Anda di halaman 1dari 15

Konsep Dasar

Komunikasi
Wahyu Rochdiat M, M.Kep, Ns.Sp.Kep.J

KOMUNIKASI
SUATU PROSES PENYAMPAIAN INFORMASI DARI
SESEORANG (KOMUNIKATOR) KEPADA ORANG
LAIN (KOMUNIKAN) SEDEMIKIAN RUPA
SEHINGGA TERDAPAT PENGERTIAN YANG SAMA
PADA KEDUA BELAH PIHAK
Menurut Kleimmer dan Synder (1962) 89% waktu
sadar manusia digunakan untuk berkomunikasi. Itu
berarti memperbaiki kwalitas komunikasi kita adalah
memperbaiki kwalitas hidup kita

Arti Penting Komunikasi


Paul Rankin (1929) menyimpulkan bahwa waktu sadar
yang dimiliki manusia dalam sehari semalam 70%
untuk berkomunikasi dengan perincian sbb.
9% untuk menulis
16% untuk membaca
30% untuk berbicara
45% untuk mendengar
Kleimmer dan Synder (1962) mengatakan bahwa waktu
sadar manusia 89% untuk berkomunikasi dengan
perincian sbb.
17% untuk membaca
20% untuk menulis
63% untuk berbicara

KALIMAT YANG
EFEKTIF
Adalah yang secara tepat dapat
mewakili perasaan/gagasan
komunikator
Adalah yang sanggup menimbulkan
gagasan/perasaan pada diri
komunikan SESUAI yang
dimaksudkan komunikator

PRINSIP-PRINSIP
KOMUNIKASI EFEKTIF
(5C)

CLEAR/ JELAS
CORRECT/ TEPAT ATAU BENAR
CONCISE/ SINGKAT
COMPACT/ PADAT
COURTEOUS/ SOPAN

KOMUNIKASI
INTERPERSONAL
Membantu perkembangan intelektual
dan sosial
Membentuk identitas diri
Memahami realitas sosial
Mengembangkan kesehatan mental

KETRAMPILAN DASAR
KOMUNIKASI
INTERPERSONAL
Saling memahami
Mengkomunikasikan pikiran &
perasaan kita secara tepat dan jelas
Saling menerima dan memberi
dukungan
Mengatasi konflik secara konstruktif

SALING MEMAHAMI
Saling percaya
Saling terbuka
Sadar diri
Menerima diri

Saling
memahami

SELF DISCLOSURE
Mengungkapkan reaksi atau tanggapan
terhadap situasi yang sedang dihadapi dan
masa lalu yang relevan untuk memahami
tanggapan itu di masa kini
Bersikap terbuka kepadamu + bersikap terbuka bagimu

=
relasi yang terbuka

MANFAAT RELASI
TERBUKA
Dasar bagi
hubungan yang
sehat
Saling menyukai
Membangun
kematangan pribadi

UMPAN BALIK POSITIF

Arahkan pada perilaku


Bentukdeskripsi
Dalam situasi spesifik
Segera
Upaya berbagi rasa

Tidak memaksa
Tidak menyudutkan
Arahkan pada
perbuatan yang dapat
diubah

membutuhkan
Keikhlasan, keberanian, pengertian,
penghargaan, keterlibatan dan ketrampilan

Penghalang Komunikasi Efektif


Semantik
Dalam realitas sebuah pembicaraan sering kali kita
mempunyai pengertian yang berbeda tentang istilah yang
dipakai yang diakibatkan oleh banyak hal seperti budaya,
tingkat pendidikan dsb. Untuk menghindarinya, kita
dituntut untuk mau memahami tentang siapa komunikan kita
sehingga kita bisa menggunakan istilah yang tepat untuk
mengefektifkan komunikasi.
Terlalu banyak kata-kata
Ketika kita tidak mampu untuk mempersingkat sebuah
komunikasi, maka terbuka peluang yang lebih besar untuk
sebuah salah pengertian dan respon yang tidak tepat.
Jarak fisik
Adanya jarak tertentu akan menghalangi kita untuk lebih
cepat mengerti dan merespon sebuah komunikasi maupun
sebaliknya.

Lanjutan...
Orang
Manusia dengan segala individual differences yang
menyertainya merupakan suatu yang potensial
untuk mengurangi efektivitas sebuah komunikasi.
Kepahaman dan rasa pengertian yang sebenarnya
tentang keadaan komunikan menjadi satu hal yang
penting dalam komunikasi.
Kepentingan
Sering kali dalam melakukan komunikasi kita tidak
memperhatikan kepentingan orang yang kita ajak
bicara. Yang jadi pusat perhatian kita hanyalah
kepentingan pribadi kita sehingga apa-apa yang
terkait dengan komunikan menjadi tidak penting
bagi kita.

SUMBER
KESALAHPAHAMAN
Sumber hambatan yang bersifat
emosional sosial
Mendengarkan dengan maksud menilai
dan menghakimi
Gagal menangkap maksud konotatif di
balik kata-kata
Tidak ada rasa saling mempercayai

KESALAHAN UMUM UNTUK


MENDENGARKAN SAMBIL MEMAHAMI
Sebagai pengirim pesan
a. bicara tanpa menyusun
pikiran terlebih dulu
b. menjejalkan terlalu
banyak gagasan
c. Merumuskan pernyataan
terlalu pendek
d. Mengabaikan informasi
yang sudah dimiliki oleh
penerima
e. Tidak menyesuaikan dg
sudut pandang penerima

Sebagai penerima pesan


a. Tidak perhatian pada
pengirim
b. Sudah merumuskan
jawaban sebelum
mendengarkan semua
informasi pengirim
c. cenderung mendengarkan
yang detil, dan bukan
keseluruhan
d. Memberi penilaian benar
atau salah sebelum
paham sepenuhnya pesan