Anda di halaman 1dari 13

TERAPI

TUMOR

HERMAN HAMBALI, drg. SpBM

TERAPI TUMOR

Pembedahan
Radioterapi
Chemoterapi
Imunoterapi
Kombinasi

PRINSIP BEDAH DALAM ONKOLOGI

Eksisi luas 3 dimensi : pengangkatan tumor primer


bersama dengan pengangkatan jaringan sehat
sekeliling sebagai safety margin
Pengangkatan harus bersifat tajam (pisau) atau
gunting --- sehingga pinggir sayatan dapat diperiksa
apakah bebas tumor
Pengangkatan tumor & metastasis KGB regional
harus merupakan satu kesatuan jaringan patologis
eksisi enblok
Tidak menyentuh tumor selama operasi
Perlu lapangan operasi yang sempurna tanpa
mencederai organ penting disekitar
Bebas biopsi, bekas jarum FNAB harus diangkat
bersama jaringan patologis
Perencanaan pembedahan harus sebaik-baiknya
termasuk rekonstruksi & rehabilitasi

Pembedahan

Pertimbangan pra operasi:


Ukuran tumor operable/non operable stadium
tumor.

Lokasi tumor: makin ke post tidak baik.


Keadaan umum: jelek perbaiki dulu.
Tehnik operasi
Lesi primer diambil / eksisi luas.

Reseksi rahang:
total mandibullek/maksilektomi
sub
total:
hemimandibulektomi,
reseksi
segmental, marginal
RND :metastase kel limfe leher (+)

Radical Neck Dessection


Diseksi leher : prosedur pembedahan mengangkat

kandungan fibrofatty leher untuk perawatan metastasis


KGB servikal biasanya untuk pengelolaan kanker
kepala leher

Indikasi :

Secara klinis KGB (+) tapi HPA (+) pada satu sisi &
berdiferensiasi baik
Lesi primer terkontrol
Belum bermetastasis kontra lateral & jauh

Kontra indikasi :

Sudah meluas ke platysma I kulit I tulang / periost


KGB + pada leher bagian bawah

Klasifikasi Neck dissection


1.
2.

3.
4.

RND : (satu sisi diangkat secara enblock)


Modified RND : mempertahankan lebih dari 3
struktur non lymphatic ( N. Acessorius spinal, M.
Sternocleido- masteoideus, V. Jugulare interna)
Selective neck dissection : mengangkat KGB
tertentu yang teraba secara klinis
Extended RND : diperluas ke KGB lain

RADIOTERAPI

Menghentikan pertumbuhan sel2 kanker yg tdk terkontrol


Indikasi:
tumor yg tumbuh pd daerah yg tdk mungkin dioperasi

tumor yg tumbuh pd jaringan lunak, sudah meluas &


radiosensitif
tumor di permukaan & bila dilakukan operasi akan
cacat

kombinasi dg operasi

tumor std lanjut mengurangi rasa sakit &


meringankan keluhan penderita
Macam radiasi:

radikal
paliatif
pre op

post op (ajuvant)

Ada 3 macam :
Radiosensitif : sel-sel multiform, tersusun
lapisan epidermis, differensiasi buruk, tumor
kecil (oksigenase tinggi) : limfoma maligna
(3000-4000rad 3 4 minggu)
Radiosensitif terbatas : kepekaan terbatas :
squamosa cell Ca, adeno Ca (5000-6000rad
5-6 minggu)
Radioresisten : uniform cell, tidak membentuk
lapisan: jaringan syaraf, tulang & otot (6000 rad
5-6 minggu) pada :osteosarkoma

Radiotherapy (cont.)

Efek samping:
Kulit menjadi hitam, terasa terbakar.
Rambut rontok
nousea, vomitus
osteonekrosis
sinar diarahkan pd tumor & safety margin 1-2mm
dr bts jar tumor.
Dosis: 6000-7000 rad selama 4-6 mg
bahan radioterapi radioaktif/radioisotop
dpt secara:
intertitial
surface radium
telecesium/telecobalt

Kemoterapi

Tujuan:
menghambat & mengurangi pertumbuhan
jaringan tumor & mencegah infeksi lokal atau
umum.
Indikasi:

Kanker yg besar, yg tdk dpt dioperasi &


radioterapi.

Pre op untuk mencegah pertumbuhan lebih


lanjut.

Kombinasi untuk mencegah timbul kembali.


Efek samping:

vomitus, nousea, mukositis

rambut rontok, kerusakan sumsum tulang

Jenis Obat - Obatan


Alkilating drugs : menghancurkan DNA -- cysplakin
Menghalangi anti metabolik produksi DNA --- SFV (S
fluoro viral)
Antibiotik anti tumor : bleomicin, leukopen
Alkaloid tumbuhan : untuk mencegah pembelahan sel
mitosis (M) vinblastin
Hormon thyroid : memperlambat pertumbuhan sel
kanker : prednison
Prinsip pemberian :
1. Kemoterapi adjuvan : terapi penguat
2. Kemoterapi neoadjuvan : diberikan pada pasien dengan
kanker yang masih terlokalisir, namun pengobatan lokal
yang akan diberikan tidak dapat dilakukan dengan
cukup sempurna

IMUNOTERAPI

Meningkatkan imunitas penderita, dgn memberikan


antigen berupa vaksin dari sel tumor sejenis/vaksin
bakteri.
1970:
Bacillus calmate guerin/BCG dan corinebacterium
parvum imunoterapi non spesifik.

Levamisole imunoterapi aktif.

Antibodimonoklonal spesifik