Anda di halaman 1dari 11

ISLAM HOLISTIK

SUB POKOK BAHASAN

Karakteristik Ajaran Islam


Fungsi Ajaran Islam
Kerangka Dasar Ajaran Islam
Keterpaduan antara Akidah Syariah dan
Akhlak

Din al-Islam (1)


Hakikat ad-din
Di dalam kamus al-Munjid, salah satu arti din adalah aturan,
sedangkan di dalam kamus al-Muhith kata din berarti perjalanan dan
peribadatan. Jadi kata din bermakna aturan atau tatanan hidup atau
petunjuk perjalanan hidup manusia dalam berbagai aspek kehidupan
termasuk dalam peribadatan atau ritual.
Menurut Emile Durkheim, esensi din (agama) adalah kepercayaan
dan pengalaman yang bersifat sakral, sedangkan menurut John R.
Bernet, esensi agama adalah tata aturan yang memiliki kekuatan
yang lebih tinggi daripada kekuatan yang dimiliki oleh manusia.
Kalau begitu esensi agama sebenarnya adalah aturan yang memiliki
kekuatan luar biasa yang bisa mengatasi kekuatan manusia.
Jika dikatakan din al-Islam, maknanya adalah tatanan hidup menurut
Islam yang dibuat oleh Allah swt yang memiliki kekuatan luar biasa di
atas kekuatan manusia.

Din al-Islam (2)

Din berasal dari kata dana-yadinu-dinan :


tatanan, sistem, tatacara hidup.
Islam jika berasal dari kata aslama : tunduk,
patuh dan berserah diri.
Secara terminologi Din al-Islam adalah tatacara
hidup yang diturunkan Allah Swt. kepada manusia
melalui Rasul-rasul-Nya. Sejak Nabi Adam sampai
Nabi Muhammad Saw. (QS. Al-Baqarah, 2; 136).

Din al-Islam (3)


Din al-Islam sebagai tatanan hidup meliputi
seluruh aspek hidup dan kehidupan, dari
masalah ritual sampai kepada masalah
muamalah.
Secara umum din terbagi dua:
1. Din al-Islam (din al-haq) kelompok muslim /
huda
2. Din ghair al-Islam (din al-bathil) kelompok
kafir / dhallin (QS. al-Araf, 7; 30 dan Muhammad,
47; 1-3)

Fungsi Din al-Islam


Agama memiliki banyak fungsi, baik fungsi
representatif (pencegahan) maupun fungsi kurratif
(pengobatan). Uraiannya sbb :

Hifzdu al-jasad : menjaga keselamatan jasad.


Hifzdu an-nafs : menjaga keselamatan psikis.
Hifdzu al-mal : menjaga keselamatan harta.
Hifdzu al-nasal : Menjaga keturunan.
Hufzdu al-aql : Menjaga akal.
Hifdzu al-din : yakni menjaga keaslian agama.

Hifdzu al-ummah : yakni menjaga dan menyelamatkan


umat.
Hifdzu al-alam : yakni menjaga dan menyelamatkan alam.

SIFAT DAN FUNGSI AJARAN


ISLAM

SIFAT AJARAN ISLAM :


Sesuai fitrah.
La haraj (tidak
memberatkan)
Syumul (lengkap)

TIPOLOGI TOKOH ISLAM :


Sufistik
Sinkretis
Tekstualis
Kontekstual
Liberal

AZAS BERISLAM
Bi al-ilm, ialah
berdasarkan ilmu bukan
berdasarkan mayoritas,
figur, atau tradisi nenek
moyang

PENDEKATAN DALAM STUDI


ISLAM :
Holistik
Parsial

FUNGSI ISLAM :
Hifdzu al-Aql
Hifdzu al-Jasad
Hifdzu al-nasal
Hifdzu al-Maal
Hifdzu al-din

PENDEKATAN DALAM
MENGAMALKAN ISLAM :
Law approach
Love approach

Kerangka Dasar Ajaran Islam (1)


Ada 3 unsur utama kerangka dasar ajaran Islam
yakni akidah, syariah dan akhlak.
1. Akidah atau keimanan: yaitu hal-hal yang
berkaitan dengan keyakinan atau aspek credial.
2. Syariah atau aspek norma: yaitu ajaran yang
mengatur prilaku seorang pemeluk agama Islam.
3. Akhlak atau aspek behavioral: gambaran tentang
prilaku yang seyogyanya dimiliki seorang
muslim.

Kerangka Dasar Ajaran Islam (2)


Rubbubiyah
Akidah

Mulkiyah
Uluhiyah

Ibadah
(Mahdhah)
Din
al-Islam

Syariah
Muamalah
(Ghairu Mahdah)

Iman kepada Allah


Iman kepada Malaikat
Iman kepada Kitab
Iman kepada Rasul
Iman kepada hari Akhir
Iman kpd Qadha & Qadar

Bersuci
Shalat
Puasa
Zakat
Haji
Sistem Keluarga
Sistem Ekonomi
Sistem Politik
Sistem waris
Hukum Perdata
Hukum Pidana
Ipteks Islami
Hablumminallah

Akhlak

Hablumminannas
Hablumminalalam

Keterpaduan antara Akidah, Syariah dan


Akhlak
Hubungan antara akidah, syariah dan akhlak.
Akidah, syariah dan akhlak adalah tiga hal
yang tidak bisa dipisahkan dari pribadi
seorang muslim. Akidah adalah dasar
keyakinan yang mendorong penerimaan
syariat Islam secara utuh. Jika syariat telah
dilaksanakan berdasarkan akidah, akan lahir
bentuk-bentuk tingkah laku yang baik
(akhlak).

Terima
kasih