Anda di halaman 1dari 16

PISCES

Oleh
Kelompok : 6
Rampung (ACD 114 68)
Sella Hardianti (ACD 114 077)
Iri Shayna Atiaini (ACD 114 023)
Suriani (ACD 114 048)
Osi Pranata (ACD 114 079)

poikilotermik (berdarah dingin) yang hidup di air dan


bernapas dengan insang. Ikan mempunyai sirip yang
berfungsi untuk berenang dan tubuh yang ramping
untuk memudahkan bergerak di dalam air. Ikan
merupakan kelompok vertebrata yang paling
beraneka ragam dengan jumlah spesies lebih dari
27,000 di seluruh dunia.
Secara taksonomi, ikan tergolong kelompok
paraphyletic yang hubungan kekerabatannya masih
diperdebatkan; biasanya ikan dibagi menjadi ikan
tanpa rahang (kelas Agnatha, 75 spesies termasuk
lamprey dan ikan hag), ikan bertulang rawan (kelas
Chondrichthyes, 800 spesies termasuk hiu dan pari),
dan sisanya tergolong ikan bertulang keras (kelas
Osteichthyes).

Berdasarkan bahan penyusun rangkanya Pisces


dibagi menajdi 2 golongan :

ikan berangka tulang rawan (Chondrichthyes),


contoh : ikan hiu, ikan pari, ikan cucut.

ikan berangka tulang sejati (Osteichthyes),


contoh : ikan kakap, ikan mas, ikan tongkol, ikan bandeng.

Anatomi Pisces
1. Sistem rangka
Rangka pada ikan ada yang disebut viceral yaitu
tulang penyokong insang dan ada juga yang disebut
appendikular yaitu tulang penyokong sirip

Fungsi rangka :
-penegak tubuh
-tempat melekatnya otot
-pelindung organ-organ dalam
-membentuk eritrosit.

2. Sistem otot
Sistem muscularis atau sistem otot pada ikan adalah
sama dengan sistem otot pada vertebrata lain.

Sistem otot pada vertebrata antara lain :


a. Otot Polos
b. Otot Jantung
c. Otot Bergaris
d. Otot Listrik

3. Sistem sirkulasi
Alat peredaran darah terdiri atas jantung,
pembuluh arteri dan pembunuh vena. Jantung
ikan dibungkus oleh selaput perikardium dan
terletak di rongga pericardium. Selain jantung, di
dalam rongga perikardium terdapat gelembung
renang, ginjal, dan alat reproduksi. Jantungnya
beruang dua, yaitu satu atrium (serambi) dan
satu ventrikel (bilik).

4. Sistem peredaran darah


Dalam sekali peredaran, darah ikan beredar
melalui jantung sebanyaksatu kali. Sehingga,
peredaran darahnya dinamakan sistemperedaran
darah tunggal. Darah yang beredar melalui
pembuluh darah,oleh karenanya disebut sistem
peredaran darah tertutup.

5. sistem pencernaan
Di dalam rongga mulut terdapat lidah pendek yang berada di
dasar mulut. Lidah ini tidak dapat digerakkan dan tidak
memiliki fungsi yang berarti. Gigi tumbuh pada rahang atas dan
rahang bawah, bahkan ada yang tumbuh pada langit-langit
mulut. Gigi bertulang keras dan berbentuk kerucut, tidak
mempunyai kelenjar ludah tetapi mempunyai kelenjar dari
mulut. Lambung merupakan pelebaran dari saluran
pencernaan, antara lambung dengan usus terdapat tiga buah
usus buntu (sekum).

6. sistem pernafasan
Pada vertebrata, pernapasannya tidak
langsung karena menggunakan perantaraan
alat-alat pernapasan. Sistem respirasi pada
hewan vertebrata yang kami bahas adalah ikan

Ikan bernapas pada insang yang terdapat di


sisi kanan dan kiri kepala (kecuali ikan Dipnoi
yang bernapas dengan paru-paru). Selain
berfungsi sebagai alat pernapasan, insang juga
berfungsi sebagai alat ekskresi dan transportasi
garam-garam.

Insang (branchia) akan tersusun atas bagian-bagian


berikut ini:
- Tutup insang (operculum). Hanya terdapat pada ikan bertulang
sejati, sedangkan pada ikan bertulang rawan, tidak terdapat tutup
insang. Operculum berfungsi melindungi bagian kepala dan
mengatur mekanisme aliran air sewaktu bernapas.
Membrane brankiostega (selaput tipis di tepi operculum), berfungsi
sebagai katup pada waktu air masuk ke dalam rongga mulut.
Lengkung insang (arkus brankialis), sebagai tempat melekatnya
tulang tapis insang dan daun insang, mempunyai banyak saluransaluran darah dan saluran syaraf.
Tulang tapis insang, berfungsi dalam sistem pencernaan untuk
mencegah keluarnya organisme makanan melalui celah insa
Daun insang, berfungsi dalam sistem pernapasan dan peredaran
darah, tempat terjadinya pertukaran gas O2 dengan CO2.
Lembaran (filamen) insang (holobran kialis) berwarna kemerahan.
Saringan insang (tapis insang) berfungsi untuk menjaga agar tidak
ada benda asing yang masuk ke dalam rongga insang.
Insang berbentuk lembaran-lembaran tipis berwarna merah muda
dan selalu lembab.

7. Sistem saraf
Ikan menerima rangsang dari lingkungannya melalui organ
perasa. Rangsangan tersebut selanjutnya diteruskan dalam
bentuk impuls ke otak. Respon yang diberikan oleh otak
dimanifestasikan dalam bentuk tingkah laku.
a.Sistem saraf pada vertebrata dapat dibedakan atas:
Sistem saraf pusat (systema nervorum centrale), disusun oleh otak
(encephalon) dan sumsum tulang belakang (medulla spinalis).
Sistem saraf tepi (systema nervorum periphericum), disusun oleh
saraf otak (nervi cerebralis) dan saraf spinal (nervi spinalis).
Sistem saraf otonom, disusun oleh sistem saraf parasymphatic dan
sistem saraf symphatic.
Organ perasa khusus (special sense organs), terdiri atas organ gurat
sisi (linea lateralis), hidung, telinga, dan mata.
b.Jenis-jenis Saraf
Berdasarkan pada fungsi organ yang dirangsang, saraf dapat digolongkan
atas:
Saraf cerebrospinalis, yaitu saraf yang merangsang otot bergaris (striated
muscle).
Saraf otonom (vegetatif), yaitu saraf yang merangsang jantung (cardiac
muscle), urat daging licin (smooth muscle), dan kelenjar-kelenjar.

C. Ciri-ciri pisces
Ciri-ciri umum
a. Bernapas dengan insang
b. Rangka tersusun atas tulang sejati
c. Sebagian besar tubuh ditutupi oleh sisik
d. Bersisik dan berlendir
Ciri-ciri khusus
a. Ciri-ciri khususnya dalah sebagai berikut :
b. Jantung terdiri atas dua ruang yaitu satu
serambi dan satu bilik
c. Memiliki gurat sisi untuk menentukan arah
dan posisi berenang.

D.Perkembangbiakan Pisces
Pada betina memiliki ovary dan pada jantan
memiliki testis
Ovary

E.Manfaat Pisces dalam kehidupan sehari hari


Pada umumnya ikan dimanfaatkan manusia untuk
memenuhi kebutuhan bahan pangan. Sebagai bahan
pangan,ikan merupakan slaah satu sumber protein hewani.
Selain itu ikan dapat juga memberikan hiburan tersendiri
bagi banyak orang. Misalnya pemeliharaan ikan hias di
dalam akuarium. Manfaat ikan lainnya adalah dapat
dijadikan sebagai objek penelitian dan objek rekreasi
(seperti lomba memancing ikan).

Contoh manfaat dari pisces


Sebagai makanan

Sebagai hiasan

KESIMPULAN
Pisces merupakan superkelas dari subfilum Vertebrata, yang

memiliki keanekaragaman yang sangat besar.


Berdasarkan klasifikasinya Superkelas Pisces dibagi menjadi
dua kelas, yaitu Chondrichthyes (ikan bertulang rawan) dan
Osteichthyes (ikan bertulang keras) Ikan bertulang rawan
memiliki rangka yang fleksibel,terbuat dari tulang rawan
serta memiliki perkembangan rahang dan sirip yang sangat
baik. Mereka bernafas dengan insang, sebagian besar
melahirkan dan ada juga yang menetaskan telurnya dalam
tubuh induk.
Sedangkan ikan bertulang keras ,bernafas dengan insang
dan menghasilkan telur tanpa cangkang dalam jumlah yang
sangat besar.Mereka dapat ditemukan hidup di air tawar
dan air laut. Habitat dan penyebaran ikan bertulang keras
dan bertulnag rawan sangat melimpah di laut dan di hampir
setiap habitat air tawar.

SEKIAN DAN TERIMA KASIH