Anda di halaman 1dari 11

Karya Ilmiah: suatu tulisan yang ditulis

berdasarkan kenyataan ilmiah yang


didapat dari penyelidikan-penyelidikan,
seperti penyelidikan laboratorium,
penyelidikan lapangan, atau studi pustaka.

1.
2.
3.
4.
5.
6.

Memberikan penjelasan (memerikan)


Memberikan komentar dan atau
penilaian
Memberikan saran dan usulan
Memberikan sanggahan dan penolakan
Membuktikan hipotesis
Membuat suatu rancangan

Berisi fakta empiris yang sudah teruji dan dapat


diuji kebenarannya

Tidak mengandung unsur spekulatif (meskipun ada hipotesis)

Tidak subjektif

Memperhatikan kerja nalar dan bersifat analitis


Mampu menjelaskan mengapa dan bagaimana
sesuatu yang disajikan itu terjadi
Bahasan tidak menyimpang atau melebar dari
pokok/tema tulisan

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Laporan
Kertas Kerja (Paper) atau Makalah
Karya Tulis Ilmiah (D-3)
Skripsi (S-1)
Tesis (S-2)
Disertasi (S-3)
Textbook (Buku Teks)

Tulisan

untuk melaporkan hasil kegiatan ilmiah yang berupa penelitian


atau percobaan, baik di laboratorium, atau di perpustakaan.
Karya

ilmiah ini dimaksudkan untuk melaporkan hasil


penelitian/praktik di laboratorium, maka karya tulisnya disebut
LAPORAN PRAKTIKUM.
Jika

tulisan merupakan dari hasil penelitian lapangan, maka disebut


LAPORAN PRAKTIK.
Jika

tulisan merupakan hasil dari kajian pustaka, maka disebut


LAPORAN BUKU.
Tulisan

ilmiah jenis ini masih dalam lingkup yang sangat terbatas yang
memerlukan pengkajian teori dan kajian pustaka yang lengkap dan luas.
Kadang-kadang

praktik semacam ini tidak menambah atau


menghasilkan suatu penemuan baru, melainkan mempraktikkan teori
yang sudah ada.

Makalah

pada umumnya disajikan secara deskriptif atau


secara ekspositoris, meskipun ada juga yang bersifat
argumentatif.
Tulisan

ilmiah ini dikerjakan dalam upaya memperdalam


pengetahuan tentang bidang disiplin ilmu tertentu secara
mendalam.
Makalah

dapat berupa ikhtisar atau intisari atau


penyimpulan dari sebuah bacaan atau beberapa buah bacaan
dengan topik dan disiplin ilmu yang sejenis serta hasil kajian
terhadapnya secara mendalam.
Makalah

dapat juga menyodorkan gagasan sebagai hasil


dari pemahaman, penafsiran, dan internalisasinya terhadap
bacaan yang dibacanya.

Suatu

kaya ilmiah yang dibuat oleh mahasiswa menjelang


akhir masa studinya pada suatu perguruan tinggi.
Karya

ilmiah ini dijadikan persyaratan akademis untuk


mencapai gelar Ahli Madya pada Diploma 3 (D-3).
Melalui

karya tulis ilmiah mahasiswa dapat memperluas


dan memperdalam pengetahuan tentang masalah yang
diteliti atau diamati, serta menambah pengetahuan
melalui penemuan atau pemikiran yang dibahas dalam
tulisan tersebut.
Penulis

harus mempertanggungjawabkan KTI/TA-nya di


hadapan dewan penguji.

Tulisan

ilmiah sebagai hasil dari kerja ilmiah berupa penelitian,


baik penelitian kepustakaan maupun penelitian lapangan.
Karya ilmiah ini dijadikan persyaratan akademis untuk
mencapai gelar Sarjana strata (S-1).
Penulis harus mempertanggungjawabkan skripsinya di hadapan
dewan penguji.

Karya

ilmiah jenis ini dibuat oleh para mahasiswa strata-2


(S-2) sebagai persyaratan untuk memperoleh gelar magister.
Pada dasarnya tidak jauh berbeda dengan skripsi.
Perbedaan utama terletak pada kedalaman dan ketajaman
pengkajian serta kadar kompleksitas masalahnya.
Penulis harus mempertanggungjawabkan tesisnya di hadapan
dewan penguji.

Merupakan

karya akademik terakhir sebagai karya puncak


dari perjalanan akademik seseorang di bangku kuliah.
Karya

ilmiah jenis ini dibuat oleh para mahasiswa strata-3


(S-3) sebagai persyaratan untuk memperoleh gelar doktor.
Disertasi

merupakan laporan penelitian yang jauh lebih


mendalam dan tajam dari skripsi dan tesis.
Penulis

disertasi disebut promovendus.

Pembimbing

disertasi disebut sebagai promotor.

Promovendus

harus mempertanggungjawabkan
disertasinya di hadapan dewan penguji.

Termasuk

ke dalam karya ilmiah yang bersumber dari kajian


pustaka. Di dalamnya dikupas tentang prinsip-prinsip atau
hukum-hukum ilmiah yang diakui dan diterima secara umum.
Buku

teks dapat merupakan panduan dari prinsip-prinsip


ilmiah yang sudah berterima dengan hasil penemuanpenemuan penulis yang diakui dalam bidangnya.
Karya

ini disusun untuk kepentingan pendidikan dan


pengajaran.
Pengenalan

dan penanaman pengertian-pengertian ilmiah


menjadi ciri ilmiah dari buku teks.

Menyajikan

hasil penelitian
kepada cendikiawan
Aturan

penulisan yang baku

Bahasa

formal/baku

Laporan,

KTI/TA, Skripsi,
Tesis, Disertasi, Buku Teks.

Menyajikan

informasi (hasil
penelitian) kepada masyarakat
Aturan penulisan lebih longgar
Bahasa lebih mudah dimengerti
masyarakat luas
Majalah Medika, Majalah
Intisari, majalah Trubus, koran
Tempo, koran Kompas, dan
sebagainya.

Karya Ilmiah Populer: suatu tulisan yang bersifat ilmiah tetapi


ditulis dengan cara penuturan yang lebih mudah dimengerti.
Istilah populer, berarti sesuatu yang akrab, menyenangkan bagi
populus (rakyat). Artinya, sesuatu yang disukai banyak orang
karena menarik dan mudah dipahami