Anda di halaman 1dari 8

Organisasi

Kehidupan,
Individu dan
Populasi

Oleh : Ade Dwi Sasanti, S.Pi.,


M.Si

Pendahuluan
Biologi

berasal dari kata Bios yang


berarti kehidupan dan Logos yang
berarti ilmu

Biologi

adalah cabang ilmu yang


mempelajari perihal kehidupan (Ilmu
hayat). Mulai dari organisasi
kehidupan terkecil (sel) hingga suatu
populasi yang memiliki interaksi
dengan lingkungan abiotiknya

Dalam

biologi juga dipelajari


bagaimana arus energi dari matahari
berpindah dari satu organisme ke
organisme lainnya sehingga ada yang
berperan sebagai produsen dan
konsumen

Tumbuhan

hijau yang pertama kali


menangkap energi radiasi matahari
yang kemudian akan diubahnya
menjadi bntuk lain yang dapat
dimanfaatkan oleh makhluk hidup
melalui proses fotosintesis

Organisme

/ hewan yang
memanfaatkan tumbuhan sebagai
sumber energinya/makanannya
dinamakan konsumen

Produsen

dan konsumen ini dapat


berupa individu

Individu

berasal dari bahasa Latin,


In = tidak; dan Dividus = dapat
dibagi)

Individu

baru berasal dari individu


yang telah ada sebelumnya

Sekumpulan

individu yang sejenis


dinamakan populasi

Kata

populasi berasal dari bahasa


latin dan pada awalnya berarti
pendudukan

Faktor

yang harus diperhatikan dalam


populasi selain indivudu adalah waktu
dan tempat

Penelitian

mengenai populasi modern


dilakukan oleh Thomas Robert Maltus
melalui bukunya yang berjudul An
Essay on the Principle of Population
as its Affects the Future
Improvement of Mankind

Kepadatan

populasi adalah jumlah


individu dalam suatu waktu dan
tempat tertentu

Rumus

kepadatan populasi : Jumlah


individu per satuan ruang

Kepadatan

individu dapat berubah


karena faktor perpindahan atau
migrasi

Perubahan

kepadatan ditentukan
dengan menghitung selisih populasi
pada suatu rentang waktu tertentu

Perubahan

kepadatan dapat
diakibatkan oleh mortalitas
(kematian), natalitas (kelahiran) dan
migrasi (perpindahan)

Faktor

biotik dan abiotik juga dapat


mempengaruhi perubahan populasi
misal karena persaingan/kompetisi
sumber makanan, kompetisi ruang,
fluktuasi cuaca

Selain

berubah, populasi juga dapat


bertumbuh. Pertumbuhan populasi
dapat bersifat tertutup (di
laboratorium dalam kondisi
terkontrol) dan terbuka (di alam)

Populasi

juga dapat berfluktuasi