Anda di halaman 1dari 8

Teknik Pembenihan Udang Vaname

(Litopenaeus vannamei)
Disusun oleh
Vicka kusuma sari

24020113130106

Geyga pamrayoga24020113130107
Nimas disri putri 24020113130109
Martha raras 24020113130110
Titri anggraeni

24020113130112

Nuraini fadhilasari

24020113130113

Miftahul mubarokah

24020113140114

Dian wahyu kemalaputri

24020113130115

Muhamad fikri zulfikar

24020113140121

Udang vanamae (Litopenaeus vannamei)

Udang vaname (Litopenaeus vannamei)


merupakan salah satu komoditas budidaya
di tambak Berpotensi dalam menggantikan
udang windu untuk pasaran ekspor

udang vaname memiliki kelebihan diantara


jenis udang penaeid lainnya karena
toleransinya terhadap kadar garam yang
tinggi, nafsu makan yang tinggi sehingga
dapat memanfaatkan pakan berkadar
protein rendah pada penebaran rendah
atau pola semi-intensif sehingga biaya
pakan dapat diminimalisir, tidak hanya
menempati permukaan dasar tambak tetapi
juga kolom air sehingga dapat dipelihara
dengan tingkat kepadatan tinggi.

Peningkatan kualitas benih udang vanamei


Kualitas benih Udang Vanamei dapat ditingkatkan dengan cara
memperhatikan :

Pakan yang digunakan

Manajemen kualitas air

Pencegahan terhadap penyakit

Teknik Pembenihan udang Vaname


1. Persiapan pembenihan
Produksi udang vanamae diawali dengan persiapan
pembenihan yaitu dengan menyiapkan bak induk.
(karantina), bak pemeliharaan yang digunakan sekaligus bak
perkawinan serta bak peneluran (spawning tank), yang
digunakan juga sebagai bak penetasan.
2. Pengadaan induk
Induk jantan dan betina yang matang dipelihara secara
terpisah. Setiap tangki maturasi berukuran 6 7 meter dan
dengan kedalaman 1,2 meter. Setiap tangki bisa
menampung hingga 200 induk. Induk hanya memakan
makanan segar (seperti polychaetes, cumi-cumi, tiram dan
INVE Semi-lembab pelet pakan) dan ditambahkan dengan
pakan aditif untuk meningkatkan hasil kematangan mereka.

Teknik Pembenihan udang Vaname


3. Ablasi tangkai mata
Ablasi tangkai mata dilakukan dengan memotong tangkai mata
udang vaname betina, bertujuan untuk mempercepat
pematangan gonade.

4. perkawinan (mating)
Tahapan perkawinan dilakukan dengan cara menyatukan betina
matang gonad pada stadium 4 yang siap kawin dimasukkan
kedalam tangki jantan. Kondisi air di dalam tangki harus
dipastikan kebersihannya untuk proses perkawinan.

Teknik Pembenihan udang Vaname


5. Pemijahan dan penetasan
Dilakukan pengumpulan gravid betina yang akan dikawini
(memiliki 2 kantung sperma yang terhubung dengan thelycum
betina) dari tangki kawin (tangki jantan) dan dilakukan
penetasan di tangki khusus penetasan.

6. Seleksi dan pemanenan naupili


pemananenan nauplii dilakukan dari tangki penetasan dan
dipindahkan ke tangki koleksi Nauplius.

Kesimpulan

Udang vaname merupakan salah satu jenis udang yang memiliki nilai komersil
cukup tinggi di pasaran ekspor udang.

Dalam melakukan pembuidayaan perlu diperhatikan kondisi pakan, kualitas


air dan pencegahan terhadap penyakit

Dalam melakukan teknik pembenihan dari udang vaname (Litopenaeus


vannamei) ada beberapa tahapan yaitu persiapan, Pengadaan induk, Ablasi
tangkai mata udang vaname betina, Tahap perkawinan (mating), Tahap
pemijahan dan penetasan, Seleksi dan pemanenan naupilus

TERIMAKASIH