Anda di halaman 1dari 44

Tahapan Perkembangan

mental dan perubahan


kesehatan
By
Sansri Diah KD

Perkembangan jiwa manusia secara


psikosial (Erickson)
Pencapaian basic trust (0-1 tahun)
Pencapaian autonomy (1-3 tahun)
Pencapaian initiative (3-6 tahun)
Pencapaian industry (6-12 tahun)
Pencapaian identity (12-19 tahun)
Pencapaian intimacy (19-dewasa muda)
Pencapaian generativity (dewasa mudadewasa penuh)
Pencapaian ego integrity (paruh baya).

FAKTOR-FAKTOR YANG DAPAT MENYEBABKAN


SESEORANG TERGANGGU KESEHATAN JIWANYA

1. KELOMPOK ORGANO-BIOLOGIK
Semua kondisi fisik, misalnya kelainan

genetic, infeksi, tumor, kekurangan


gizi/vitamin, keracunan, obat-obatan, cedera
kepala, proses degeneratif dan lain lain,
terutama yang menyerang jaringan otak.

2. KELOMPOK PSIKO-EDUKATIF
Semua pengalaman kejiwaan yang dialami
oleh seseorang dari kecil sampai dewasa,
bagaimana ia dibesarkan, misalnya dimanja,
terlalu dilindungi, diasingkan/dikucilkan,
sering disiksa, sering dikambinghitamkan,
sering diperlakukan secara tidak adil dan lain
sebagainya.

3. KELOMPOK SOSIO-KULTURAL
Semua kondisi yang terdapat di lingkungan
hidup, misalnya sikap dari
tetangga/masyarakat sekitar, kondisi sosial
politik, berita dari media cetak/elektronik,
buku bacaan, permainan/game,
video/internet, lingkungan keagamaan,
pengaruh globalisasi, wabah penyakit,
bencana alam dan lain sebagainya.

4. ILL-HEALTH
Ill-Health adalah orang sehat yang sakit,
ciri-cirinya adalah: sangat mementingkan
dirinya sendiri (egois), hutang tidak mau
bayar, tidak tahu malu, senang melihat orang
lain susah, iri hati melihat orang lain berhasil,
curang, senang korupsi, tidak mau antri, suka
melanggar segala ketentuan yang berlaku,
pengecut, kejam dan lain-lain

Perkembangan Kesehatan anak


1. Kegagalan Pencapaian Basic Trust
Pencapaian basic trust terjadi ketika bayi
yang berusia 0-1 tahun,
pada saat itu ia adalah mahluk yang sangat
tidak berdaya,
untuk kelangsungan hidupnya sangat
tergantung pada figur orang lain (ayah, ibu
atau significant others/pengasuhnya

Basic trust akan terwujud jika ibu atau

pengasuh dapat meyakinkan si bayi bahwa ia


adalah orang yang dapat dipercaya dan
diandalkan
(jika sesekali bayi ditinggalkan, bayi sangat
yakin bahwa figur pengasuh akan kembali
lagi).

Apabila basic trust tidak terbentuk mistrust

infantile autism.
Dengan basic trust maka terbukalah peluang
bagi anak untuk belajar memiliki harapan,
sesuatu yang bernilai dalam hidup ini.

Kegagalan Pencapaian Autonomy

Autonomy adalah kemampuan anak untuk

tidak buang air kecil dan buang air besar di


sembarang tempat
anak mampu mengendalikan otot-otot
kandung kemih dan rektum dengan baik.
Terjadi mulai dari usia 1 sampai 3 tahun.

Apabila anak selalu mengalami kegagalan

untuk tidak ngompol dan tidak buang air


besar di sembarang tempat, terjadi shame
and doubt (malu dan ragu-ragu)
banyak ibu tidak sabar untuk mendidik
anaknya dalam hal yang satu ini.
Dengan memiliki autonomy ini maka anak
berlatih untuk memiliki kehendak atau
keinginan untuk kencing dan buang air besar
di tempat yang dia inginkan.

Kegagalan Pencapaian Initiative


Anak-anak di usia 3-6 tahun menjelajahi lingkungan
di mana ia hidup, ia ingin tahu segala hal yang ada
di sekitarnya.
Adalah keliru untuk melarang anak berusaha untuk
mengetahui sesuatu yang baru bagi dirinya, itu
berarti mematikan initiativenya (meskipun kadangkadang dengan alasan berbahaya bagi anak).
apabila ia selalu dilarang untuk mulai
membongkar sesuatu yang baru. Guilt atau
rasa bersalah di hatinya
Dengan memiliki initiative maka ia belajar untuk
memiliki maksud atau arah tujuan yang lebih luas

Kegagalan Pencapaian Industry


Antara usia 6-12 tahun anak selalu berusaha untuk menyelesaikan

semua tugasnya sampai tuntas, dan kemudian merasa bangga


apabila berhasil, di sinilah disebut sebagai fase industry.
Tugas orang tua adalah memberikan kesempatan dan memberikan
dorongan kepada anak,
memberikan pujian; akan memupuk rasa percaya diri pada anak.
apabila anak selalu direndahkan, dihina atau disebut bodoh/tolol
Inferiority atau rasa rendah diri
Fase ini tidak akan kembali lagi karena itu para orang tua atau
pengasuh harus berhati-hati dengan kata-kata yang merendahkan
atau melecehkan anak.
Keberhasilan dalam fase industry ini membuat anak siap untuk
mengembangkan kemampuannya untuk berkompetisi dengan orang
lain.

GANGGUAN MENTAL
ANAK
1. MENTAL RETARDASI
2. GANGGUAN PERKEMBANGAN PSIKOLOGIS
3. GANGGUAN PERILAKU DAN EMOSIONAL

DENGAN ONSET BIASANYA PADA MASA


KANAK KANAK DAN REMAJA

MENTAL RETARDASI

SUATU KEADAAN PERKEMBANGAN MENTAL YANG

TERHENTI ATAU TIDAK LENGKAP


DITANDAI HENDAYA KETRAMPILAN SELAMA MASA

PERKEMBANGAN
BERPENGARUH PADA INTELEGENSI YAITU

KEMAMPUAN KOGNITIF, BAHASA, MOTORIK DAN


SOSIAL
DIMULAI PADA MASA PERKEMBANGAN ( < 18 TAHUN )

PEMERIKSAAN :
1. RIWAYAT KEHAMILAN IBU, PERSALINAN DAN

RIWAYAT KELUARGA TENTANG ADANYA


KELUARGA YANG MENDERITA RM
2. RIWAYAT PERKEMBANGAN DAN FUNGSI
SAAT DIPERIKSA
3. KEMAMPUAN BELAJAR DAN BEKERJA
4. KETRAMPILAN MOTORIK

PEMERIKSAAN IQ ( = HASIL BAGI

INTELEGENSI )

Q= (UMUR MENTAL : UMUR KALENDER ) X 100

PEMERIKSAAN
FISIK
NEUROLOGIK
LABORATORIUM

PENYEBAB : BEBERAPA FAKTOR


GENETIK
-DOWN SYNDROME
PEMAPARAN PRENATAL
VIRUS RUBELLA
TOXOPLASMOSIS
ZAT : OPIAT, DIAZEPAM

PENYULIT KEHAMILAN
TOXEMIA GRAVIDARUM
DIABETES MILITUS
MALNUTRISI
PERINATAL
BERAT BADAN LAHIR RENDAH
PERDARAHAN INTRA CRANIAL

SOSIAL

EPIDEMIOLOGY
PREVALENSI 1% DARI POPULASI
INSIDENS TERTINGGI PADA USIA 10 14 TAHUN
LAKI : WANITA = 1,5 : 1

KRITERIA DIAGNOSTIK PPDGJ III


A. IQ < 70
B. ADANYA GANGGUAN FUNGSI ADAPTIF
( SESUAI DENGAN USIA DAN KELOMPOK
KULTURALNYA ), SE KURANG KURANGNYA ADA 2
DARI :
KOMUNIKASI
MERAWAT DIRI
KETRAMPILAN SOSIAL
MENGGUNAKAN SARANA MASYARAKAT

MENGARAHKAN DIRI SENDIRI


KETRAMPILAN AKADEMIK
PEKERJAAN
KESEHATAN
KEAMANAN

C. ONSET SEBELUM USIA 18 TAHUN

PENGGOLONGAN RETARDASI MENTAL


(DASARNYA HASIL DARI TEST IQ)
a. R M RINGAN IQ 50 70
b. R M SEDANG IQ 35 49
c. R M BERAT IQ 20-34
d. R M SANGAT BERAT IQ < 20

a. RETARDASI MENTAL RINGAN

AGAK LAMBAT BELAJAR BAHASA, TETAPI


BAHASA SEHARI HARI BISA
BISA MERAWAT DIRI
KETRAMPILAN PRAKTIS DAN PEKERJAAN RUMAH
TANGGA (+)
SULIT DALAM TUGAS AKADEMIK, TAPI BISA.
BILA DITAMBAH IMATURITAS EMOSIONAL &
SOSIAL, MAKA AKAN SULIT MENYESUAIKAN DIRI
SEHINGGA TIDAK MAMPU MENIKAH DAN
MENGASUH ANAK NANTINYA.

b. RETARDASI MENTAL SEDANG


LAMBAT DALAM PEMAHAMAN BAHASA, PERCAKAPAN

SANGAT SEDERHANA, SEHINGGA KOMUNIKASINYA


UNTUK KEBUTUHAN DASAR
MENGERTI INSTRUKSI SEDERHANA, DENGAN BAHASA
ISYARAT TIDAK MENGGUNAKAN BAHASA.
PERAWATAN DIRI SECARA SEDERHANA
PENDIDIKAN KHUSUS , TERUTAMA KETRAMPILAN
DASAR
AKTIVITAS

SOSIAL BISA DILAKUKAN

c. RETARDASI MENTAL BERAT


DAPAT DILATIH
TIDAK BISA DI DIDIK
BISA MENGENAL BAHAYA
TIDAK BISA MENCARI NAFKAH

d. RETERDASI MENTAL SANGAT


BERAT
TIDAK DAPAT DILATIH
TIDAK DAPAT DI DIDIK
TIDAK MENGENAL BAHAYA
TIDAK BISA MERAWAT DIRI

e. RETERDASI MENTAL SANGAT


BERAT
TIDAK DAPAT DILATIH
TIDAK DAPAT DI DIDIK
TIDAK MENGENAL BAHAYA
TIDAK BISA MERAWAT DIRI

GANGGUAN PERILAKU DAN EMOSIONAL


PADA MASA KANAK DAN REMAJA
GANGGUAN TINGKAH LAKU
GANGGUAN HIPERKINETIK
ENURISIS NONORGANIK
ENKOPRESIS NON ORGANIK
GANGGUAN ANSIETAS PERPISAHAN MASA
KANAK

GANGGUAN TINGKAH
LAKU
a. GANGGUAN TINGKAH LAKU , DENGAN GEJALA

YG KHAS

TINGKAH LAKU DISOSIAL


AGRESIF ATAU MENENTANG
PERILAKU2 TSB DALAM BENTUK EKSTREMNYA,BERUPA
PELANGGARAN NORMA2 SOSIAL
BERULANG ATAU MENETAP

PADA BEBERAPA KASUS, GTL INI BISA


BERLANJUT KE GANGGUAN KEPRIBADIAN
DISSOSIAL

GTL SERING BERHUBUNGAN DENGAN


LINGKUNGAN SOSIAL YANG BURUK,TERMASUK
HUBUNGAN KEKELUARGAAN YANG KURANG
MEMUASKAN : SERING BERTENGKAR MAKA
ANAK TIDAK KERASAN DIRUMAH, KEMUDIAN
KELUAR DARI RUMAH & BERGAUL DENGAN
ANAK2 NAKAL.
KOMPLIKASI NYA ADALAH : KEGAGALAN
DISEKOLAH
LEBIH SERING TERJADI PADA LAKI-LAKI

CONTOH GTL :
PERKELAHIAN ATAU PELECEHAN YG BERLEBIHAN
KEKEJAMAN TERHADAP HEWAN ATAU SESAMA MANUSIA
PERUSAKAN YG HEBAT ATAS BARANG MILIK ORANG
LAIN
KEBOHONGAN BERULANG
MEMBOLOS DARI SEKOLAH DAN LARI DARI RUMAH
MENGADAT YG HEBAT
PERILAKU PROVOKATIF YG MENANTANG
SIKAP MENENTANG YG HEBAT SERTA MENETAP
GEJALA2 TSB TELAH BERLANGSUNG MINIMAL 6

BULAN.

PROGNOSIS
BURUK, APABILA TERJADI PADA USIA MUDA
( < 10 TH ), GEJALA AGRESIVITASNYA BERAT &
SERING.
BAIK, APABILA GEJALANYA RINGAN, IQ NYA
NORMAL DAN TIDAK ADA PSIKOPATOLOGI
KELUARGA

GANGGUAN HIPERKINETIK
KELOMPOK GANGGUAN INI MEMPUNYAI CIRI

SEBAGAI BERIKUT :
ONSET DINI, SUATU KOMBINASI PERILAKU

TERLALU AKTIF, PERILAKU YANG KURANG


BERMODULASI, DENGAN DITANDAI PERHATIAN
YANG SANGAT KURANG SERTA KURANGNYA
KETEKUNAN DALAM MELAKSANAKAN SUATU
TUGAS .
PERILAKU INI TERJADI DALAM SEGALA SITUASI

DAN BERLANGSUNG SECARA LAMA.

GEJALA UTAMA
1. SUKAR MEMUSATKAN PERHATIAN
PERHATIAN MUDAH TERALIH
SULIT KONSENTRASI
SULIT MEMPERTAHANKAN PERHATIAN
SERING TIDAK MENDENGARKAN

2. IMPULSIVITAS
SERING BERTINDAK SEBELUM BERPIKIR
SULIT MENUNGGU GILIRAN DALAM

PERMAINAN
SULIT MENGATUR PEKERJAANNYA

3. HIPERAKTIFITAS
SELALU BERGERAK
TIDAK BISA DUDUK DIAM
BERLARI & MEMANJAT
ONSET USIA 3 7 TAHUN
INSIDEN ; USA 3 %
LAKI : WANITA = 3-10 : 1

FAKTOR PREDISPOSISI :
EPILEPSI / PREMATURITAS
TRAUMA KELAHIRAN
RM RINGAN / SEDANG
RIWAYAT GANGGUAN NEUROLOGIK LAINNYA
ADA RIWAYAT KELUARGA

KOMPLIKASI :
KEGAGALAN SEKOLAH ,
HAMBATAN FUNGSI SOSIAL DAN PEKERJAAN

PERJALANANNYA :
TETAP ADA SAMPAI DEWASA ; KURANG

PERHATIAN,
IMPULSIF , HIPERAKTIF.
SEMUA GEJALA MENGHILANG SAAT REMAJA.

ENURISIS NON ORGANIK


- DITANDAI :
BUANG AIR SENI TANPA KEHENDAK PADA

SIANG DAN ATAU MALAM


Tidak sesuai dengan usia anak
BUKAN KARENA KELAINAN ATAU GANGGUAN
DARI ORGAN

- BISA SEBAGAI MONO SIMTOMPMATIK ATAU


BERHUBUNGAN DENGAN GANGGUAN JIWA YANG
LAIN

MASALAH EMOSIONAL TIMBUL SEBAGAI

AKIBAT SEKUNDER DARI STIGMA KARENA


ENURESIS ITU SENDIRI
PEDOMAN DIAGNOSTIK
Usia 5 tahun atau lebih, ATAU usia mental lebih

dari 4 tahun
Beberapa kali dalam seminggu
Bila bersama dengan enkoperesis maka
diagnosa enkoperesis yang diutamakan.
TERAPI : HOLISTIK

ENKOPRESIS NON ORGANIK


DITANDAI :
MENGELUARKAN FAESES YANG DIKEHENDAKI ATAU

TIDAK
SECARA BERULANG
DENGAN KONSISTENSI FAESES YANG NORMAL ATAU
HAMPIR NORMAL
DITEMPAT YANG KURANG LAYAK DILINGKUNGAN
SOSIOKULTURAL ANAK
BISA SEBAGAI SUATU GANGGUAN MONOSIMTOMATIK
ATAU MERUPAKAN BAGIAN DARI SUATU GANGGUAN
YANG LAIN, KHUSUSNYA GANGGUAN EMOSIONAL
ATAU GANGGUAN TINGKAH LAKU.

GANGGUAN ANSIETAS PERPISAHAN


MASA KANAK
PEDOMAN DIAGNOSTIK :
ANSIETAS BERLEBIHAN YANG TERFOKUS DENGAN

PERPISAHAN DARI TOKOH YANG SANGAT ERAT


HUBUNGANNYA DENGAN SI ANAK.
ANXIETASNYA DAPAT BERBENTUK SEBAGAI
BERIKUT :
TIDAK REALISTIK, TENTANG KEKHAWATIRAN YANG
BERLEBIHAN TERHADAP TERJADINYA BENCANA
YANG MENIMPA TOKOH YANG DILEKATI, ATAU
KHAWATIR TOKOH TERSEBUT AKAN PERGI DAN
TIDAK KEMBALI

TIDAK REALISTIK, TENTANG KEKHAWATIRAN

TERJADINYA PERISTIWA BURUK, SEPERTI KESASAR,


DICULIK, DIBUNUH, DIMASUKKAN KE RUMAH SAKIT,
SEHINGGA AKAN MEMISAHKANNYA DARI TOKOH YANG
DILEKATINYA
TERUS MENERUS MENOLAK MASUK SEKOLAH, HANYA

KARENA TAKUT AKAN PERPISAHAN.


TERUS MENERUS MENOLAK TIDUR TANPA DITEMANI

TOKOH KESAYANGANNYA
TERUS MENERUS TAKUT YANG TIDAK WAJAR UNTUK

DITINGGALKAN OLEH ORANG YANG DILEKATI


WALAUPUN DIRUMAH DAN PADA SIANG HARI.

BERULANG MIMPI BURUK TENTANG PERPISAHAN


SERING TIMBUL GEJALA FISIK ( MUAL, SAKIT PERUT, SAKIT

KEPALA, MUNTAH2 DSB ) , PADA SAAT BERPISAH DENGAN


TOKOH YANG DIAKRAB I, MISALNYA SAAT PERGI SEKOLAH.
MENGALAMI RASA SUSAH BERLEBIHAN (MENANGIS,

MENGADAT, APATI ATAU MENYENDIRI) PADA SAAT


SEBELUM, SELAMA ATAU SEHABIS BERLANGSUNGNYA
PERPISAHAN DENGAN TOKOH YANG DIAKRABI.

SEKIAN
TERIMA KASIH