Anda di halaman 1dari 24

Mengestimasi Biaya Modal

Rata-rata Tertimbang
(Weighted Averaged Cost
of Capital)

WACC = Ke * We + Kd * (1-T) * Wd
Ke = Rf + Beta * ( Rpm)
Rpm = Rm - Rf

Definisi Biaya Modal

Biaya Modal/Cost of Capital adalah tingkat pendapatan yang


diharapkan oleh pasar untuk mendapatkan dana untuk membiayai
suatu investasi
Dalam istilah ekonomi, biaya Modal adalah biaya
opportunity/opportunity cost (semakin tinggi risiko, semakin besar
pula hasil yang diharapkan)
Prinsip Biaya Modal adalah berdasarkan prinsip substitusi (principle
of substitution) - seorang investor tidak akan mau membiayai
sebuah investasi tertentu jika ada investasi lain yang lebih menarik.
Setiap komponen dalam struktur pembiayaan sebuah perusahaan
memiliki biaya tertentu, dan komponen biaya-biaya tersebut
membentuk Biaya Modal Rata-rata Tertimbang atau yang dikenal
sebagai Weighted Average Cost of Capital (WACC).
Pada umumnya Biaya Modal diekspresikan dalam bentuk
persentase.

Karakteristik Biaya Modal


Cost of Capital is forward looking
Biaya modal mencerminkan harapan investor
Tingkat pendapatan historis dapat digunakan untuk mengestimasi
biaya modal di masa mendatang, hanya jika analis merasa bahwa
tingkat pendapatan tersebut merupakan cerminan harapan
investor di masa mendatang.

Cost of Capital is a function of the investment


Biaya modal tergantung pada investasi, bukan pada investor
Biaya modal atas sebuah investasi tergantung pada risiko relatif
dari investasi tersebut.

Cost of Capital is based on market value, not book value


Besarnya biaya modal tergantung pada tingkat pendapatan yang
diharapkan investor relatif terhadap harga pasar.

Cost of Capital is usually stated in nominal terms


Biaya modal pada umumnya dinyatakan secara nominal
(mengandung inflasi), bukan real value.

Komponen Biaya Modal


Komponen Biaya Modal
Tingkat pendapatan secara riil yang diharapkan oleh
investor atas suatu investasi yang tidak mengandung
risiko.
Tingkat inflasi yang diperkirakan.
Risiko - ketidakpastian atas arus kas atau
pendapatan yang akan diperoleh.

Komponen biaya modal berdasarkan Struktur


Modal:
Biaya Hutang
Biaya Modal Sendiri atau Biaya Ekuitas
5

Komponen Biaya Modal


Biaya Hutang

Hutang yang diperhitungkan dalam struktur modal hutang jangka


panjang.
Biaya hutang = tingkat bunga hutang yang harus dibayar oleh
perusahaan.
Apabila tingkat bunga hutang perusahaan sangat rendah
dibandingkan dengan tingkat bunga hutang yang berlaku di pasar
(misalnya hutang yang direstrukturisasi), maka Penilai harus
mempertimbangkan apakah sebaiknya digunakan tingkat bunga
hutang yang normal pada waktu melakukan penilaian (tergantung dari
tujuan penilaian dan definisi nilai yang digunakan).
Pembiayaan dengan hutang memberikan tax shield bagi
perusahaan.
Besarnya tax shield tersebut sesuai dengan marginal tax rate dari
perusahaan yang bersangkutan.
Formula untuk menghitung biaya hutang setelah tax shield Kdt=
Kd*(1-T)
6

Komponen Biaya Modal


Biaya Hutang
Penilai harus mempertimbangkan bahwa untuk
perusahaan yang masih mengalami rugi sehingga tidak
membayar pajak, maka perusahaan tersebut tidak
menikmati adanya tax shield
Personal Guarantee
Ketika melakukan penilaian atas sebuah perusahaan dimana
hutang perusahaan dijamin dengan Personal Guarantee, maka
Penilai harus mempertimbangkan adanya tambahan risiko bagi
pemegang saham.
Besarnya tambahan risiko tersebut sifatnya subyektif.

Obligasi Konversi (Convertible Bond)


Biaya obligasi konversi biasanya terdiri dari dua bagian, yaitu
biaya bunga (coupon) dan opsi untuk mengkonversi hutang ke
saham pada tingkat harga tertentu.
Common practice : biaya obligasi konversi umumnya berada di
antara biaya hutang dan biaya ekuitas.

Komponen Biaya Modal


Biaya Hutang
Hutang dengan denominasi mata uang asing
Penilai harus mempertimbangkan tingkat depresiasi/apresiasi antara mata
uang lokal dan mata uang hutang.
Pada umumnya, biaya hutang dalam mata uang asing akan kurang lebih
sama dengan biaya hutang dalam mata uang domestik.
Formula:
kb = [(Xf/X0) x (1 + r0)] - 1
kb
X0
Xf
r0

= biaya hutang dalam mata uang asing setelah penyesuaian


= forex spot rate
= forex forward rate
= tingkat bunga hutang dalam mata uang asing

Contoh:
Hutang dalam mata uang Rupiah memiliki bunga 21%.
PT Orang Kaya meminjam hutang dalam USD dengan tingkat bunga 10% per tahun.
Jika spot rate Rp terhadap USD adalah Rp. 9.500 per 1 USD dan forward rate (1
tahun) adalah Rp. 10.400, maka biaya hutang PT Orang Kaya yang sesungguhnya
adalah:
kb = [(10.400 / 9.500) x (1 + 10%)] - 1
8
kb = 20.4%

Komponen Biaya Modal


Biaya Ekuitas
Tingkat bunga bebas risiko (risk free rate)
Adalah pendapatan yang tersedia (per tanggal penilaian
diadakan) dari investasi yang secara umum dianggap sebagai
investasi bebas risiko oleh pelaku pasar (Contoh: obligasi
pemerintah)
Tingkat bunga bebas risiko tergantung pada market dimana
penilaian dilaksanakan. Dengan demikian, jika menilai sebuah
perusahaan di luar negeri, gunakan tingkat bebas risiko yang
ada di negara tersebut.

Premium risiko, yang mencakup:


Premi risiko ekuitas secara umum
Size premium - premi risiko sehubungan dengan besarnya
perusahaan
Specific company risk premium - premi risiko yang sifatnya unik
bagi sebuah perusahaan.
9

Komponen Biaya Modal


Biaya Ekuitas
Premium risiko
Adalah perbedaan antara tingkat pendapatan yang
diharapkan investor saat melakukan investasi yang
berisiko dengan tingkat pendapatan yang diharapkan
saat melakukan investasi yang tidak berisiko.
Metode yang umum digunakan untuk menentukan
premi risiko adalah berdasarkan data historis.
INGAT: Cost of Capital is forward looking pertimbangkan apakah data historis tersebut
merefleksikan premi risiko di masa mendatang.
10

Mengestimasi Biaya Ekuitas


Build-Up Model
Formula:
E(Ri) = Rf + RPm + RPs + Rpu
E(Ri)
Rf
RPm
RPs
Rpu

= expected (market required) rate of return on security i.


= rate of return of a risk free security as of the valuation date
= general equity risk premium for the market
= Risk premium for small size
= Risk premium attributable to the specific company

11

Mengestimasi Biaya Ekuitas


Capital Asset Pricing Model (CAPM)
Formula:
E(Ri) = Rf + ( x Rpm)
Premi Risiko

E(Ri)

= tingkat pendapatan yang diharapkan oleh pasar atas sekuritas i.

Rf

= tingkat pendapatan bebas risiko per tanggal penilaian

= Beta

Rpm

= premi risiko ekuitas untuk pasar secara keseluruhan


(yang dihitung dengan mengurangkan Return pasar dengan
tingkat bunga bebas risiko)

12

Mengestimasi Biaya Ekuitas


Capital Asset Pricing Model (CAPM)
Teori Pasar Modal membagi risiko menjadi dua komponen:
Risiko Tidak Sistematis (un-systematic risk/specific risk)
adalah ketidakpastian atas tingkat pendapatan di masa depan
yang disebabkan oleh faktor-faktor selain pengaruh pasar.
Faktor-faktor tersebut mencakup karakteristik industry dan
perusahaan yang bersangkutan.
Secara teori, risiko tidak sistematis dapat dihilangkan dengan
melakukan diversifikasi atas portofolio investasi.

Risiko Sistematis (systematic risk/market risk)


adalah ketidakpastian atas tingkat pendapatan di masa depan
yang disebabkan oleh sensitivitas pendapatan atas sebuah
investasi terhadap pergerakan pendapatan atas semua investasi
yang ada di pasar secara keseluruhan.
Tolok ukur risiko sistematis disebut Beta.
Beta mengukur sensitivitas tingkat pendapatan dari sebuah
perusahaan terhadap pergerakan tingkat pendapatan pasar
secara keseluruhan.
13

Mengestimasi Biaya Ekuitas


Capital Asset Pricing Model (CAPM)
Mengestimasi Beta untuk perusahaan publik

Data Beta perusahaan dapat diambil dari sumber-sumber publik seperti Bloomberg.
http://pages.stern.nyu.edu/~adamodar/
http://pages.stern.nyu.edu/~adamodar/New_Home_Page/data.html
Beta juga dapat dihitung sendiri dengan formula sebagai berikut (pada umumnya beta
dihitung berdasarkan data untuk periode yang cukup lama untuk menghindari distorsi pasar)

Beta =

Covariance (Saham A, IHSG)


Variance IHSG

Formula Covariance (Saham A, IHSG) :


(Return Saham A - Rata-rata Return Saham A) x (Return IHSG - Rata-rata Return IHSG)
Formula Variance IHSG:
(Return IHSG - Rata-rata Return IHSG) ^2
Return Saham A mencakup capital gain dan dividen.

14

Mengestimasi Biaya Ekuitas


Capital Asset Pricing Model (CAPM)
Mengestimasi Beta untuk perusahaan non publik yang sahamnya tidak
diperdagangkan di bursa:

Memilih perusahaan publik yang dijadikan acuan (guideline


company).
Menghitung unlevered beta dari guideline company
Beta perusahaaan publik merefleksikan struktur modal dari perusahaan
yang bersangkutan sehingga jika digunakan sebagai dasar beta untuk
perusahaan non publik yang dinilai, maka beta tersebut harus
disesuaikan dengan struktur modal perusahaan yang bersangkutan.
Unlevered beta adalah beta perusahaan jika perusahaan tidak memiliki
hutang.

Menghitung levered beta berdasarkan struktur modal


perusahaan non publik yang dinilai
Beta yang dihasilkan dari perhitungan ini merupakan data beta
berdasarkan informasi pasar yang telah disesuaikan dengan tingkat
leverage finansial perusahaan non publik yang bersangkutan.
15

Mengestimasi Biaya Ekuitas


Capital Asset Pricing Model (CAPM)
Mengestimasi Beta untuk perusahaan non publik yang
sahamnya tidak diperdagangkan di bursa:
Formula untuk unlevered beta dan levered beta
BU =

BL
1 + [(1 - t) x (Wd / We)]

BL = BU x (1 + [(1 - t) x (Wd / We)])

BU

= beta unlevered

BL
t

= beta levered
= tingkat pajak perusahaaan

Wd

= % hutang dalam struktur modal perusahaan

We

= % ekuitas dalam struktur modal perusahaan

16

Mengestimasi Biaya Ekuitas


Capital Asset Pricing Model (CAPM)
Mengestimasi Beta untuk perusahaan non publik yang
sahamnya tidak diperdagangkan di bursa:
Diasumsikan beta untuk guideline company (PT A) yang
dipublikasikan adalah 1,2. Tingkat pajak PT A adalah 30% dan struktur
modalnya terdiri dari 25% hutang dan 75% ekuitas.
Hitunglah beta untuk PT B yang merupakan perusahaaan non publik,
jika diasumsikan tingkat pajak PT B adalah 23% dan struktur modalnya
terdiri dari 40% hutang dan 60% ekuitas.

17

Mengestimasi Biaya Ekuitas


Capital Asset Pricing Model (CAPM)
BU =
BU =

BL
1 + [(1 - t) x (Wd / We)]
1,2
1 + [(1 - 30%) x (25% / 75%)]

BU = 0.973

BL = BU x (1 + [(1 - t) x (Wd / We)])


BL = 0.973 x (1 + [(1 - 23%) x
(40% / 60%)])
BL = 1,472

Diskusi - Bandingkan beta antara PT A dan PT B


Semakin tinggi tingkat leverage finansial sebuah perusahaan, semakin
tinggi pula beta perusahaan tersebut karena adanya peningkatan risiko.
Dengan demikian, semakin tinggi pula biaya ekuitas dari perusahaan
tersebut.
18

Mengestimasi Biaya Ekuitas


Arbitrage Pricing Model (APM)
Teori APM menyatakan bahwa tingkat pendapatan
sebuah portofolio investasi tidak hanya dipengaruhi oleh
indeks pasar seperti Teori CAPM, tetapi dipengaruhi oleh
oleh faktor-faktor lain.
Formula
Ke = Rf + [E (F1) - Rf] 1 + [E (F2) - Rf] 2 + [E (Fn) - Rf] n

19

Menghitung Biaya Modal Ratarata Tertimbang (WACC)


Langkah-langkah untuk menghitung WACC
Menentukan bobot masing-masing komponen dalam struktur modal
berdasarkan nilai pasar masing-masing komponen.
Mengestimasi biaya hutang
Mengestimasi biaya ekuitas
Formula:
WACC = (ke x We) + ([kd x (1-t)] x Wd)
Ke
= biaya ekuitas
We= % ekuitas dalam struktur modal, dihitung berdasarkan nilai pasarnya
Kd
= biaya hutang sebelum pajak
t
= tingkat pajak
Wd
= % hutang dalam struktur modal, dihitung berdasarkan nilai pasarnya
20

Kasus : Menghitung WACC


untuk Perusahaan Publik

Hitunglah WACC untuk PT A, sebuah perusahaan


publik yang sahamnya diperdagangkan di bursa jika
diketahui:

Nilai buku hutang


= USD 10 juta
Nilai pasar hutang diasumsikan sama dengan nilai bukunya
Tingkat bunga hutang USD
= 10% (sebelum pajak)
Tingkat pajak
= 30%
Nilai buku ekuitas
= USD 15 juta
Jumlah saham beredar = 10,000,000 saham
Harga saham di bursa
= USD 2,5 per saham
Biaya ekuitas
= 25%
21

Contoh : Menghitung WACC


untuk Perusahaan Publik

Amount

Proportion

(a)

(b)

Debt
Equity

10,000,000
25,000,000

28.6%
71.4%

Total

35,000,000

100.0%

Cost
Bfr. Tax
Aft. Tax
(c)
(d)
10.0%
25.0%

7.0%
25.0%

Total
(b) x (d)
2.0%
17.9%
19.9%

WACC

22

Struktur Modal Aktual Vs


Struktur Modal Hipotetis
Untuk menilai perusahaan dalam kondisi as it is dengan
menggunakan standar definisi fair market value, maka struktur capital
yang digunakan sebaiknya adalah struktur yang aktual.
Apabila melakukan penilaian untuk pemegang saham minoritas, pada
umumnya yang digunakan adalah struktur yang aktual.
Apabila melakukan penilaian untuk pemegang saham mayoritas
dengan menggunakan standar definisi fair market value, maka
sebaiknya menggunakan struktur modal sesuai dengan industri.
Apabila melakukan penilaian untuk pemegang saham mayoritas
dengan menggunakan standar definisi investment value, maka
struktur modal yang digunakan dapat sesuai dengan target yang
ditentukan oleh calon pembeli yang akan menjadi pemegang saham
Dasar nilai
Wd / we
mayoritas. Kondisi obyek penilaian
As is

Fair market value

Minoritas

Struktur aktual
Struktur aktual

Mayoritas

Fair market value

Industri

Mayoritas

Investment value

Sesuai calon pembeli

23

TERIMA KASIH

24