Anda di halaman 1dari 11

STARTER DUA SPEED

UNTUK MOTOR
DAHLANDER
Kelompok 6
Sayyidul Husni / D4 2A / 22
Tandi / D4 2A / 23
Yoseph Mario Wibowo / D4 2A / 24

Tujuan
Mengidentifikasikan terminal motor
Dahlander
Menjelaskan cara kerja starter motor
Dahlander
Membaca gambar dan menggambar
diagram sirkit starter motor Dahlander.
Memasang dan mengoperasikan starter
motor Dahlander

Motor dahlander merupakan motor AC induksi


3 phase
memiliki dua buah bagian dasar listrik: "stator"
dan "rotor
Motor induksi menggunakan dua jenis rotor :
Rotor kandang tupai & lingkaran rotor yang
memiliki gulungan tiga fase
Motor Dahlander adalah motor induksi rotor
sangkar, tiga fase yang mempunyai satu
lilitan untuk dua kecepatan.

Beban motor dengan hubungan


belitannya
Beban torsi konstan -> hubungan seri
delta / paralel bintang
Beban dengan torsi variabel -> seri bintang
(kecepatan putar rendah) / paralel bintang
(kecepatan putar tinggi)
Beban dengan energi / daya konstan ->
hubungan paralel bintang rangkap / seri
delta

4. Daftar Komponen
No

Nama
Komponen

Spesifikasi

Jumlah

Kontaktor 3 kutub

Telemechanique LCI
D129 A60

3 buah

Blok kontak bantu Telemechanique LA 1 D 22


2 NO dan 2 NC

2 buah

THOR

2 buah

3 push button
1NC dan 2NO

Lampu indikator
low speed, high
speed, dan
overload

Koelrn 500 VAC/600 VDC

3 buah

Motor induksi
Dahlander

Type AM 71Z AA 4/2

1 buah

MCB 3 fasa

Telemecanique NSX100F -

1 buah

Telemecanique LR 2 D1
306

1 buah

Push button

Kontaktor yang dilengkapi


dengan THOR

Thermal Overload Relay

Motor Induksi Dahlander

5. Langkah Kerja
1.
2.

3.

4.

5.

Menyiapkan gambar kerja sebagai acuan dalam praktek.


Melengkapi diagram rangkaian daya dan rangkaian control
pengasutan motor dahlander ( dua kecepatan, satu arah
putaran ).
Melengkapi rangkaian dengan relay beban thermis F2 dan
F3. F2 akan bekerja apabila terjadi beban lebih pada saat
motor berputar dengan kecepatan rendah.
Menyiapkan komponen yang akan digunakan dalam
praktek sesuai dengan daftar kebutuhan komponen
Hubungan belitan motor dahlander untuk starting delta double bintang

6.

7.

8.

Memasang komponen yang telah disiapkan pada papan


rakit ( kit-board ). Mengerjakan pengawatan sesuai gambar
rangkaian yang telah disiapkan.
Meminta kepada pengajar untuk memeriksa hasil rakitan
kita. Apabila pemasangan sudah benar maka rangkaian
siap dihubungkan ke sumber tegangan 1 fasa 220 volt 50
Hz
Setelah melakukan praktek simpan kembali semua
komponen di tempat semula.

6. Pertanyaan
6.1. Berapakah kecepatan dan jumlah kutub motor yang anda
gunakan dalam praktek ini, jika motor tersebut bekerja pada
kecepatan rendah ?
Jawaban : dua kutub
6.2. Berapakah jumlah kutub motor yang anda gunakan dalam
praktek ini, jika motor tersebut bekerja pada kecepatan tinggi ?
Jawaban : 4 kutub
6.3. Kontaktor manakah yang bekerja untuk kecepatan rendah, dan
kontaktor manakah yang bekerja untuk keceparan tinggi ?
Jawaban : Kontaktor magnet 1 untuk kecepatan rendah
Kontaktor magnet 2 dan 3 untuk kecepatan tinggi
6.4. Pada starter ini, dapatkah kedua kontaktor KM1 dan KM2
bekerja bersama ? mengapa ?
Jawaban : Tidak, karena kontaktor magnet 1 digunakan untuk
kecepatan rendah sedangkan kontaktor magnet 2 digunakan
untuk kecepatan tinggi. Pada rangkaian control menggunakan
rangkaian interlock sehingga jika salah satu kontaktor bekerja
maka kontaktor yang lain tidak bisa bekerja.

6.5. Untuk kecepatan rendah, bagaimanakah


bentuk hubungan lilitan motor ?
Jawaban :

6.6. Untuk kecepatan tinggi, bagaimanakah bentuk


hubungan lilitan motor ?
Jawaban :