Anda di halaman 1dari 53

ENDOKARDITIS

INFEKTIF
RIZKY ANANDA PRAWIRA M
PEMBIMBING : DR. DIAH R.W, SP.JP

KEPANITRAAN KLINIK BAGIAN KARDIOLOGI RSUP


FATMAWATI JAKARTA
17 OKTOBER-13 NOVEMBER 2016

DEFINISI
- Endokarditis Infektif:
Infeksi mikroba pada permukaan endotel
jantung, baik pada selaput
endokardium
maupun katup jantung.

LESI VEGETASI
Lesi yang khas vegetasi ( massa yang terdiri dari platelet,
fibrin, koloni mikroorganisme dan sel-sel peradangan)
Lokasi :
- katup jantung
- septum ventrikular
- dinding endokardium

EPIDEMIOLOGI
Insidens berkisar 3-10 kasus per 100.000 orang per tahun
Angka mortalitas yang tinggi, bahkan dengan penggunaan
antibiotik dan intervensi bedah angka mortalitas mencapai
15%-20%, dalam satu tahun mencapai 40%.
Faktor Predisposisi:
- Penggunaan katup prostetis
-

Penyakit jantung kongenital

Penyakit jantung reumatik

Prolaps katup mitral disertai regurgitasi mitral

Kateter intravaskular

Intravenous Drug Abuse (IVDA)

Prosedur gigi

KLASIFIKASI
Akut
Mengenai katup yang normal
Toksisitas yang nyata dan
berkembang dalam beberapa
hari sampai minggu.
Mengakibatkan destruksi katup
jantung
Infeksi yang metastatik
Penyebabnya khas yaitu
Staphylococcus aureus.
Jika tidak diobati fatal dalam
6 minggu.

Subakut
Mengenai katup yang
rusak
Berkembang dalam
beberapa minggu sampai
beberapa bulan
Penyebab biasanya
Streptococcus viridans,
enterococci, staphylococci
koagulase negatif atau
coccobacilli gram negatif.
Jika tidak diobati fatal
dalam 1 tahun.

ETIOLOGI

ETIOLOGI

Patogenesis

PATOGENESIS

MANIFESTASI KLINIS

PETECHIAE

1. Nonspecific
2. Often located on extremities
or mucous membranes
dermatology.about.com/.../
blpetechiaephoto.htm

Photo credit, Josh Fierer, M.D.


medicine.ucsd.edu/clinicalimg/ Eye-Petechiae.html

Harden Library for the Health Sciences


www.lib.uiowa.edu/ hardin/
md/cdc/3184.html

SPLINTER
HEMORRHAGES

1. Nonspecific
2. Nonblanching
3. Linear reddish-brown lesions found under the nail bed
4. Usually do NOT extend the entire length of the nail

Oslers Nodes

American College of Rheumatology


webrheum.bham.ac.uk/.../ default/pages/3b5.htm
www.meddean.luc.edu/.../
Hand10/Hand10dx.html

1. More specific
2. Painful and erythematous nodules
3. Located on pulp of fingers and toes
4. More common in subacute IE

Janeway Lesions

1. More specific
2. Erythematous, blanching macules
3. Nonpainful
4. Located on palms and soles

KRITERIA DIAGNOSIS
Endokarditis Infektif definite

Kriteria patologis
- Hasil kultur atau hasil pemeriksaan histopatologi
pada vegetasi / emboli dari vegetasi atau abses
intracardiac menunjukkan mikroorganisme
- Lesi patologis (Vegetasi atau abses intracardiac)
dikonfirmasi dengan pemeriksaan histopatologis
menunjukkan endocarditis aktif
Kriteria klinis 2 kriteria mayor
1 mayor + 3 minor
5 kriteria minor

Endokarditis Infektif possible


1 kriteria mayor dan 1 kriteria minor
3 kriteria minor
Endokarditis Infektif rejected
Tidak memenuhi manifestasi endokarditis
Resolusi manifestasi endokarditis dengan terapi
antibiotika selama 4 hari
Bukti patologis pada saat operasi atau autopsi (-) setelah
terapi antibiotika selama 4 hari

KRITERIA DUKE MODIFIKASI

KULTUR DARAH
kultur darah positif
merupakan kriteria
diagnostik utama dan
memberikan petunjuk
sensitivitas antimikroba.
diambil pada saat suhu
tubuh tinggi.
pengambilan kultur 3 kali
dalam interval 1 jam,
diambil dari 2 arteri dan 1
vena atau 1 arteri dan 2
vena, pada pembuluh darah
yang berbeda, dan tidak
melalui jalur infus.

Pemeriksaan kultur darah


terdiri atas 1 botol untuk
kuman aerob dan 1 botol
untuk kuman anaerob dan
diencerkan minimal 1:5 dalam
broth media.

Jumlah darah yang diambil 510 ml.

Jika kondisi pasien tidak


akut , terapi antibiotik dapat
ditunda 2-4 hari.

PEMERIKSAAN
PENUNJANG
Ekokardiografi:
Menilai disfungsi katup
Obstruksi vegetasi

TATALAKSANA

ANTIBIOTIK STREPTOCOCCUS GROUP D

ANTIBIOTIK
STAPHYOCOCCUS SP

ANTIBIOTIK
ENTEROCOCCUS SP

TERAPI BEDAH
Indikasi :
- vegetasi menetap
- regurgitasi aorta atau mitral akut dengan tanda-tanda
gagal ventrikel
- gagal jantung kongestif yang tidak respon terhadap
terapi medis
- perforasi atau ruptur katup
- bakteremia menetap setelah pemberian terapi medis
yang adekuat

PENCEGAHAN
Dianjurkan pada:
1. Katup
jantung
prostetik
2. Pernah menderita
EI
3. Penyakit jantung
kongenital
4. Kardiomopati
hipertrofik
5. Prolaps
katup
mitral
dengan
mitral regurgitaasi

Recommendations

COR

(continued)
Patients with CHD with:
o Unrepaired cyanotic CHD, including palliative
shunts and conduits;
o Completely repaired congenital heart defect
repaired with prosthetic material or device,
IIa
whether placed by surgery or by catheter
intervention, during the first 6 months after the
procedure; or
o Repaired CHD with residual defects at the site or
adjacent to the site of a prosthetic patch or
prosthetic device
Prophylaxis against IE is not recommended in patients
with VHD at risk of IE for nondental procedures (e.g.,
III: No
TEE, esophagogastroduodenoscopy, colonoscopy, or Benefit
cystoscopy) in the absence of active infection

LOE

Antibiotik untuk profilaksis:

Regimen standar

Amoxycillin: 2 g oral (dosis awa)


diberikan 1 jam sebelum tindakan.
1,5 g oral 6 jam setelah dosis awal.

Alergi terhadap amoxycillin/penicillin

Clindamisin: 600 mg (dosis awal)


diberikan 1 jam sebelum tindakan,
dosis awal diberikan 6 jam setelah
dosis awal.

TERIMA
KASIH

INFECTIVE ENDOCARDITIS: DIAGNOSIS AND


FOLLOW-UP (CONT.)

Recommendations
TEE is recommended in all patients with known or
suspected IE when TTE is nondiagnostic, when
complications have developed or are clinically
suspected, or when intracardiac device leads are
present
TTE and/or TEE are recommended for reevaluation
of patients with IE who have a change in clinical
signs or symptoms (e.g., new murmur, embolism,
persistent fever, HF, abscess, or atrioventricular
heart block) and in patients at high risk of
complications (e.g., extensive infected tissue/large
vegetation on initial echocardiogram or
staphylococcal, enterococcal, or fungal infections)

COR LOE
I

INFECTIVE ENDOCARDITIS: DIAGNOSIS AND


FOLLOW-UP (CONT.)

Recommendations
Intraoperative TEE is recommended for
patients undergoing valve surgery for IE
TEE is reasonable to diagnose possible IE in
patients with Staphylococcal aureus
bacteremia without a known source
TEE is reasonable to diagnose IE of a
prosthetic valve in the presence of persistent
fever without bacteremia or a new murmur

COR

LOE

IIa

IIa

INFECTIVE ENDOCARDITIS: MEDICAL THERAPY


Recommendations
Appropriate antibiotic therapy should be
initiated and continued after blood cultures
are obtained with guidance from antibiotic
sensitivity data and infectious disease
consultants
It is reasonable to temporarily discontinue
anticoagulation in patients with IE who
develop central nervous system symptoms
compatible with embolism or stroke
regardless of the other indications for
anticoagulation

COR

LOE

IIa

INFECTIVE ENDOCARDITIS: MEDICAL THERAPY (CONT.)

Recommendations
Temporary discontinuation of VKA
anticoagulation might be considered in
patients receiving VKA anticoagulation at
the time of IE diagnosis
Patients with known VHD should not
receive antibiotics before blood cultures
are obtained for unexplained fever

COR

LOE

IIb

III: Harm

AHA-2005

AHA-2005

KOMPLIKASI
-

Emboli can occur before diagnosis, during therapy, or


after therapy is completed, although most emboli occur
within the first 2 to 4 weeks of antimicrobial therapy