Anda di halaman 1dari 15

Lingkungan Pengendapan

Laut
Kelompok 11
Michael M Pandia (F1D214020)
Latifah Nuraini (F1D214031)
Gema Larian Lidasko (F1D214035)

Pengertian Lingkungan
Pengendapan
Tempat mengendapnya material
sedimen beserta kondisi fisik, kimia,
dan biologi yang mencirikan
terjadinya mekanisme pengendapan
tertentu

Lingkungan Pengendapan
Laut
Lingkungan pengendapan yang berlokasi di
daerah laut atau samudera
Berdasarkan morfologi dasar laut:
Paparan Benua (Continental Shelf)
Lembah Dasar Laut (Continental Slope &
Rise)
Dasar Samudera (Oceanic Basin/Abyssal
Plain)
Terumbu (Reef)

Lingkungan Pengendapan
Laut

Gambar 1. Lingkungan pengendapan laut berdasarkan morfologi


dasar laut

Laut Berdasarkan Morfologi Dasar


Laut
1. Paparan Benua (Continental Shelf)
Merupakan lingkungan terbuka
terhadap pengaruh gelombang
maupun pasang surut yang terletak
di tepi kontinen. Karakteristik:
Permukaan relatif datar (kemiringan <
10)
Dangkal (kedalaman <200 m)
Lebar dapat mencapai ratusan meter
Ditutupi oleh pasir, lumpur dan lanau

Laut Berdasarkan Morfologi


Dasar Laut
2. Lembah Dasar Laut (Continental
Slope & Rise)
Terletak pada dasar laut dari
continental shelf. Continental slope
adalah bagian paling curam pada
tepi kontinen. Continental slope
melewati dasar laut menuju
continental rise, yang punya
kemiringan yang lebih landai.
Continental rise adalah pusat

Laut Berdasarkan Morfologi Dasar


Laut
3. Dasar Samudera (Oceanic Basin/Abyssal Plain)
Merupakan lantai dasar samudera. Abyssal plain
adalah permukaan dari oceanic crust yang datar
akibat deposisi sedimen secara terus-menerus
hingga menutupi relief dasar laut.
Karakteristik:
Terbentuk stukrut sedimen biogenik (trail, burrow,
boring) akibat aktivitas organisme bentik
Datar, dilapisi very fine-grained sediment
Tersusun terutama oleh lempung dan sel organisme
mikroskopis seperti foraminifera, radiolarian dan
diatom

Laut Berdasarkan Morfologi Dasar


Laut
4. Terumbu (Reef)
Adalah lingkungan dengan fertilitas
organisme yang sangat tinggi pada
lingkungan laut.
Berdasarkan genetiknya:
Terumbu Muka(Fore Reef)
Terumbu Inti (Reef Crest)
Terumbu Belakang (Back Reef)

Laut berdasarkan morfologi dasar


laut
Menurut link tahun 1950 pembagian reef:
a. Fasies Terumbu Belakang
Fasies ini terdiri dari perselingan antara batugamping dan
dolomit, red beds, endapan evaporit, pasir serpih dsb
b. Fasies Terumbu Inti
Fasies ini mempunyai terumbu yang masif dan berongga,
dengan dolomit dan batugamping yang lapuk berwarna
merah kelabu sampai putih dan sering terdapat indikasi
adanya hidrokarbon.
c. Fasies Terumbu Muka
Fasies ini terdiri dari perselingan antara batugamping dan
pasir, warna cokelat, mengandung minyak bumi

Tabel Karakteristik Sedimen pada Lingkungan


Pengendapan Laut Berdasarkan morfologi
Karakteristik

Terumbu

Paparan
Benua

Lembah
Dasar Laut

Dasar
Samudera

Jenis Batuan

Batugamping
berfosil

Batupasir,
serpih,
batulanau,
batugamping
berfosil

Litharenite,
batulanau dan
serpih

Serpih, chert,
micrite,
diatomit

Komposisi

Karbonat

Terrigenous
atau Karbonat

Terrigenous
atau Karbonat

Terrigenous
atau Karbonat

Warna

Abu-abu
keputihan

Abu-abu
kecoklatan

Abu-abu, hijau
dan coklat

Hitam, putih,
dan merah

Ukuran butir

Beragam,
hampir tidak
ada butir

Lempung
hingga pasir

Lempung
hingga pasir

Lempung

Pemilahan

Buruk hingga
baik

Buruk

Baik

Struktur
sedimen
anorganik

Laminasi,
cross-bedding

Gradedbedding,
cross-bedding,
laminasi, flute
marks, tool
marks

Laminasi

Lingkungan Pengendapan
Laut
Berdasarkan Kedalamannya:
Lithoral
Neritik (0-200m)
Batial (200-2000m)
Abyssal (2000-6000m)
Hadal (<6000m)

Laut Berdasarkan
Kedalaman

Gambar 2. Lingkungan Pengendapan laut berdasarkan kedalamannya

Laut Berdasarkan
Kedalaman
Zona Litoral atau Zona Pesisir
Yaitu bagian cekungan laut/daerah pantai yang
terletak diantara garis pasang naik dan pasang
surut. Pada saat terjadi pasang, air akan
tergenang, dan pada saat terjadi surut, air akan
kering.
Zona Neritik
Tingkat kedalaman hingga 200 m. Sinar
matahari masih dapat menembus dasar
nya.Pada zona ini, ada banyak binatang dan
tumbuhan laut.

Laut Berdasarkan
Kedalaman
Zona Batial
Kedalaman 1000 2000 m dengan lereng yang
curam.Matahari sudah tidak mampu lagi menembus zona
ini.
Zona Abissal
Kedalaman antara 2000-6000 m. Tekanan airnya sangat
kuat dan suhu yang sangat rendah, sehingga tumbuhan
dan binatang laut yang hidup sangat terbatas.
Zona Hadal
Kedalaman lebih dari 6000 m, biasanya dijumpai dalam
bentuk palung atau lubuk. Pada zona hanya di temukan
bangkai organisme.

TERIMA KASIH