Anda di halaman 1dari 34

Lingkungan alami /

buatan dalam
Kesehatan
.
Dr GITA SEKAR PRIHANTI

Tujuan pembelajaran:
Mahasiswa dapat menjelaskan tentang:
1.
Unsur unsur lingkungan alami dan
buatan,serta Environmental hazards.
2.
Pengaruh lingkungan alami dan buatan
dan perubahannya terhadap kesehatan
masyarakat.
3.
Isu pencemaran skala mikro& makro.
4.
Upaya pengendalian dampak
pencemaran lingkungan alami dan
buatan.

Lingkungan:
1.
Suatu kondisi yang melingkupi kehidupan
organisme atau kelompok organisme
dan;
2.
Kondisi kompleks sosial budaya yang
mempengaruhi individu maupun
komunitas.
Kelangsungan hidup organisme
kualitas
lingkungan salah satu komponen Ekologi
yang bersifat nyata(dpt di lihat dan di
rasakan): lingkungan fisik
,Biologis,kimia,atau lingkungan alami
dan buatan.

Lingkungan dibagi dalam dua bagian :


Lingkungan Biotik dan lingkungan
abiotik.
Lingkungan alamiah dan buatan.
Lingkungan biofisis dan psikososial.
Lingkungan air,udara,tanah,biologis
dan sosial.
Lingkungan tidak punya batas nyata dan
merupakan satu kesatuan Ekosistem.

Ekosistem:
Merupakanpaham atau konsep dalam ilmu
lingkungan hidup.
Sistem ekologi.
Merupakan kumpulan organisme dan
bagian tak hidup dan terdapat interaksi
dengan lingkungannya.
Komponen dalam Ekosistem mengalami
proses
kerjasama,persaingan,keanekaragaman,
kesinambungan dan interaksi
Dengan adanya proses tersebut maka
lingkungan menjadi dinamis,seimbang,dan
setabil.

Macam Ekosistem:
Ekosistem murni :jika tidak ada
intervensi manusia dan Hetrogenitas
tinggi sehingga mampu
mempertahankan prosesnya
Ekosistem Buatan:
Hasil kerja manusia terhadap
Ekosistem heterogenitas rendah
labil terhadap proses
perlu
bantuan energi sebagai
maintenance

Environmental Hazards
Sumber atau agen dari lingkungan
sendiri yang dapat mempengaruhi
mutu lingkungan hidup sehingga
memberikan dampak pada
kesehatan manusia atau sebagai
Polutan lingkungan
1.
2.
3.
4.

Site and location hazards.


Biological hazards.
Chemical hazards
Physical hazards

Pengaruh lingkungan alami / buatan


dan perubahannya terhadap
kesehatan
masyarakat.
Kesehatan lingkungan merupakan

1.
2.
3.
4.
5.

sebuah sistem, ada 5 lingkup


komponen:
Faktor fisik,kimia,dan biologis.
Faktor sosial,ekonomi dan budaya
Efek ekologi,ekonomi dan estetik.
Sistem manusia secara individual.
Efek total pada manusia dan
kesejahteraannya.

Fisiologi
lingk

Akut

Lingkungan
Alami

buatan

Alami

Pencemaran
Lingkungan

Biologi
Kimia
Fisika
Perubahan

Perubahan
Lingkungan
Global

Health
effect

Psiko
Biologis

Derajat
Kesehatan

Sos-Bud
Buatan

Pencemaran
Lingkungan

Perilaku

Kronis

Yankes

SISTEM EKOLOGI LINGKUNGAN


KESEHATAN
LINGKUNGAN
FISIK, KIMIAWI DAN
BIOLOGIS

LINGKUNGAN SOSIALEKONOMI DAN BUDAYA

DAMPAK
EKOLOGI,
EKONOMI DAN
ESTETIKA

DAMPAK THD
SISTEM TUBUH &
MENTAL MANUSIA

10

LINGKUNGAN FISIK-BIOTIK

LINGKUNGAN SOSIO KULTURAL


DEMOGRAFI

INCOME

PEKERJAAN
MOBILITAS

EDUCATION
INFORMATION

KESEHATAN

ORG. SOSIAL

PELAYANAN
KESEHATAN

ADAPTASI
SOSIAL

ENTERTAINMENT
PERUMAHAN ,
SECOND GOOD

ADAT ISTIADAT

STRESS PSIKO
SOSIAL

11

PHYSICAL CHEMICAL AND BIOLOGICAL FACTORS


Sources of Chemical, Infectious Agent, Mutagenic Factors and
Physical hazards
Natural
Processes
& Condition

Productions,
Consumption,
Transportation

INSECT
VECTORS

LIFES MEDIA
AIR

WATER

Others
Humans

Animals

LAND
WEATHER &
CLIMATE

BIOLOGICAL LIFE
TERESTRIAL

FOOD

AQUATIC

LINGKUNGAN SOSIO-KULTURAL

KES

12

SIFAT LINGKUNGAN

TERBATAS
EKSISTENSINYA:
Habis pakai (No Renewable)
Bisa diperbaharui/diremajakan
(Renewable)

13

KESERAKAHAN MANUSIA DLM


EKSPLORASI SUMBER DAYA ALAM

KERUSAKAN MUTU KEHIDUPAN :


Habisnya sumber daya alam (hayati & psikis)
Menurunnya mutu media kehidupan (udara,
air, tanah) akibat pencemaran
Menurunnya mutu kehidupan sosial spiritual
MENURUNNYA DERAJAT KESEHATAN
PENDUDUK AKIBAT KERUSAKAN
LINGKUNGAN
14

PEMBANGUNGAN

Meningkatnya
kesejahteraan manusia
menjadi lebih baik (for
now and future)
dengan meningkatkan:
- Derajat kesehatan
- Menjaga kelestarian
lingkungan
- Dilakukan bertahap
dan berkelanjutan
15

PEMBANGUNGAN KESEHATAN
BERSIFAT SPIRAL

Pembangunan
kesehatan :
Bagian dr pembangunan
kesejahteraan bangsa
(fokus utama:
pembangunan nasional
berwawasan kesehatan)
berbentuk spiral (bertahap,
meningkat, berkelanjutan)
dipengaruhi situasi global
(politik, ekonomi, bio-fisik)
16

Konsep Pembangunan
Berkelanjutan
Peningkatan kesejahteraan manusia
yang berlangsung secara
berkelanjutan bukan hanya pada
generasi sekarang dengan menjamin
ketersediaan daya dukung lingkungan
hidup dalam jangka panjang

17

Aplikasi Pembangunan Berkelanjutan


Pertumbuhan
Ekonomi
Green
revolutio
n

Amenitie
s
protectio
Pembangunan n

Berkelanjutan

Meeting basic
human need
Environmenta
l Justice

Maintenanc
e ecosystem
health

18

Tujuan Pembangunan Berkelanjutan

Transisi demografi menuju populasi dunia yang


stabil dengan angka kelahiran dan kematian
yang rendah
Transisi energi menuju peningkatan efisiensi
dalam produksi dan penggunaan, ditambah
dengan peningkatan ketergantungan pada
sumberdaya terbarui
Transisi sumberdaya dengan mendasarkan pada
alam sebagai income tanpa menghabiskan
modal sumberdaya alam

19

Transisi ekonomi menuju


pembangunan berkelanjutan serta
pemerataan kemanfaatannya secara
global
Transisi politik menuju negosiasi
global dalam satu keterkaitan
kepentingan antara utara-baratselatan
Transisi etik dan spiritual menuju
perilaku yang menyatukan manusia
dengan lingkungannya dan antara
manusia

Konsep dasar pencemaran


Komponen pokok untuk dapat disebut
pencemaran:
1.

2.
3.

Lingkungan yang terkena adalah


lingkungan hidup manusia.
Akibat negatipnya pada manusia
Didalam lingkungan tersebut
terdapat bahan berbahaya yang
juga disebabkan oleh aktifitas
manusia.

Tanpa didahului perubahan lingkungan


manusia dan hewan yang hidup secara
primitifpun secara alamiah akan
mengeluarkan bahan pencemaran yaitu
faeces dan urine.
Perubahan lingkungan dapat
berpengaruh baik bagi manusia tetapi
juga dapat berdampak buruk.

Perubahan lingkungan alamiah:


pembusukan,gunung
meletus,iklim,panas,udara
dingin,tekanan udara
Perubahan lingkungan
buatan:bising,getaran ultrasonic
dan infrasonic,radiasi Xray,polusi
udara

Isu Pencemaran
1.Pencemaran dalam lingkungan rumah.
Fisik tertentu untuk layak huni;kekuatan
bangunan,kepadatan hunian
,pencahayaan,saluran limbah dan sirkulasinya
Dari perilaku penghuninya : kebiasaan
merokok,penggunaan kayu sebagai bahan
bakar,membuang sampah.
Dari sosial ekonomi : kemiskinan.
2.Lubang Ozon:ozon diatas stratosfir bersifat
melindungi mahkluk hidup dari sinar ultra
violet
Pencemaran: gas rumah kaca,hasil pembakaran
gas bahan bakar pesawat
supersonik,meningkatnya konsumsi CFC (cloro
Fuoro Carbon)

3.Pemanasan Global.
Naiknya intensitas efek rumah kaca
bertambahnya GRK: CO2,CFC,NO2 dan ozon
menyerap infra merah matahari yang
dipantulkan oleh bumi sehingga permukaan
troposfir suhunya naik.
CFC mempunyai intensitas lebih tinggi dibanding
CO2 dalam menyerap infra merah.CO2 naik
karena deforestation,meningkatnya
industrialisasi
berakibat
kepunahan jenis,perubahan musim dan iklim,
kenaikan permukaan laut.

Industrialisasi dan konsumsi


CFC yang tinggi akan
menghasilkan Asam Sulfat
(H2SO4) dan Asam Nitrat
(HNO3) yang bisa menimbulkan
hujan asam yang berakibat
matinya hutan dan danau.

4.Samodra:pencemaran biologis
dan kimia wilayah pantai
5.Keragaman Hayati:perubahan
lingkungan - Menghilangnya dan
langkanya beberapa species

Upaya pengendalian dampak


perubahan lingkungan
A.

B.

Upaya pengendalian dampak


terhadap lingkungan
Upaya pengendalian dampak
terhadap kesehatan

A.

Upaya pengendalian dampak terhadap lingkungan


Strategi pembangunan berwawasan lingkungan:
menjadikan lingkungan sebagai isu nasional
Menyusun tata ruang nasional: perubahan konsep
dari sanitasi lingkungan menjadi ekosistem wilayah.
Penetapan baku mutu lingkungan: kualitas
lingkungan yang masih bisa ditolelir
Pemantauan kualitas lingkungan: adanya zona
industri dapat ditetapkan alert sistem
Seleksi industri dan teknologi: perubahan orientasi
dari pendekatan represi menjadi prevention
approach clean production
Amdal: merupakan langkah antisipatif
Penataan hukum lingkungan: sanksi tegas dan
penegakan hukum.

Karakteristik pembangunan berwawasan


Lingkungan:

Proyek ekonomi yang bersih ( Clean


Production )
Berteknologi tinggi dengan Value added
besar dan pencemaran rendah
Tata ruang berorientasi ekosistem
Pemantauan Lingkungan yang terus
menerus
Penyusunan neraca SDA scr periodik untuk
mengetahui proses pengurusan kekeyaan
tanah air
Managemen pembangunan yang profesional
dan bersih berorientasi pada kesejahteraan
rakyat banyak
30

B. Upaya pengendalian dampak terhadap kesehatan

Isolasi: perlindungan mata air,larangan pergi


ketempat endemik malaria,lokasi industri jauh
dari pemukiman
Subsitution: menggantikan air yang terpolusi
dengan air yang bebas polusi, mengganti
penggunaan cairan yang toksik dengan cairan
yang aman, mengganti proses yang aman secara
kimiawi untuk proses yang menghasilkan polusi
bagi tanah, air dan udara.
Shielding: penggunaan barier untuk perlindungan
diri sementara:penggunaan kaca mata,pakaian
tertentu,penggunaan timah untuk emisi radiasi

J.S.

Treatment:
Destruction:merebus,pasteurisasi,oksidasi
Conversion: dengan proses kimia,campuran
asam kuat dan basa kuat
Removal : pemanfaatan sampah untuk daur
ulang
Inhibition:control PH
Prevention: pembatasan aktifitas,imunisasi,
penggunaan prophylactic agent untuk
menghindarkan infeksi.

KESIMPULAN

Salah satu komponen dalam sistem


ekologi adalah lingkungan alami buatan
(fisik, biotik, dan kimia) yang merupakan
kebutuhan hidup manusia sekaligus
mempengaruhi kualitas kehidupan
manusia.
Pencemaran lingkungan alami dan buatan
dapat bersifat alami atau diinduksi oleh
aktifitas manusia.
Perubahan pada alam akan mempengaruhi
seluruh komponen ekosistem.

Apabila perubahan tidak dapat lagi


dinetralisir sehingga mencapai
keseimbangan dapat menimbulkan
dampak secara langsung maupun tidak
langsung pada kesehatan manusia.
Pengendalian lingkungan alami buatan
harus dilakukan dengan pendekatan
sistem, sehingga tetap menjamin
keseimbangan alam.
Pengendalian dampak pada manusia dapat
dilakukan secara bertahap.