Anda di halaman 1dari 68

Seminar Sehari

STRATEGI
PEMBELAJARAN
YANG
MENYENANGKAN
(Active Learning)
Cilegon, 14 Januari 2012

Seminar Sehari
STRATEGI
PEMBELAJARAN
YANG
MENYENANGKAN
(Active Learning)

Jakarta, 29 September 2012

Bio Data
Drs. Nana Suparna, M. Pd.
Majalengka (Jawa Barat), 19 Juni
19 . . . ?
Status : Menikah
(1 isteri, 3 anak)
Pendidikan :
S1 FPIPS IKIP Muhammadiyah Jkt
S2 Manajemen Pendidikan UNJ
Alamat :
Jln. Ali RT 02 RW 01 No. 46 B,
Kelurahan Cipayung, Jakarta Timur
13840 Hp. 0852 1929 9873

Bio Data
Drs. Nana Suparna, M. Pd.
Tim Pengembang Kurikulum Suku Dinas
Pendidikan Dasar Kota Administrasi
Jakarta Timur
Pernah Bertugas Sebagai Tim
Pengembang Bantuan Teknis KTSP
Kabupaten/Kota
Tim Penulis (Bina Karya Guru) Penerbit
Erlangga

Perbedaan

Pendekatan
Strategi
Metode, dan
Teknik Pembelajaran

Pendekatan Pembelajaran

Cara umum dalam memandang


permasalahan atau objek kajian.
(Joni 1992/1993)
Cara memendanag terhadap
pembelajaran

Contoh :

Pendekatan Pembelajaran Aktif


Inovatif Kreatif Efektif dan
Menyenangkan (PAIKEM)
Pendekatan Pembelajaran TEMATIK

Pendekatan Pembelajaran

1.

2.

Dua Pendekatan Utama dalam


Pembelajaran :
Pendekatan yang berpusat pada
aktivitas guru (Teacher Centered)
Pendekatan yang berpusat pada
aktivitas siswa (Student Centered)
Killen (1998)

Strategi Pembelajaran :

Strategi adalah ilmu atau kiat di dalam


memanfaatkan segala sumber yang
dimiliki dan atau dapat dikerahkan untuk
mencapai tujuan yg ditetapkan.
Joni (1992/1993).

# Strategi Pembelajaran sebagai urutan


langkah atau prosedur yang digunakan
guru untuk membawa siswa dalam
suasana tertentu untuk mencapai tujuan
belajarnya.
Udin S. Winataputra & Tita Rosita ( 1995: 124)

Strategi Pembelajaran :

Strategi pembeljrn pd dimensi


perencanaan mengacu kpd upaya secara
strategis dalm memilih, menetapkan, dan
merumuskan komponen-2 pembelajaran.

Strategi pembeljrn pd dimensi


pelaksanaan merupakan upaya
mengaktualisasikan berbagai gagasan yg
telah dirancang, shg komponen-2 pembljr
berfungsi mengembangkan potensi siswa.

Metode Pembelajaran

Metode (Metod) berarti cara.

Metode Pembelajaran adalah cara yg


digunakan guru dlm membelajarkan
siswa.

Menurut Joni : Metode adalah berbagai


cara kerja yg bersifat relatif umum yg
sesuai utk mencapai tujuan tertentu.

Contoh Metode
Pembelajaran

Ceramah,
diskusi,
tanya-jawab,
eksperimen,
Pemberian tugas,
demonstrasi (modelling),
pemecahan masalah,
inkuiri, dsb.

Teknik Pembelajaran

Ragam khas penerapan suatu


metode sesuai dgn latar
penerapan tertentu.
Teknik Pembelajaran
menggambarkan langkah
langkah penggunaan metode
mengajar.

Faktor Faktor yg Perlu


Diperhatikan dalam Penentuan
Teknik Pembelajaran

Kemampuan dan Kebiasaan Guru


Ketersediaan Sarana dan Waktu
Kesiapan Siswa

Pendekatan Belajar Aktif


(Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif, dan
Menyenangkan )

Bagaiman
a?
Apa
?

Mengap
a?
Pusat Kurikulum, Balitbang
Departemen Pendidikan Nasional
Jakarta, Januari 2012

Konsep Belajar

Menurut Robert R. Gagne : belajar


adalah suatu proses di mana suatu
organisme berubah perilakunya.
Winkel, belajar adalah aktivitas mental
atau psikis, yang berlangsung dalam
interaksi aktif dengan lingkungan yang
menghasilkan perubahan-perubahan
dalam pengetahuan, pemahaman,
ketrampilan, nilai dan sikap

Konsep Belajar
Menurut James O. Whittaker (Djamarah,
Syaiful Bahri , Psikologi Belajar; Rineka
Cipta; 1999).
Belajar adalah Proses dimana tingkah
laku ditimbulkan atau diubah melalui
latihan atau pengalaman.
Herbart :
Belajar adalah suatu proses pengisian
jiwa dengan pengetahuan dan
pengalamn yang sebanyak-banyaknya
dengan melalui hafaln

Hakekat Belajar :

Ada proses
Perubahan Tingkah Laku
Pengalaman

Sistem
PBM

Kurikulum
Alat
Bantu

Siswa

Lulusan

Buku
PBM

Lingkungan

Apa itu
Belajar
Aktif?

Urun Gagasan

(perorangan - 2)

Apa yang Anda ketahui tentang


pengertian Belajar Aktif/PAKEM?
(Tuliskan pemahaman Anda pada
secarik kertas)

Apa itu Belajar Aktif?


Cara pandang yang
menganggap:

Belajar adalah proses membangun


makna/
pemahaman, oleh si pembelajar,
terhadap
- pengalaman dan
- informasi
yang disaring
dengan
- persepsi
- pikiran (pengetahuan yang dimiliki),
dan
- perasaan

Cara pandang yang


menganggap:
Mengajar adalah berperan serta
dengan si pembelajar dalam
membangun makna dengan cara:
- mempertanyakan kejelasan
- bersikap kritis
- melakukan
pembenaran/justifikasi

Belajar Aktif:
Mengajar bernuansa
seperti memelihara
tanaman menciptakan
kondisi agar potensi
siswa bertumbuhkembang.
Tradisional:
Mengajar laksana
menuangkan air
menjejalkan pengetahuan
kepada siswa.
Air = pengetahuan
Gelas = siswa

Lagu lagu IPS


( by.Ros ) (menanam
jagung)

Revolusi Bumi
Bulan itu satelit bumi
Selama sebulan keliling bumi
Bersama bumi selama setahun
Berputar mengelilingi matahari
Empat musim selalu terjadi
Panas,gugur, dingin dan bersemi

Bagaimana
Belajar
Aktif?

Diskusi Kelompok

(4 orang - 10)

Apa saja ciri suatu pembelajaran


menerapkan Belajar Aktif? --dari sisi siswa
Dari beberapa ciri tersebut, apa
saja 4 hal yang menjadi hakikat
belajar aktif?

Model Belajar
Aktif
(L. Dee Fink, 1999)
Mengalami:

Berdialog dengan:

Melakukan

Orang lain

Mengamati

Diri sendiri

Model Belajar Aktif


(L. Dee Fink, 1999)

Melakukan
Secara
langsung:
Melakukan
sesuatu.

Secara tak langsung:


Bermain peran, simulasi.

Model Belajar
Aktif
(L. Dee Fink, 1999)

Mengamati
Secara
langsung:
mengamati suatu
kejadian/benda

Secara tak langsung:


mengamati tiruan benda
atau film tentang suatu
kejadian.

Model Belajar Aktif


(L. Dee Fink, 1999)

Berdialog dengan
orang lain
Interaksi.
Berdialog dengan
guru dan/atau siswa
lain/nara sumber
lain
memperbincangkan
apa yang dipelajari.

Model Belajar Aktif


(L. Dee Fink, 1999)

Berdialog dengan diri


sendiri
Refleksi.
Si pebelajar berpikir
reflektif tentang apa
yang mereka pelajari
dan bagaimana
perasaan mereka
sewaktu belajar.

Contoh pertanyaan guru untuk


refleksi siswa

Apa saja yang telah kamu pelajari?


(Kamu jadi tahu atau bisa apa?)
Apa yang masih membingungkan?
Apa saja yang menyenangkan?
Apa saja yang tidak menyenangkan?

Diskusi Kelompok

(4 orang - 10)

Berikut adalah modus belajar dengan hasil


yang berbeda-beda pada ingatan siswa.

Terl
ib
disk at dala
us i
m

Simu
la
si

Lihat
gambar
Menyajika
n

ly
a
h

an
k
rja
e
ng
e
Mengamati
M ata Bermain
peran
ny
film
Lihat
Dengarka
Bac
peragaan
n
a
Urutkanlah modus-modus tersebut dari yang berdampak
kurang baik ke paling baik terhadap hasil/yang diingat siswa.
Bagaimana urutan modus tersebut dimanfaatkan dalam
persiapan mengajar Anda?

Kerucut
Pengalaman
Yang Diingat
10%

Baca

Tingkat
Keterlibatan

20%

Dengarkan

Verbal

Lihat Gambar/
Diagram

30%

Lihat Video/Film
Lihat Demonstrasi

50%

Terlibat dalam Diskusi

70%

Menyajikan/Presentasi

90%

Visual

Terlibat

Bermain Peran
Melakukan Simulasi

Berbuat

Mengerjakan Hal yang Nyata


Belajar yang berhasil lahir dari mengerjakannya (Wyatt $ Looper, 1999)

Kita belajar:
10 % dari apa yang kita baca
20 % dari apa yang kita dengar
30 % dari apa yang kita lihat
50 % dari apa yang kita lihat dan
dengar
70 % dari apa yang kita katakan
90 % dari apa yang kita katakan dan
lakukan
Apa yang terjadi jika guru banyak berceramah dalam
mengajar?
Apa implikasi data di atas terhadap perancangan RPP?

Mengapa
Belajar
Aktif?

Diskusi Kelompok

(4 orang - 10)

Berikan alasan mengapa belajar


aktif perlu diterapkan dalam
pembelajaran?
Apa saja ciri anak yang dapat
Anda amati?

Mengapa
Belajar
Aktif?

Sifat apakah yang ditunjukkan oleh mereka?

Mengapa
Belajar Aktif?

Sifat apakah
yang dimilikinya?

Sifat apakah yang


dimilikinya?

SIFAT DASAR ANAK

MEMPROSES
INFORMASI
(dari lingkungan sekitar)

Ingin mengkomunikasikan gagasan dan


perasaan
IMAJINASI

KREATIF

Bhs

- Belajar tak langsung


- Kreatif untuk berkomunikasi dengan
berbagai cara

Ingin
belajar

Fitrah BerTuhan (God


spot) Asmaul
Ingin
menemukan

Husna

INGIN TAHU

KRITIS
Bawaan/insting utk:
- bermain
- senang/fun
- berbicara
- berinteraksi

SUMBER: Fortson L.R. dan C. Reiff J. (1995), Early Childhood Curriculum: open structures for integrative learning. USA: Allyn & Bacon.

Berpikir
Belajar
Berkreasi

Proses
Imajinasi
(Primadi,
2000)

Fakta yang
mudah
dilihat
adalah
anak
secara
gigih ingin
mengetahui
sebanyak
mungkin
tentang
dunia di
sekelilingny
a dengan
cara
menciptaka
n
pengetahua
n tentang
Halyang
itu sangatlah baik karena ilmuwan pun seperti itu. Anak
apa
melakukan pengamatan, berpikir, merumuskan, kemudian menguji
telah
jawaban dari pertanyaan yang mereka ajukan sendiri. Bila tidak
dialaminya.
ada yang menghalangi, mereka akan terus melakukannya sehingga
pengetahuannya menjadi lebih baik
(Holt, 1991, p 152 dalam Craft A. 1997)

Pada saat
lahir setiap
anak
memiliki
potensi
kecerdasan
yang lebih
besar
daripada
yang pernah
digunakan
oleh
Leonardo Da
Vinci
(Glenn Doman,
dlm Revolusi
Cara Belajar,
2001)

Setiap anak
terlahir jenius,
tetapi kita
memupuskan
kejeniusan
mereka dalam
6 bulan
pertama
(Buckminster Fuller,
dlm Revolusi Cara
Belajar, 2001)

Kucoba mendengar
Musik
( by. Ros ) (Irama Cucak
Rowo)
Kucoba coba mendengar musik
Musiknya asyik sangat menarik
Kucoba coba senam aerobik
Goyangnya enak sangat energik
Ayo kawan ayo kawan ber aerobik
Aerobik dapat membentuk fisik
Aerobik teratur,terarah, terukur
Jantung dan paru menjadi kuat
Orang yang melakukan senam aerobik
Adalah orang yang paham sehat
Jika aerobik tiga kali seminggu
Tubuhmu kuat jiwamu sehat

TAK GENDONG

Tak Bawa Ke mana


Tak Bawa Ke mana
Ayo dong
Bawa dong
Dari pada bengong mendingan telaah
kisi-kisi
Ayo.. kawan-kawan
Mari kita tlaah

Mengapa Belajar Aktif?


Dasar Hukum (1)

Proses pembelajaran pada satuan


pendidikan diselenggarakan secara
interaktif, inspiratif, menyenangkan,
menantang, memotivasi peserta didik
untuk berpartisipasi aktif, serta
memberikan ruang yang cukup bagi
prakarsa, kreativitas, dan kemandirian
sesuai dengan bakat, minat, dan
perkembangan fisik serta psikologis peserta
didik
(PP 19/2005: Standar Nasional Pendidikan, ps 19, ayat 1)

Mengapa Belajar Aktif?


Dasar Hukum (2)

Pendidikan diselenggarakan sebagai suatu


proses pembudayaan dan
pemberdayaan peserta didik yang
berlangsung sepanjang hayat (UU no
20/2003: Sisdiknas, ps 4, ayat 3)

Pendidikan diselenggarakan dengan


memberi keteladanan, membangun
kemauan, dan mengembangkan
kreativitas peserta didik dalam proses
pembelajaran (UU no 20/2003: Sisdiknas,
ps 4, ayat 4)

Mengapa Belajar
Aktif? - Kesimpulan
a.l.:
Sifat dasar/alamiah anak

UU: Sisdiknas & PP: SNP

Lebih rinci tentang


Bagaimana suasana
belajar aktif

Kiri:
mulut besar = banyak
ceramah
mata sipit = kurang
memperhatikan siswa
telinga kecil = kurang
mendengarkan siswa
telunjuk jentik = sering
mengancam siswa

Kanan:
mulut kecil = sedikit
ceramah
mata besar = sering
mengamati siswa
telinga besar = selalu
mendengarkan siswa
tangan terbuka =
welcome thp kekeliruan

Perilaku
Guru

Primadi,
2000:
Belajar
Berpikir

Berkreasi

80% kesulitan belajar


berhubungan dengan
stres.

proses
= imajina
si

Kapasitas syaraf utk


berpikir mengecil
bila otak menerima
ancaman. Otak
dibajak secara
emosional (QT)

(Gordon Stokes, 2001)

Proses
imajinasi
akan
terhambat
bila
pembelajaran
bersuasana
ancaman

Otak Anda dapat terus belajar sejak lahir


sampai akhir hayat
(Marian Diamond, dlm Revolusi Cara Belajar, 2001)

Banyak peneliti yang kini yakin bahwa kita


dapat menyerap informasi jauh lebih cepat
dan efektif ketika otak kita berada dalam
keadaan waspada yang rileks
(Gordon Dryden, Revolusi Cara Belajar, 2001)

Belajar akan efektif jika dilakukan dalam


suasana menyenangkan
(Peter Kline, dlm Revolusi Cara Belajar, 2001)

Potensi harimau yang dahsyat:


menerkam dan memakan daging
binatang lain, sirna karena ia tidak
diajari oleh lingkungannya. Daging
yang ia makan diperoleh dari
pengasuhnya, bukan hasil buruannya
atau terkaman orang tuanya. Ia tak
pernah terajari untuk berburu.
Seperti itulah potensi anak kita:
berimajinasi & rasa ingin tahu,
hancur karena PBM kurang atau
tak pernah mengembangkan
potensi itu. Mereka mengalami
salah ajar.

Sikap dan Perilaku Guru Mendengarkan


BA
siswa

Menghargai siswa
Mengembangkan
rasa percaya diri
memberikan
siswa
tantangan
mendorong ungkap
gagasan
menciptakan rasa
tidak takut salah

Tulisan siapakah ini?


Apakah ahli menghasilkan karya yang benar secara langsung ?

Hilangkan Rasa Takut


Salah
Takut Salah
Tidak akan berani
coba hal baru
Kita cenderung memperoleh
apa yang kita fokuskan.
Apabila kita takut gagal,
kita difokuskan pada
kegagalan, dan itulah yang
kita peroleh (Whitmore, J.,
2002)

Tidak akan ada


penemuan baru

Ruang
Kelas
Isi:
sumber belajar
alat bantu
karya siswa
Tata ruang:
mobilitas G/S

akses ke sumber/alat bantu belajar

interaksi G-S, S-S

variasi kegiatan (diskusi, percobaan)

Belajar Aktif /PAKEM,


minimal
1 Dorong siswa untuk bertanya dan
ungkap gagasan/perasaan sendiri.
2 Rangsang siswa untuk berpikir
cara lain/berpikir alternatif.
2+3=
.
Apa ibu kota
Indonesia?

. + . =
5
Mengapa ibu
kota Indonesia
Jakarta?

3 Hilangkan rasa takut salah/gagal


pada diri siswa.

10)

Diskusi Kelompok

(4 orang -

Tindakan apa saja yang perlu dan


tidak perlu dilakukan oleh guru
untuk mendukung siswa:
berani bertanya/ungkap gagasan
berpikir cara lain;
tidak takut salah/gagal.

Lagu lagu IPS


(by.Ros )
(Irama Sayonara)
Waktu Indonesia
Garis bujur nol derajat
Ada di kota Green wich
Garis lintang nol derajat
Garis khatulistiwa
WIB Sumatera,Jawa dan Madura
Kalimantan Barat serta Tengah
WITA Sulawesi dan Nusa Tenggara
Bali dan Kalimantan lainnya

Siap jadi
pembaharu?

Think big,
Plan small,
Act now !!!

(Suryanto, Sinergi antara Pendidikan, Industri,


dan Pasar. Kompas: 24 Jan 2003)

Resiko tidak berbuat apa-apa bisa lebih


besar daripada berbuat dan salah ---- (Revolusi Cara

Belajar, 2001)

Lebih baik berbuat, walaupun ternyata


kemudian salah
daripada diam seribu basa.

Siap jadi pembaharu?

Think great ideas !


Make a small plan !
Take action now !
Risiko tidak berbuat apa-apa bisa
lebih
besar daripada berbuat
kesalahan.
Lebih baik berbuat, walaupun

Pembaharuan Pendidikan
Kalau tidak sekarang, kapan lagi?
Kalau tidak di sekolah, di mana lagi?
Kalau tidak oleh kita, oleh siapa lagi?

Terima
kasih