Anda di halaman 1dari 18

Kejadian Karsinoma Tiroid,

Diagnosis, dan
Penatalaksanaanya

Skenario 7

Seorang laki-laki berusia 60 tahun datang ke


klinik tempat anda bekerja dengan keluhan
terdapat benjolan dileher bagian depan yang
kian hari makin membesar, sejak 1 tahun
yang lalu. Awalnya benjolan tersebut kecil dan
tidak dihiraukan pasien, namun sekarang
pasien menjadi sulit menelan dan pasien
mengeluh tidak bisa bernafas dengan lapang.
Pasien juga mengeluh suaranya menjadi serak
akhir-akhir ini dan berat badanya menurun.

Rumusan Masalah

Laki-laki 60 tahun, terdapat benjolan dileher


bagian depan yang kian hari makin
membesar, sejak 1 tahun yang lalu. Pasien
menjadi sulit menelan dan pasien mengeluh
tidak bisa bernafas dengan lapang, suaranya
menjadi serak dan berat badannya menurun.

Analisis Masalah

Komplikasi

Pencegahan

Prognosis

Etiologi

Penatalaksanaan
- Medika mentosa
-- Non medika
mentosa

RM
Epidemiologi
dan faktor resiko

Anamnesa
Pemeriksaan :
- Fisik
- Penunjang
Diagnosa :
-Kerja
- Banding
Patofisiologi dan
manifestasi klinis

Hipotesis

Laki-laki tersebut diduga menderita Karsinoa


Tiroid.

Indentitas
RPS

Anamnesis

Keluhan utama :
Ditanyakan durasi waktu benjolan ini muncul, adakah nyeri,
banyak berkeringat, terasa berdebar, tangan rasa gemetar,
badan terasa panas, suka berada di tempat dingin,
penglihatan double, berat badan menurun, banyak/kurang
makan, sesak, cepat lelah, susah tidur.
RPD

Apakah bapak itu pernah menderita penyakit yang sama atau ada
gangguan lain pada lehernya.

Riwayat Makan
Riwayat Radiasi
Riwayat Keluarga

Pemeriksaan Fisik

Keadaan Umum :

Kesadaran : Compos Mentis


Pasien tampak sakit sedang
TTV :
TD
= 120/80mmHg
N
= 82x/menit
FP
= 26x/menit
Suhu tubuh = 36,8 0C
Inspeksi : terdapat benjolan pada leher
Palpasi : teraba benjolan pada leher berdiameter 12cm, konsistensi
keras, terdapat nyeri tekan, sukar digerakkan dari dasarnya. Pada daerah
leher dan supraclavicular teraba adanya pembesaran kelenjar getah bening.
Perkursi : Auskultasi :

Pemeriksaan
Penunjang

Pemeriksaan Laboratorium
Biopsi aspirasi jarum halus (BAJAH)
Pencitraan :
Sidik (sintigrafi) tiroid
USG
CT-Scan
MRI

Working Diagnosis

Adanya nodul yang semakin membesar dalam


1 tahun, gangguan menelan, gangguan
bernafas, seraknya suara, ditemukannya
benjolan nodular soliter 12 cm pada leher,
konsistensi keras, dan terfiksir pada dasarnya,
dengan usia 60 tahun dan berjenis kelamin
pria, memiliki kecurigaan sangat besar pada
karsinoma tiroid.

Differential Diagnosis

Karsinoma Nasofaring
Tumbuh di rongga
belakang hidung
penyebab blm pst
banyak dijumpai pada
orang2 ras mongoloid
dapat berkembang di
bagian mata, telinga,
kelenjar leher, dan otak
risiko tinggi biasanya
dimiliki laki2 atau ada
keluarga yg menderita
kanker ini.

Limfadenitis
Peradangan pd kel. Limfe
Disebabkan oleh virus,
bakteri, ataupun jamur
Gejala klinisnya
adalahdemam, adanya
benjolan yang lunak,
nyeri tekan, dan tandatanda peradangan (kulit
di atasnya terlihat merah
dan terasa hangat).

Manifestasi Klinis

Tanda dan gejala kanker tiroid adalah:


Terdapat pembesaran kelenjar tiroid atau
pembengkakan kelenjar getah bening di daerah leher
(karena metastasis).
Nodul ganas membesar cepat, dan nodul anaplastik
cepat sekali (dihitung dalam minggu), tanpa nyeri.
Merasakan adanya gangguan mekanik di daerah
leher, seperti gangguan menelan yang menunjukkan
adanya desakan esofagus, atau perasaan sesak yang
menunjukkan adanya desakan / infiltrasi ke trakea.
Suara penderita berubah atau menjadi serak.
Bisa terjadi batuk atau batuk berdarah.

Etiologi

Etiologi kanker tiroid belum jelas, pada


umumnya beranggapan karsinoma tiroid
berkaitan dengan banyak faktor, termasuk
radiasi ionisasi, perubahan genetik dan
onkogen, jenis kelamin, faktor diet, dll

Patofisiolo
gi

Epidemiologi

Insiden kanker tiroid bervariasi menurut negara


dan kawasan yang berbeda
Penderita wanita lebih banyak dari pria, ratio
pria terhadap wanita adalah 1 : 2-4
Anak2 usia dibawah 20 th dgn nodul tiroid
dingin mempunyai risiko keganasan 2x lebih
besar dibanding kelompok dewasa.
Kelompok usia diatas 60 th mempunyai
prevalensi keganasan lebih tinggi dan tingkat
agresivitas penyakit lebih berat.

Penatalaksanaan

Operasi
Terapi Ablasi Iodium Radioaktif
Terapi Supresi L-Tiroksin

Komplikasi

Gangguan menelan atau bernafas merupakan


komplikasi dari nodul tiroid mengingat letak
kelenjar tiroid yang berada di depan trakea
dan esofagus.
Metastasis ke bagian tubuh lain juga dapat
terjadi
apabila
adenokarsinoma
terus
berkembang menjadi ganas.

Prognosis

Prognostik bergantung pada jenis nodul.


Prognosis adenokarsinoma anaplastik buruk,
dan penderita biasanya meninggal dalam
waktu enam bulan sampai satu tahun setelah
diagnosis.

Kesimpulan

Beberapa penyakit memiliki kesamaan dalam


gejala klinis dan beberapa pemeriksaannya.
Namun bagaimanapun pemeriksaan yang
teliti
dan
lengkap
melalui
anamnesis,
pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang
mampu membedakan penyakit penyakit
tersebut. Seperti pada kasus nodul yang
keras, eutiroid, cepat membesar, terfiksir, dari
hasil biopsi histopatologi (terlihat tidak
berdiferensiasi) menunjukkan adenokarsinoma
anaplasia kelenjar tiroid.