Anda di halaman 1dari 11

Teori tujuan

negara
ANDHIKA KUSUMA 20141011031009

Pembicaraan tentang tujuan negara ini berhubungan


dengan bentuk negara, organ-organ negara/badan negara
yang harus diadakan, fungsi dan tugas daripada organorgan tersebut, serta hubungannya antara organ yang satu
dengan yang lain harus disesuaikan dengan tujuan negara.
Sebenarnya mengenai tujuan negara tidak ada seorang
sarjana ahli pemikir tentang negara dan hukum pun yang
dapat merumuskan dengan tepat dalam satu rumusan,
yang meliputi semua unsur sebab tujuan negara itu dalam
banyak hal tergantung pada tempat, keadaan, waktu, serta
sifat daripada penguasa.

Teori mengenai tujuan


negara
Teori Fasisme
Tujuan negara merupakan imperium dunia.
Dimana pemimpin bercita-cita mempersatukan
suma bangsa di dunia dan mewujudkan
kekuatan bersama.
Teori Individualisme
tujuan dibentuknya negara adalah untuk
mewujudkan keamanan dan ketertiban serta
menjamin kebebasan seluas-luasnya. Negara
tidak boleh campur tangan dalam urusan
ekonomi, agama, dan pribadi warga negaranya

Teori Sosialisme
tujuan negara adalah memberikan kebahagiaan
sebesar-besarnya dan merata bagi tiap anggota
masyarakat
Teori Integralistik
tujuan negara itu merupakan gabungan, paham
individualisme dan sosialisme. Paham ini ingin
menggabungakn kamauan rakyat dengan penguasa
(negara)

Teori Negara Kesejahteraan


mewujudkan kesejahteraan warga negaranya, teori ini
dikemukakan oleh Kranenburg.
Teori Perdamaian Dunia
tujuan negara adalah mencapai perdamaian dunia
sehingga perlu dibentuk suatu negara di bawah satu
pimpinan, dikemukakan oelh Dante Allegtieri

Teori Kedaulatan Hukum


negara bertujuan untuk menyelenggarakan ketertiban
umum, dengan berdasarkan dan berpedoman pada
hukum. Hanya hukumlah yang berkuasa di dalam
negara.
Teori Kekuasaan Negara
Tujuan negara adalah berusaha mengumpulkan
kekuasaan yang sebesar-besarnya. Teori ini
dikemukakan oleh Lord Shangyang

Tujuan negara menurut


para ahli
Plato
Tujuan negara adalah untuk memajukan
kesusilaan manusia, baik sebagai mahluk
individu maupun sosial.
Roger H. Soltau
Tujuan negara adalah memungkinkan rakyatnya
berkembang serta mengungkapkan daya cipta
yang sebebas-bebasnya.

Harold J. Laski
Tujuan negara adalah menciptakan keadaan yang
di dalamnya rakyat dapat mencapai keinginankeinginanya secara maksimal.
Aristoteles
Tujuan negara adalah kesempurnaan warganya
yang berdasarkan atas keadilan dan hukum
berfungsi memberi kepada setiap manusia apa
sebenarnya yang berhak ia terima.

Socrates
Tujuan negara adalah untuk menciptakan
hukum yang harus dilakukan oleh para
pemimpin/penguasa yang dipilih secara
saksama oleh rakyat
John Locke
Tujuan negara adalah untuk memelihara dan
menjamin terlaksananya hak asasi manusia

Nicollo Machiavelli
Tujuan negara adalah untuk mengusahakan
terselenggaranya ketertiban, keamanan, dan
ketentraman.
Thomas Aquinas
negara punya tujuan yang luas
yaitumemberikan dan menyelenggarakan
kebahagiaan manusia untuk memberikan
kemungkinan, agar dapat mencapai hidup
tersusila dan kesusilaan yang abadi yang
disesuaikan dengan syarat-syarat keagamaan

Benedictus Spinoza
Tujuan negara adalah menyelenggarakan perdamaian,
ketentraman, dengan menghilangkan ketakutan