Anda di halaman 1dari 20

OLEH: RATNA INDRIYANTI

BAGIAN ILMU KEDOKTERAN GIGI ANAK


FAKULATS KEDOKTERAN GIGI UNIVERSITAS
PADJADJARAN
BANDUNG 2008

ORAL HABIT

PENDAHULUAN

Perhatian Khusus oleh Dokter Gigi

Dentist,

Terintegrasi:

pediatrician, psikolog, psikiater, speech


patologist, orang tua.

DEFINISI

HABIT adalah Suatu kegiatan yang relatif


otomatis setelah dilakukan dalam jangka waktu
yang panjang dan merupakan pola pikir atau
sikap yang relatif tetap dan terus menerus
Habit dalam rongga mulut ;

Normal pada bayi (fase oral 0-2 th)


Tidak normal bila berkepanjangan, penyimpangan
bentuk & tekanan abnormal strk dentofasial
(kebiasan burul/ORAL HABIT)

PERKEMBANGAN ORAL HABIT


PERAN
ORANG
TUA

PATOFISIOLOGI ORAL HABIT

ETIOLOGI ORAL HABIT

MACAM-MACAM ORAL HABIT

MACAM-MACAM ORAL HABIT

EFEK ORAL HABIT TERHADAP STRUKTUR


OROFASIAL

EFEK ORAL HABIT TERHADAP STRUKTUR


OROFASIAL
2.

Menghisap dan Menggigit Bibir


o

Muncul sendiri atau bersamaan dengan menghisap jari

Labioversi RA, Linguoversi RB, Openbite (kadangkadang), Overjet.


Klinis: bibir merah, meradang, membesar, teraan gigi
pada bibir RB
Tahap gigi campuran atau permanen.

o
o

EFEK ORAL HABIT TERHADAP STRUKTUR


OROFASIAL
3.

Menggigit Kuku

Usia 3-6 tahun, meningkat pada usia remaja


Manifestasi untuk melepas ketegangan
Tidak menyebabkan maloklusi
Pada beberapa kasus menyebabkan atrisi anterior RB
Kerusakan pada kuku

EFEK ORAL HABIT TERHADAP STRUKTUR


OROFASIAL
4.

Kebiasaan Mengedot (Pacifier Habit)

Hampir setiap anak menggunakan dot


Alasan ketenangan, menangis karena lapar, agar tidak
memasukkan jari ke dalam mulut
Hasil Penelitian: 90% berhenti pada usia 5 th, 100%
pada usia 8 th.

Anterior Openbite, Kontriksi Maksila, Posterior Crossbite,


Incompetent Lip.
Anterior crossbite biasanya sembuh dengan sendirinya
Posterior crossbite harus dirawat
PENANGGULANGAN: Konseling orang tua

EFEK ORAL HABIT TERHADAP STRUKTUR


OROFASIAL
5.

Kebiasaan Bernafas Melalui mulut (Mouth


Breathing)
Penyebabnya:

Obstructive
Habitual
Anatomical
Ciri2 : bibir atas pendek, muka panjang, wajah sempit, palatum
tinggi, lengkung gigi sempit membentuk huruf V sering
terlihat pada wajah tipe brachicephaly
Akibatnya : Anterior openbite, posterior crossbitedisertai
penyempitan maksila, maloklusi klass II divisi 1, tidak ada
selfcleansing anterior RA.

EFEK ORAL HABIT TERHADAP STRUKTUR


OROFASIAL
6.

Bruxism dan Bruxomania

Tanda:

Keausan gigi
Penyebab:

Causative factors: occlusal interference, restorasi terlelu tinggi,


faktor sistemik
Contributing factors: stress, cacat fisik dan mental

Akibat:

Gigi aus memendek, hihi fraktur/retak, gigi goyang, kerusakan


jaringan periodontal, sakit kepala, sakit pada otot
pengunyahan, hipertropi otot pengunyahan, eksostosis, resobsi
lingir rahang, sakit pada sendi temporo mandibular

Perawatan:

Fisik ; Night guard


Psikis ; Konseling

EFEK ORAL HABIT TERHADAP STRUKTUR


OROFASIAL
7.

Tongue Thrusting

Normal pada bayi


Tipe:

Simple Tongue Thrusting Swallow


Complex Tongue Thrusting Swallow

Akibat:

Protrusi rahang atas


Anterior openbite

PENANGGULANGAN:
MYOFUNCTIONAL, ORTHODONTIC

MALOKLUSI

MALOKLUSI

NAIL BITING

THERAPY

ALAT LAIN:
LIP BUMPER
ORAL SCREEN

LIP BUMPER
ORAL SCREEN

Anda mungkin juga menyukai