Anda di halaman 1dari 26

KONSEP DASAR

KOMUNIKASI

Christin Wiyani, S.Kep., Ns., MSN

Pengertian Komunikasi
Komunikasi

sebagai kata benda (noun),


communnication, berarti :
pertukaran simbol, pesan-pesan yang sama dan
informasi;
proses pertukaran antara individu melalui sistem
simbol-simbol yang sama;
seni untuk mengekspresikan gagasan; dan
ilmu pengetahuan tentang pengiriman informasi
(Stuart, 1983).

Pengertian Komunikasi
Komunikasi dapat didefinisikan sebagai
upaya menyampaikan pesan,
pendapat, perasaan, atau memberikan
berita atau informasi kepada orang
lain .

Pengertian Komunikasi
Komunikasi dalam bidang keperawatan
merupakan proses untuk menciptakan
hubungan antara tenaga kesehatan dan
pasien untuk mengenal kebutuhan pasien
dan menentukan rencana tindakan serta
kerjasama dalam memenuhi kebutuhan
tersebut.

Unsur-Unsur Komunikasi

Komunikasi telah didefinisikan sebagai


usaha penyampaian pesan antar manusia,
sehingga untuk terjadinya proses
komunikasi minimal terdiri dari 3 unsur
yaitu : pengirim pesan (komunikator),
penerima pesan (komunikan) dan pesan itu
sendiri

Komunikator

Pengirim pesan (komunikator) adalah


manusia berakal budi yang berinisiatif
menyampaikan pesan untuk mewujudkan
motif komunikasinya.
Komunikator dapat dilihat dari jumlahnya
terdiri dari (a) satu orang; (b) banyak orang
dalam pengertian lebih dari satu orang; (c)
massa.

Komunikan

Komunikan (penerima pesan) adalah


manusia yang berakal budi, kepada siapa
pesan komunikator ditujukan.
Peran antara komunikator dan komunikan
bersifat dinamis, saling bergantian.

Pesan

Pesan bersifat abstrak. Pesan dapat bersifat konkret


maka dapat berupa suara, mimik, gerak-gerik,
bahasa lisan, dan bahasa tulisan

Pesan bersifat verbal (verbal communication) :


(1) oral (komunikasi yang dijalin secara lisan)
(2) written (komunikasi yang dijalin secara tulisan)

bersifat non verbal (non verbal communication):


gestural communication (menggunakan sandi-sandi
bidang kerahasiaan)

Proses komunikasi

Proses komunikasi adalah bagaimana


komunikator menyampaikan pesan
kepada komunikannya, sehingga dapat
menciptakan suatu persamaan makna
antara komunikan dengan
komunikatornya.

Proses komunikasi ini bertujuan untuk


menciptakan komunikasi yag efektif (sesuai
dengan tujuan komunikasi pada umumnya).

Bentuk proses komunikasi

Tahapan proses komunikasi adalah sebagai berikut :

1) Penginterprestasian
yang diinterpretasikan adalah motif komunikasi,
terjadi dalam diri komunikator. Artinya, proses
komunikasi tahap 1 bermula sejak motif komunikasi
muncul hingga akal budi komunikator berhasil
menginterpretasikan apa yang ia pikir dan rasakan ke
dalam pesan masih abstrak. Proses penerjemahan
motif komunikasi ke dalam pesan disebut interpreting.

(2) Penyandian

Tahap ini masih ada dalam komunikator


dari pesan yang bersifat abstrak berhasil
diwujudkan akal budi manusia ke dalam
lambang komunikasi.
Tahap ini disebut encoding, akal budi
manusia berfungsi sebagai encorder, alat
penyandi : merubah pesan abstrak menjadi
konkret.

(3) Pengiriman

Proses ini terjadi ketika komunikator


melakukan tindakan komunikasi, mengirim
lambang komunikasi dengan peralatan
jasmaniah.

4) Perjalanan

Terjadi antara komunikator dan komunikan,


sejak pesan dikirim hingga pesan diterima
oleh komunikan.

(5) Penerimaan

Tahapan ini ditandai dengan diterimanya


lambang komunikasi melalui peralatan
jasmaniah komunikan.

(6) Penyandian balik

Tahap ini terjadi pada diri komunikan sejak


lambang komunikasi.

(7) Penginterpretasian

Tahap ini terjadi pada komunikan, sejak


lambang komunikasi berhasil diuraikan
dalam bentuk pesan.

Tingkat hubungan
komunikasi
1. komunikasi interpersonal
2. komunikasi intrapersonal
3. komunikasi massa atau komunikasi publik

Faktor yang Mempengaruhi


Proses Komunikasi
1.
2.
3.
4.
5.

Perkembangan
Persepsi
Nilai
Latar belakang sosial budaya
Emosi

Lanjutan.

6. Jenis kelamin
7. Pengetahuan
8. Peran dan hubungan
9. Lingkungan
10. Jarak

TERIMA KASIH
ATAS
PERHATIANNYA