Anda di halaman 1dari 30

BAB 13

MEMBANGUN
SISTEM INFORMASI
Anggota Kelompok 7 :
Fregi Saputra
041411323055
Ajeng Putri Karisma
041411323056
Puput Trisnawati
041411323057
Fenny Gita Ariosa
041411323059
Sugeng Hidayat
041411323061
Rima Wulandari
041411323062
Amir Syarifudin
041411323063
Rizki Wahyu H.
041411323064
David Hari Setyawan
041411323065
Mutiara Jelita
041411323066

Pengembangan Sistem dan


Perubahan
Dalam Perusahaan
Empat macam perubahan struktural organisasi yang disebabkan oleh
teknologi informasi : (1) otomatisasi, (2) rasionalisasi, (3) rekayasa
ulang, (4) pergeseran paradigma.

Perancangan Ulang
Proses Bisnis:
1

Mengidentifikasi Proses Untuk Perubahan

Menganalisis Proses-Proses Yang Telah Ada

Merancang Proses Yang Baru

Mengimplementasikan Proses Yang Baru

Pengukuran Yang Terus-Menerus

PERANCANGAN ULANG
PROSES BISNIS
Manajemen proses bisnis menyediakan alat
bantu dan metodologi untuk menganalisis proses
yang telah ada, merancang proses yang baru, dan
mengoptimalkan proses-proses tersebut.
Perusahaan yang menjalankan manajemen proses
bisnis harus melalui langkah-langkah berikut:
1. Mengidentifikasi proses untuk perubahan
2. Menganalisis proses-proses yang telah ada
3. Merancang proses yang baru
4. Mengimplementasikan proses yang baru
5. Pengukuran yang terus-menerus

Alat Bantu bagi Manajemen


Proses Bisnis
Alat bantu manajemen proses bisnis meliputi
IBM, Oracle, dan TIBCO
Alat
bantu
membantu
bisnis
dalam
mengidentifikasi dan mendokumentasikan
proses yang memperlukan peningkatan,
menciptakan model untuk meningkatkan
proses, menangkap dan menegakkan aturan
bisnis
untuk
menjalankan
proses,
dan
mengintegrasikan sistem-sistem yang telah
ada untuk mendukung proses yang baru atau
dirancang ulang.

PROSES PENGEMBANGAN
SISTEM
Produksi &
Pemelihara
an
Konvers
i
Penguji
an

Memahami Masalah?
Memahami
Prespektif Pengguna

Analisi
s
Sistem

Memeriksa
Dok. & Kertas Kerja

Desain
Sistem

Observasi

Interview

Output
(User Focused Document)

Pemrogram
an

Apa Solusi-nya?
A
(+)
(-)

B
(+)
(-)

C
(
+
)
()

Feedback
Dari Pengguna

Apa yang bisa


Kita lakukan untuk
Pengguna?
Output
(Tecnical
Document)

MENYELESAIKAN
PROSES
PENGEMBANGAN
SISTEM
Pemrograman
Pengujian

Pengujian Sistem
Pengujian Penerimaan

Konversi

Parallel Strategy
Direct Cutover Strategy
Pilot Study Strategy

Produksi dan Pemeliharaan

PEMODELAN DAN PERANCANGAN SISTEM :


METODOLOGI TERSTRUKTUR DAN
METODOLOGI BERORIENTASI OBJEK

Metodologi

HIGH-LEVEL STRUCTURE
CHART
FOR A PAYROLL SYSTEM

This structure chart shows the highest or most abstract


level of design for a payroll system, providing an overview
of the entire system.

CLASS AND INHERITANCE

This figure illustrates how classes inherit the


common features of their superclass.

SIKLUS HIDUP SISTEM


TRADISIONAL
Merupakan
metode
pengembangan sistem yang
paling tua. Metodologi siklus
hidup
adalah
pendekatan
bertahap untuk membangun
sistem,
membagi
pengembangan
sistem
menjadi beberapa tahapan
yang formal.

Siklus hidup pengembangan sistem membagi


pengembangan sistem kedalam tahap-tahap
formal sebelum tahap selanjutnya dimulai

Analisis
sistem
Perancanga
n sistem
Pemrogama
n
Pengujian
Konversi

v
Produksi
dan
pemelihara
an

Metodologi siklus hidup sistem membagi tenaga


kerja secara sangat formal, antara pengguna
akhir dan spesialis sistem informasi.
Spesialis teknis seperti analis sistem dan
pemrogaman bertanggung jawab atas pekerjaan
analisis sistem, perancangan, dan implementasi.
Pengguna akhir hanya terbatas memberikan
kebutuhan informasinya dan menilai hasil
pekerjaan staf teknis

Siklus hidup sistem masih digunakan


untuk pengembangan sistem yang
besar dan rumit yang membutuhkan
keperluan analisis yang tepat dan
formal, spesifikasi yang ditentukan
sebelumnya dan kendali yang ketat
atas prosesnya. Namun, pendekatan
siklus hidup sistem membutuhkan
biaya besar, memakan banyak waktu
dan tidak fleksibel

PEMBUATAN PROTOTIPE
Pembuatan Prototipe
(Prototype)
Definisi Prototipe (Prototype)
Tahap tahap dalam
pembuatan Prototipe
(Prototype)
Keuntungan dan Kerugian
Pembuatan Prototipe
(Prototype)

PENGEMBANGAN OLEH
PENGGUNA AKHIR
(end-user development)
Adalah jenis Sistem Informasi yang dapat
dikembangkan oleh pengguna akhir dengan sedikit
jurnal dari spesialis teknis, atau bahkan tidak sama
sekali.
Bahasa Generasi Ke-empat (fourth-generation
language) adalah perangkat lunak yang membuat
pengguna akhir dapat membuat laporan mau
mengembangkan aplikasi peranglat lunak dengan
sedikit bantuan teknis atau tidak sama sekali. Lebih
cenderung tidak prosedural atau kurang procedural
dibandingkan dengan bahasa pemprograman pada
umumnya.

Bahasa procedural membutuhkan spesifikasi


urutan langkah kerja atau prosedur, yang
memberitahukan computer apa yang harus
dikerjakan dan bagaimana mengerjakannya.
Bahasa
non-prosedural
hanya
perlu
menentukan apa yang harus diselesaikan
alih-alih memberikan perincian mengenai
bagaimana cara melakukan tugasnya.

PROSES PEMBUATAN
PROTOTIPE
TAHAP 1
Mengidentifik
asi
Kebutuhan
Dasar

TAHAP 2
Mengembangk
an Suatu
Prototipe yang
Bekerja

TAHAP 3
Menggunaka
n Prototipe

Apakah
Penggun
a
Terpuask
an ?

Prototipe
Operasional

TIDAK
Membuat Revisi
TAHAP 4 dan Meningkatkan
Prototipe

Proses untuk mengembangkan prototipe


dapat dibagi-bagi ke dalam 4 tahap, karena
suatu
prototipe
dapat
dikembangkan
dengan cepat dan tidak mahal biayanya.
Maka para pembangun sistem dapat melalui
beberapa pengulangan, mengulang tahap 3
dan
4
untuk
menyempurnakan
dan
meningkatkan prototipe sebelum sampai
prngoprasionalan
final.

Secara keseluruhan, sistem pengembangan


oleh pengguna akhir dapat diselesaikan lebih
cepat dari pada yang dikembangkan dengan
siklus hidup yang konvensional. Dengan
memberikan
kemampuan
kepada
para
pengguna untuk menentukan kebutuhan
bisnis
mereka
sendiri,
pengumpulan
kebutuhan menjadi lebih baik, dan tingkat
keterlibatan pengguna menjadi lebih tinggi
dan mereka menjadi lebih puas dengan
sistemnya.

Komputasi pengguna akhir juga membawa resiko


bagi perusahaan karena berlangsung diluar
mekanisme yang tradisional untuk manajemen
dan control sistem informasi. Untuk membantu
perusahaan memaksimalkan keuntungan,
manajemen harus mengontrol pengembangan
aplikasi pengguna akhir dengan mengatur
pengeluaran biaya untuk proyek sistem informasi
pengguna akhir dan menentukan perangkat
keras, perangkat lunak , dan standart kualitas
untuk setiap aplikasi yang dikembangkan oleh
pengguna.

KATEGORI BAHASA GENERASI


KEEMPAT
Perangkat Generasi Keempat

Contoh Perangkat

Alat bantu perangkat lunak PC

Microsoft Excel, Microsoft Access

Bahasa Query

SQL

Pembuat Laporan

Crystal Report

Bahasa Grafis

SAS/GRAPH, Systat

Pembuat Aplikasi

WebFOCUS, QuickBase

Paket Aplikasi perangkat lunak

Oracle PeopleSoft, HCM, mySAP


ERP

Bahasa Pemrograman Tingkat


Tinggi

APL, NOMAD2

Paket perangkat lunak


aplikasi

PERUSAHAAN

PAKET
PERANGKAT
LUNAK

FITUR
PENYESUAIAN

PERMINTAAN
PROPOSAL

ALIH DAYA

Alih Daya

Perusahaan tidak
ingin
menggunakan
sumber daya
internalnya
Dalam
negeri
Dalam
negeri

Komputasi dan
perangka lunak
cloud computing

Pengembangan aplikasi
untuk perusahaan digital
Rapid Application Development
(RAD)
Pengembangan Berbasis
Komponen dan Layanan Web
Pengembangan Aplikasi Mobile

Rapid Application
Development (RAD)
Pengembangan aplikasi cepat ( rapid application
development ) digunakan untuk mengambarkan
proses
pembuatan
sistem
yang
dapat
dilangsungkan dalam waktu yang sangat singkat.
RAD mencakup penggunaan pemrograman visual
dan
perangkat
lainnya
untuk
membuat
antarmuka grafis bagi pengguna, pembuatan
prototype iterative dari elemen-elemen sistem
yang terpenting, otomatisasi pembuatan kode
program, dan kerja sama erat antara pengguna
akhir dan spesialis sistem informasi

Pengembangan Berbasis
Komponen dan Layanan Web
component-based
development,
yang
membuat sistem dapat dibuat dengan
merakit dan mengintegrasikan komponenkomponen perangkat lunak yang tersedia.
Perusahaan-perusahaan
menggunakan
pengembangan berbasis komponen untuk
membuat aplikasi e-commerce dengan
menggabungkan
komponen-komponen
yang tersedia secara komersial untuk
program
shopping
cart,
autentikasi
pengguna, mesin pencarian, dan katalog,
dengan potongan-potongan peranti lunak
untuk kebutuhan bisnis mereka tersendiri.

Pengembangan Aplikasi Mobile


Mengembangkan aplikasi bagi platform
mobile cukup berbeda dari pengembangan
untuk PC
Interaksi mobile secara fundamental berbeda
dari menggunakan desktop atau PC Laptop
Pengguna harus terus-menerus memperbesar
dan memperkecil gambar serta mengulir
untuk menemukan bahan material yang
relevan
Perusahaan biasanya merancang situs web
secara spesifik bagi antarmuka mobile dan
menciptakan banyak situs mobile untuk
memenuhi kebutuhan dari smartphone, tablet,

Desain web responsif


(responsive web design)
memungkinkan desain web untuk
secara otomatis merubah tata letak
sesuai dengan resolusi layar dari
pengunjung.
Pendekatan
ini
merupakan
campuran
yang
fleksibel atau grids, dan layout,
gambar yang fleksibel, dan queri
media yang mengoptimalkan desain
bagi konteks melihat yang berbeda

SELESAI