Anda di halaman 1dari 16

Faktor-faktor yang memengaruhi

masa nifas dan menyusui


-Faktor Internal
1. Anatomi dan fisiologi payudara
2. Fisiologi laktasi
3. Manfaat pemberian ASI
4. Komposisi dalam ASI
5. Hal-hal yang memengaruhi
pemberian ASI
Nama kelompok :
Diah ulfa Arum Merdeka
Surya Winda Sari

Pengertian Nifas
Masa nifas adalah pulih kembali
mulai dari partus selesai sampai
alat-alat kandungan kembali
sebelum hamil, lamanya 6-8
minggu.

I. Anatomi dan Fisiologi Payudara


Payudara(mammae, susu) adalah kelenjar yang
terletak di bawah kulit, di atasototdada. Fungsi
daripayudaraadalah memproduksi susu untuk
nutrisibayi.Manusiamempunyai sepasang kelenjar
payudara, yang beratnya kurang lebih 200 gram,
saathamil600 gram dan saatmenyusui800 gram.
Padapayudaraterdapat tiga bagian utama, yaitu :
Korpus(badan), yaitu bagian yang membesar.
Areola, yaitu bagian yang kehitaman di tengah.
Papillaatau puting, yaitu bagian yang menonjol di
puncakpayudara.

Bentuk-bentuk puting susu

II. Fisiologi laktasi


Laktasiataumenyusuimempunyai
dua pengertian, yaitu :
produksi ASI(prolaktin)
pengeluaran ASI(oksitosin).
Padaproses laktasiterdapat dua reflek yang
berperan, yaitu :
-refleks prolaktin
-refleks aliranyang timbul akibat
perangsangan puting susu dikarenakan isapan
bayi.

Refleks yang penting dalam


mekanisme hisapan bayi:
Refleks menangkap (rooting

refleks)
Refleks menghisap
Refleks menelan

III. Hal-hal yang mempengaruhi


pemberian ASI
Pemberian ASI esklusif selama

enam bulan pada kenyataannya


tidak sesederhana yang
dibayangkan. Berbagai kendala
dapat timbul dalam upaya
memberikan ASI esklusif selama
enam bulan pertama kehidupan
bayi.Faktor-faktor yang dapat
mempengaruhi kegagalan
pemberian ASI eksklusif, bisa
dipengaruhi oleh faktor internal

1.Faktor Internal, yaitu faktor-faktor yang


terdapat di dalam diri individu itu sendiri,
meliputi :
Faktor pendidikan
Faktor pengetahuan
Faktor sikap/perilaku
Faktor Psikologis
Faktor fisik ibu
Faktor emosional

2. Faktor eksternal yaitu faktor-faktor yang di


pengaruhi oleh lingkungan maupun dari luar
individu itu sendiri :
-Faktor peran ayah
-Perubahan sosial budaya
-Faktor kurangnya petugas kesehatan
-Meningkatnya promosi susu kaleng pengganti ASI
-Pemberian informasi yang salaj

Faktor-faktor lain :
Ada beberapa bagian keadaan yang tidak
memungkinkan ibu untuk menyusui bayinya
walaupun produksinya cukup, seperti :
1)Berhubungan dengan kesehatan seperti adanya
penyakit yang diderita sehingga dilarang oleh dokter
untuk menyusui, yang dianggap baik untuk
kepentingan ibu (seperti : gagal jantung, Hb rendah).
2) Masih seringnya dijumpai di rumah sakit (rumah
sakit bersalin) pada hari pertama kelahiran oleh
perawat atau tenaga kesehatan lainnya, walaupun
sebagian besar daripada ibu-ibu yang melahirkan di
kamar mereka sendiri, hampir setengah dari bayi
mereka diberi susu buatan atau larutan glukosa.

IV. Komposisi dan Zat Gizi yang


Terkandung dalam ASI

Berikut ini komposisi zat-zat Gizi yang

terdapat dalam ASI (Kolostrum, Peralihan


Air
Susu
Ibu (ASI) merupakan makanan terbaik
dan
Matur)

yang diberikan ibu kepada bayinya. Komposisi ASI


berubah menurut stadium penyusuan (kolostrum,
susu peralihan, susu matur) yang sesuai dengan
kebutuhan bayi pada stadium itu, dan tidak dapat
ditiru dengan pemberian susu formula.
Komposisi zat-zat yang terkandung dalam ASI
adalah karbohidrat, protein, lemak, vitamin,
mineral dan air dengan komposisi yang seimbang
dan sesuai dengan kebutuhan bayi. ASI
mengandung 200 zat gizi dan memberikan
kekebalan buat bayi hingga 20 kali lipat. Zat-zat itu
antara lain putih telur, lemak, protein, karbohidrat,

Berikut ini komposisi zat-zat Gizi yang terdapat


dalam ASI (Kolostrum, Peralihan dan Matur)

Komposisi zat gizi ASI


Hidrat Arang
Protein
Lemak
Mineral
Vitamin

V. Manfaat Pemberian ASI Untuk Bayi

ASI adalahmakananyang

terbaik untukbayi. ASI tidak


hanya memberikanmanfaat
untukbayisaja, melainkan
untuk ibu,keluargadannegara
.

Manfaat bemberian ASI untuk Bayi :


Nutrien(zatgizi) dalam ASI sesuai

dengan kebutuhanbayi.
ASI mengandungzat protektif.
Mempunyaiefek psikologisyang
menguntungkan bagi ibu danbayi.
Menyebabkanpertumbuhandan
perkembanganbayimenjadi baik.
Mengurangi kejadiankaries dentis.
Mengurangi kejadianmaloklusi

TERIMAKASIH