Anda di halaman 1dari 30

PRESENTASI KASUS

POLIP SERVIKS
Adlina Putrianti
1102011010
Pembimbing: dr. Indiarto W., SpOG

No CM
: 107xxx
Nama
: Ny. S
Umur
: 43 tahun
Alamat
: Kp. Gunung Santri RT/RW
001/006 Bojonegara
Agama
: Islam
Pekerjaan
: Ibu rumah tangga
Paritas
: P3A0
Tanggal masuk RS : 13 September 2016

IDENTITAS PASIEN

Keluhan Utama :
Keluar darah segar dari jalan lahir sejak 1 minggu
SMRS

Keluhan Tambahan :
Nyeri saat berhubungan
Keluar darah segar setelah berhubungan
Pusing

ANAMNESIS

Pasien mengatakan
awalnya pasien
tidak haid sejak
bulan Juni.

Tanggal 18 Agustus,
pasien mengatakan
keluar gumpalan
berwarna hitam dari
jalan lahir.

Keluhan tersebut
disertai rasa
megganjal pada
bagian bawah
Rahim.

Beberapa bulan
terakhir pasien
mengatakan sering
keluar darah setelah
berhubungan.

Pasien mengatakan
sejak 1 tahun yang
lalu pasien selalu
merasakan nyeri
saat berhubungan
suami istri.

Riwayat Penyakit Sekarang

19 tahun, BBL 3100 gr, spontan, aterm,


hidup
12 tahun, BBL 3200 gr, spontan, aterm,
hidup
6 tahun, BBL 3000 gr, seksio sesarea,
aterm, hidup

Riwayat Obstetri

Riwayat Ginekologi : Riwayat penyakit menular seksual


disangkal. Riwayat penyakit alat kelamin dan alat
reproduksi disangkal
Riwayat Perkawinan : Pasien menikah satu kali dengan
suami sekarang 20 tahun yang lalu. Hubungan seksual
selain dengan suami disangkal.
Riwayat KB : Pasien menggunakan KB suntik selama 2
tahun, lalu di steril tahun 2010.

Menarche : 13 tahun
Lama menstruansi: 7 hari
Siklus haid berkisar antara 28 hingga 30 hari.
Banyaknya darah haid kurang lebih 60-80 ml per hari
HPHT: 18 Agustus 2016.

Riwayat Menstruasi

Riwayat Operasi
Pasien melakukan operasi seksio sesarea + MOW pomeroy tahun
2010.

Riwayat Penyakit Penyerta


Pasien menderita penyakit darah tinggi

Riwayat Penyakit Keluarga :


Keluhan yang sama dialami oleh sepupu pasien
Bibi pasien menderita Ca serviks tahun 2013.

Status Generalis :
Keadaan umum
: tampak sakit ringan
Kesadaran
: Compos mentis
Tanda vital TD
: 150/90 mmHg
Nadi
: 80 x/menit
Respirasi : 20 x/menit
Suhu
: 36.4C

PEMERIKSAAN FISIK

Kepala
Mata
Hidung
Telinga
Mulut
Leher
Thoraks

: Normosefali, rambut hitam merata, tidak mudah dicabut


: Konjungtiva anemis -/-, sklera ikterik -/: Tidak tampak deformitas
: Normotia
: Mukosa bibir tidak kering dan tidak anemis
: KGB dan tiroid tidak teraba membesar

Jantung :
Inspeksi
: Ictus cordis tidak tampak
Palpasi
: Ictus cordis kuat angkat
Perkusi
: Tidak dilakukan
Auskultasi : BJ I-II regular, murmur (-), gallop (-)
Paru :
Inspeksi
: Simetris tidak ada ketinggalan gerak
Palpasi
: Vokal fremitus kanan = kiri
Perkusi
: Sonor kedua lapang paru
Auskultasi : napas vesikuler, ronki (-), wheezing (-)
Ekstremitas : edema -/-, CRT < 2 detik

Inspeksi : Abdomen datar, tampak luka bekas operasi,


tak tampak striae
Palpasi : Abdomen supel, nyeri tekan (-), massa tumor
(-), fundus uteri tidak teraba
Perkusi : Timpani
Auskultasi : Bising usus (+)

Status Ginekologik

Inspekulo : Tampak
massa tunggal yang
keluar dari OUE
berwarna merah terang,
diameter kurang lebih 1
cm, bentuk bulat
irreguler, dan mudah
berdarah

Pemeriksaan dalam :

Dinding vagina licin


portio serviks mencucu
konsistensi kenyal
teraba massa 1 x 1x 0,5 cm, bentuk bulat irreguler,
konsistensi kenyal, mobile, dan tidak nyeri.

Pemeriksaan

Hasil

Nilai Rujukan

Hemoglobin

10,7 g/dl

11.7 15.5 g/dl

Hematokrit

33,5 %

35-47%

Lekosit

6.270/mm3

3.600 11.000/mm3

Trombosit

280.000/mm3

150.000-440.000/mm3

Bleeding time

1 menit

1-3 menit

Clotting time

3 menit

2-6 menit

Hematologi

Kimia Darah
SGOT

36 u/l

10-35 u/l

SGPT

17 u/l

10-38 u/l

Ureum

30 mg%

10-50 mg%

Kreatinin

0.9 mg%

< 1.1 mg%

Gula darah sewaktu

104 mg/dl

100-120 mg/dl

HIV

(-)

(-)

HbsAg

(-)

(-)

Natrium

146,5

135 145 mg/dl

Kalium

3,56

3,5 5,5 mg/dl

Klorida

110,7

98 106 mg/dl

Diagnosis primer
Diagnosis sekunder

DIAGNOSIS

: P3A0 dengan Polip serviks


: Hipertensi grade 2

Non-medikamentosa : Pro-ekstirpasi dan kuretase


Medikamentosa
: Cefotaxime 2 x 1 gr IV
: Tramadol 3 x 1 amp IV
: Captopril 3 x 12,5 mg PO

PENATALAKSANAAN

S : Pasien mengeluh nyeri pada alat kelamin terutama saat bergerak. Perdarahan per vaginam
(+), pasien mengganti pembalut sebanyak 2x dalam 24 jam dimana setiap kali ganti pembalut
tampak darah berwarna merah segar memenuhi pembalut. Mobilisasi baik, 4 jam postoperasi pasien bisa miring kanan-kiri dan 6 jam post-operasi pasien dapat duduk. BAB (-)
selama satu hari. BAK (+) banyak warna jernih setelah kateter urin dilepas. Pasien sudah
buang angin. Makan dan minum seperti biasa. Demam, pusing, mual, muntah, dan kembung
disangkal.
O : TD 150/80 mmHg
RR 22 x/m
N
72x/menit
S
36.4C
Abdomen :
Inspeksi : Datar
Palpasi : Supel, nyeri tekan (-), fundus uteri tidak teraba
Perkusi : Timpani, shifting dullness (-)
Auskultasi : Bising usus (+)
A : 1. Post kuretase dan ekstirpasi a/i polip serviks
2. Hipertensi grade 2
P : Cefotaxime 2 x 1 gr IV
Tramadol 3 x 1 amp IV
Captopril 12,5 mg PO
Pasien boleh rawat jalan

Follow Up

ANALISA KASUS

Dari anamnesis
keluar darah segar dari jalan lahir
Dispareunia
Post coital bleeding
Pemeriksaan inspekulo
Massa berwarna merah segar di serviks 1 cm
Pemeriksaan dalam
Teraba massa ukuran 1 x 1 x 0,5 cm di serviks
konsistensi kenyal lunak, mobile

Bagaimana penegakan
diagnosis pada kasus ini?

Ya, pada kasus ini dilakukan ekstirpasi pada


tangkai polip dan dilakukan kuretase.

Apakah tatalaksana pada


kasus ini sudah tepat?

Ad bonam, tetapi hasil PA menentukan prognosis


pada pasien ini lebih pasti.

Bagaimana prognosis
pada pasien ini?

Tinjauan Pustaka

Polip serviks adalah tumor jinak berupa adenoma


maupun adenofibroma yang tumbuh menonjol dan
bertangkai, tumbuh di permukaan mukosa serviks
ataupun pada saluran endoserviks dan biasanya
menonjol keluar dari mulut serviks.

DEFINISI

Morfologi polip serviks biasanya lembut, berwarna


kemerahan dan berbentuk seperti jari. Biasanya memiliki
tangkai yang pendek, namun beberapa dapat memiliki
dasar yang lebar.
Polip endoserviks biasanya berwarna merah, dengan
ujung seperti nyala api, fragil, dan bervariasi dalam
ukuran.
Polip ektoserviks berwarna agak pucat atau merah daging,
lunak, dan tumbuh melingkar atau memanjang dari
pedikel. Polip ini tumbuh di area porsio.

MORFOLOGI POLIP
SERVIKS

Hipertensi

Diabetes mellitus

Vaginitits
berulang

Servisitis

Usia reproduksi
terutama usia 40
tahun hingga 50
tahun

Wanita hamil

FAKTOR RISIKO

Gejala dan Tanda

Leukorea

Perdarahan setelah
menopause

Perdarahan di luar
siklus menstruasi

Perdarahan setelah
koitus

Pada kasus infertilitas wanita juga


patut dilacak apakah terdapat adanya
peradangan serviks atau polip.

DIAGNOSIS

Pemeriksaan Radiologi
Polip yang terletak jauh di endoserviks dapat dievaluasi
melalui pemeriksaan histerosalfingografi atau
sonohisterografi
Pemeriksaan Khusus
Polip yang terletak jauh di kanal endoserviks tidak dapat
dinilai melalui inspekulo biasa, tetapi dapat dilakukan
pemeriksaan khusus menggunakan speculum endoserviks atau
histeroskopi.

Adenokarsinoma endometrium
Sarkoma endometrial
Mioma geburt
Polip endometrial

DIAGNOSIS BANDING

ekstirpasi pada tangkainya


dilakukan kuretase sehingga seluruhnya dapat
dikeluarkan
hasil pemeriksaan menentukan terapi lebih lanjut.

PENATALAKSANAAN