Anda di halaman 1dari 12

Perbandingan Uji Aktivitas Antioksidan dengan

Metode DPPH, ABTS dan FRAP dari Fraksi-Fraksi


Daun Kelor (Moringa Oleifera)
Oleh : Kelompok 1

Fidiah Malinda (24041315347)


Khadijah (24041315357)
Laila Tanor (24041315358)
Mahdin Abdil Goni (24041315359)
Mimim Rojena (24041315361)
Nor Hayanah (24041315366)
Rahmah Abdil (24041315373)
Resti Fauziah (24041315375)

Kelompok 1

PENDAHULUAN
Radikal
bebas

Tubuh

Stres
oksidatif sel

Sintetis

Efek samping
kurang baik

Bahan alam

Lebih aman

Antioksidan

Daun
kelor

DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA)

Daun kelor memiliki kandungan senyawa


isotiosianat dan glukosinolat

TAHAPAN EKSPERIMEN

Penyiapan
bahan

Ekstraksi

Fraksinasi

Uji
DPPH
ABTS
FRAC

Analisa
kandungan
senyawa

PENYIAPAN BAHAN

Pengumpulan
bahan

Determinasi
bahan

Pengolahan
bahan

EKSTRAKSI DAN FRAKSINASI

UJI DPPH, ABTS DAN FRAP

Ekstrak kental

Uji

DPPH
ABTS
FRAP

ABTS
ABTS

Decolourises

Senyawa
antioksidan

Decolourises

Senyawa
antioksidan

Berwarna

DPPH
DPPH

Senyawa
antioksidan

FRAP
TPTZ

ANALISA KANDUNGAN SENYAWA

Analisa kandungan senyawa dilakukan dengan


menggunakan KLT dengan berbagai penyemprot
bercak dan dilihat pada lampu UV.

PENELITIAN LANJUTAN

Melakukan biosintesis nanopartikel logam mulia


dengan bioreduktor daun kelor dan diukur
aktivitas antimikroba serta antioksidannya serta
diaplikasikan dalam sediaan topikal.

TERIMA KASIH