Anda di halaman 1dari 15

METODE ILMIAH

DEWI AUDITIYA MARIZKA

Skema
Kriteria dan langkah-langkah metode ilmiah
Metode ilmiah

Kriteria

1. Berdasarkan fakta
2. Bebas dari prasangka
3. Menggunakan prinsip-prinsip
analisis
4. Menggunakan hipotesis
5. Menggunakan ukuran obyektif
6. Menggunaka teknik kuantifikasi

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

Langkah-langkah

Memilih & mendefinisikan masalah


Survei terhadap data yang tersedia
Memformulasikan hipotesis
Membangun kerangka analisis serta
alat-alat dalam menguji hipotesis
Mengumpulkan data primer
Mengolah, menganalisa serta
membuat interpretasi
Membuat generalisasi dan kesimpulan
Membuat laporan

Penelitian

Penelitian berasal dari bahasa Inggris research


(riset), dari kata re (kembali) dan to search (mencari).
Dengan demikian arti riset adalah mencari kembali.
Penelitian dapat diartikan sebagai pencarian
pengetahuan dan pemberian artian yang terus
menerus terhadap sesuatu hal. Penelitian juga
merupakan percobaan yang hati-hati dan kritis untuk
menemukan sesuatu yang baru.

Penelitian yang menggunakan metode ilmiah disebut


penelitian ilmiah (scientific research). Dalam
penelitian ilmiah terdapat dua unsur penting, yaitu
pengamatan (observation) dan nalar (reasoning).
Pengamatan merupakan kerja untuk mengetahui faktafakta melalui pengamatan dengan menggunakan
persepsi (sense of perception). Nalar adalah kekuatan

Jenis penelitian
1.

Penelitian dasar (basic research) adalah


pencarian terhadap sesuatu karena ada
perhatian dan keingintahuan terhadap hasil
suatu aktivitas serta dikerjakan tanpa
memikirkan ujung praktis dan titik terapan.
.
Keluaran : teori baru,penyempurnaan teori yg
sdh ada atau penolakan teori yg sdh
ada.Bersifat problem solving.

2. Penelitian terapan (applied research) merupakan


penyelidikan yang hati-hati, sistematika dan
terus-menerus terhadap sesuatu masalah
dengan tujuan untuk digunakan segera untuk
suatu keperluan tertentu.
.
Keluaran : metode baru dan produk baru
( efisiensi ekonomis)

Ciri khas penelitian

1.

2.
3.
4.
5.

6.

7.
8.
9.

Sembilan ciri penelitian (Crawford, 1928)


Terkait dengan masalah yang ingin
dipecahkan
Ada unsur keaslian (originality)
Berdasarkan rasa ingin tahu
Bersifat terbuka
Asumsi : suatu fenomena memperhatikan
hukum dan pengaturan
Menentukan kesimpulan umum
(generalisasi) atau dalil
Studi tentang sebab akibat
Menggunakan pengukuran yang akurat
Menggunakan teknik yang secara sadar

Perumusan masalah

a.
b.

c.

d.
e.

Masalah dapat timbul karena :


Adanya tantangan
Adanya
kesangsian/kebingungan
Adanya kemenduaan/ambiguity
arti
Adanya halangan/rintangan
Adanya gap/celah antar

Tujuan pemilihan dan perumusan


masalah :
a.
b.
c.

d.
e.

Pemuasan akademis
Pemuasan rasa ingin tahu
Meletakkan dasar untuk memecahkan
beberapa penemuan penelitian sebelumnya
ataupun dasar penelitian selanjutnya
Memenuhi keinginan sosial
Menyediakan sesuatu yang bermanfaat

Ciri masalah yang baik :

Mempunyai nilai penelitian


- Mempunyai keaslian/originality
- Menyatakan sesuatu hubungan
- Merupakan hal yang penting
- Dapat diuji
- Dinyatakan dalam bentuk pertanyaan
b. Harus feasibel
- tersedia data/metode
- waktu dan biaya
c. Tidak bertentangan dengan etika/moral
a.

Pentingnya melakukan kajian pustaka:


1.

2.

3.

4.

5.

Menyediakan kerangka konsepsi atau kerangka teori


untuk penelitian yang direncanakan
Menyediakan informasi tentang penelitian yang telah
dilakukan peneliti lain untuk menghindari duplikasi
Membuat kita lebih percaya diri, karena penguasaan
materi dari subjek yang akan diteliti
Memberi informasi mengenai metode penelitian, populasi
dan sampel, instrumen pengumpulan data, serta
perhitungan statistik yang digunakan oleh peneliti
sebelumnya
Menyediakan temuan dan kesimpulan dari penelitian
sebelumnya yang dapat dihubungkan/dibandingkan
dengan penemuan dan kesimpulan kita
Sumber : Nazir (2005)

Sifat-sifat peneliti :

1.
2.
3.
4.
5.
6.

Ingin tahu
Tidak dogmatis
Gemar pada ilmu pengetahuan
Berani menghadapi tantangan
Kritis
Tidak puas pada dalil/pengetahuan yang
telah usang

Syarat-syarat peneliti yang baik

Intellegence
Interest
Imaginative
Informative
Inventive
Industrious
Intensive observation
Integrity
Infectious enthusiasm
Indefatigable writer
Incentive

Pedoman kerja peneliti


1.
2.
3.
4.

5.

6.

Bekerja dengan jujur


Jangan sekali-kali menukangi data
Selalu bertindak tepat, teliti dan cermat
Berlaku adil terhadap pendapat orang lain yang
muncul terlebih dahulu
Jauhi pandangan berbias terhadap data dan
pemikiran ilmuwan lain
Jangan berkompromi, tetapi usahakan
menyelesaikan permasalahan yang dihadapi
dengan tuntas

Report results
For comments
Results agree
With hypothesis
Record results
Test hypothesis
State hypothesis
Review information
State problem

Gb. 1 : Bagan alir proses penelitian

Penemuan masalah
(in)
Pengenalan masalah
(de)
Hipotesis (1)

Hipotesis
baru

Rancangan
Percobaan (2),(3),(4)

(9)

Data (5)
Pengujian
Hipotesis, (6),(7)

Tidak

Tolak hipotesis

Gb2. Langkah-langkah penelitian berdasarkan


pengalaman (Nasoetion, A.H, 1985)

Apakah data
Penunjang hipotesis
(8)

Terima hipotesis

GB.3 : PEMBANGKITAN DAN PENYEDIAAN


DATA KETIKA MENGADAKAN PENELITIAN
(BOX AND HUNTER,1978)

Data tersedia
Perancangan
pembakitan
data

Hipotesis

Keadaan
permasalah
an yang
sebenarnya

Data baru

Induksi

Deduksi

Akibat
akibat

Hipotesis
Perbaikan
(Hj+1)