Anda di halaman 1dari 10

Rumah Sakit Columbia Asia Medan

CODE PINK DRILL

I. PENGERTIAN
Code Pink : Penanganan
terjadi kehilangan bayi.

ketika

Tujuan
: Suatu proses yang
dilakukan bila bayi hilang/diculik di
RSCAM.

II. PROSEDUR
Prosedur :
1. Perawat / bidan memastikan bayi tidak ada di
dalam baby cot di ruangan tersebut.
2. Perawat / bidan melapor ke Charge Nurse atau
Supervisor.
3. Charge Nurse atau Supervisor memberitahu
ke operator bahwa ada bayi hilang melalui
nomor telepon 555.
4. Operator mengumumkan Code pink melalui
paging system (3 kali).

5. Pada saat itu juga Perawat /bidan harus melakukan


pencarian di seluruh ruangan tersebut.
6. Melakukan koordinasi dengan security untuk menutup
semua pintu masuk dan pintu keluar rumah sakit.
7. CN atau supervisor menghubungi Direktur.
8. Perawat / bidan dan security melakukan pencarian di
seluruh area rumah sakit.
9. Bila bayi sudah ditemukan maka perawat/bidan
melapor kepada pihak terkait.
10. Bila bayi belum ditemukan maka pihak management
memberitahu kepada keluarga bayi.
11. Pihak rumah sakit wajib melaporkan kejadian tersebut
kepada pihak kepolisian untuk tindakan selanjutnya.
12. Perawat dan bidan membuat Incident Report
berhubungan dengan kejadian tersebut.

III. SIMULASI
Tujuan Pelatihan :
Supaya seluruh staff yang sudah
mengikuti pelatian code pink dapat
melakukannya sesuai dengan
prosedur.
Sebagai salah satu persyaratan
management safety.

B. Skenario Kejadian:
Pasien beritahu ke nurse bahwa dia kehilangan bayi.
Perawat menanyakan identitas bayi yang hilang (kamar pasien dan
tempat kejadian).
Perawat melaporkan ke incharge atau CN ada yang kehilangan bayi.
Charge nurse telepon operator dengan menekan 555 sambil
menyebutkan code pink 0 5W kamar 525...
Operator langsung mengumumkan lewat pagging dengan
menyebutkan Code pink 0 5W kamar 525....
Operator tetap mengumumkan Code Pink setiap 5 menit selama 3
kali, setiap 10 menit kembali diumumkan sampai Code Pink
dinyatakan berhenti.
Perawat yang bertugas di daerah terkait segera mengunci seluruh
pintu keluar yang ada di 5W dan mengunci tiap bagian (ward) yang
ada di rumah sakit.
Charge nurse atau perawat incharge melaporkan ciri-ciri anak/bayi
yang hilang (jenis kelamin,pakaian dll) melalui telepon jangan di
umumkan.

Security menutup seluruh pintu access keluar rumah sakit,membuat


koding pintu keluar dan seorang security menuju sisi TV untuk
mencek orang yang keluar masuk.
Seluruh incharge di setiap departemen wajib membantu security
untuk pengawasan orang keluar masuk.
Perawat meminta kepada pengunjung kembali ke kamar masingmasing.
Perawat memeriksa seluruh ruangan termasuk kamar mandi.
HK wajib memeriksa seluruh area.
Seorang security menemukan sesosok yang mencurigakan.
Segera membawa orang yang mencurigakan tersebut kepada kepala
security untuk introgasi.
Kepala security (DANRU) dan nursing supervisor melakukan introgasi.
Hasil interogasi bahwa yang ditemukan tersebut adalah penculik, dan
kepala security segera menelepon ke perawat untuk menjemput bayi
tersebut.
Security segera melaporkan ke operator untuk memberhentikan
paging tersebut, dan operator menyampaikan bahwa code pink
berhenti dan menyampaikan permohon maaf atas ketidaknyamanan
seluruh pasien dan pengunjung yang ada di rumah sakit.

Security melaporkan ke polisi untuk tindakan selanjutnya


atas si penculik bayi tersebut.
CN atau Supervisor keliling segera melaporkan tentang
kejadian kepada :
- Direktur RS
- CON
- Resident
- Customer Care
Perawat keliling dan direktur segera memberitahukan
kepada
keluarga
pasien
yang
kehilangan
untuk
menceritakan kejadian akhir.
Lakukan investigasi kepada ibu yang kehilangan dan
apabila investigasi tersebut cocok maka perawat
menyerahkan bayi ke ibu pasien.

Diharapkan semua dapat berperan dan


mengerti tugasnya masing-masing saat
kejadian code pink terjadi sehingga tidak
ada kebingungan atau kesalahan dalam
pelaksanaan prosedur.

Sekian dan Terima kasih