Anda di halaman 1dari 18

REFERAT

VBAC
Pembimbing : dr. Intan R. Silitonga,
Sp.OG, M.Kes
Adinda Elisabeth Sugio
11.2014.238
KEPANITERAAN KLINIK OBSTETRI
DAN GINEKOLOGI
9 NOVEMBER 2015 16 JANUARI
2015

Seorang wanita yang pernah


menjalani operasi caesar jika
hamil lagi mempunyai 2 pilihan
persalinan yaitu operasi Caesar
lagi atau persalinan pervaginam
(vaginal birth after cesarean
section atau yang disebut
VBAC).

MEKANISME PERSALINAN
NORMAL
POWER, PASSAGE, PASSENGER :

tenaga yang mendorong anak keluar, yaitu :


his, tenaga mengejan/meneran

perubahan-perubahan pada uterus dan jalan


lahir dalam persalinan

gerakan anak pada persalinan

GERAKAN GERAKAN ANAK


PADA PERSALINAN

KALA PERSALINAN

Kala I : waktu untuk pembukaan serviks


sampai menjadi pembukaan lengkap 10 cm,
disebut kala pembukaan

1. Fase laten : Pembukaan terjadi sangat lambat


sampai mencapai ukuran diameter 3 cm
2. Fase aktif : Dibagi dalam 3 fase lagi yakni:

Fase akselerasi

Fase dilatasi maksimal

Fase deselerasi

KALA PERSALINAN
Kala II: Kala pengeluaran janin,
kekuatan his ditambah kekuatan
mengedan mendorong janin keluar
hingga lahir
Kala III : Waktu untuk pelepasan dan
pengeluaran uri

KALA PERSALINAN
Kala IV: Satu jam setelah plasenta lahir lengkap
7 pokok penting yang harus diperhatikan pada kala
4:
1) kontraksi uterus harus baik,
2) tidak ada perdarahan pervaginam,
3) plasenta dan selaput ketuban harus sudah lahir
lengkap,
4) kandung kencing harus kosong,
5) luka-luka di perineum harus dirawat dan tidak ada
hematoma, 6) resume keadaan umum bayi, dan
7) resume keadaan umum ibu.

VAGINAL BIRTH AFTER CESARIAN SECTION

VBAC (Vaginal Birth After


Cesarean-section) adalah proses
melahirkan normal setelah pernah
melakukan seksio sesarea

INDIKASI
Kriteria seleksi pasien yang mencoba VBAC menurut ACOG
(American College of Obstetricians and Gynecologists ,
yaitu:

Riwayat 1 atau 2 kali seksio sesarea dengan insisi


segmen bawah rahim.

Tidak ada bekas operasi lain pada uterus

Tersedianya tenaga yang mampu untuk melaksanakan


monitoring, persalinan dan seksio sesarea emergensi

Sarana dan personil anastesi siap untuk menangani


seksio sesarea darurat

KONTRAINDIKASI

Riwayat insisi klasik atau T atau operasi uterus


transfundal lainnya (termasuk riwayat histerotomi,
ruptura uteri, miomektomi).

Adanya indikasi untuk harus dilakukan seksio sesarea


(plasenta previa, makrosomia, malpresentasi, malposisi)

Komplikasi medis atau obstetri yang melarang


persalinan pervaginam.

Ketidakmampuan melaksanakan seksio sesarea segera


karena tidak adanya operator, anastesia, staf atau
fasilitas.

Kehamilan kembar.

Pasien menolak untuk dilakukan persalinan percobaan.

MANFAAT

Menghindari bekas luka lain pada rahim, mengingat


jika ibu ingin hamil lagi maka resiko masalah pada
kehamilan berikutnya lebih sedikit.

Lebih sedikit kehilangan darah dan lebih sedikit


memerlukan tranfusi darah.

Resiko infeksi pada ibu dan bayi lebih kecil.

Biaya yang dibutuhkan lebih sedikit sedikit.

Waktu pemulihan pasca melahirkan lebih cepat pada


ibu.

FAKTOR YANG
BERPENGARUH

Teknik operasi sebelumnya


Pasien bekas seksio sesarea dengan insisi segmen
bawah rahim transversal merupakan salah satu syarat
dalam melakukan VBAC

Jumlah seksio sesarea sebelumnya


Resiko ruptur uteri meningkat dengan meningkatnya
jumlah seksio sesarea sebelumnya

Penyembuhan luka pada seksio sesarea sebelumnya


Insisi uterus dapat juga dibuat dengan potongan
vertikal yang dikenal dengan seksio sesarea klasik,
irisan ini dilakukan pada otot uterus. Luka pada uterus
dengan cara ini mungkin tidak dapat pulih seperti
semula

FAKTOR YANG
BERPENGARUH

Indikasi operasi pada seksio sesarea sebelumnya

Usia maternal

Usia kehamilan saat seksio sesarea sebelumnya

Riwayat persalinan pervaginam

SISTEM SKORING VBAC


Flamm dan Geiger (1997)
No
1

Karakterisitik

Skor

Usia <40 tahun

Riwayat persalinan pervaginal

-Sebelum dan sesudah seksio sesarea

-Persalinan pervaginal sesudah seksio 2


sesarea

-persalinan pervaginal sebelum seksio 0

sesarea

-tidak ada

Alasan lain seksio sesaria terdahulu

Pendataran dan penipisan serviks saat 2


tiba di Rumah Sakit dalam keadaan 1

inpartu:

75%

25-75%

Skor

Angka Keberhasilan (%)

0-2

42 49

59-60

64-67

77-79

88-89

93

8-10

95-99

Total

74-75

Skor VBAC menurut


Weinstein
FAKTOR
Bishop Score4

TIDAK
0

Riwayat Persalinan pervaginal sebelum 0

YA
4
2

seksio sesarea

Indikasi seksio yang lalu

/ 0

Malpresentasi,

preeklampsi

eklampsi, kembar
HAP, PRM, Persalinan Prematur
Fetal Distres, CPD, Prolapsus tali
pusat
Makrosemia, IUGR

ANGKA KEBERHASILAN
MENURUT WEINSTEIN
Nilai Skoring

Keberhasilan (%)

58

67

78

10

85

12

88

KESIMPULAN

Persalinan pervaginam setelah seksio sesarea atau


dikenal juga dengan Vaginal Birth After Cesarean
(VBAC) . Ruptura uteri merupakan komplikasi langsung
yang dapat terjadi pada persalinan pervaginam dengan
riwayat seksio sesarea.

Tidak ada suatu cara yang memuaskan untuk


memperkirakan apakah persalinan pervaginam dengan
riwayat seksio sesaria akan berhasil atau tidak. Namun
terdapat beberapa sistem skoring untuk memprediksi
keberhasilan persalinan pervaginam dengan riwayat
seksio sesaria.