Anda di halaman 1dari 13

PEMERIKSAAN FISIK

EXTREMITAS
Oleh : Kelompok 7

Nama Kelompok
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Fauziyyah Diah Nugraheni


(12.024)
Ida Apriliani
(12.029)
Khosiyatul Rohmaniah
(12.035)
Nor Wahyuni
(12.047)
Wahyu Arnis Sahputri
(12.066)
Zulfa AyuNina
(12.068)

Ekstremitas Superior
o

Inspeksi : bagaimana pergerakan


tangan,dan kekuatan otot
Palpasi : apakah ada nyeri tekan,
massa/benjolan
Motorik : untuk mengamati besar dan
bentuk otot,melakukan pemeriksaan tonus
kekuatan otot,dan tes keseimbangan.
Reflex : memulai reflex fisiologi seperti
biceps dan triceps
Sensorik : apakah klien dapat membedakan
nyeri, sentuhan,temperature,rasa ,gerak dan
tekanan.

A. Pemeriksaan Fisik
Otot Biseps
1.

2.

3.

Posisi pasien tidur terlentang dan siku


kanan yang akan diperiksa, diletakan
diatas perut dalam posisi fleksi 60 derajat
dan rileks.
Pemeriksa berdiri dan menghadap pada
sisi kanan pasien.
Carilah tendon biseps dengan meraba
fossa kubiti, maka akan teraba keras bila
siku difleksikan.

4.

5.

6.

Letakan jari telunjuk kiri pemeriksa diatas


tendon otot biseps.
Ayunkan hammer reflek sebatas kekuatan
ayunan pergelangan tangan, diatas jari
telunjuk kiri pemeriksa.
Terlihat gerakan fleksi pada siku akibat
kontraksi otot biseps dan terasa tarikan
tendon otot biseps dibawah telunjuk
pemeriksa.

B. Pemeriksaan Fisik Otot


Triseps
1.
2.

3.
4.

5.

Posisi pasien tidur terlentang.


Bila siku tangan kanan yang akan
diperiksa, maka diletakan diatas perut
dalam posisi fleksi 90 derajat dan rileks.
Pemeriksa berdiri pada sisi kanan pasien.
Carilah tendon triseps 5 cm diatas siku
( proksimal ujung olecranon ).
Letakan jari telunjuk kiri pemeriksa
diatas tendon otot triseps.

6.

7.

Ayunkan hammer reflek sebatas


kekuatan ayunan pergelangan tangan
diatas jari telunjuk kiri pemeriksa.
Terlihat gerakan ektensi pada siku akibat
kontraksi otot triseps dan terasa tarikan
tendon otot triseps dibawah telunjuk
pemeriksa.

B. Ekstremitas Inferior

Inspeksi : bagaimana pergerakan kaki,dan


kekuatan otot
Palpasi : apakah ada nyeri
tekan,massa/benjolan
Motorik : untuk mengamati besar dan bentuk
otot,melakukan pemeriksaan tonus kekuatan
otot,dan tes keseimbangan.
Reflex : memulai reflex fisiologi seperti biceps
dan triceps
Sensorik : apakah klien dapat membedakan
nyeri, sentuhan,temperature,rasa ,gerak dan
tekanan.

Pemeriksaan Reflek Tendon


Patela
1.
2.
3.

4.

Posisi pasien tidur terlentang atau duduk.


Pemeriksa berdiri pada sisi kanan pasien.
Bila posisi pasien tidur terlentang, lutut
pasien fleksi 60 derajat dan bila duduk
lutut fleksi 90 derajat.
Tangan kiri pemeriksa menahan pada
fossa poplitea.

5.

6.

7.

Carilah 2 cekungan pada lutut dibawah


patela inferolateral/ inferomedial,
diantara 2 cekungan tersebut terdapat
tendon patela yang terasa keras dan
tegang.
Ayunkan hammer reflek sebatas
kekuatan ayunan pergelangan tangan
diatas tendon patella.
Terlihat gerakan ektensi pada lutut
akibat kontraksi otot quadriseps femoris.

Pemeriksaan Refleks Tendon


Achiles
1.
2.

3.

4.

Pasien tidur terlentang atau duduk.


Bila pasien tidur terlentang pemeriksa
berdiri dan bila pasien duduk pemeriksa
jongkok disisi kiri pasien.
Bila pasien tidur terlentang lutut fleksi 90
derajat dan disilangkan diatas kaki
berlawanan, bila pasien duduk kaki
menggelantung bebas.
Pergelangan kaki dorsofleksikan dan tangan
kiri pemeriksa memegang/ menahan kaki
pasien.

5.

6.

7.

Carilah tendon achiles diantara 2


cekungan pada tumit yang terasa
keras dan makin tegang bila posisi
kaki dorsofleksi.
Ayunkan reflek hammer diatas
tendon achiles.
Terasa gerakan plantar fleksi kaki
yang mendorong tangan kiri
pemeriksa dan tampak kontraksi
otot gastrocnemius

Terimakasih