Anda di halaman 1dari 34

PENDAHULUAN

Teakanan direpresentasikan sebagai gaya yang


bekerja pada luasan tertentu
Pada zat padat tekanan dikenal sebagai stress
(tegangan), pada fluida tekanan dikenal sebagai
pressure.

F=w

Tekanan pada fluida dibagi menjadi dua:


Pada zat cair, tekanan pada dinding semua bejana
adalah sama pada ketinggian level cairan yang sama
pada gas, tekanan di semua titik didalam bejana
adalah sama.

PENDAHULUAN

Industri Otomotif

Digunakan pada airbag sistem untuk mendeteksi tabrakan,


saat tabrakan badan kendaraan mengalami peningkatan
tekanan yang sangat besar.

Dibidang Biomedis

Digunakan sebagai pengatur cairan infus, untuk membaca


tekanan darah manusia dll

Dibidang Manufaktur

Pendeteksian tekanan pada proses pemanasan, pengovenan


komponen komposit, pneumatic dll.

TERMINOLOGI TEKANAN

Tekanan absolut : tekanan terhadap nilai absolut atau nol


absolut.

Tekanan gage : nilai tekanan pengukuran relatif terhadap tekanan


atmosfir.

Vacuum : besarnya nilai tekanan atmosfir yang mendekati nilai


tekanan absolutnya.

TERMINOLOGI TEKANAN
Tekanan differensial
Tekanan yang diukur terhadap tekanan yang
lain. Biasanya pengukuran tekanan differensial
digunakan sebagai dasar pengukuran lain,
misalnya pengukuran aliran (flow), kerapatan
(density), viskositas dll.

SATUAN TEKANAN

Satuan SI tekanan: N/m2 atau Pa

Satuan tekanan di Inggris:


psia

(pounds per square inch absolute)

Psig

(pounds per square inch gage)

1 atmosphere (atm) = 14.696 pounds per square inch absolute = 1.01325 10 5 newtons per square meter (Pa)
= 2116 pounds-force per square foot (lbf/ft)
1 N/m2

= 1 pascal (Pa)

1 atmosphere (atm) = 760 millimeters of mercury (mmHg)


1 bar = 105 newtons per square meter (100 kPa)
1 bar = 105 Pa
1 microbar = 1 dyne per square centimeter = 2.089 pounds-force per square foot = 0.1 newton per square
meter (0.1 Pa)
1 millimeter of mercury (mmHg) = 1333.22 microbar = 133.322 newtons per square meter (133.3 Pa)
1 micrometer = 10-6 meters of mercury (m, microns) = 10-3 millimeters of mercury (mmHg) = 0.133322
newtons per square meter (0.133 Pa)
1 torr = 1 millimeter of mercury (mmHg)
1 inch of mercury

= 70.73 pounds-force per square foot

1 inch of water

= 5.203 pounds-force per square foot

1 pound per square inch absolute


= 6894.76 newtons per square meter (6.894 kPa) = 0.070307
kilograms-force per square centimeter (kgf/cm2), [kilopounds per square centimeter (kp/cm)]2

RESPON DINAMIS

Respon dinamis (transien) instrumen pengukur tekanan


dipengaruhi oleh dua faktor:
respon dari elemen tranduser
respon pressure transmitting fluid & pressure transmitting
tube

Persamaaan repon dinamik tekanan

RESPON DINAMIK

Frekuensi natural

Jika fluida transmisi berupa gas maka seluruh sistem


berlaku sebagai resonator helmholtz dengan frekuensi
natural:

Damping Ratio

PRINSIP PENGUKURAN TEKANAN


FLUIDA

Pengukuran dengan elemen mekanis


elemen kolom cairan (Manometer Pipa-U,
Manometer Well-Type, Barometer,
DeadWeight Tester dsb)
elemen elastis (Tabung Bourdon, Bellow Gage,
diaphragm / membran dsb)
Transduser Tekanan Elektrik (strain gage,
piezoelektrik, capacitance pick-up dsb)
Pengukuran tekanan vakum (McLeod gage,
Pirani thermal-conductivity gage, knudsen gage,
ionization gage, alphatron, dsb)

PENGUKURAN ELEMEN MEKANIS

Elemen Kolom Cairan

a.

Manometer Pipa-U

b.

Manometer Well-Type

Rantai konversi
pendek

Perpindahan kolom
kecil dari level nol A1
Dengan perindahan

Keandalannya
yang baik

c. Manometer yang digunakan sebagai barometer


Berfungsi untuk mengukur tekanan atmosfir
Fluida yang digunakan adalah air raksa. Dimana,
air raksa dalam tabung akan turun sampai
ketinggian tertentu akibat adanya tekanan
atmosfir
Tinggi air raksa dalam tabung menyatakan
tekanan udara atmosfir

d. Dead-Weight-Tester

Kelebihan dan Kekulangan Elemen Kolom


Cairan
Kelebihan
1.
2.
3.
4.

Sederhana dan murah


Perawatannya mudah
Ketelitiannya cukup bagus
Kepekaan tinggi dan dapat
diubah
dengan
mengganti
Kekurangan
fluidanya
5. Cocok untuk diterapkan pada
1. Ukuran besar, mudah pecah
tekanan rendah
karena biasanya terbuat dari
gelas.
2. Tegangan
permukaan
dapat
menimbulkan histeresis
3. Tidak dapat digunakan untuk
mrngukur tekanan dinamik
4. Tidak portabel

Elemen Elastis

Bourdon

Bellows

Mengenakan tekanan yang diukur pada


benda elastis dan mngukur
perubahan/defleksi benda elastis tersebut.

MeMbran/D
iaphragm

Tranducer ini memiliki sifat elastis, artinya gaya atau tekanan akan
menimbulkan perubahan bentuk berupa defleksi, dan perubahan
tersebut hilang jika beban tekanan hilang
Sifat elastis pegas : pegas yang diberi gaya impuls sesaat akan
berosilasi merenggang dan mengkerut secara berulang-ulang
sebelum osilasi terhenti oleh adanya redaman

BOURDON TUBE PRESSURE GAGE

Prinsip Bourdon tube konfigurasi C shape:


Tekanan mengenai tabung
Terjadi deformasi elastis proporsional terhadap tekanan
Spring-load lingkage terjadi gerakan dan mengubahnya dalam
bentuk rotasi sudut jarum penunjuk

Macam-macam tabung Bourdon:


Tipe C (s/d 100.000 psi)
Tipe Spiral (tekanan menengah)
Tipe helix (100 s/d 80.000 psig)
Tipe puntiran
Ketelitian 1,1 5 %
Kelebihan:
Rentang pengukuran cukup lebar
Peka dalam mengubah dimensi
Konstruksi sederhana & murah
Kekurangan:
Untuk pengukuran tekanan statis
Mudah dipengaruhi getaran
Respon lambat

DIAPHRAGM GAGE

Berupa membran plat tipis yang dijepit melingkar pada tepinya

Diafragma akan terdefleksi sesuai dengan beda tekanan (p1-p2)


yang diindra oleh suatu transducer

Defleksi akan bernilai linier terhadap beda tekanan ketika


defleksi yang terjadi <1/3 tebal diafragma

Defleksi bergantung pada: diameter membran, tebal bahan,


bentuk & jumlah gelombang, modulus elasisitas

Untuk memperlebar rentang linieritasnya dengan mengubah


konstruksi membran menjadi berombak

Digunakan untuk pengukuran tekanan rendah hingga menengah


(200 psig) dengan ketelitian 0,5 1,25%

Kelebihan:
Linieritas baik pada rengtang pengukuran
Dapat digunakan material tertentu sesuai kebutuhan
pengukuran
Karena membran cukup kaku, maka baik untuk pengukuran
tekanan frekuensi tinggi
Jika dihubungkan dengan capacitancy pick-up maka cocok
untuk pengukuran dinamis

Kekurangan: perlutransducer untuk mendeteksi defleksi

BELLOWS GAGE

Benda yang dapat mengembang/mengkerut secara aksial

Terbuat dari tabung tipis yang terlipat-lipat dengan diameter 3/16 12


inci

Material: kuningan, baja tahan karat, berrylium copper dll tergantung


pada kondisi pengukuran yang dibutuhkan

Beda tekanan akibat gerakan bellows akan diubah menjadi nilai


pengukuran

BELLOWS GAGE
Kelebihan
Dapat

diberikan gaya
yang besar
Konstruksi sederhana

Kekurangan

Tidak cocok untuk


pengukuran tekanan
dinamis
Tergantung pada kondisi
temperatur
Tidak untuk mengukur
tekanan tinggi

TRANDUSER TEKANAN ELEKTRIK


Sensor gerak

Tekanan elastik

Capacitancepickup

Tranduser
Gerak
elektrik

piezoelectric

Strain-gage

Ratai konversi
panjang

Besaran Listik

beda tekanan antara kedua sisi


menyatakan beda tegangan keluaran

plat

transduser yang mengubah suatu


defleksi atau tekanan yang mengenai
membrane sehingga timbul arus listrik
dan menghasilkan beda tegangan pada
kedua sisinya
mengubah
membrane
resistansi

strain yang mengenai


menjadi
perubahan

Kehandalan
kecil

Capacitance-Pickup
Membran berfungsi sebagai suatu
plat kapasitor
Dirangkai dalam rangkaian listrik
Tegangan outptnya= beda tekanan di
kedua sisi membran

Piezoelektrik
Material
yang
apabila
diberistress(tekanan) mekanik akan
menghasilkan medan listrik sebaliknya
apabila medan listrik diterapkan pada
bahan
piezoelektrik
akan
terjadi
deformasi mekanik (perubahan dimensi
bahan)

Prinsip Kerja
Semakin besar tekanan atau
deformasi yang diterima
sensor tersebut, dapat
menghasilkan output
tegangan yang berubahubah,
Maka besarnya kapasitansi adalah

Besar kapasitansi
bergantung pada
permisitivitas
bahan

Strain Gage
Definisi : salah satu elemen yang
mengubah pergeseran mekanis yang
diberikan dalam hal ini adalah
tekanan menjadi tahanan.

Prinsip Kerja : tahanan dari kawat


atau logam berubah terhadap
panjang jika mengalami
tarikan
atau tekanan. Perubahan tahanan ini
sebanding dengan regangan yang
diberikan = jembatan wheatson
Pada arah ke atas menyebabkan tahanan menjadi bertambah,
sedangkan pada arah ke bawah menyebabkan tahanan berkurang

Aplikasi pada
membran metal

Strain Gage pada Membran Metal/Diaphragm


Pada umumnya membran di klem pada
seluruh tepinya. Stress arah radial dan arah
tangensial membran tergantung pada lokasi
titiknya (r= radius letak titik)

ALAT UKUR TEKANAN RENDAH

ALAT UKUR TEKANAN RENDAH :MC LEOD


GAGE

ALAT UKUR TEKANAN RENDAH :MC LEOD


GAGE

PIRANI THERMAL-CONDUCTIVITY
GAGE

Perangkat yang mengukur tekanan melalui perubahan


konduktansi termal gas
Pemanasan filament secara elektrik ditempatkan
dalam ruang vakum
Panas yang lepas dari filament tergantung pada
konduktivitas gas dan temperature filament
Dua gage yang dipasang seri bertujuan untuk
menyeimbangkan ketika terjadi variasi kondisi
lingkungan
Rentang tekanan yang diukur 0,1 100 Pa
Tidak cocok untuk mengukur respon dinamik (transien)
Pada tekanan rendah membutuhkan waktu beberapa
menit untuk mencapai kesetimbangan termal.

PIRANI THERMAL-CONDUCTIVITY
GAGE

Mula-mula sealed gage ditempatkan pada kondisi lingkungan yang sama


dengan measuring gage

Menyesuaikan rangkaian jembatan (melalui R2) untuk mencapai kondisi


null.

Lalu measuring gage terletak pada kondisi tekanan vakum, sehingga


terjadi defleksi jembatan dari kondisi null yang menunjukkan perubahan
temperatur lingkungan.

konduktivitas termal gas menurun sehingga diperoleh masukan energi


listrik akibat temperatur filament meningkat

KNUDSEN GAGE

dua baling-baling V disamping mirror M yang


tergantung pada filament suspension
plat P yang dipanaskan dengan temperatur T
Jarak pemisah antara plat dan baling-baling
sangat kecil terhadap mean free path
heater untuk menjaga kestabilan temperatur
plate supaya lebih tinggi dari temperatur gas
sekitarnya
Temperatur baling-baling sama dengan
temperatur gas Tg
rentang pengukuran tekanan berkisar antara 10 -6
hingga 1 Pa

KNUDSEN GAGE
gas yang mengenai baling-baling dari
Molekul

plate panas memiliki kelajuan lebih tinggi dari


pada molekul gas yang meninggalkan balingbaling disebabkan oleh beda temperatur
momentum net pada baling-baling yang dihitung
dengan mengamati perpindahan sudut mirror M.
Total pertukaran momentum baling-baling
merupakan fungsi densitas melekuler yang
berhubungan dengan tekanan dan temperatur
gas.
Tekanan gas diturunkan dari temperatur gas dan
gaya yang dihitung. Untuk beda temperatur T T g
yang kecil, besarnya tekanan di tuliskan sebagai
berikut:
dimana tekanan dalam dyne/cm 2 untuk gaya
dalam dyne serta temperatur dalam kelvin

IONIZATION GAGE
dari katoda yang dipanaskan sehingga
Terdiri

memancarkan elektron yangdipercepat oleh muatan


positif grid

Ketika elektron menuju grid, terjadiionisasi molekul gas

Plate dihubungkan pada potensial negatif untuk


menangkap ion positif sehingga menghasilkan arus plate
ip

Elektron dan ion negative pada grid menghasilkan arus i g

Tekanan gas sebanding dengan rasio arus plat dan arus


grid dengan S merupakan sensitivitas dari gage

rentang pengukuran tekanan dari 0,13 hingga 1,3 x 10 -6Pa

pengukuran tekanan tinggi bisa membakar katoda.

ALPHATRON

Alphatron merupakan ionisasi gage radioaktif


radium memancarkan gelombang alpha
Partikel alpha mengionisasi gas dalam gage enclosure
derajad ionisasi ditentukan oleh perhitungan tegangan output E 0
Derajad ionisasi merupakan fungsi linier dari tekanan (0,1 10 5 Pa)
karakterisitik tiap alat akan berbeda tergantung pada gas yang digunakan
Pada tekanan sangat rendah, mean free path besar sehingga sangat sedikit
terjadi tumbukan di dalam gage sehingga level ionisasi kecil
baik digunakan pada tekanan atmosfer maupun pada keadaan vakum tinggi.
pada tekanan tinggi tidak akan merusak alat ukur karena tidak terjadi
pemanasan filament

KESIMPULAN