Anda di halaman 1dari 28

081381607144 (WA/TELP)

COACHING

Rizqi A Rosyadi, S.Psi. M.I.Kom


Ketua Yayasan Cakep Indonesia

RIZQI A ROSYADI
@SuksesBooster
MotivatorETOS
Pendidikan:
S-1, Psikologi , UIN Jakarta
S-2, Magister Komunikasi Bisnis,
UNISBA
Aktivitas Saat ini:
Master Trainer Qualitama Indonesia
Owner Gold Shop Bawang Merah
Dosen STIT Nurul Fikri Lembang
Pendiri Yayasan Pesantren
Pendidikan Islam Madani
Pendiri Yayasan Cakep Indonesia
Pendiri Trainers Institute

KONDISI TUNAS BANGSA


Laporan Indeks Daya Saing Global 2016-2017
yang dirilis Forum Ekonomi Dunia (WEF), Daya
saing Indonesia merosot dari peringkat ke-37
tahun lalu menjadi peringkat ke-41 tahun ini dari
138 negara.
(Kompas,
http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2016/09/30/141541126/posisi.daya.saing.indonesia.turun)

Index Daya Saing:


1. Kemampuan Literasi (membaca, menulis &
Memahami
2. Kemampuan Logika (dan matematika)
3. Problem Solving

Masalah Mental Bangsa


Cemas dan putus
asa (Psikologis)

Mental
Bangsa
Indone
sia
Pengecut dan
kikir
(Sosioantropologis)

Hina dan malas


(Psiko-sosiologis)

Berefek kepada masalah ekonomi dan politis yaitu jeratan


hutang dan dominasi kekuatan asing

Samuel P. Langley

Wright Brothers

dmund Hillary & Tenzing Norga

Tenzing Hillary Airport

Saatnya Anda menjad

TENZING NORGAY

Melahirkan Sang Bintang

BERKEMBANG

KARAKTER KESUNGGUHAN
REMAJA
MEMBARA

SAYA TIDAK SANGGUP


MENGAJARI
ORANG TENTANG SESUATU
SAYA HANYA MENDORONG
MEREKA BERPIKIR

-SOCRATES-

13

TERAPI
TRAINING
COACH
14

15

COACHING?
Coaching merupakan proses untuk membantu
seorang Coachee menemukan dan bertindak
berdasarkan solusi yang paling cocok dengan
dirinya.
Coaching dilakukan untuk membantu Coachee
melihat persepektif baru dan mencapai
tingkat kejelasan yang lebih tinggi mengenai
emosi, pikiran, dan tindakan mereka.
Coaching adalah bekerjasama dengan Coachee
dalam suatu sesi diskusi yang kreatif sehingga
memberikan inspirasi kepada si calon murabbi
untuk meningkatkan/memaksimalkan potensi diri

PROSES COACHING

GROW MODEL
(Tahap Identifikasi dan Diskusi)

TUJUAN :
Mengidentifikasi apa yang ingin kita capai.
Menempatkan diri kita pada jalur yang
tepat.
Fokus pada solusi, bukan Fokus pada
masalah.
Pertanyaan :
- Profil seperti apa yang kamu inginkan?
- Apa yang ingin kamu capai dengan menjadi duta Cakep?
- Dapatkah anda menyampaikan keinginan itu dalam satu
kalimat?

GOAL (TUJUAN)

TUJUAN :
Mengevaluasi kemampuan Coachee saat ini
Menemukan kebutuhan pengembangan
kemampuan Coachee.
Mendorong munculnya gagasan tindakan
pengembangan kemampuan.
PERTANYAAN :
Seberapa pentingkah menjadi Duta Cakep?
Apa dampaknya terhadap diri anda?
Jika menjadi Duta Cakep seperti yang anda
inginkan adalah 10, saat ini anda ada di angka
berapa?

Reality (Realitas)

TUJUAN :
Membuka pemikiran Coachee
untuk mencari beragam opsi
untuk langkah pengembangan
diri.
PERTANYAAN :
- Apa pilihannya?
- Apa lagi?
- Apakah masih ada sesuatu
yang lain?

OPTIONS (OPSI)

TUJUAN :
- G-R-O bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran
dari coachee untuk mendapatkan kejelasan yang
lebih tinggi.
- Dengan kesadaran yang lebih tinggi, Coachee
dengan sendirinya muncul keinginan untuk
mengambil tanggung jawab terhadap
perubahan yang dapat mereka lihat.
PERTANYAAN :
- Apa yang ingin kita lakukan?
- Bisakah kita berbuat lebih?
- Apakah hal itu terjangkau oleh kita?
- Kapan kita melakukan hal itu? Berapa kali?
Seberapa banyak?

WILL (KEMAUAN)

MEMBANGUN KEPERCAYAAN
1.
2.
3.
4.

Membangun integritas
Bersikap terbuka
Meminta ide dari anggota tim
Menyediakan dukungan.

23

MENGULANG
PERKATAAN ORANG
DALAM BENTUK YANG
BERBEDA
Keuntungan :
Menciptakan
hubungan dekat
dengan orang lain
Membantu kita
memahami perkataan
kita sendiri
KLARIFIKASI
Mendorong secara
halus agar terus
bergerak ketika

Mengulang kata kata seseorang persis


seperti yang telah dikatakannya, termasuk
nada dan bahasa tubuh
Keuntungan :
Meyakinkan coachee bahwa mereka
memang didengar
Coachee merasa bahwa Coach tertarik
dengan apa yang mereka katakan

REFLEKSI

INTUIS
I

Jika kata-kata Coachee


menghadirkan sebuah gagasan
dalam pikiran Anda sebagai
Coach (Anda mungkin
merasakan sesuatu yang tidak
dikatakan oleh Coachee)
Coach tidak perlu takut untuk
menantang Coachee
menyingkap wawasan baru !

PERKATAAN COACH :
Dapatkah saya berbagi dengan
Anda apa yang muncul dalam
pikiran saya?

Meminta izin kepada Coachee untuk dapat


menambahkan atau memasuki area pemikirannya.
Dilakukan hanya jika dibutuhkan saja.
TUJUAN: Meminta izin akan membuat Coachee Anda
lebih santai
Menghormati batas batas dalam diri Coachee yang
mungkin kita tidak sadari
CONTOH: Bolehkah saya menambahkan sesuatu
pada apa yang baru Anda sampaikan?

PEMBERIAN IZIN

UMPAN BALIK
SPESIFIK
Dibandingkan mengatakan Luar Biasa, Anda
akan lebih
baik mengatakan: Hasil kerja Anda sangat
efektif dan baik sekali, dan ini pasti lebih
berguna.
PRIBADI
Sampaikan umpan balik sebagai sesuatu yang
pribadi
bukan meminjam penilaian umum. Contoh:
Menurut saya....hasil ini baik sekali
POSITIF
Pastikan umpan balik yang Anda berikan dengan
cara yang positif.