Anda di halaman 1dari 23

Company

LOGO

SEKSIO SESAREA

dr.H.Umar Malinta, SpOG(K)

Sejarah
Asal istilah cesarean section masih belum jelas
1.

Julius Caesar dilahirkan perabdominal ?

Sejarah
2. Hukum Roma Lex Caesar
Semua wanita hamil yang meninggal, janin
didalam perutnya harus dikeluarkan lewat
perutnya
3. Bahasa Latin Caedare berarti memotong
Anak yang dilahirkan dari ibu yang meninggal
disebut sebagai Caesones

Definisi

Lahirnya janin melalui insisi pada dinding


abdomen (laparotomi) dan insisi pada
dinding uterus (histerotomi)

Frekuensi
Di Amerika Serikat
Tahun 1965 4.5%
Tahun 1980 16.5%
Tahun 1988 24.7%
Frekuensi Seksio Sesarea juga di seluruh
dunia, tetapi masih lebih rendah dari pada di AS
Tahun 1985 di AS
22.7%
di Kanada
19%
di Denmark
13%
di Inggris
10%
di Jepang
7%

Indikasi
INDIKASI IBU
Wanita dengan abdominal cerclage
Lesi obstruksi pada traktus genitalis bawah:
keganasan dan kondiloma vulvovaginal yg besar
Wanita dengan riwayat kolporafi dan

inflammatory bowel disease yg mengenai anus

Indikasi
INDIKASI JANIN

Malpresentasi
Kelainan kongenital: Neural Tube Defect,
Hidrosefalus, skeletal displasia sedangkan
defek dinding abdomen (gastroschisis dan
omphalocele) masih kontroversi
Gawat janin
Infeksi herpes genital: Terutama bila pertama
kali terinfeksi, bila infeksi yg rekuren risiko
neonatal karena adanya antibodi maternal
Infeksi HIV

Indikasi
INDIKASI IBU & JANIN

Plasenta previa
Disproporsi Kepala Panggul
Kontra indikasi untuk melahirkan pervaginam:
Pada wanita dengan scar uterus (riwayat
miomektomi atau seksio sesarea klasik)

Kontra indikasi
Keadaan kesehatan ibu (misalnya penyakit paru
yg berat) di mana operasi dapat
membahayakan keselamatan ibu
Janin dengan abnormalitas karyotypic (trisomy
13 atau 18)
Janin dengan kelainan kongenital yg dapat
menyebabkan kematian (anencefalus)

PREOPERATIF
Puasa minimal 8 jam (seksio sesarea elektif),
infus, lab: darah rutin, gol darah
Memasang manset tekanan darah dan monitor
Memasang kateter Foley
Evaluasi tempat insisi, rambut pubis dicukur
bila mengganggu proses penutupan kulit
Lakukan asepsis dan antisepsis kulit, sebelum
insisi, kulit pasien di jepit untuk mengetahui
anestesi sdh memadai dan perawat yg akan
menerima bayi sudah siap

INSISI ABDOMEN
Insisi midline infraumbilical
- Cepat mencapai uterus
- Perdarahan lebih sedikit
- Visualisasi abdomen bagian atas lebih mudah
dan dapat diperluas ke atas bila diperlukan
Insisi Transversal
- Lebih lama untuk mencapai uterus
- Nyeri
- Risiko incisional hernia
- Kosmetik
- Visualisasi pelvis cukup baik

INSISI ABDOMEN

Gbr. 1 Insisi midline infraumbilical

Gbr. 2 Insisi transversal

INSISI ABDOMEN
INSISI TRANSVERSAL
Insisi Pfannenstiel Insisi lengkung sedikit di
atas batas atas rambut pubis. Insisi sedikit
melewati batas lateral kedua muskulus rektus
sampai mencapai fascia. Fascia diinsisi sepanjang
insisi kulit. Muskulus rektus dipisahkan pd
midline
Insisi Maylard Insisi 2-3 cm di atas simfisis
ossis pubis, muskulus rektus bilateral di insisi
transversal (identifikasi dan ligasi a. epigastrika
inferior superfisial dan profunda). Fascia dan
peritoneum juga di insisi transversal

INSISI UTERUS
Insisi transversal atau vertikal, tergantung pd :
- Presentasi janin
- Umur kehamilan
- Lokasi plasenta
- Terbentuknya segmen bawah uterus
Pemilihan insisi harus mempertimbangkan
kecukupan ruang untuk melahirkan janin tanpa
risiko trauma terhadap arteri & vena uterina

INSISI UTERUS

Gambar 3. Insisi vertikal (klasik) (a), Insisi vertikal rendah (b),


Insisi transversal (c)

INSISI UTERUS

INSISI TRANSVERSAL
- Pada > 90% seksio sesarea dilakukan insisi
transversal rendah (Monroe-Kerr)
- Insisi dilakukan pada 1-2 cm di atas batas
vesika urinaria
Risiko ruptur uteri pada kehamilan berikutnya
1%, dan pasien dapat diinformasikan
kemungkingan untuk Vaginal birth after
caesarean (VBAC)

INSISI UTERUS

INSISI VERTIKAL
Insisi vertikal dilakukan bila : Segmen bawah
uterus tidak terbentuk, plasenta previa pada
dinding anterior, letak lintang atau janin
preterm dng presentasi nonverteks
Insisi vertikal rendah VBAC
Insisi vertikal Seksio sesarea pd kehamilan
berikut
Insisi vertikal kehilangan darah, waktu
operasi lebih lama, risiko lebih untuk trauma
pembuluh darah uterus

Melahirkan bayi

Gambar 4 dan 5. Proses melahirkan kepala bayi, tampak dari atas dan dari
samping

Penjahitan uterus

Gambar 6. Penjahitan dinding uterus lapis demi lapis

KOMPLIKASI
Dibandingkan dng persalinan pervaginam,
mortalitas dan morbiditas ibu
Angka mortalitas ibu : 6-22/100.000
kelahiran hidup dengan perkiraan 1/3 1/2
kematian ibu setelah seksio sesarea berkaitan
langsung dengan prosedur operasi
Penyebab utama morbiditas dan mortalitas
adalah infeksi, tromboemboli, komplikasi
anestesi, dan trauma pembedahan

Komplikasi intraoperatif

Laserasi uterus lateral atau inferior, pada


laserasi ke lateral hati-hati dengan a. uterina,
pada laserasi ke inferior waspada thd ureter
Trauma kandung kemih > 10% pada kasus
ruptur uteri dan 4% pd seksio sesarea
histerektomi
Trauma ureter 0.1% dari seluruh seksio
sesarea dan 0.5% pd seksio sesarea histerektomi
Trauma usus < 0.1% dari seluruh seksio
sesarea
Atonia uterus !!! Multipara, polihidramnion,
partus lama dengan gagal drips

Komplikasi
post operatif

Endomiometritis postpartum
Infeksi luka : 2,5% - 15%
Dehisiensi luka : 5% dari pasien dengan
infeksi luka
Infeksi traktus urinarius : 2-16%
Fungsi usus
Thromboemboli : Risiko terjadi trombus 3-5
x lipat pada seksio sesarea
Tromboflebitis pelvis

Company

LOGO