Anda di halaman 1dari 13

Kalimat Efektif

Toni Heryadi,
S.S.,S.Pt.,M.Hum.
Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi
Bagasasi
Bandung

Pengertian
Kalimat efektif = kalimat yg mampu
menyampaikan gagasan
pembicara/penulis dgn baik sehingga
dpt menimbulkan gagasan yg sama
pada pendengar/pembaca.
Contoh:
Demi ketenangan belajar kita,
yang membawa handphone harap
dimatikan

Contoh
Perhatian!! Kalau habis kencing harap disiram!
Yang memiliki kendaraan tidak ber-STNK
dilarang masuk!
Kendaraan yang tidak memiliki STNK harap
melapor ke Pos Keamanan!
Demi keamanan kita bersama, yang memakai
kendaraan bermotor harap dikunci ganda!
Kepada yang tidak berkepentingan dilarang
masuk!

Syarat-Syarat Kalimat Efektif


1. Kesepadanan
2. Kesejajaran
3. Ketegasan
4. Kehematan
5. Kecermatan
6. Kepaduan
7. Kelogisan

1. Kesepadanan
Kesepadanan adalah kesesuaian pikiran
dengan struktur bhs yg dipakai.
a) Subjek dan Predikat yang jelas
Bagi yang tidak berkepentingan dilarang masuk
Ket

Predikat

(Dalam rapat itu membicarakan kenaikan harga BBM)


b) Tidak terdapat Subjek Ganda
Soal itu saya tidak mengerti
S

Pekerjaan

itu dia tidak cocok kerja di air.

c) Anak kalimat tidak berdiri sendiri


Karena di jalanan macet. Maka saya datang
terlambat.

2. Kesejajaran
(keparalelan)
Kesejajaran = kesamaan bentuk
yang dipakai dalam menyatakan
rincian dalam kalimat.
Pemerintah akan mengadakan diklat
(pendidikan dan latihan) bagi seluruh TKI.
Kuliah ini dilaksanakan dengan cara
memberikan ceramah, pemberian tugas,dan
ujian akhir.
Pemerintahan SBY akan menaikkan harga
BBM sebesar 30% atau penyesuaian harga
internasional.

3. Ketegasan
Ketegasan = memberikan penonjolan/
penekanan pada ide pokok kalimat.
a) Meletakan kata yg ditonjolkan di awal kalimat
Presiden mengharapkan Timnas PSSI tidak cepat puas.
Harapan Presiden adalah Timnas PSSI tidak cepat puas.
Timnas PSSI diharapkan untuk tidak cepat puas.

b) Membuat urutan yang bertahap


Bukan seratus, seribu, sejuta, tetapi bermiliar-miliar
telah disumbangkan untuk korban gempa Merapi.

4. Kehematan
Kehematan = hemat mempergunakan kata, frasa,
klausa,atau bentuk lain yang dianggap tidak
perlu.
a) Tidak mengulang Subjek yg sama
Saya tidak pergi karena saya tidak punya uang.
b) Tidak memakai bentuk sinonim & superordinat
Gadis itu amat, sangat cantik sekali. Agar supaya.
naik = ke atas. Warna dengan merah
c) Tidak menjamakan yang sudah jamak.
para penonton bapak-bapak, ibu-ibu, semua yang ada
di sini.

5. Kecermatan
Kecermatan = kalimat tersebut tidak menimbulkan
penafsiran yang ganda.
SPP mahasiswa baru dinaikkan.
Istri Jenderal yang nakal itu meninggal.
Dia menerima uang sebanyak dua puluh lima ribuan
Pertanyaannya?
Apa yang itu mahasiswa baru atau kejadiannya?
Siapa yang nakal itu?
Berapa jumlah uangnya?

6. Kepaduan
Kepaduan = kalimat yang mengakibatkan
informasi yang disampaikan sistematis dan
tidak terpecah-pecah atau bertele-tele.
a. Predikat pasif berpelaku
Saya ingin mengirim barang itu.
Barang itu ingin saya kirim.
Kamu ingin mengirim barang itu.
Barang itu ingin kamu kirim.
Mereka ingin mengirim barang itu.
Barang itu ingin dikirimnya.

b. Tidak menyisipkan kata antara S dgn P


Para dosen sedang membicarakan tentang calon meteri.
a. Para dosen sedang membicarakan calon meteri.
b. Para dosen sedang berbicara tentang calon meteri.
Membahas tentang, menceritakan tentang
di
Bergantung

atas
pada

kepada

Berasal dari

terdiri

dari

7. Kelogisan
Kelogisan = Kalimat yang disampaikan harus
logis atau bernalar (masuk akal sehat)
Contoh
Ibu Rodiah pasti akan menjadi hajah mabrur
karena menabung di BNI syariah.
Waktu dan tempat kami persilakan.
Larutan cap kaki tiga menghilangkan sariawan,
panas dalam, dan bibir pecah-pecah.
Belok kiri langsung
belok kiri jalan terus
Lurus jalan terus

Selesai
wasalam