Anda di halaman 1dari 15

Penyembelihan

Dalam Islam
Pendidikan Agama
Islam

DISUSUN OLEH ::
Sarah Azizah/16-011/Matematika A/10
Asmariyah Athaillah/16-025/Matematika A/24
Nur Alvidayanti/16-031/Matematika A/26
Ajijah/16-039/Matematika A/32

CONTENTS

Pengertian Sembelih
Macam-Macam Penyembelihan
Rukun Penyembelihan
Tata Cara Penyembelihan Hewan
Doa Ketika Menyembelih
Kesimpulan

Pengertian Sembelih
Penyembelihan disebut sebagai adz-dzakaah karena pembolehannya
secara syariat membuatnya menjadi baik. Adz-Dzakaah
(Penyembelihan) makna sebenarnya adalah membuat baik dan wangi, di
antara penggunaannya seperti raa-ihatun dzakiyyatun maksudnya bau
yang harum. Menyembelih sendiri adalah mematikan binatang agar
dapat dimakan dengan cara memotong tenggorokan dan urat nadi pokok
di lehernya sesuai dengan ketentuan dan aturan syariat. Penyembelihan
sesuai syariat Islam menjadi syarat utama halalnya daging binatang
halal. Syarat kehalalan daging ini merupakan rahmah Allah bagi umat
muslim, karena banyak hikmah di balik penyembelihan ternak.

Sebagaimana firman Allah Swt. :

Hai orang-orang yang beriman, makanlah yang baik-baik dari rezeki


yang dikaruniakan Allah kepada kalian, dan hendaklah kalian bersembah
sujud kepada-Nya (QS. Al Baqoroh : 172)

Allah mengharamkan kalian makan bangkai, darah, daging babi, dan


daging binatang yang disembelih atas nama selain Allah. Namun
barangsiapa terpaksa dan tidak melewati batas, maka tiadalah dosa
baginya. Sungguh Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS.
Al Baqoroh : 173)

Macam-macam Penyembelihan
1. Qurban : Secara bahasa, kata qurban berasal dari bahasa Arab dari kata dasar
qarraba-yuqarribu-qurba-nan, yang artinya mendekat. Dengan demikian, makna
qurban dalam Islam berarti mendekatkan diri kepada Allah Swt. dan berusaha
menyingkirkan hal-hal yang dapat membatasi kedekatan kita kepada Allah Swt.

2. Aqiqah : Aqiqah dalam segi bahasa berasal dari kata iqqah


yang berarti bulu atau rambut anak yang baru lahir. Aqiqah
dalam istilah agama adalah sembelihan untuk anak yang baru
lahir sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT dengan niat
dan syarat-syarat tertentu.

3. Mendapatkan Dengan Memburu :Berburu merupakan salah satu


cara untuk mendapatkan hewan yang kemudian disembelih
untuk dimakan.

Rukun Menyembelih

Syarat Orang Yang Menyembelih Hewan


Syarat Alat Penyembelih
Syarat Hewan Yang Disembelih

Syarat Orang Yang Menyembelih


Beragama Islam
Baligh
Berakal
Mempunyai keahlian yang baik dalam hal menyembelih
binatang

Syarat Alat Penyembelih


Tajam
Terbuat dari besi, baja, bamboo dan kaca
Tidak runcing dan tidak tumpul
Bukan kuku, gigi, atau tulang

Syarat Hewan Yang Disembelih


Hewan darat yang halal dimakan
Bukan hewan buas dan tidak bertaring
Bukan hewan yang haram
Sebelum disembelih hewan tersebut masih hidup

Tata Cara Menyembelih


Menyiapkan terlebih dahulu lubang penampung darah.
Peralatan yang akan digunakan untuk menyembelih disiapkan terlebih dahulu.
Binatang yang akan disembelih dibaringkan menghadap kiblat, lambung kiri
bawah.
Leher binatang yang akan disembelih diletakkan di atas lubang Penampung
darah yang sudah disiapkan.
Kaki binatang yang akan disembelih dipegang kuat-kuat atau diikat, kepalanya
ditekan ke bawah agar tanduknya menancap ke tanah.
Mengucap basmalah, kemudian alat penyembelihan digoreskan pada leher
binatang yang disembelih sehingga memutuskan, jalan makan, minum, nafas,
serta urat nadi kanan dan kiri pada leher binatang.

Doa Ketika Menyembelih



:
.
. : . .

. : .
. 1557 :3

Dari Aisyah bahwasanya Rasulullah SAW menyuruh mengambilkan kambing yang


bertanduk, hitam kakinya, hitam perutnya, hitam sekeliling matanya. Lalu kambing
itu didatangkan untuk disembelih. Maka beliau SAW bersabda, Hai Aisyah,
ambilkanlah pisau. Beliau bersabda lagi, Asahlah pisau itu dengan batu.
Kemudian Aisyah melaksanakannya. Kemudian beliau mengambil pisau dan
kambing tersebut, lalu membaringkannya untuk menyembelihnya. Beliau membaca,
Bismillaahi Alloohumma taqobbal min Muhammadin wa aali Muhammadin wa
min ummati Muhammadin (Dengan nama Allah, ya Allah, terimalah dari
Muhammad, keluarga Muhammad dan dari ummat Muhammad). Kemudian beliau
menyembelihnya. [HR. Muslim juz 3, hal. 1557]

Kesimpulan

Disyariatkannya penyembelihan sangatlah penting, karena dengan


begitu dapat diketahui mana yang benar dan mana yang salah, mana
yang diperintahkan, mana yang disunanhkan dan mana yang dilarang
dalam Islam.

Sekian
Wassalamualaikum Warahmatullahi
Wabarokatu