Anda di halaman 1dari 29

IMPRESSION

MATERIALS

drg. Arief Waskitho, Sp.Pros.

TUJUAN DAN APLIKASI DI KED


GIGI
Kebutuhan

pembuatan
modelrancang GTS, GTC, GTL
Bahan cetak untuk membuat
cetakan negatif dan model
sebagai hasil positif
Model harus akurat dan dapat
mewakili kondisi struktur mulut

KRITERIA BAHAN

Akurasi
Cukup

cair utk dapat beradaptasi dgn jar. mulut

Cukup

kental utk berada dalam sendok cetak

Selama

di dlm mulut harus dapat mengeras


menjadi benda padat menyerupai karet dalam
waktu tertentu

Cetakan

yg mengeras harus dapat dikeluarkan


tanpa robek

Akurasi

stabil sampai bahan cor dapat dituang

Biokompatibilitas baik

Kompatibel dengan model

KLASIFIKASI
Non-elastic

materials
- Plaster of paris
- Impression composition ( Compound )
- Zinc Oxide eugenol
- Impression wax
Elastic materials
- Hydrocolloid ( agar , alginates )
- Elastomer (polysulphides,
PVS,Polyethers)

Classification

as hardening materials
divide two types :
1. Reversible impression : Compound,wax
and gar hydrocolloid
2. Irreversible Impression: Plaster of
paris,Zinc Oxide eugenol, Hydrocolloid
Aginate, Elastomer (Polysulfide,
Polyether,VPS)

TRAYS
Stock

trays, standart

sizes
- made of metal
(Reusable)
- made of polymer
(nylon, polystyrene)disposable
Custom

or special
(individual) trays

BAHAN-BAHAN CETAK
Koloid ( sol ): sering diklasifikasikan wujud
benda keempat
Larutan :
molekul besar ,tampak dan tak larut dalam
pelarut, sistem ini dinamakan suspensi ( pasir
dalam air)
Partikel berupa larutan yang tak larut dalam
pelarut,sistem ini dinamakan emulsi ( minyak
dalam air )
Koloid ( sol ) diantara dua nilai ekstrem
diatas
fase koloid : fase terhambur dan penghambur

KESTABILAN KOLOID

Dipengaruhi oleh:
- ukuran partikel
- fase terhambur dan penghambur
- energi permukaan
- muatan permukaan
- kemampuan membasahi

JENIS KOLOID
Koloid merupakan kombinasi wujud selain
bentuk gas.
contoh :-benda cair atau padat di dalam
udara disebut Aerosol ; gas,cair dan padat
dalam cairan disebut liosol ,bila
gas,cair,padat dalam benda padat dinamakan
foam,emulsi padat,dan suspensi padat
Semua penghambur koloid dinamakan : Sol

Koloid

dengan cairan sebagai


penghambur,maka partikel terhambur
yang menyukai cairan disebut liofilik,
partikel terhambur yang menghindari
disebut liofobi
Bahan koloid untuk bahan cetak(agar,
alginat ) dilarutkan dalam air dinamakan
hidrokoloid
Bila konsentrasi partikel terhambur pada
hidrokoloid sudah cukup larutan dapat
berubah menjadi semi solid yaitu gel
Partikel terhambur mengelompok,
membentuk rantai fibril yg disebut micelle

AGAR ( HIDROKOLOID
REVERSIBEL )
Komposisi : Agar , koloid hidrofilik organik
(polisakarida)diekstrak dari rumput laut,
borat,sulfat,malam keras,bahan pemadat
dan air
Proses gelasi ( proses menjadi padat)
reversibel

Sol
gel
Perubahan temperatur

Bahan agar adalah bahan cetak yang paling


akurat dengan tergantung pada :
- kekentalan sol, tidak mengalir keluar dari
sendok cetak dan dapat mengalir keseluruh
permukaan gigi
- kemampuan berubah antara elastik padat
dan cairan kental
- distorsi selama gelasi ( sol gel )

ALGINAT
Algin

; semacam lendir pada


ganggang laut coklat (algae ) - Asam
alginik
kelebihan bahan ini : nyaman pada
pasien, manipulasinya mudah dan
relatif tidak mahal
Komposisi : alginat (kalium,natrium )
larut dalam air,kalsium sulfat, oksida
seng,kalium titanium fluorid, tanah
diatoma, natrium fosfat

Faktor

utama yang
mempengaruhi lama
penyimpanan bahan cetak
alginat:temperatur
penyimpanan dan
kontaminasi kelembaban
Bentuk sediaan adalah :
Powder (bubuk)dan air

Pengendalian

waktu gelasi ;
diperlukan waktu untuk pengadukan
dan meletakkan pada mulut pasien.
Pada waktu gelasi,bahan cetak tidak
boleh terganggu ikatan fibril
lemah cetakan tidak akurat
Kekuatan gel maksimal-dibutuhkan
pada waktu pelepasan dari mulut
pasien
Keakuratan : Cetakan alginat tidak
mampu memproduksi detail cetakan
yang halus seperti elastomer

BAHAN CETAK ELASTOMER


TANPA AIR

1.
2.
3.
4.

Bahan cetak menyerupai karet


bersifat elastik
ADA mengklasifikasikan pada sifat
elastik dan perubahan dimensi
pengerasan
Di golongkan 4 kelas kekentalan :
Light body
Medium atau regular body
Heavy body
Putty

ELASTOMER DI KED.GIGI
Polisulfida
Silikon

polimerisasi kondensasi
Silikon polimerisasi kondensasi
tambahan(Vinyl polysiloxane)
Polieter

POLISULFIDA
Susunan

kimia :
- Kandungan pasta polimer : polimer
polisulfid atau merkaptan
polifungsional
- Reaksi polimerisasi bersifat
eksotermik; banyak panas yang
dihasilkan tergantung jumlah bahan
dan konsentrasi inisiator(pasta
katalis)
Kelembaban dan temperatur
berpengaruh terhadap proses reaksi

KOMPOSISI

1.
2.

3.

4.
.

Pasta basis :
Polimer polisulfid
Bahan pengisi ( lithopone dan
titanium dioksida)
Bahan pembentuk
pasta(dibutylphtalat)
Sejumlah sulfur untuk meningkatkan
reaksi
Pasta reaktor : berupa Timah dioxida
(Pb 02) berwarna coklat

Rheologi

: Polisulfid adalah bahan


elastomer yang paling sedikit
kekakuannya
Energi robek : mempunyai ketahanan
yang tinggi terhadap robekan
Kestabilan dimensi : Model atau die
dari gips harus segera dituangkan ke
cetakan negatif dari polisulfid ini, jika
tidak akan terjadi pengerutan

Biokompabilitas

: reaksi alergi dan


toksisitas termasuk rendah
Dapat di disinfeksikan
(disucihamakan) dengan larutan
antimikroba tanpa menyebabkan
pengkerutan (misal ;dalam hipoklorit
10% )

BAHAN CETAK SILIKON KONDENSASI


Komposisi

; terdiri dari pasta


basis dan pasta katalis
Elastisitas : Sifat elastisitas
bahan cetak slikon
Manipulasi : putty dengan
mencampur dua pasta
diremas-remas dg jari
tangan
Energi robek ; termasuk
memiliki energi robek
rendah

BAHAN CETAK SILIKON KONDENSASI


TAMBAHAN (VINYL POLYSILOXANE )
Komposisi

;mengandung bentuk vinil


silikon. Pasta basis : Polymethyl
hidrogen syloxane dan pasta katalis
divinyl polydimethyl siloxane
Kelemahan sifat ini dari bahan
silikon adalah hidrofobik
Ditambahkan bahan pasta surfaktan
agar dapat membasahi permukaan
jaringan lunak

Bahan

memiliki kekentalan yang


sama pada base dan katalis lebih
mudah diaduk dibandingkan dengan
silikon kondensasi
Salah satu bahan cetak yang
menyerupai plastik (Pseudoplastik )
Energi sobek sama dengan silikon
kondensasi
Kestabilan dimensi : paling stabil
dibandingkan lainnya

POLIETER
Bahan

elastomer yang dikenalkan


paling awal sebagai bahan cetak
Komposisi ; terdiri 2 pasta
- basis : mengandung polimer
polieter
dengan pengisi ; silika koloidal
- glikoeter ;sebagai pembuat plastik
aselerator ; alkil sulfonat aromatik
Elastisitas ; paling keras dibanding
lainnya
Energi sobek ; lebih baik dibanding

Perubahan dimensi : polieter paling rendah


Di disinfeksi dengan hipoklorit 10 % atau
glutaraldehid 2 %
Sifat pengerasan : kurang sensitif terhadap
perubahan temperatur

BAHAN CETAK TIDAK


ELASTIS
Plaster

of paris
Kompoun (modeling plastik)
Oksida seng eugenol
Kompoun biasanya digunakan
untuk :
mencetak rahang edentulous
totalis dgn sendok cetak
Individual
Border moulding
Komposisi : campuran
malam,resin termoplastik ,bahan

Sifat

thermal : Pelunakan dengan


panas merupakan syarat mutlak
Kompoun dapat dilunakkan dengan
oven atau di atas api atau
perendaman dalam air panas
Aliran ; bahan ini harus mudah
mengalir sehingga dapat
menyesuaikan dengan baik terhadap
jaringan

PASTA CETAK OKSIDA SEN G


EUGENOL
Komposisi

; dikemas dalam bentuk 2

pasta
basis : mengandung oksida seng dengan
minyak mineral
katalis : mengandung eugenol dan rosin
Biasanya digunakan utk mencetak
rahang edentulous totalis
Kerugian : sering menimbulkan rasa
terbakar pada jaringan rongga mulut
Kestabilan dimensi : cukup baik