Anda di halaman 1dari 16

TOKOH FILSAFAT

FRANCIS BACON

Oleh :
IMA NURISA
16728251024

RIWAYAT HIDUP
Francis
Francis Baconadalah
Baconadalah
seorang
seorang filsuf
filsuf pada
pada
zaman
zaman renaissance
renaissance
yang
yang berasal
berasal dari
dari
Inggris.
Inggris. Beliau
Beliau juga
juga
merupakan
merupakan negarawan,
negarawan,
ilmuwan,
ilmuwan, ahli
ahli hukum,
hukum,
orator,
orator, penulis
penulis esai,
esai, dan
dan
penulis.
penulis. Ia
Ia juga
juga
menjabat
menjabat sebagai
sebagai Jaksa
Jaksa
Agung
Agung dan
dan pemimpin
pemimpin
Kanselir
Kanselir Inggris.
Inggris.

Francis Bacon lahi 22 Januari


Francis
BaconLondon,
lahi 22 Januari
1561
di Strand,
Inggris
1561
di Strand,
London, Inggris
dan
belajar
di Cambridge.
Dia
dan
belajar
di
Cambridge.
terkenal sebagai penemu Dia
terkenal
sebagai
praktek
metode
ilmiahpenemu
, peletak
praktek
metode
ilmiah
, peletak
dasar bagi metode induksi
dasar dan
bagimenjadi
metodepelopor
induksi
modern
modern
dan menjadi secara
pelopor
yang
mensistimatisasi
yang
mensistimatisasi
logis
produser ilmiah.secara
logis produser ilmiah.
Seluruh filsafatnya bersifat
Seluruh
filsafatnya
bersifat
praktis,
yaitu
untuk menjadikan
praktis, menguasai
yaitu untukkekuatan
menjadikan
manusia

manusia
menguasai
kekuatan

kekuatan alam dengan


kekuatan alam
dengan
perantaraan
penemuan

perantaraan
penemuan

penemuan ilmiah.
penemuan ilmiah.

Karya Tulis Bacon


The Advancement of Learning

METODE INDUKSI
Secara umum induksi dijelaskan sebagai
proses berpikir di mana orang berjalan
dari yang kurang universal menuju yang
lebih universal, atau secara lebih
khususnya lagi dari yang individual/
partikular menuju ke yang umum/
universal.

Bacon
Bacon memang
memang bukan
bukan penemu
penemu murni
murni
metode
metode induksi,
induksi, namun
namun ia
ia hanya
hanya berupaya
berupaya
menyempurnakan
menyempurnakan metode
metode itu
itu dengan
dengan cara
cara
menggabungkan
menggabungkan metode
metode induksi
induksi
tradisionalis
tradisionalis dengan
dengan eksperimentasi
eksperimentasi yang
yang
sistematis,
sistematis, observasi
observasi yang
yang ekstensif
ekstensif demi
demi
mendapatkan
mendapatkan kebenaran
kebenaran ilmiah
ilmiah yang
yang
konkret,
konkret, praktis,
praktis, mensistematisasi
mensistematisasi
prosedur
prosedur ilmiah
ilmiah secara
secara logis,
logis, dan
dan
bermafaat
bermafaat bagi
bagi manusia.
manusia.

Untuk menghindari penggunaan metode induksi yang


keliru, Bacon menyarankan agar menghindari empat
macam idola atau rintangan dalam berpikir, yaitu:
Idola theatri
tribus
specus
fori
(The
(The
(The
(The
Idols
Idols
Idols
Idols
of of
the
of
ofTribe)
the
the
Market
Theatre)
Cave)
Place)

IDOLA TRIBUS
Menarik kesimpulan tanpa dasar
secukupnya, berhenti pada sebab-sebab
yang diperiksa secara dangkal
(sebagaimana pada umumnya manusia
awam/ tribus).

IDOLA CAVE
Menarik kesimpulan hanya berdasarkan
prasangka, prejudice, selera (seperti
manusia di dalam gua/ specus).

IDOLA FORA
Menarik kesimpulan hanya karena umum
berpendapat demikian, atau ikut-ikutaan
(opini public/ pasar/ forum).

IDOLA THEATRA
Menarik kesimpulan berdasarkan
kepercayaan dogmatis, mitos dst. Karena
manganggap dunia adalah panggung
sandiwara.

kesimpulan

Inti filsafat Bacon adalah metode induksi:


ilmuwan harus membangun teori dari nol,
mengumpulkan fakta-fakta, mengukur
sesuatu, mengumpulkan dan menyusun
bukti-bukti pengamatan, kemudian
membuat hipotesa untuk
menjelaskannya

Pertanyaan :
Mengapa Bacon tidak disebut sebagai ilmuwan
murni ? (Nira Listyawati)
Jawab : Bacon sejatinya bukanlah seorang ilmuwan
murni. Tapi beliau sering mengambil peran sebagai
pengkhotbah atau penggagas bahwa ilmu
pengetahuan bukanlah ilmu indrawi (mendugaduga). Selain itu, Bacon tidak menggasgas hukumhukum ilmiah secara komplit, tapi hanya sekadar
menyuguhkan pengamatan apa saja yang perlu
dipelajari. Pemikiran-pemikiran ilmiahnya hanya
bermaksud untuk mendorong adanya diskusi lebih
lanjut dan bukan jawaban final, maka beliau
disebut bapak perintis filsafat ilmu

1.

2. Hal apa yang mendasari sehingga Bacon diberi


beberapa gelar penghormatan ? (Nur Laidy)
Jawab :
Bacon diberi banyak gelar penghormatan oleh
kerajaan inggris karena jasa-jasanya. Beliau
memulai
karirnya
sebagai
pengacara,
kemudian
diangkat
menjadi
penasihat
kerajaan. Beliau akrab dengan keluarga
kerajaan, khususnya Lord Essex. Karena
jasanya yang menggagalkan pemberontakan
lord Essex, beliau diangkat menjadi anggota
parlemen kerajaan oleh Queen Elizabeth.
Karena banyak membantu dalam parlemen,
beliau dianugerahi wilayah tersendiri dan
kemudian menjadi Viscount.

3. Apa yang mendasari Bacon


mengemukakan tentang New Atlantis ?
Adakah ilmuwan atau filsuf yang
mengilhaminya ? (Miarti)
Jawab : New Atlantis adalah sebuah fiksi
yang ditulis Bacon bercerita tentang
negeri yang makmur karena
berkembangnya ilmu pengetahuan.
Bacon merupakan filsuf yang menganut
paham Plato dan banyak terinspirasi dari
pemikiran-pemikiran Plato.

4. Bagaimana pengaruh pemikiran metode


ilmiah yang dikemukakan oleh Bacon
dengan metode ilmiah yang ada saat ini ?
Jawab : Bacon bukan penggagas metode
ilmiah.
Tapi
pemikirannya
tentang
metode induktif yaitu mendapatkan
kebenaran ilmiah dengan eksperimen
yang
sistematis.
Kemudian,
hasil
pemikiran tentang metode induktifnya
inilah yang diadaptasi sehingga menjadi
metode ilmiah yang digunakan sekarang.