Anda di halaman 1dari 18

KIBAN U MEUNAN

MINYEUK, KIBAN DU
MUENAN ANEUK
Artinya :
Bagaimana bentuk
kelapa begitulah
bentuk minyaknya,
bagaimana bentuk
bapaknya begitulah
bentuk anaknya

KULIT
KELOMPOK 5

1. Megi satria
2. Meuthya sr
3. Ade mustika
4. Zulhilmi
5. Hanum harfindah
6. Taufik Qurrahman
7. M.Herlan Dani
8. Erdi Rahmat
9. Sastika Rani
10.Rahul Alfadhil
11.Syahrul fardi

(10-130)
(10-094)
(10-160)
(10-30020)
(10-080)
(10-026)
(10-152)
(10-30018)
(10-118)
(10-30012)
(07-090)

KULIT
Kulit
(Integumentum
Communae)
menutupi seluruh permukaan badan,
terdiri atas lapisan : epidermis dan
suatu lapisan jaringan penyambung
berupa
dermis
(korium)
serta
hipodermis (sub kutis) yang terdiri atas
jaringan ikat longgar menghubungkan
dermis dengan jaringan dibawahnya.

Fungsi Kulit

1. Membungkus serta melindungi tubuh

hewan terhadap pengaruh luar yang


merugikan.
2. Ikut mengatur suhu tubuh serta kadar air.
3. Membuang garam dan hasil metabolisme
yang berlebihan.
4. Melindungi tubuh terhadap pengaruh fisik,
kimia dan jasad renik kedalam tubuh.

Epidermis
Terdiri atas epithel pipih banyak lapis yang
bertanduk, memiliki lima lapis utama yakni:
1. Stratum basale / stratum germinativum :
merupakan lapis paling bawah terdiri atas
epithel kubis atau silindris sebaris rendah.
2. Stratum spinosum : sel penyusunnya berbentuk
poligonal terdiri atas beberapa lapis, semakin
keatas semakin memimpih.
3. Stratum granulosum : Satu sampai tiga lapis, sel
berbentuk elip dan mulai menunjukkan tanda
bertanduk
(cornification).
Sel
tersebut
mengandung kerantobilia dan fungsinya masih
belum jelas diketahui.

Lanjutan ....
4. Stratum lusidum

5.

:Tampak
sebagai
garis
bergelombang yang jernih antara stratum
granulosum dan stratum corneum. Terdiri atas
beberapa lapisan sel yang telah gepeng
tersusun sangat padat.
Stratum korneum : Merupakan lapis sel yang
paling luar, lapisan ini sangat tebal yang terdiri
atas banyak sekali lapisan sel sel gepeng yang
telah
mengalami
kornifikasi
atau
keratinisasi.Khususnya untuk stratum lusidum
hanya ditemukan pada daerah yang tidak
berambut, misalnya : planumnasale atau
bantalan kaki.

Dermis / Korium
Sering disebut Kutis vera, merupakan
bagian utama kulit, disusun oleh serabut
kolagen padat sedangkan serabut elastis
dan jaringan ikat lain sedikit.

1. Stratum papilleare : membentuk jalinan

dengan epidermis pada kulit tidak


berambut. Tampak papil, dan sering
terdapat ujung saraf pembuluh darah
serta saluran kelenjar peluh.
2. Stratum retikulare : Lapisan ini terdiri atas
jaringan pengikat yang mengandung
serabut serabut kolagen kasar yang

Hipodermis

Hipodermis atau sub kutis terdiri atas


jaringan ikat longgar yang banyak
mengandung serabut elastis. Dalam
keadaan patologis akan membentuk
beberapa rongga yang berisi cairan
(edema) atau udara (emphysema).
Daerah ini juga merupakan tempat
perlindungan lemak terutama pada
babi. Pada hewan yang gemuk sel
lemak dapat menyusup lebih dalam
dan terdapat diantara otot. Daerah

Kelenjar Kulit
1. Glandula Surodifera
Dibedakan atas dua type yakni : bentuk merokrin dan bentuk
apokrin
.Bentuk Merokrin
Bentuk kelenjar ini lebih banyak terdapat pada kulit yang
sedikit atau tidak terdapat rambut misal : telapak kaki. Lumen
ujung kelenjar agak sempit dan epithelnya berbentuk kubis,
sel epithel mengandung lemak, glikogen dan kadang pigmen
.Bentuk Apokrin
Banyak tersebar pada permukaan tubuh hewan piara karena
selalu berkaitan dnegan rambut. Disebut apokrin karena
sebagian dari ujung kelenjarnya tampak lebih luas dari
merokrin dan kutub bebasnya terlepas sebagai sekreta.
Bentuk epithel silindris dan tergantung aktivitasnya keadaan
mioepithel relatif lebih rapat.

Lanjutan ....
2.

Glandula Sebasea
Disebut juga kelenjar palit, membentuk semacam
lobulus yang memiliki membran basal. Alat
penyalurnya terdiri atas sel epithel pipih atau kubis
rendah selapis. Kelenjar ini bermuara pada leher
folikel rambut dan sekret yang dihasilkan berlemak
(sebum), yang berguna untuk meminyaki rambut
dan permukaan kulit. Glandula ini bersifat holokrin.

3. Glandula Mammaria
Kelenjar ini merupakan kumpulan kelenjar tubuloalveolar, yakni modifikasi kelenjar keringat. Kelenjar
ambing ini terdiri atas : puting dan ambing.

Lanjutan . . .

4. Kelenjar Kulit Khusus


Kelenjar kulit khusus perlu kita kenali karena mempunyai
peranan klinis yang cukup penting. Kelenjar tersebut
antara lain :
A. Glandula Anales.
Pada babi sekreta bersilat mukus sedangkan pada anjing
berbentuk lemak bermuara diluar zona kolumnaris ani
didaerah zona intermedia. Pada daerah peralihan anus
dan rektum babi dan karnivora membentuk zona
kollmnaris ani dengan jaringan limfoid dan fleksus
venosus.
B. Sinus Paranales (anal sac).
Terdapat pada ujung dinding lateral dubur, berbentuk
kantong berisi sekreta mirip lemak berwarna kelabu dan
busuk. Kantong ini mempunyai epithel pipih banyak lapis

C. Glandula circumanales
Kelenjar ini jelas terdapat pada anjing.
Terdapat dua macam yakni superfisial
berbentuk kelenjar palit dengan alat
penyalur pada folikel rambut dan profundal
bersifat non subaseus membentuk lobulus
dengan sel poligonal, berinti pucat. Butir
sekretanya mengandung protein yang
nantinya
membentuk
sekreta
bersifat
mukus.
D. Glandula tarsalia (Kelenjar Meibom)
Terdapat pada kelopak mata yang lebih
subur pada kelopak mata atas. Disekitar alat
penyalur
terdapat
lobulus
yang

E. Glandula preputiales
Berbentuk kelenjar kulit pada bagian dalam
prepusium. Kuda persebaran kelenjar ini
berbentuk cincin. Pada babi terdapat sakus
prepusialis yang memiliki papil dengan
banyak folikel getah bening.
F. Glandula uropigealis
Satu-satunya kelenjar kulit yang terdapat
pada ayam (unggas), letaknya dibagian
dorsal pada ruas ekor terakhir. Terdapat
sepasang, pada unggas air pertumbuhan
kelenjar
ini
lebih
subur.
Sekretanya
berfungsi melicinkan bulu.

SEKIAN
TERIMA KASIH