Anda di halaman 1dari 10

EFFECT OF DRYING TECHNOLOGIES

ON QUALITY OF GREEN TEA

Kelompok 2
Yashinta Puspitasari (151710101016)
Lusi Karlina
(151710101079)
Bella Nur Fitrie
(151710101088)
Yusuf Ade N
(151710101121)

Teh hijau adalah jenis teh yang tidak mengalami proses


fermentasi akan tetapi mengalami proses pengeringan dan
penguapan daun yang sedikit lebih lama dibandingkan teh
putih.
Pengeringan merupakan proses penurunan kadar air bahan
sampai pada batas yang diinginkan. proses pengeringan
merupakan langkah penting untuk perubahan fisik dan kimia
yang mempengaruhi kualitas teh akhir. Ukuran kualitas teh
termasuk struktural, visual, termal, sensorik, gizi dan
karakteristik rehidrasi

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk


membandingkan empat proses pengeringan yang
berbeda yaitu pengeringan udara panas (AD),
Pengeringan vakum (VD), pengeringan microwave
(MD), dan pengeringan microwave vakum (MVD)
terhadap perubahan kualitas teh, dan menganalisis
kelayakan MVD sebagai teknologi pengeringan baru
untuk produksi teh hijau.

METODE PENELITIAN
Sampel: Teh hijau (Kadar air awal 70%. )
Perlakuan : pengeringan udara panas (AD)
dilakukan dengan menggunakan blast oven.
Vacuum drying (VD) dilakukan dengan
menggunakan oven dengan pompa vakum.
Microwave drying (MD) dan microwave
vacuum drying (MVD) dilakukan oleh
microwave dengan / tanpa vakum.

Perbandingan Rehidrasi

Perbandingan Laju Pengeringan

Perbandingan
Warna

Perbandingan Komponen Gizi

Perbandingan Struktur Sel

KESIMPULAN
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan
pengeringan menggunakan microwave tidak
hanya mempertahankan lebih banyak nutrisi tetapi
juga menghasilkan teh hijau dengan rasio asam
fenol-amino terendah di antara empat metode
pengeringan yang berbeda. Disimpulkan bahwa
teknologi microwave pengeringan vakum cocok
untuk pengeringan teh hijau.