keseimbangan
vestibular,
visual,
propioseptif

Vertigo
Gejala Otonom
Nistagmus
Ataxia

GEJALA KLINIS
Gejala neurologis

Kelemahan

Gangguan penglihatan dan pendengaran

Penurunan kesadaran

Ataksia
21-35 % pasien migrain mengeluhkan vertigo.

Perifer

Sentral

Bangkitan
vertigo
Derajat vertigo

Mendadak

Lambat

Berat

Ringan

Pengaruh
gerakan kepala
Gejala otonom

(+)

(-)

(++)

(-)

(+)

(-)

Gangguan
pendengaran

Cara untuk membedakan vertigo sentral dan perifer


Nistagmus
Nistagmus: gerakan bola mata involunter, bolak balik, ritmis
Nistagmus

Vertigo Sentral

Vertigo Perifer

Arah

Berubah-ubah

Horizontal

Sifat

Unilateral/bilateral

Bilateral

Fiksasi mata

Tidak terpengaruh

Terhambat

DIAGNOSIS
Anamnesi
s

Pemeriksaa
n Fisik

Pemeriksaa
n Penunjang

Karakterist
ik dizziness

Uji
Romberg

MRI

Keparahan

Stepping
Test

CT-Scan

Onset dan
durasi
vertigo

Past
Pointing
Test
DixHallpike
test

TATALAKSANA
Terapi biasanya sesuai dengan etiologinya.
Sebelumnya pasien direhidrasi secara intravena kemudian diberi
obat simptomatik untuk meredakan keluhan pasien.

Antihistamin
Dimenhidrinat
Difenhidramin
Hcl

Antagonis
Kalsium
Cinnarizine
Flunarizine

Obat penenang
minor
Lorazepam
Diazepam

Stroke iskemi

Terapi trombolitik menekan jumlah platelet (aspirin atau


clopidogrel) dan penggunaan antikoagulan (warfarin)

Stroke pada batang otak atau serebelum


Obat-obatan yang mensupresi vestibular dan meminimalisir pergerakan
kepala pada hari pertama.
Keluhan dapat ditoleransi, obat-obatan harus di tappering-of dan
segera mulai latihan rehabilitasi vestibular

Penempatan stent
vertebrobasilar
stenosis arteri
vertebralis
Perdarahan pada
serebelum dan batang
otak dekompresi oleh
spesialis bedah saraf

THANK YOU