Anda di halaman 1dari 13

Senyawa

kompleks
Oleh:
Nur Elida
Bp 1511012033

Merupakan senyawa yang terbentuk


melalui ikatan koordinasi antara ion/atom
pusat dengan ligan. Disebut sebagai
senyawa kompleks karena sulit dipahami
pada awal penemuannya.

pembagian
Senyawa kompleks terdiri dari
atom pusat,
ligan,
bilangan koordinasi
atom atau gugus lain

Aktivitas biologis

Atom pusat
Merupakan bagian dari senyawa koordinasi yang
berada dipusat sebagai penerima psaangan elektron
sehingga dapat disebut sebagai asam lewis.
Umumnya berupa logam (terutama logam-logam
transisi).
Atom pusat merupakan atom unsur transisi yang
dapat menerima pasangan elektron pada
pembentukan ikatan dengan molekul atau anion
tertentu membentuk ion kompleks. Pasangan
elektron bebas dari ligan menempati orbital-orbital
kosong dalam subkulit 3d, 4s, 4p, dan 4d atom
pusat.

ligan
Merupakan basa lewis yang memiliki
pasangan elektron bebas, misalnya ligan
NH3, H2O dan CL- atau atom yang trikat
melalui ikatan . Melalui atom donor
suatu ligan melakukan ikatan kovalen
koordinasi dengan atom pusat yang ada.

Jenis-jenis Ligan
1. ligan monodentat

Ligan yang menyumbangkan 1 PEB ke atom pusat


Contoh: ion clorida, air, ion hidroksida, dan
amonia
2. ligan bidentat

Memiliki 2 atom donor dan keduanya dapat


digunakan untuk mengikat logam atau ion pusat.
Contoh: etilendiamin dan ion oksalat
3. polidentat

Memiliki lebih dari dua atom atau donor digunakan


untuk mengikat logam atau ion pusat.
Contoh: EDTA yang merupakan ligan
heksadentat

Aktifitas biologis Ligan


Contoh ligan dalam aktifitas bilogis
asam amino protein, seperti glisin, sistein,
histidin, histamin, dan asam glutamat
vitamin, seperti riboflavin dan asam folat
Basa purin, seperti hipoxantin dan
guanosin
asam trikarboksilat, seperti asam laktat
dan asam sitrat

Penggunaan

ligan dalam bidang farmakologi


A. Membunuh mikroorganisme parasit, dengan
cara membentuk kelat dengan logam essensial
yang diperlukan untuk pertumbuhan sel
B. Untuk menghilangkan logam yang tidak
diinginkan atau yang membahayakan organisme
hidup
C. Untuk studi fungsi logam dan metaloenzim
pada media biologis

chelat
Senyawa yang dihasilkan oleh
kombinasi senyawa yang mengandung
gugus elektron donor dengan ion logam,
membentuk suatu struktur cincin.

Gugus-gugus kimia yang dapat membentuk chelat


antara lain gugus
Amina primer, sekunder dan tersier
Oksim
Imina
imina tersubstitusi
Tioeter
Keto
Tioketo
hidroksi tioalkohol
Karboksilat
Fosfonat
sulfonat

Contoh kelat dalam sistem biologi


1.

kelat yang mengandung Fe. Contohnya enzim


non forfirin dan molekul transfer oksigen.

2.

kelat yang mengandung logam Cu. Contohnya


enzim oksidasi.

3.

kelat yang mengandung logam Mg. Contohnya


enzim proteolitik, fosfotase an karboksilase.

4.

kelat yang mengandung logam Mn. Contohnya


oksaloasetat dekarboksilase, arginase, dan
prolidase.

5.

kelat yang mengandung logam Zn. Contohnya


insulin, karbonik anhidrase dan laktat
dehidrogenase.

6.

kelat yang mengandung logam Co. Contohnya


Vit.B12 dan enzim karboksi peptidase