Anda di halaman 1dari 4

PENGUKURAN

RESISTOR
BY : ARMAN MULIA

Resistor
Resistor adalah suatu komponen yang banyak dipakai di
dalam rangkaian elektronika. Fungsi utamanya adalah
membatasi (restrict) aliran arus listrik.
Untuk mengukur nilai tahanan /resistan (resistance),
saklar jangkauan ukur berada pada posisi (Ohm).
Batas ukur (range) x1, x10, dan xkW. Batas ukur (range)
untuk Ohm-meter dari Multimeter bervariasi,
tergantung tipe dan merk Multimeter. Sebagai contoh,
Multimeter merk Sanwa tipe SP10D memiliki batas ukur
(range) x1, x10, dan xkW. Multimeter merk Protek A803
memiliki batas ukur (range) x1, x10, x100, xkW, dan
x10kW.

Langkah-Langkah Pengukuran Resistor


Masukkan kabel penyidik (probes) warna merah ke lubang kabel penyidik yang bertanda positip (+), kabel
penyidik (probes) warna hitam ke lubang
kabel penyidik yang bertanda negatip (-).
c. Jika diperlukan, menggunakan sekrup pengatur posisi jarum (preset), atur posisi jarum pada papan skala sehingga
berada pada posisi angka nol.
d. Atur saklar jangkauan ukur pada posisi W.
e. Batas ukur (range) pada posisi x1, x10 atau kW, tergantung dari nilai resistor yang akan diukur.
f. Ujung dari kedua kabel penyidik (probes) dipertemukan.
g. Menggunakan tombol pengatur posisi jarum pada angka nol (zero adjustment), atur posisi jarum pada
papan skala hingga menunjukkan
angka nol.
h. Mengacu pada gambar 12, letakkan secara sembarang (acak) kedua ujung kabel penyidik (probes) pada kaki
komponen yang akan diukur.
i. Jarum pada papan skala bergerak ke kanan menunjukkan nilai satuan Ohm yang sama (atau mendekati) dengan
nilai satuan Ohm dari resistor
berdasarkan pita warna, artinya : resistor masih baik dan dapat digunakan. j. Bandingkan hasil pengukuran dengan
nilai resistor berdasarkan pita warna
yang ada di badan resistor tersebut.

b.