Anda di halaman 1dari 32

PROGRAM

KESELAMATAN
DAN KESEHATAN
KERJA
BY : Feriyanto, SKM

PENGERTIAN
RENCANA TINDAKAN KHUSUS
UNTUK MENCEGAH TERJADINYA
KECELAKAAN DI TEMPAT KERJA,
CEDERA DAN TIMBULNYA PAK
TUJUAN : UNTUK
MENGINTEGRASIKAN K3 DALAM
DESAIN SEMUA TEMPAT KERJA DAN
SEMUA KONDISI TEMPAT KERJA
2

ALASAN
1. UNTUK MEMBERIKAN
PERLINDUNGAN K3 DARI
PEKERJA
2. SECARA DRAMATIS
MENGURANGI BIAYA
KECELAKAAN
3

PERSYARATAN ISI
PROGRAM
1. PERNYATAAN DARI KEBIJAKAN
PERUSAHAAN
2. SISTEM UNTUK IDENTIFIKASI BAHAYA
DAN PENGUKURANNYA UNTUK
MENGONTROL BAHAYA-BAHAYA
3. PERNYATAAN ATAS TANGGUNG JAWAB
PERUSAHAAN, PR SUPERVISOR, & PR
PEKERJA
4. JADWAL UNTUK INSPEKSI RUTIN DI
TEMPAT KERJA & PROSES KERJA SERTA
PROSEDUR
4

PERSYARATAN ISI
PROGRAM
5. RENCANA UNTUK MENGKONTROL ZAT KIMIA DAN
BIOLOGI & UNTUK MEMANTAU LINGKUNGAN KERJA
6. RENCANA UNTUK MELATIH PARA PEKERJA & PARA
SUPERVISOR
7. PROSEDUR UNTUK MENGINVESTIGASI
KECELAKAAN, KEJADIAN YANG BERBAHAYA &
PENOLAKAN UNTUK BEKERJA
8. STRATEGI UNTUK PARTISIPASI PARA PEKERJA
DALAM AKTIVITAS K3
9. PROSEDUR UNTUK MENGKAJI ULANG & MERUBAH
PROGRAM
5

PROGRAM K3 DIPERLUKAN
UNTUK
1.
2.
3.

RS, RUMAH REHABILITASI, TEMPAT PERAWATAN


PENGECORAN LOGAM DAN PENGGILINGAN
TEMPAT KERJA DIMANA JENIS PEKERJAAN SBB
DILAKUKAN :
- Penyemprotan antena, pengeboran air, pengoperasian
helikopter
- perbaikan cat body & otomotif
- agen roti, produk susu
- pembangunan gedung, catering tenda
- pertanian & peternakan
- pekerjaan kehutanan, dll
6

Elemen Program K3
Untuk menerapkan dan mengembangkan sistim
manajemen K3 disusun program implementasi atau
elemen K3
Elemen K3 disesuaikan dengan kebutuhan masingmasing perusahaan berdasarkan hasil telaah awal dan
penetapan tujuan dan objektif yang ingin dicapai.
Untuk perusahaan ditetapkan 20 elemen penting
yang menjadi dasar implementasi program K3 dalam
perusahaan.

Elemen Program K3
1. Administrasi dan Prosedur
2. Identifikasi Bahaya (Hazards Identification)
3. Pembinaan dan Pelatihan (Safety Training&
Education)
4. Evaluasi Keselamatan Proyek (Project Safety Review)
5. Pengelolaan Bahaya Operasi (Operational Hazards
Management)
6. Sistem Ijin Kerja (Work Permit System)
7. Manajemen Kebakaran (Fire Management)
8. Alat Keselamatan (Safety Equipment)
9. Keselamatan Kontraktor ( Contractor Safety)
10.Keselamatan Lalu Lintas Jalan (Traffic Safety)

Elemen Program K3Bid.PDN


11. Inspeksi K3 (OHS Inspection)
12. Keselamatan Produk (Product Safety)
13. Manajemen B3 (Hazardous Material Management)
14. Panitia Pembina K3 (OHS Committee)
15. Penyelidikan Kecelakaan (Incident Investigation )
16. Pengelolaan Limbah (Waste Management)
17. Sistem Pelaporan K3 (OHS Reporting Systems)
18. Pengelolaan Keadaan Darurat (Emergency
Preparedness)
19. Audit K3 (OHS Audit)

Elemen Program K3
Elemen 1. Administrasi dan Prosedur
Tujuan : Meletakkan landasan operasional bagi usha K3 dalam
perusahaan

Implementasi :

Adanya organisasi K3 yang mantap


Adanya kebijakan Manajemen terhadap K3
Tersedinyanya SDM untuk mengelola K3
Ditetapkannya prosedur, peraturan, dan pedoman
kerja dalam bidang K3 dalam perusahaan.
Adanya Sistem Manajemen K3 yang terintegrasi

Elemen Program K3
Elemen 2. Identifikasi Bahaya
Tujuan :
Untuk mengetahui potensi bahaya serta masalah kritis yang ada
dalam perusahaan.
Sebagai landasan untuk menyusun rencana kerja dan penetapan
prioritas

Implementasi :

Melakukan Risk Asssessmen sejak tahap rancang bangun ,


konstruksi sampai pengoperasian suatu fasilitas.

Melaksanakan Identifikasi Bahaya dalam setiuap aktifitas


perusahaan.

Elemen Program K3
Elemen 3. Pembinaan dan Pelatihan
Tujuan :
Untuk meningkatkan kesadaran dan budaya K3 pada pekerja dan
seluruh pihak yang terlibat dalam operasi perusahaan.
Meningkatkan kualitas manusia sebagai pelaksana asepek K3

Implementasi :

Melakukan Program pelatihan K3

Melakukan promosi K3 (Safety Promotion).

Melaksanakan Job Safety Analisys

Mengembangkan komite K3 sebagai wadah peran serta


pekerja.

Elemen Program K3
Elemen 4. Evaluasi Keselamatan Proyek
Tujuan :
Untuk meyakinkan bahwa semua kegiatan proyek telah memenuhi
standar dan persyaratan K3 yang berlaku sehingga adanya potensi
bahaya dapat dideteksi secara dini

Implementasi :

Melakukan Kajian terhadap semua proyek dengan melibatkan


unsur K3

Melakukan teknik analisa bahaya pada proyek seperti Hazops,


Fault Tree Analysis, Safety Review dsb.

Elemen Program K3
Elemen 5. Pengelolaan Bahaya Operasi
Tujuan :
Untuk meyakinkan bahwa semua kegiatan operasi telah dijalankan
dengan standar keselamatan yang baik sehingga terhindar dari
bahaya kecelakaan.

Implementasi :

Menetapkan prosedur kerja aman untuk setiap kegiatan operasi


terutama yang berbahayta misalnya prosedur masuk ruang
tertutup, prosedur pengelasan, prosedur menangani bahan
kimia, menjalankan peralatan operasi , pengecatan dsb.

Menetapkan standar operasi yang aman untuk setiap kegiatan


operasi misalnya kegiatan bongkar muat
Pabrikasi,Penimbunan, pengepakan dsb.

Elemen Program K3
Elemen 5. Pengelolaan Bahaya Operasi
Jenis Bahaya Operasi :
Kecelakaan terhadap manusia

Kebakaran dan peledakan

Tumpahan minyak

Pencemaran

Kerusakan sarana operasi

Gangguan lingkungan/pencemaran

Gangguan terhadap kesehatan pekerja.

Elemen Program K3
Elemen 6. Sistem Ijin Kerja
Tujuan :
Mengamankan semua pekerjaan melalui sistim ijin tertulis
Implementasi :

Memberlakukan sistem Ijin Kerja untuk setiap jenis pekerjaan

Menetapkan prosedur tertulis yang menyangkut aspek


pertanggungan jawab, wewenang dan tata cara pengeluaran ijin
kerja

Jenis Ijin Kerja


Ijin Kerja Dingin
Ijin Kerja Panas
Ijin Masuk Ruang tertutup.
Ijin Kerja listrik dsb.

Elemen Program K3
Elemen 7. Manajemen Kebakaran
Tujuan :
Untuk mengelola potensi bahaya kebakaran sejak tahap
pencegahan, pendeteksian, penanggulangan dan rehabilitasinya.
Implementasi :

Memberlakukan sistem Manajemen Kebakaran yang baik yang


meliputi elemen sebagai berikut :
Komitmen

Organisasi dan administratip


Identifikasi Bahaya Kebakaran
Tinjauan Rancang bangun
Pembinaan dan Pelatihan
Proteksi Kebakaran
Inspeksi Kebakaran
Tanggap darurat
Penyelidikan Kebakaran
Audit Kebakaran

Elemen Program Perusahaan


Elemen 7. Manajemen Kebakaran
Tahap Manajemen Kebakaran :
Pencegahan kebakaran (Fire Prevention)
Deteksi Kebakaran (Fire Detection and Alarm)
Pemadaman Kebakaran (Fire Fighting)
Penyelamatan manusia dan barang (Salvage and Resque)

Pra Kebakaran
Pencegahan
kebakaran

Saat Kebakaran
Penanggulangan
kebakaran

Pasca Kebakaran
Rehabilitasi
kebakaran

- Memdamkan Api

- Rehabilitasi kerusakan

- Minimisasi Api

- Melokalisir api

- Penyelidikan kebakaran

- Mencegah terjadinya api

- Menyelamatkan manusia

- Peningkatan sistem

- Deteksi dini Api

dan harta

Elemen Program Perusahaan


Elemen 8. Alat Keselamatan Kerja
Tujuan :
Menyediakan alat keselamatan untuk setiap pekerjaan yang
berbahaya
Meyakinkan bahwa alat keselamatan tersedia, memenuhi stadar,
sesuai dan digunakan dengan baik.
Implementasi:
Penyediaaan Alat Keselamatan kerja untuk setiap jenis pekerjaan
yang berbahaya
Menetapkan prosedur penggunaan alat keselamatan kerja.
Mengadakan Job Safety Analysis untuk menentukan kebutuhan alat
keslamatan.
Melakukan kegiatan kampanye Keselamatan.

Elemen Program K3
Elemen 8. Alat Keselamatan Kerja
Manfaat Alat Keselamatan Kerja

Mengurangi dampak kecelakaan yang terjadi, bukan mencegah


terjadinya kecelakaan .
Jenis Alat Keselamatan :

Alat Pelindung Kepala

Alat Pelindung Mata

Alat pelindung Muka

Alat Pelindung Pendengaran

Alat Pelindungan Pernafasan

Alat Pelindung Tangan

Alat Pelindung Badan

Alat Pelindung Jatuh

Alat Pelindung Kaki

Alat Pelindung Tenggelam

Elemen Program K3
Elemen 9. Keselamatan Kontraktor
Tujuan

Melindungi semua pekerja kontraktor yang bekerja di lingkungan


perussahaan.
Mencegah terjadinya kecelakaan yang disebabkan kegiatan kerja
kontraktor perusahaan .
Implementasi :

Prosedur Keselamatan Kerja Kontraktor

Pelatihan dan pembinaan kontraktor sebelum dan selama bekerja

Kampanye K3 secara berkala

Sistem Ijin Kerja untuk pekerja kontraktor

Penyediaan Tenaga Khusus K3 untuk kontraktor yang bekerja dalam perusahaan

Pengawasan dan inspeksi berkala kegiatan kontraktor

Elemen Program K3
Elemen 10. Keselamatan Lalu Lintas Jalan
Tujuan

Mencegah kecelakaan yang terjadi dalam operasi pengangkutan


dalam perusahaan
Melindungi aset perusahaan, kontraktor dan masyarakat umum
akibat kecelakaan.
Latar Belakang
Kegiatan perusahaan banyak menyangkut aspek Lalu lintas jalan
dalam menyalurkan bahan baku atau produk
Angka Kecelakaan Lalu Lintas relatif tinggi di Indonesia
Kecelakaan Lalu lintas menimbulkan kerugian bagi perusahaan
Implementasi :

Menerapkan Manajemen Keselamatan Lalu Lintas Jalan

Elemen Program K3
Elemen 10. Keselamatan Lalu Lintas Jalan
Implementasi :

Menerapkan Manajemen Keselamatan Lalu Lintas Jalan

Pemeriksaan Kenderaan Bermotor secara berkala

Pelatihan dan Pembinaan Penngemudi

Pengawasan dan pembinaan

Faktor Penyebab Kecelakaan Lalu Lintas

Faktor Manusia

Faktor Kenderaan

Faktor Jalan

Faktor Alam

Elemen Program K3
Elemen 11. Inspeksi K3
Tujuan:

Menditeksi adanya kondisi dan tindakan tidak aman

Mengetahui adanya penyimpangan dari peraturan atau standar yang berlaku

Meyakinkan bahwa operasi berjalan dengan aman

Implementasi :

Melakukan Inspeksi K3 secara Berkala pada setiap tempat kerja

Membentuk Tim Inspeksi untuk melakukan inspeksi berkala, misalnya dari P2K3.

Melaporkan hasil inspeksi secara berkala kepada manajemen terkait

Menindaklanjuti semua hasil inspeksi berkala

Elemen Program K3
Elemen 12. Keselamatan Produk
Tujuan:

Menjamin bahwa semua produk yang dipasarkan telah aman digunakan oleh
konsumen, dan lingkungan.

Mencegah terjadinya klaiam akibat dampak produk yang dihasilkan sesuai dengan
ketentuan dalam Undang-undang Konsumen.

Implementasi :

Menerapkan sistem labeling pada setiap produk

Mengembangkan promosi penjualan dengan mamasukkan aspek keselamatn produk

Mengevaluasi aspek Keselamatan dari setiap produk yang dipasarkan

Identifikasi bahaya, kecelakaan dan klaim konsumen pengguna produk

Membuat sistem data base (MSDS) produk yang dipasarkan.

Elemen Program K3
Elemen 13. Manajemen B3
Tujuan:

Mengelola semua bahan B3 yang digunakan, dihasilkan dan dipasarkan perussahaan


dengan aman dan selamat.

Melindungi tenaga kerja, lingkungan dan masyarakat luas dari dampak penggunaan
bahan B3

Implementasi :

Menerapkan konsep Manajemen Lingkungan ISO 14.00 sejak tahap rancang


bangun, konstruksi, operasi dan disposal.

Menidentifikasi semua B3 yang ada dalam perusahaan

Melakukan pengelolaan B3 dengan cara yang benar dan am,an

Menetapkan prosedur pengelolaan B3

Elemen Program K3
Elemen 14. Panitia Pembina K3
Tujuan:

Mengembangkan keterlibatan semua unsur dalam program K3

Membantu Manajemen dalam mengimplementasikan program K33 dalam perushan.

Implementasi :

Membentuk P2K3 dalam setiap unit kegiatan.

Menyelenggarakan kegiatan P2K3 secara berkala dengan melibatkan semua unsur


terkait dalam perusahaan.

Menyelenggarakan rapat Panitia secara berkala dan memberikan masukan kepada


manejemen tentang upaya peningkatn K3 dalam perusahaan.

Elemen Program K3
Elemen 14. Penyelidikan Kecelakaan
Tujuan:

Meyakinkan bahwa semua kecelakaan baik kecil atau besar telah diteliti dengan
benar untuk mengetahui sebab utamanya

Sebagai bahan untuk menentukan langkah pencegahan terulangnya kejadian serupa..

Implementasi :

Membentuk Tim Penyelidik Kecelakaan yang meneliti semua kasus kecelakaan yang
terjadi.

Membuat laporan penyelidikan kecelakaan disertai saran positip untuk mencega


terulangnya kejadian serupa

Menetapkan prosedur penelitian kecelakaan yang baku dalam perusahaan,


penanggung jawab, dan sistem pelaporan serta tindak lanjutnya.

Elemen Program K3
Elemen 16. Pengelolaan Limbah
Tujuan:

Meyakinkan bahwa semua bahan buangan perusahan telah dikelola dengan cara
yang benar sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Menghindarkan terjadinya pencemaran, kecelakaan atau laim dari pihak laing


berhubungan dengan bahan buangan dari operasi perusahan.

Implementasi :

Menetapkan Sistem Manajemen Limbah dalam perusahaan yang meliputi :

Limbah Cair

Limbah Padat

Limbah Gas

Menerapkan konsep pengelolaan Limbah yang meliputi :

Reduce (waste minimization)

Reuse

Recycling

Treatment

Elemen Program K3
Elemen 17. Pelaporan K3
Tujuan :
Melaksanakan pelaporan sesuai dengan ketentuana yang berlaku kepada
instansi terkait
Sebagai bahan masukan bagi manajemen
Sebagai bahan analisa kejadian untuk mengembangkan program K3

Implementasi :
Sistem Pelaporan Kecelakaan Kerja
Sistem Pelaporan Kebakaran
Sistem Pelaporan Penyakit akibat kerja
dll

Elemen Program K3
Elemen 18. Pengelolaan Keadaan Darurat
Tujuan :
Meyakinkan bahwa semua keadaaan darurat dapat diatasi dengan cepat,
tepat dan aman.
Menekan kerugian akibat kejadian yang tidak diinginkan dengan
menanggulanginya sedini mungkin.
Menjamin Koordinasi dalam penanggulangan keadaan darurat.

Implementasi :
Prosedur Keadaan Darurat Kebakaran
Prosedur Keadaan Darurat Kecelakaan/Disaster
Prosedur Keadaan Darurat Pencemaran/tumpahan minyak
Prosedur keadaan Darurat Kegagalan Tenaga.

Elemen Program K3
Elemen 19. Audit K3
Tujuan :
Untuk mengetahui adanya penyimpangan dalam pelaksanaan K3
Untuk mengetahui kelemahan dan kelebihan perusahaan dalam menerapkan
K3
Sebagai dokumen otentik untuk menghadapi klaim pihak ketiga
Dasar pemberian Penghargaan K3.

Implementasi :
Audit Keselamatan (Safety Audit)
Audit Kebakaran ( Fire Audit)
Audit Kesehatan Kerja