Anda di halaman 1dari 28

SYOK

HIPOVOLEMIK
FAISAL MUCHTAR

PENDAHULUAN
GANGGUAN CAIRAN &
ELEKTROLIT

KEGAWATAN

KEMATIAN

SEBAB UTAMA GANGGUAN


CAIRAN DAN ELEKTROLIT
ASUPAN YG KURANG
SUHU LINGKUNGAN YG TINGGI
PERDARAHAN BANYAK
DIARE
PUASA
MUNTAH-MUNTAH
PERITONITIS
ILEUS OBSTRUKSI
TERBAKAR

KOMPOSISI TUBUH
TUBUH MANUSIA TERDIRI DARI :
ZAT PADAT : 40 % BERAT BADAN
ZAT CAIR : 60 % BERAT BADAN
TOTAL CAIRAN TUBUH BERKISAR 55-70%
BERAT BADAN TERGANTUNG PADA
UMUR
JENIS KELAMIN
BILA SEORANG DGN BB 60Kg= 60 x 60% = 36 L

60 % BB = AIR

DISTRIBUSI CAIRAN TUBUH


CIS

CISt

CIV
DEKST.5%
DEKST.5%

40%

15%

5%

RINGER
RINGER
LAKTAT
LAKTAT
NACL
NACL 0,9%
0,9%
DARAH
DARAH
KOLOID
KOLOID
PROT.
PROT.
PLASMA
PLASMA

DEFINISI SYOK
Suatu sindrome klinik yang mempunyai ciri-ciri
berupa hipotensi, takikardi, kulit yang dingin,
pucat basah, sianosis perifer, Hiperventilasi,
perubahan status mental dan penurunan
pembentukan urine .
Suatu keadaan yang terjadi bila perfusi oksigen
terganggu ke jaringan atau menjadi tidak adekuat

KLASIFIKASI SYOK
1. Syok Hipovolemik
2. Syok Kardiogenik JANTUNG
3. Syok Anafilaktik Pembuluh Darah
4. Syok Distributif Syok septik, Pembuluh Darah
5. Syok Obstruktif PEMBULUH DARAH

PENGERTIAN SYOK HIPOVOLEMIK


ADALAH :
SYOK YANG DISEBABKAN OLEH
KEHILANGAN SEJUMLAH BESAR
CAIRAN TUBUH (EKSTRASELULER)

ETIOLOGI

SYOK HIPOVOLEMIK

PERDARAHAN
(HIPOVOLEMI)

BUKAN PERDARAHAN
(DEHIDRASI)/ Cairan

- PERDARAHAN

- MUNTAH, DIARE
- PUASA YG LAMA
- BERADA DI T4 YG SGT
PANAS
- TERBAKAR

PERDARAHAN

SHOCK
TIME

SYOK
HIPOVOLEMIK
KONSEKUENSI
METABOLIK
Gula Darah
Ginjal

RESUSITASI
CAIRAN

Patofisiologi Perdarahan
PERDARAHAN
KEHILANGAN VOLUME
(gangguan curah jantung &
perfusi)
dan
KEHILANGAN HEMOGLOBIN
(gangguan oksigenasi jaringan)
TAKIKARDI
A

TRANSCAPILLAR ERITRO
VASO
Y REFILL
KONSTRIKS
POESIS
I

KOMPENSASI CEPAT
SUDAH MAKSIMAL

DAPAT
DIPERCEPAT

Mekanisme Kompensasi
Perdarahan

SINTESA
PROTEIN

KOMPENSAS
I LAMBAT

Gejala Klinis & Estimasi Perdarahan


1. GEJALA KLINIK
ESTIMATED BLOOD LOSS
( EBV = 65-70 ML/KGBB )

GEJALA

10-15 % EBV

Minimal

15-25 % EBV

Pre syok, akral dingin

25-35 % EBV

Syok, perfusi menurun,


Hipotensi
TS < 90, N > 120

> 35-40 % EBV

Syok berat, perfusi sangat


buruk, tensi tak terukur,
nadi tak teraba, gangguan
kesadaran

2. TRAUMA STATUS DARI GIESECK


TANDA,

TS I

TS II

TS III

Sesak nafas

Ringan

++

Tekanan darah

Turun

Tak terukur

Nadi

Cepat

Sangat cepat

Tak teraba

Urine

Oligouria

Anuria

Kesadaran

Disorientasi

/ koma

Gas darah

pO2 /pCO2

pO2 /pCO2

CVP

Rendah

Sangat rendah

Blood loss % EBV

Sampai 10 %

Sampai 30 %

Sampai 50 %

3. PEDOMAN COMMITTEE ON TRAUMA ATLS 1989


Kelas I

Kelas II

Kelas III

Kelas IV

Sampai 750

750-1500

1500-2000

> 2000

Sampai 15 %

15-30 %

30-40 %

> 40 %

Denyut nadi

< 100

> 100

> 120

> 140

Tekanan darah

Normal

Normal

Menurun

Menurun

Tekanan nadi

Normal atau
naik

Menurun

Menurun

Menurun

Frekuensi pernapasan

14-20

20-30

30-40

> 35

Produksi urine (ml/jam)

> 30

20-30

5-15

Tidak berarti

CNS / status mental

Sedikit cemas

Agak cemas

Cemas,
bingung

Bingung, lesu
(lethargic)

Pengganti cairan (hukum


3:1)

Kristaloid

Kristaloid

Kristaloid
dan darah

Kristaloid dan
darah

Kehilangan darah (ml)


Kehilangan darah
volume darah)

(%

Untuk laki-laki yang beratnya 70 kg

DEHIDRASI
GEJALA KEKURANGAN CES (Cairan Extra Selluler)
TURGOR KULIT YG JELEK
MATA CEKUNG
UBUN-UBUN CEKUNG(PD BAYI & ANAK)
MUKOSA BIBIR DAN KORNEA KERING
BILA DIIKUTI GANGGUAN HEMODINAMIK
MAKA GEJALA-GEJALA YANG MUNCUL :

HIPOTENSI
TAKIKARDI
VENA-VENA KOLAPS
OLIGOURI
SYOK

GEJALA & DERAJAT DEHIDRASI


1.

2.

3.

DEHIDRASI RINGAN (DEFISIT 4% BB)


- TURGOR KULIT SEDIKIT MENURUN
- TAKIKARDI
- HAUS
DEHIDRASI SEDANG (DEFISIT 8% BB)
- TURGOR KULIT JELAS MENURUN
- HIPOTENSI POSTURAL lemas, bangun pusing
- TAKIKARDI
- NADI LEMAH
- SANGAT HAUS
DEHIDRASI BERAT (DEFISIT 12% BB)
- TURGOR KULIT SGT MENURUN - STUPOR/KOMA
- HIPOTENSI
- NADI HILANG
- SIANOSIS UJUNG JARI
- SHOCK

JENIS-JENIS DEHIDRASI
DAN PENYEBABNYA
1. DEHIDRASI ISOTONIS
ILEUS OBSTRUKSI
PERITONITIS
DIARE
BERKERINGAT BANYAK

2. DEHIDRASI HIPERTONIS
PANAS YG TINGGI
PUASA
POLIURI
HIPERELEMENTASI LAMA

3. DEHIDRASI HIPOTONIS
REHIDRASI DGN DEXTROSE 5% YG BLM
CUKUP
GANGGUAN REABSORBSI Na

UNTUNG-RUGI PEMILIHAN
CAIRAN PENGGANTI
Cairan Pengganti
(Bukan Darah)

Darah

1.Mudah didapat dan


murah

1. Tidak selalu
tersedia

2. Sangat jarang alergi

2. Memerlukan waktu
untuk reaksi silang

Cairan yg digunakan
untuk Resusitasi: RL,
NaCL 0.9%

3. Reaksi inkompensi,
alergi
4. Menularkan
penyakit

Pilihan Cairan
1. Cairan kristaloid
a)NaCl 0,9%
b)Ringer laktat
c) Ringer asetat
2. Cairan koloid
Alami : plasma, albumin
Buatan : gelatin, starch,
dextran

3. Cairan hipertonik + Dextran

Teknik Resusitasi Cairan


PERDARAHAN
TENTUKAN DERAJAT PERDARAHAN
TEKNIK RESUSITASI

Pemberian kristaloid : 2-4 kali


Ringer laktat
perdarahan
Ringer asetat
NaCl 0,9 %

Cairan koloid : sesuai jumlah


Dextran
perdarahan
Expafusin
Hemacel

Darah : transfusi

DEHIDRASI
TENTUKAN JENIS DEHIDRASI
UNTUK PEMILIHAN CAIRAN RESUSITASI YG
TEPAT

TENTUKAN DERAJAT DEHIDRASI


UNTUK MEMPERKIRAKAN JML DEFISIT

TEKNIK PEMBERIAN CAIRAN Intertestial


SETENGAH DEFISIT (50%) DIBERIKAN DALAM 8
JAM PERTAMA, 50% SISA DIBERIKAN DALAM 16
JAM BERIKUTNYA.
AGAR GGN HEMODINAMIK CEPAT TERATASI, MAKA
DLM 1 JAM I DAPAT DIBERIKAN 20 40 ML/KG.BB

ALGORITME RESUSITASI CAIRAN


PENDERITA SYOK HIPOVOLEMIK
CATAT TEKANAN DARAH,
NADI, PERFUSI, (produksi
urine)
(Siap darah 500-1000 ml
RINGER LAKTAT Atau NaCl 0,9 % Bila di sebabkan
20-40 ml/KgBB dlm 30-60 MENIT, perdarahan)
(kalau perlu 2 infus)

PASANG INFUS JARUM BESAR


AMBIL CONTOH DARAH

HEMODINAMIK
BURUK

HEMODINAMIK
BAIK

TERUSKAN CAIRAN
Tekanan darah > 100, nadi < 100(Diulang seperti diatas )
Perfusi hangat, kering
Urine > ml / kg / jam

HEMODINAMIK BAIKHEMODINAMIK BURUK

A : INFUS DILAMBATKAN DAN BIASANYA


TRANSFUSI TDK DIPERLUKAN
B : JIKA Hb < 8 gr% ATAU HCT < 25%
SEBAIKNYA TRANSFUSI DIBERIKAN
C : TRANSFUSI HARUS SEGERA DIBERIKAN

( BIASANYA PADA SYOK BERAT DAN


ANEMIA BERAT )

Monitoring
1. TEKANAN DARAH
2. NADI
3. URINE PENTING
4. PERFUSI (hangat,
merah kering)
5. C V P
6. SUHU
7. THORAKS FOTO
8. ECG

KESIMPULAN
1. MENGETAHUI TANDA DAN GEJALA SYOK
SECARA DINI ADALAH PENTING.
2. RESUSITASI CAIRAN YG CEPAT, AKAN
MEMBERIKAN HASIL YG LEBIH BAIK
3. PENGENALAN JENIS SYOK, PENYEBABNYA,
DERAJAT SYOK, JENIS2 CAIRAN
RESUSITASI DAN CARA RESUSITASI
HARUS DI KETAHUI DAN DIKUASAI OLEH
SETIAP TENAGA KESEHATAN.

Terima
Kasih