Anda di halaman 1dari 30

CHAPTER 4

STOIKIOMETRI
Komeyni Rusba

Hukum Dasar Kimia

1
Antoine Lavoisier

Joseph Proust

3
John Dalton

HK. KekekalanHK. Perbandingan HK. Kelipatan


Massa
Tetap
Perbandingan

Hukum Kekekalan Massa


Antoine Lavoisier (17431794)
menyatakan hukum ini pada abad
ke-18 melanjutkan penelitian
Joseph Priestley (17331804)

Massa tidak bisa


diciptakan dan tidak bisa
dihilangkan di dalam
reaksi kimia

2HgO 2Hg + O2

Contoh:
Sebanyak 0,455 g sampel magnesium,
dibakar dalam 2,315 g gas oksigen untuk
menghasilkan magnesium oksida. Setelah
reaksi terjadi, diperoleh massa oksigen yang
tidak bereaksi sebanyak 2,15 g. Berapakah
massa magnesium oksida yang terbentuk ?

Hukum Perbandingan Tetap


Joseph Proust (17541826):
Darimanapun sumbernya,
suatu senyawa tertentu
tersusun atas unsur-unsur yang
sama dalam bagian massa
(fraksi) yang sama
Analisis Massa Fraksi Massa
(g/20,0 g)
(bagian/1,00 bagian)

Persen Massa
(bagian/100 bagian)

8,0 g calcium
2,4 g carbon
9,6 g oxygen

0,40 calcium
0,12 carbon
0,48 oxygen

40% calcium
12% carbon
48% oxygen

20,0 g

1,00 part by mass

100% by mass

Hukum Kelipatan Perbandingan

Unsur-unsur dapat bersatu dalam


cara yang berbeda membentuk
senyawa yang berbeda-beda,
dimana rasio massanya merupakan
kelipatan bilangan bulat terkecil.

Contoh:
Terdapat 2 buah senyawa yang tersusun atas C dan O dengan
komposisi tertera di bawah ini. Tentukan rumus masing-masing
senyawa.

57,1 %massa oksigen


&
42,9 %massa karbon

72,7 %massa oksigen


&
27,3 %massa karbon

Karbon oksida I

Karbon oksida II

g oxygen 57.1

1.33
g carbon 42.9

g oxygen 72.7

2.66
g carbon 27.3

2.66 2
Rasio bilangan bulat terkecil

1.33 1

Konsep Mol

MOL
Jumlah zat yang
mengandung jumlah entitas
(atom, molekul, ion,
elektron) yang sama dengan
jumlah atom-atom yang
terdapat pada 12 g karbon23
Satu mol mengandung 6.022 x 1012
entitas
(Bilangan Avogadro, NA)

Hubungan antara Mol, Massa,


dan Jumlah Entitas
Massa
Mol
Ar atau Mr

Jumlahentitas
Mol
NA

Keterangan:
NA = Bilangan avogadro = 6,022 x 1023 mol-1
Entitas = atom, ion, molekul, partikel

Problems:
1. Berapa gram Ag yang ada dalam
0,0342 mol Ag?
2. Berapa jumlah atom Fe dalam 95,8 g
Fe?
3. Grafit adalah alotrop karbon yang
digunakan dalam pensil. Berapa mol
karbon yang ada dalam 315 mg
grafit?
4. Tentukan massa dari 3.22 x 1020
atom Mn (dalam gram) yang terdapat
dalam 1 kg tulang.
5. Berapa unit formula yang ada dalam
41,6 g ammonium karbonat? (Mr =
96,09 g/mol)

Persen Massa

%Massa unsur A

mol A dalam rumus x Ar/Mr A


x 100
Mr Senyawa

Problem:
Dalam mamalia, laktosa (gula susu) dipecah menjadi
glukosa (C6H12O6, Mr = 180,16 g/mol) nutrisi kunci untuk
menghasilkan energi potensial kimia.
a. Berapa persen massa setiap unsur di dalam glukosa?
b. Berapa gram karbon yang ada dalam 16,55 g glukosa?

Jawab:
a

6 x 12 g/mol
%Massa C
x 100% 39,87%
180,6 g/mol
12 x 1 g/mol
%Massa H
x 100% 6,65%
180,6 g/mol
6 x 16 g/mol
%Massa O
x 100% 53,16%
180,6 g/mol

Massa C = massa glukosa x %massa


= 16,55 g x 39,87%
= 6,620 g

Rumus Empiris
Analisis suatu unsur pada sampel senyawa ionik menunjukkan
kandungan unsur Na sebanyak 2,82 g, unsur Cl sebanyak 4,35
g, dan unsur O sebanyak 7,83 g O. Tuliskan rumus empiris dan
nama senyawanya.
Jawab:
Moles of Na

Na0.123Cl0.123O0.489

2.82 g
22.99 g / mol

0.123 mol

Dividing all subscripts by the


smallest subscript

Moles of Cl

Moles of O

4.35 g
35.45 g / mol
7.83 g

16.00 g / mol

0.123 mol

Na0.123/0.123Cl0.123/0.123O0.489/0.0123
Na1.00Cl1.00O3.98 NaClO4

0.489 mol

Sodium perchlorate

Rumus Molekul
Rumus Molekul adalah kelipatan bilangan bulat dari
rumus empiris
Molar Mass ( g / mol )
whole number multiple
Empirical formula mass ( g / mol )

Problem:
During physical activity, lactic acid (Mr=90.08 g/mol)
forms in muscle tissue and is responsible for muscle
soreness. Elemental analysis shows that this
compound contains 40.0 mass% C, 6.71 mass% H,
and 53.3 mass% O.
(a) determine the empirical formula of lactic acid
(b) determine the molecular formula

Solution:
Asumsikan massa asam laktat = 100 g
Massa C = 40% x 100 = 40 g
Sehingga massa H = 6,71 g dan massa O = 53,3 g
Mol C, H, dan O berturut-turut = 3,33 mol, 6,66 mol, dan
3,33 mol.
Rumus empiris = C3,33H6,66O3,33 = CH2O
Kelipatan bilangan bulat = Mr asam laktat/Mr rumus
empiris
= 90,08 / 30,03
=3
Jadi Rumus molekulnya C3H6O3

Soal:
Salah satu karsinogen yang paling tersebar luas di
lingkungan adalah benzo [] pyrene (Mr = 252,30
g/mol). Senyawa ini ditemukan abu batubara, asap rokok,
dan bahkan pada daging asap. Analisis hidrokarbon
menunjukkan senyawa ini mengandung 95,21 %massa C,
4,79 %massa H. Tentukan rumus molekul benzo []
pyrene !

Jawab:
Kita asumsikan massa senyawa 100 g, maka
massa C = 95,21 g dan massa H = 4,79 g
Mol C = 95,21 g/12,01 g/mol = 7,928 mol
Mol H = 4,75 mol
Rumus Empiris = C7,928H4,75 C1,67H1,00
= C5H3
Kelipatan bil. Bulat = 252,30 g/mol / 63,07 g/mol = 4
Rumus molekul = C20H12

Persamaan Reaksi
Persamaan reaksi merupakan pernyataan rumus yang
menggambarkan identitas dan kuantitas substansi yang
terlibat di dalam perubahan kimia maupun fisika.
Contoh:
Di dalam silinder mesin mobil, oktana (C8H18), salah satu
komponen bensin, bercampur dengan oksigen dari udara
dan terbakar membentuk karbon dioksida dan uap air. Tulis
dan setarakan persamaan reaksinya.

Terjemahkan pernyataan ke dalam kerangka


persamaan
__C8H18 + __O2
Reaktan

__CO2 + __H2O
Produk

Setarakan atom-atomnya. Mulai dari senyawa yang


paling kompleks, C8H18, dan setarakan O2 terakhir

1C8H18 + 25/2O2
3

8CO2 + 9H2O

Tambahkan koefisien. Kalikan dengan 2 untuk


memperoleh bilangan bulat

2C8H18 + 25O2
4

16CO2 + 18H2O

Periksa persamaan apakah sudah setara


Reaktan (16 C, 36 H, 50 O) produk (16 C, 36 H, 50 O)

Tulis keadaan materinya


2C8H18 (l) + 25O2 (g) 16CO2 (g)
(g)

+ 18H2O

Latihan Soal
Tuliskan persamaan reaksi setara!
1. Sebongkah sodium bereaksi dengan air membentuk
gas hidrogen dan larutan sodium hidroksida
2. Larutan asam nitrat bereaksi dengan kalsium
karbonat membentuk karbondioksida, air, dan larutan
kalsium nitrat
3. Posfor trifluorida dihasilkan dari reaksi posfor
triklorida dengan hidrogen fuorida, hidrogen klorida
sebagai produk sampingannya. Reaksi hanya
melibatkan gas
4. Nitrogliserin cair (C3H5N3O9) meledak menghasilkan
campuran gas karbondioksida, uap air, nitrogen, dan
oksigen

Stoikiometri Rasio Molar Ekivalen


dari Persamaan Reaksi Setara
Reactants
C3H8 (g) + 5O2 (g)

Products
3CO2 (g) + 4H2O (g)

1 molecule C3H8 + 5 molecules O2

3 molecules CO2 + 4 molecules H2O

1 mol C3H8 + 5 molO2

3 mol CO2 + 4 mol H2O

44.09 amu C3H8 + 160.00 amu O2

132.03 amu CO2 + 72.06 amu H2O

44.09 g C3H8 + 160.00 g O2

132.03 g CO2 + 72.06 g H2O

204.09 g

204.09 g

Soal:
Dalam kehidupan, orang Amerika menggunakan 1750 lb (794
kg) tembaga sebagai koin, pipa ledeng, dan kabel. Tembaga
diperoleh dari bijih sulfida seperti chalcocite, atau tembaga(I)
sulfida (Cu2S), dengan proses multitahap. Setelah penggerusan,
langkah pertama adalah memanggang bijih (memanaskan
secara kuat dengan oksigen) membentuk bubuk tembaga (I)
oksida (Cu2O) and gas sulfur dioksida (SO2).
a.Berapa mol oksigen dibutuhkan untuk memanggang 10.0 mol
tembaga(I) sulfida?
b.Berapa gram sulfur dioksida yang terbentuk ketika 10.0 mol
tembaga(I) sulfida dipanggang?
c.Berapa kilogram oksigen yang dibutuhkan untuk membentuk
2.86 tembaga(I) oksida?

2Cu2S(s) + 3O2(g) 2Cu2O(s) + 2SO2(g)

Reaksi Kimia Berurutan


Dalam banyak keadaan, produk suatu reaksi bisa menjadi reaktan pada reaksi
berikutnya, Jadi ikuti langkah2 berikut:
Tulis dan setarakan persamaan reaksi berurutannya
Susun persamaan untuk menghilangkan substansi yang sama
Gabungkan persamaan-persamaan tersebut untuk memperoleh persamaan
keseluruhan.
Example:
2Cu2S (s) + 3O2 (g) 2Cu2O (s) + 2SO2 (g)
Cu2O (s) + C (s) 2Cu (s) + CO (g)
2Cu2S (s) + 3O2 (g) 2Cu2O (s) + 2SO2 (g)
2Cu2O (s) + 2C (s) 4Cu (s) + 2CO (g)

[Equation 1] x 1
[Equation 2] x 2
[Equation 1]
[Equation 2]

Overall reaction:
2Cu2S (s) + 3O2 (g) + 2C (s) 2SO2 (g) + 4Cu (s) + 2CO (g)

Reaksi dengan Reaktan Pembatas


Kelanjutan dari reaksi kimia bergantung pada reaktan yang hadir dalam
jumlah terbatas-reaktan pembatas (limiting reactant). Reaktan yang lain
disebut reaktan berlebih (excess reactant)

5 molekul air berinteraksi dengan 3 molekul etilen oksida, hanya 3


molekul air yang bisa bereaksi. 2 molekul air lainnya hanya sebagai
penonton, karena jumlah molekul air yang bereaksi dibatasi oleh jumlah
molekul etilen oksida yang tersedia.

Soal:
Campuran bahan bakar yang digunakan dalam roket terdiri dari dua
cairan, hydrazine (N2H4) and dinitrogen tetraoksida (N2O4), yang
bereaksi membentuk gas nitrogen dan uap air. Tentukan reaktan
pembatas dan reaktan berlebihnya. Berapa gram gas nitrogen
terbentuk ketika 1,00 x 102 g of N2H4 dan 2,00 x 102 g N2O4
bercampur?

Jawab:
2 N2H4 (l) + N2O4 (l) 3N2 (g) + 4H2O (g)
Menentukan mol N2 jika N2H4 dianggap reaktan pembatas:
Mol N2H4 = 1,00 x 102 g/32,05 g mol-1 = 3,12 mol
Moles of N2 = 3/2 x 3,12 mol = 4,68 mol
Menentukan mol N2 jika N2O4 dianggap reaktan pembatas:
Mol N2O4 = 2,00 x 102 g/92,02 g mol-1 = 2,17 mol
Mol N2 = 3/1 x 2,17 mol = 6,51 mol
Jadi, N2H4 adalah reaktan pembatas karena menghasilkan jumlah
mol N2 yang lebih sedikit.
Massa N2 = 4,68 mol x 28,02 g mol-1 = 131 g

Persen Hasil

A+ B
Reactants

C
Product

D
Side product

Example:

2. Diethyl ether (C4H10O) the ether used medically as an anesthetic,


is prepared commercially by treatment of ethyl alcohol (C2H6O) with
an acid. How many grams of diethyl ether would you obtain from
40.0 g of ethyl alcohol if the percent yield of the reaction is 87%?
2 C2H6O (l) C4H10O (l) + H2O (l)

Solution 2