Anda di halaman 1dari 28

REFERAT SEPSIS PADA ANAK

Oleh :
Rusiana Nasilah
1102008225
Pembimbing :
Dr. Ari Johari, Sp.A

Latar belakang
penyebab

penting morbiditas dan

mortalitas pada bayi-bayi

Patofisiologi

dan simptom sepsis

pada orang dewasa dan anak-anak


pada dasarnya hampir sama

Definisi
Sepsis adalah suatu kondisi dimana
terjadi reaksi peradangan sistemik
(inflammatory sytemic reaction)
yang dapat disebabkan oleh invasi
bakteri, virus, jamur atau parasit.
Sepsis merupakan SIRS (systemic
inflammatory response syndrome)
disertai dengan tempat infeksi
yang diketahui.

SIRS 2 kriteria di bawah ini :


1.Suhu

> 38 0C atau < 36 0C


2.Respirasi > 20 kali/menit
3.Denyut jantung > 90 kali/menit
4.Leukosit > 12.000/mm3 atau >
10% sel imatur

Klasifikasi sepsis

Etiologi sepsis

Patofisiologi sepsis

Sitokin pro
inflamasi
Sitokin
anti
inflamasi

SEPSIS NEONATORUM
1. Infeksitransplasenta

(misalnya:cytomegalovirus,
syphilis)

rubella,

2. Infeksi

asendens dengan disertai rusaknya


barier plasenta (misalnya: infeksi bakteri
setelah 12-18 jam selaput amnion pecah)

3. Infeksi

yang didapat oleh bayi saat


melewati jalan lahir yang telah terinfeksi
atau terpapar darah ibu yang infeksius
(misalnya: herpes simplex, hepatitis B,
infeksi bakteri lainnya).

Faktor resiko sepsis


neonatorum

Onset dini,
(24 jam kehidupan)

Group

B
streptococcus
E. Coli
H. Influenza
Gemelli
Prematur
Kel.kongenital
Asfiksia

perinatal

Onset lanjut
(24-48, >48 kehidupan)
staphylococcus
Stap.

Aureus
E. Coli
Klebsiela
Pseudomonas
Enterobacter
Candida
Group B streptococcus
Serratia
Acinetobakter
anaerob

Sepsis neonatorum

Onset dini

bayi

tampak tidak
merintih
Tachypnea
Cyanosis
Perfusi buruk
Hipotonus
letargi/apnoe
ikterus(<24jam)
Syok

Onset lanjut

temperatur tidak
stabil
tidak mau minum
mengisap lemah
muntah/residu gaster
distensi abdomen
letargi/apnoe
konvulsi
Syok

Tanda-tanda Klinis pada


Sepsis Neonatorum

Gejala klinis sepsis

Diagnosis sepsis

Tatalaksana sepsis

Resusitasi/stabilisasi
pasien

Terutama

pada pasien sepsis


berat dengan hipertensi atau
syok
Dilakukan secepat mungkin,
secara intensif :
1. Airway, breathing, circulation
2. Oksigenasi
3. Terapi cairan
4. Transfusi darah bila diperlukan

Antimikroba
Ampicillin (Marcillin, Omnipen, Polycillin, Principen,
Totacillin) Antibiotik beta-lactam yang bersifat
Nama Obat

bacteriocidal bagi bebrapa organisme, seperti GBS, Listeria,


nonpenicillinase-producing Staphylococcus, beberapa
strains of H influenzae, dan meningokokus.
<7 hari
<7 hari
7-30 hari

Dosis Pediatrik

<2000 g :
>2000 g :
<1200 g :

50 mg/kg/dose IV/IM q12h


50 mg/kg/dose IV/IM q8h
50 mg/kg/dose IV/IM q12h

7-30 hari 1200-2000 g:

50 mg/kg/dose IV/IM q8h

7-30 hari

50 mg/kg/dose IV/IM q6h

>30 hari

>2000 g:

100-200 mg/kg/hari IV/IM dibagi q6h; dosis

dapat digandakan pada kasus meningitis.

Gentamicin (Garamycin) -- Aminoglycoside yang


bacteriocidal untuk beberapa organisme gram-negative
Nama Obat

seperti E coli danPseudomonas,


Proteus, dan Serratia species. Efektif pada kombinasi
dengan ampicillin untuk GBS and Enterococcus.
0-4 minggu

<1200 g:

2.5 mg/kg/dose IV/IM

1200-2000 g:

2.5 mg/kg/dose IV/IM

>2000 g:

2.5 mg/kg/dose IV/IM

1200-2000 g:

2.5 mg/kg/dose IV/IM

>2000 g:

2.5 mg/kg/dose IV/IM

q18h
<7 hari
q12h
<7
Dosis Pediatrik

q12h
>7 hari
q8h
>7 hari
q8h
(IM dilakukan bila akses vena sukar)

Cefotaxime (Claforan) Cephalosporin generasi III.


Efektif melawan GBS dan E coli serta gram-negative
enteric bacilli lainnya. Kadar dalam serum dan LCS
baik.
Nama Obat

Kemampuannya melawan drug-resistant gramnegative bacteria lebih daripada penicillin dan


aminoglycoside.
Tidak efektif terhadapListeria dan enterococci.
Digunakan dalam kombinasi dengan ampicillin.

Pediatric Dose

<7 hari: 50 mg/kg/dose IV/IM q12h


>7 hari: 50 mg/kg/dose IV/IM q8h

Terapi suportif
a. Oksigenasi untuk mengatasi
hipoksia dengan upaya meningkatkan
saturasi oksigen darah, meningkatkan
transpor oksigen dan memperbaiki
utilisasi oksigen di jaringan.

b. Terapi cairan

Hipovolemia diatasi dengan pemberian


cairan baik kristaloid (NaCl 0,9% atau
RL) maupun koloid.

Albumin merupakan protein plasma yang


berfungsi sebagai koloid.

Transfusi
PRC
diperlukan
pada
pendarahan aktif hingga Hb 10 g/dl
dengan mempertimbangkan kondisi klinis
pasien.

c. Vasopressor /inotropik
Diberikan
setelah hipovolemik teratasi
namun masih terjadi hipotensi.
Hipotensi
tersebut
timbul
karena
vasodilatasi atau disfungsi miokard.
Pilihan

vasopresor: dopamin mulai 5


mcg/kg/
menit,
norepinefrin
0,03-1,5
mcg/kg/ menit.
Pilihan
inotropik : dobutamin 1-15
mcg/kg/ menit, dopamin 3-8 mcg/kg/ menit,
epinefrin 0,1-0,5 mcg/kg/ menit atau
fosfodiesterase
inhibitor
(amrinon
&
milrinon).

d. Bikarbonat
Mengoreksi asidemia pada sepsis.
Dapat diberikan PH < 7,2 atau serum
bikarbonat < 9 meq/L.
Disertai upaya memperbaiki
hemodinamik.
e. Nutrisi
Kebutuhan
kecukupan nutrisi berupa
kalori, protein (asam amino ), asam
lemak, cairan vitamin dan mineral perlu
diberikan sedini mungkin.
Pengendalian kadar gula darah.

f. Disfungsi renal
Terjadi

secara akut pada pasien sepsis


dan syok Septik
Diberikan vasopresor bila diperlukan
(Dopamin dosis renal 1-3 mcg/kg/
menit)
Pada
oliguria
pemberian
cairan
dipantau ketat.

Terapi adjuvan
a.

Gangguan koagulasi

Proses inflamasi menyebabkan gangguan


koagulasi dan DIC berupa konsumsi faktor
pembekuan dan pembentukan mikrotrombus
di sirkulasi. Pada sepsis berat atau syok septik
terjadi penurunan aktivitas anti koagulan dan
supresi fibrinolisis kegagalan organ.

Terapi
anti
koagulan
:
heparinisasi,
antitrombin, dan subtitusi faktor pembekuan.

b. Kortikosteroid
Hanya
diberikan
dengan
indikasi
insufisiensi adrenal.
Hidrokortison 50 mg/kgBB bolus IV 4x
sehari selama 7 hari pada pasien syok
septik terbukti menurunkan mortalitas
dibanding kontrol.
c. Pengobatan Pada Sepsis Anemia
Transfusi
bermanfaat
jika
diperlukan
selama kondisi darurat.

Komplikasi
Sindrom

distres pernapasan atau ARDS


Koagulasi intravaskular diseminata (KID)
Gagal ginjal akut
Perdarahan usus
Gagal hati
Disfungsi sistim saraf pusat
Gagal jantung
kematian

Terima kasih
Wassalam