Anda di halaman 1dari 42

PERAN BIDAN DALAM ERA

EKONOMI GLOBAL

14

Bd. M.I. Murniati S. Sos, M. Kes

Derasnya arus globalisasi :

Tidak dapat dicegah

Mempengaruhi kehidupan
sosial masyarakat dunia,
Mempengaruhi munculnya
masalah/penyimpangan
etik
mempengaruhi pelayanan
kebidanan

akibat kemajuan teknologi/


ilmu pengetahuan
---menimbulkan
konflik terhadap nilai.

EKONOMI GLOBAL
Persaingan dalam ekonomi global tidak dapat
dicegah, maka perlu adanya rambu rambu untuk
menjadi acuan agar apa yang dikerjakan oleh
Bidan mempunyai payung hukum.
Maka perlu adanya etika pelayanan , dalam hal ini
OP IBI mempunyai Kode Etik Bidan yang harus
dipatuhi oleh anggotanya.

ETIKA

Etika bhs Yunani kuno ETHOS : Kebiasaan-kebiasaan / tingkah


laku manusia.
bhs Inggris ETHIS

: Tingkah laku / prilaku manusia


yang baik, yaitu tindakan yang
tepat yang dilakukan oleh
manusia sesuai dengan moral
pada umumnya.

Kode Etik : Norma-norma yang harus diindahkan oleh setiap


profesi dalam melaksanakan tugas profesinya dalam hidup di
Masyarakat.

EthicEthics
ETHICSes
merupakan

bagian dari filosofi yang


berhubungan erat
dengan nilai manusia dalam menghargai
suatu tindakan,
apakah benar atau salah dan apakah
penyelesaiannya baik atau salah
( Jones, 1994 ).

Contoh : Bidan Praktek Mandiri


Bidan

praktek mandiri menjadi pekerja yang bebas


mengontrol dirinya sendiri --- besar pengaruhnya u/
terjadinya penyimpangan etik.
Masyarakat makin terpelajar, makin banyak tuntutan,
salah satunya adalah hak otonomi pasien untuk turut
serta dalam menentukan pilihan bentuk asuhan yang
akan dialaminya.
Hak dan pilihan pasien perlu
dihormati
Disini Bidan berperan dalam memfasilitasi pilihan
pasien, jika pilihan pasien belum bermasalah dan
membahayakan kesejahteraan ibu dan janin.

Description

Pengertian

Bidan

adalah suatu profesi


Bidan diperlukan untuk meningkatkan kesejahteraan
ibu dan janinnya.
Bidan / midewife/ pendamping istri ?
Asal kata dari bahasa sangsekerta --- Wirdhan
: Wanita Bijaksana
Bidan : Seseorang yang telah menyelesaikan
pendidikan kebidanan yang diakui dan mendapatkan
lisensi untuk melaksanakan praktek kebidanan.

Midwives
Features

Ciri-ciri profesi Bidan


Mengembangkan

pelayanan yang unik pada

masyarakat.
Anggotanya disiapkan melalui pendidikan
kebidanan.
Memiliki serangkaian pengetahuan ilmiah
Anggotanya menjalankan tugas profesinya
sesuai dengan kode etik yang berlaku.

Lanjutan
Anggotanya

bebas mengambil keputusan


dalam menjalankan profesinya.
Anggotanya wajar menerima imbalan jasa
atas pelayanan yang diberikan. Ini berkait
dengan social ekonomi bagi bidan
Memiliki organisasi profesi yang selalu
miningkatkan kualitas pelayanan pada
masyarakat oleh anggotanya.

Setiap

Profesi mempunyai kode etik yang


berlaku bagi anggotanya, dan merupakan
etik terapan yang bersifat praktis dan
dapat dipakai sebagai pedoman dalam
bertindak / bersikap.

Etik dibedakan menjadi 2 kelompok :


Yang

berkaitan dengan sopan santun


dalam pergaulan, baik dalam tata tertib
di masyarakat maupun tatacara dalam
organisasi profesi.
Yang berkaitan dengan tindak tanduk
orang dalam menjalankan tugas
profesinya --- kode etik profesi

MENGAPA SETIAP

PROFESI
PERLU KODE ETIK ?

Pada era globalisasi saat ini


etik perlu dipertahankan:
*Agar nafsu keserakahan
manusia dapat dikekang
*Persaingan tidak sehat dapat
dicegah

Tujuan Kode Etik :

Untuk menjujung tinggi martabat dan citra profesi. Disini


perlu dijaga Image agar pihak luar tidak memandang
rendah/ remeh suatu profesi. Kode Etik profesi akan
melarang
tindak
tanduk
anggota
profesi
yang
mencemarkan nama baik profesi diluar.

Menjaga dan memelihara kesejahteraan anggotanya.


Meliputi kesejahteraan materiil dan spiritual/ mental
anggotanya.
Misal : aturan pembatasan tingkah laku yang tidak pantas/
tidak jujur angotanya dalan interaksi dengan sesama
anggota profesi.

Ethic Codes
Objectives

Meningkatkan
pengabdian
anggota
profesinya---- Setiap angota profesi
mengetahui tugas dan tangung jawab
pengabdian profesinya
Meningkatkan mutu profesi-------> Agar
setiap anggota profesi meningkatkan
mutu profesinya sesuai dengan bidang
pengabdianya

Ethic
Codes

Kode

Etik

Bidan

Pertama kali disusun tahun 1986 dan disyahkan


pada KONAS X TAHUN 1988,
Juklak disyahkan dalam RAKERNAS IBI tahun
1991-------- > sebagai pedoman dalam
berprilaku.
Pada tahun 2004 telah disusun kembali dan
dikembangkan etika dan kodee etik yang telah
ada.

Kode Etik tersusun menjadi


7 bagiann
I.Kewajiban

Bidan terhadap klien dan masyarakat ( 6 butir)

1.Bidan senantiasa menjunjung tinggi,menghayati dan mengamalkan


sumpah jabatannya dalam melaksanakan tugas pengabdiannya .
2. Bidan dalam menjalankan tugas profesinya menjunjung tinggi
harkat dan martabat kemanusiaan yang utuh dan memelihara citra
bidan.
3. Dalam menjalankn tugasnya senantiasa berpedoman pada
peran,tugas, dan tanggung jawab sesuai dengan kebutuhan klien,
keluarga dan masyarakat.

Lanjutan

4. Dalam menjalankan tugasnya mendahulukan


kepentingan klien, menghormati hak klien dan
menghormati nilai-nilai yang berlaku dimasyarakat.
5. Dalam menjalankan tugasnya senantiasa mendahulukan
kepentingan klien, keluarga dan masyarakat dengan
identitas yang sama sesuai dengan kebutuhan
berdasarkan kemampuan yang dimilikinya.
6. Bidan senantiasa menciptakan suasana yang serasi
dalam hubungan pelaksanaan tugasnya dengan
mendorong partisipasi masyarakat untuk meningkatkan
derajat kesehatannya secara optimal..

II.Kewajiban Bidan terhadap


tugasnya ( 3 butir )
1.

2.

Bidan senantiasa memberikan pelayanan


paripurna kepada klien,keluarga dan masyarakat
sesuai dengan kemampuan profesi yang dimiliki
berdasarkan kebutuhan klien, keluarga dan
masyarakat.
Bidan berhak memberikan pertolongan dan
mempunyai kewenangan dalam mengambil
keputusan dalam tugasnya termasuk keputusan
mengadakan konsultasi dan atau rujukan

Lanjutan

3. Bidan harus menjamin kerahasiaan


keterangan yang dipercayakan kepadanya,
kecuali bila diminta oleh pengadilan atau
diperlukan sehubungan dengan kepentingan
klien

Ethic
Codes

III. Kewajiban Bidan terhadap sejawat dan


Nakes lain (2 butir )
1.

Bidan harus menjalin hubungan dengan


teman sejawatnya untuk menciptakan
suasana kerja yang serasi

2. Setiap Bidan dalam melaksanakan tugasnya


harus saling menghormati baik terhadap
sejawatnya maupun Nakes lainnya

IV. Kewajiban Bidan terhadap


profesinya( 3 butir )

1.

2.

3.

Setiap Bidan harus menjaga nama baik dan


menjunjung tinggi citra profesinya dengan
menampilkan kepribadian yang tinggi dan
memberikan pelayanan yang bermutu kepada
masyarakat.
Setiap Bidan harus senantiasa mengembagkan
diri dan meningkatkan kemampuan profesinya
sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan
dan teknologi
Bidan senantiasa berperan serta dalam kegiatan
penelitian dan kegiatan sejenisnya yang dapat
meningkatkan mutu dan citra profesinya

V. Kewajiban Bidan terhadap diri


sendiri ( 2 butir )
1. Setiap Bidan harus memelihara
kesehatannya agar dapat melaksannakan
tugas profesinya dengan baik
2 : Setiap Bidan seyogyanya berusaha untuk
meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan
sesuai dengan perkembangan ilmu
pengetahuan dan teknologi.

VI. Kewajiban Bidan terhadap Pemerintah,


nusa bangsa dan tanah air ( 2 butir)
1. Bidan dalam menjalankan tugasnya senantiasa
melaksanakan ketentuan ketentuan Pemerintah
dalam bidang kesehatan, khususnya dalam
pelayanan KIA/KB dan kesehatan keluarga.
2. Setiap Bidan melalui profesinya berpartisipasi dan
menyumbangkan pemikirannya kepada
Pemerintah untuk meningkatkan mutu jangkauan
pelayanan kesehatan terutama pelayanan KIA / KB
dan kesehatan keluarga.

Ethic
Codes

7. Penutup ( 1 butir
Setiap Bidan dalam melaksanakan
tugasnya sehari-hari senantiasa
menghayati dan mengamalkan Kode
Etik Bidan Indonesia.

PERAN BIDAN DALAM ERA


GLOBALISASI
Perlu langkah strategis dalam
persaingan di era
globalisasi ini.
Selalu berpedoman pada kode etiks yang telah
disepakati
Apa kebutuhan masyarakat pada saat ini,terutama
untuk perkembangan dan Tumbuh Kembang Anaknya
Umumnya semua orang tua ingin anaknya menjadi
anak yang pintar dan menjadi generasi yang
berkualitas

Menjawab Kebutuhan Masyarakat


dalam Perkembangan dan Tumbuh
Kembang anaknya, maka

Masyarakat perlu memahami 1000 HPK ( Hari Pertama


Kehidupan ), yang merupakan kunci tumbuh tumbuh
kembang dan pembentukan karakter anak .
Bahwa 1000 HPK dimulai dari awal kehamilan sampai anak
usia 2 th.
Bahwa 1000 HPK menentukan kesehatan dan kecerdasan
anak yang akan berpengaruh pada masa produktifitasnya
( dewasa ), ini tentunya akan berkait dengan social
ekonominya kelak.

Lanjutan

Bahwa pemenuhan gizi paling efektif dimulai


sebelum masa kehamilan, kemudian berfokus pada
12 mgg pertama kehamilan, ini untuk menentukan
kesehatan anak hingga dewasa ( Wibowo,2012 )
Dalam 24 bulan pertama,merupakn masa yg harus
dijaga,ini merupakan periode penting untuk tumbuh
kembang optimal,jika masalah gizi tidak diatasi pada
masa ini, akan berdampak negative pada masa
selanjutnya ( Dafaera,2012 )

KOMITMEN IBI DALAM MENDUKUNG DAN


MENINGKATKAN KUALITAS 1000 HPK

Memberikan layanaan kebidanan dengan standar


professional.
Memberkan dukungan,asuhan dan nasehat selama
hamil,persalinan dan nifas, asuhan bayi dan anak.
Melaksanakan tugas profesinya secara professional dan
selalu mengembangkan diri sesuai perkembangan iptek,
khususnya mempersiapkan generasi berkualitas dalam
1000 hpk.
Membangun partnership,baik lintas program maupun lintas
sector terkait

1000 HPK bersama Bidan

1.

2.
3.
4.

Dimulai sejak ANC :


Melakukan deteksi dini tanda bahaya dan komplikasi
kehamilan.
Mengidentifikasi kebiasaan ibu hamil ( merokok?.Napza ?,
minum alcohol ? )
Identintifikasi status emosional ibu hamil, karena jika ibu
stress akan mempengaruhi perkembangan bayi .
Pendidikan kesehatan gizi ( pastikan ibu dengan gizi yang
baik,karena jika gizi buruk berakibat premature/BBLR, dan
rentan sakit.

lanjutan
5. Pendidikan kesehatan tentang simulasii janin dilakukan
sejak awal kehamilan
6. Menyiapkan lingkungan yang sehat ( bebas asap rokok,
bebas polusi udara ).
7. Imunisasi ibu hamil
8. Pencegahan infeksi selama hamil
9. Penguatan dukungan keluarga

1000 HPK
Saat Proses Kelahiran:
1.
2.
3.

4.

Pencegahan infeksi pada setiap persalinan


Memperkecil trauma sejak lahir dan selama masa anak,
khususnnya 1000 hpk persalinan fisiologis.
Persalinan fisiologis memberi kesempataan pada bayi
bersentuhan dengan microbiota non pathogen yang adaa
di jalan lahir akan memicu antibody fisiologis bayi
bekerja.
Memfasilitasi sedni mungkin bounding attachment dan
IMD

1000 PHK
Saat Pospartum sampai usia 2 tahun
1.

2.
3.
4.
5.

Memastikan bayi mendapat ASI Eksklusif dan


melakukan pendidikan kesehatan tentang : Pemenuhan
Gizi bayi, Pencegahan infeksi pada 1000 PHK, Stimulasi
tumbuh kembang, Tanda bahaya pada bayi.
Melakukan deteksi dini dan intervensi tumbuh kembang.
Memastikan bayi mendapatkan Imunisasi dasar lengkap
Memastikan ibu mendapatkan dukungan dari keluarga.
Memfasilitasi ibu menggunanakan kontrasepsi

Dalam era globalisasi ini persaingan yang

sehat sangat diharapkan, oleh sebab itu perlu


menjadi seorang bidan yang punya karakter , al :
1.

2.

3.
4.

Bidan harus mempunyai kemampuan klinik kebidanan :


Pelayanan kebidanan, Pelayanan keluarga berencana,
Pelayanan kesehatan masyarakat.
Bidan mempunyai kemampuan untuk memberdayakan
perempuan, melalui: Pendidikan kesehatan , konseling;
Pendampingan dan dukungan.
Bidan mempunyai Kemampuan kepemimpinan, baik untuk
diri sendiri, Pasien, Teman kerja dan lingkungannya.
Bidan mempunyai sensitive Jender, yaitu dengan
memberikan pelayanan berkualitas dengan
memperhatikan keadilan dan hak hak pasien ,terutama
hak reproduksinya.

Lanjutan
5. Bidan harus bisa memberikan pelayanan sepenuh hati :
simpati, empati, tulus iklas dan bekerja sama secara team.
6. Bidan yang berpenampilan prima, cerdas, dapat
memecahkan masalah dengan tepat ,menjadi bidan yang
dapat disejajarkan dalam era global.
7. Menjadi Bidan sahabat perempuan : dapat berperan serta
dalam memajukan perempuan dan memberi layanan yang
berfokus pada perempuan.
8. Bidan selalu mengembangkan diri, belajar untuk meraih
masa depan yang membuat keseimbangan dalam hidup
dan berkarya,
,

ANDA INGIN BERSAING


SECARA EKONOMI ????
Dalam implementasi di lapangan,

Perlu adanya pengembangan diri bidan secara terus


menerus dan berkesinambungan, meningkat-kan motivasi
dan melakukan perubahan secara terus menerus
Perubahan yang diharapkan adalah yg positif al,

* Semula menjadi seorang bidan yang malas menjadi rajin.

Menjadi bidan yang berfikir positif dan tidak berburuk


sangka.
Mempunyai disiplin tinggi, tepat waktu.

Lanjutan ..

Mempunyai kepedulian yang tinggi,


kesabaran dalam melaksanakan
kegiatannya.
Mempunyai rasa empati, pada
lingkungannya maupun pasien yang
ditanganinya.
Dalam menjalankan pelayanan, tidak lupa
selalu menghadirkan Tuhan

Jika ingin Bersaing dalam era


Global utuk peningkatan ekonomi
Berikanlah

pelayanan yang bermutu


Pelayanan Bermutu ;
Pelayanan kebidanan yang diberikan
dapat memuaskan setiap pemakai jasa
pelayanan, sesuai dengan etik dan
standar pelayanan profesi yang telah
ditetapkan

Pelayanan anda Bermutu ?


Adanya

Kepuasan
Pasien
Yang dilayanani
Oleh Bidan.
* Mereka tetap menjadi pasien anda.

Subyek Pelayanan

PENUTUP

IBI
O
P

MENINGKATKAN

MDGs 4
&5

Pemberdayaa
n
Perempuan

Mobilisasi
Pendidikan &
Masyarak
pelatihan Pelayana Pengabdian
at
n
Masyarakat

IBI KOMITMEN PADA PENCAPAIAN


MDGs 4 & 5

ADA 10 S : DALAM MEMBERIKAN


PELAYANAN
1.
3.
5.
7.
9.

SENYUM
SAPA
SYUKUR
SUGIH
SUKSES

2. SALAM
4. SABAR
6. SEHAT
8. SEMANGAT
10. SURGA

Kesimpulan :

Arus

Globalisasi makin mempengaruhi kehidupan


sosial masyarakat dunia---Penyimpangan etik
menimbulkan konflik terhadap nilai.
Ekonomi global meningkatkan daya saing untuk
meningkatkan mutu.
Bidan adalah suatu profesi, yang juga mempunyai
kode etik yang harus dipatuhi oleh anggotanya
Etik perlu dipertahankan, agar nafsu keserakahan
manusia dapat dikekang, persaingan yang tidak sehat
dapat dicegah

Anda mungkin juga menyukai